Anda di halaman 1dari 3

Rahasia Hati Vanda

Sinar matahari pagi mulai memasuki kamar Vanda melalui celah gorden. Jam beker pun berbunyi, membangunkan Vanda dari tidur nyenyaknya. Vanda pun bergegas menuju kamar mandi. Dua puluh menit kemudian, Vanda yang telah siap menuju ruang makan. Di ruang makan, Vanda sarapan bersama ayah dan ibunya. Setelah sarapan, Vanda dan ayahnya berangkat. Vanda berangkat ke sekolah diantar oleh ayahnya yang sekaligus akan berangkat ke kantor. Setibanya di sekolah, rupanya sahabat Vanda yang bernama Alexi sudah menunggu Vanda. Mereka berdua kemudian berjalan bersama menuju ruang kelas mereka yang berada di lantai dua. Dalam perjalanan menuju ruang kelas ternyata Vanda dan Alexi bertemu Gilang, sahabat mereka. Hai Lang, sapa Vanda dan Alexi bersamaan. Hai juga, balas Gilang. Duluan ya Lang, ucap Vanda. Iya, balas Gilang dengan sebuah senyuman dengan pandangan yang terus menatap kepergian Vanda. Vanda dan Alexi pun melanjutkan perjalanannya menuju ruang kelas mereka. Sesampainya di kelas, Vanda dan Alexi pun langsung bergegas menuju tempat duduk mereka. Mereka pun bercanda dan mulai membicarakan banyak hal.

***
Bel istirahat pun berbunyi. Vanda dan Alexi tetap tinggal di kelas bersama Claudia dan Franda. Mereka memilih di kelas, karena kantin sekolah saat itu sedang ramai sekali dan mereka enggan menerobos kerumunan. Mereka pun mulai membicarakan banyak hal, mulai dari lagu terkini, berita terkini, hingga gosip terkini. Tak jarang mereka tertawa karena salah satu dari mereka melakukan kesalahan yang lucu. Suasana kelas yang tadinya sepi karena ditinggal para penghuninya sekarang menjadi ramai karena canda tawa Vanda, Alexi, Claudia, dan Franda. Huft, sudah hampir bel masuk kok temen-temen pada belum kembali sih, keluh Alexi. Tenang sebentar lagi pasti mereka kembali, ucap Claudia. Satu per satu anak pun datang kembali ke kelas. Tak lama kemudian Bu Niken pun datang ke kelas. Pelajaran pun berlangsung dengan serius tapi santai.

***
Bel pulang sekolah telah berbunyi, pertanda bahwa jam pelajaran telah usai. Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu Vanda dan teman-temannya pun dating juga. Vanda pun cepat-cepat bergegas untuk pulang, karena saat itu juga ayahnya pasti sudah menjemputnya. Sesampainya dirumah, Vanda langsung menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur kesayangannya itu.

***
Keesokan harinya Vanda yang telah siap pergi sekolah datang menghampiri ayah dan ibunya di ruang makan. Seperti biasa mereka sarapan bersama-sama. Karena mereka takut terlambat, setelah selesai sarapan Vanda dan ayahnya pun segera bergegas berangkat. Meskipun masih pagi, tapi keadaan kota yang padat seperti ini tidak memungkinkan untuk berangkat agak siang.

Sesampainya di sekolah, sahabat Vanda, Alexi sudah setia menunggunya di depan pintu gerbang sekolah. Lalu mereka berjalan menuju ke kelas. Akan tetapi sesampainya di kelas Vanda dikejutkan oleh sebuah berita yang membuatnya bingung dan tak tau harus berbuat bagaimana. Ternyata berita yang telah beredar itu adalah bahwa Gilang sahabat Vanda mengaku kalau ia telah jadian dengan Vanda. Dan ternyata sudah lama Gilang suka sama Vanda. Dan ia membuat pengakuan kepada teman-teman sekelasnya bahwa ia sudah jadian sama Vanda. Vanda sangat terkejut dengan berita itu. Ia tidak menyangka bahwa Gilang akan melakukan hal itu. Dalam pikirannya masih banyak tanda tanya akan kelakuan Gilang ini. Dan selama di sekolah tak ada satu pun pelajaran yang masuk dalam otak Vanda.

***
Malam harinya, Vanda pun masih teringat-ingat akan hal itu dan masih banyak juga tanda tanya yang berjejal di kepalanya. Sejujurnya Vanda senang mendengar berita itu namun disisi lain ia juga bingung dengan Gilang, mengapa Gilang melakukan semua ini. Padahal berita ini sama sekali tidak benar. Namun di satu sisi Vanda berharap semua ini akan menjadi kenyataan dan bukan hanya sekedar berita atau gosip belaka. Sebab sejujurnya Vanda sudah lama juga suka sama Gilang, akan tetapi ia merahasiakannya, hanya satu orang yang tahu yaitu Alexi sabahat setianya.

***
Satu bulan sudah berita itu beredar di sekolah. Vanda dan Gilang ibarat artis di sekolah itu, ya lebih tepatnya diantara teman-teman seangkatannya. Tak jarang diantara mereka menceritakan Vanda dan Gilang, ya karena Gilang termasuk salah satu cowok yang terkenal alias tajir di sekolah. Banyak juga yang bilang cerita antara Vanda dan Gilang seperti yang ada di Televisitelevisi yaitu tentang persahabatan yang berubah jadi cinta.

***
Pada suatu hari, saat jam pelajaran telah usai Vanda dan teman-teman satu kelasnya tidak bergegas pulang, karena mereka akan latihan paduan suara untuk acara lomba di sekolah. Ketua kelas Vanda memberi waktu untuk istirahat kepada teman-temannya, dan latihan paduan suara akan dimulai sekitar dua puluh menit lagi. Oleh karena itu, Vanda dan alexi pergi ke toko depan sekolah untuk membeli minum. Akan tetapi ketika akan kembali ke kalas, tepatnya di depan kelas Gilang tiba-tiba Vanda ditarik oleh temannya, ya lebih tepatnya teman satu kelasnya Gilang untuk masuk ke kelas Gilang. Vanda bingung dengan semua ini, ia tambah bingung kenapa hanya ia yang disuruh masuk dan kenapa Alexi tidak boleh masuk. Perasaan bingung, takut, dan penasaran pun menghantuinya. Ketika Vanda sudah berada di kelas Gilang ia lebih terkejut lagi ketika ia melihat Gilang masih berada di dalam kelas. Dalam hati, Vanda bertanya-tanya mau diapakan aku kok aku dibawa ke kalas Gilang dan kenapa disini juga ada Gilang Tak berapa lama kemudian Gilang beranjak dari tempat duduknya dan berjalan mendekati Vanda yang masih berdiri di depan pintu dengan perasaan yang tak karuan. Akan tetapi disisi lain teman-teman satu kelasnya Gilang malah tertawa geli. Dan Gilang pun menjadi salah tingkah dengan tingkah laku teman-temannya, tetapi dia mencoba menghilangkan rasa grogi itu dengan tersenyum dan mengambil nafas dalam-dalam. Tanpa buang-buang waktu dengan tatapan mata yang serius dan senyum manisnya yang sangat menenangkan bagi Vanda, Gilang langsung mengutarakan perasaannya yang sebenarnya kepada

Vanda dan meminta Vanda untuk menjadi kekasihnya. Teman-teman Gilang pun menyuruh Vanda menjawab semua itu saat itu juga. Vanda sangat terkejut dengan semua ini sungguh ini adalah saat yang tak pernah terduga oleh Vanda. Dan Vanda pun menjawab iya dengan sebuah senyum termanisnya. Saat ini adalah saat yang sangat membahagiakan bagi Vanda, Gilang, dan teman-teman mereka. Dan akhirnya berita itu sekarang bukan hanya gosip belaka melainkan sebuah fakta yang membahagiakan. Dan tepat pada hari ini yaitu tepatnya tanggal 20 November 2010 mereka resmi berpacaran.

~SELESAI~