Anda di halaman 1dari 2

Menurut Kamiso dkk., (1993), LD50 merupakan derajat keganasan patogen atau ukuran patogenesitas dari bakteri.

Sedangkan uji tantang adalah melakukan infeksi bakteri tertentu kedalam tubuh ikan yang telah divaksinasi untuk melihat evikasi vaksin dalam merangsang pembentukkan antibodi. Penentuan nilai LD50 akan digunakan untuk menentukan dosis yang digunakan sebagai uji tantang. Ikan uji yang digunakan adalah ikan kerapu tikus umur 2-3 bulan ukuran 5-7 cm sebanyak 10 ekor setiap akuarium. Tingkatan perlakuan dosis rendaman 106, 105, 104, 103 , 102 CFU/ikan dan PBS sebagai kontrol. Penghitungan LD50 bakteri dilakukan berdasarkan metode Dragstedt Behrens (Hubert 1980) sebagai berikut: m= + + +

log LD75 = log LD25 = SE (m) =

LD50 berada pada interval : antilog [ m 1,96 SE(m) ] cfu/ikan Keterangan : m x1 d % x1 % x1+1 : log LD50 : log dosis bakteri di bawah LD50 : selisih log dosis di bawah LD50 dan di atas LD50 : persentase kematian kumulatif pada dosis di bawah LD50 : persentase kematian kumulatif pada dosis di atas LD50

SE(m) H IR N

: Standard Error log LD50 : rata-rata interval log dosis bakteri : selisih log LD75 dan log LD25 : rata-rata jumlah ikan uji pada tiap dosis bakteri

Penentuan perlakuan dosis disesuaikan dengan kepadatan bakteri dalam media penularan yakni 107. Air dari media penularan sebanyak 0,5 liter dicampurakan ke dalam bak pertama yang berisi air sebanyak 4,5 liter (..mengenai dosis perendaman masih blum nemu jawabannya??????????

itung-2 an buat lampiran

Log dosis (x) 6 5 4 3 2

Ikan uji (n) 10 10 10 10 10 8 5 3 1 1

Mati (r) 2 5 7 9 9

n-r

(n-r)

Total (T)

% mortalitas (r)/T x 100 80 65 53,33 42,50 36

8 13 16 17 18

2 7 14 23 32

10 20 30 40 50