P. 1
sintaksis

sintaksis

|Views: 51|Likes:
Dipublikasikan oleh Metamorfosa Hikmah

More info:

Published by: Metamorfosa Hikmah on Apr 04, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2013

pdf

text

original

Scribd Upload a Document

ciri ciri fras

Search Documents

Explore

Metamorfosa Hikmah

We need your email! We don't have an email address for your account. To ensure that you don't lose your documents if you ever forget your account information you need to give us an email address. As always, we will never spam you or share your email with anyone.

You're looking at our new document page format. Have any thoughts? Leave us your feedback. × inShare
    

Embed Doc Copy Link Readcast Collections Comments

Download Sintaksis:SebuahIntisari

mempunyai intonasifinal (kalimat lisan). dan klausa pemerlengkapan. y a n g sekurangkurangnya memiliki sebuah predikat. dan secara actual ataupun .2.Berdasarkan distribusi satuannya. Oleh karena itu. klausa objek.2. misalnyar u m a h m e w a h . K l a u s a a d a l a h s a t u a n g r a m a t i k a l y a n g b e r u p a k e l o m p o k k a t a .2. yang sekurang -kurangnya memilikisebuah subjek dan predikat. tetapi identitasnya tetap.Berdasarkan fungsinya. klausa dibedakan menjadi klausa subjek.1. Unsur bahasa yang termasuk dalam lingkup sintaksis adalah frasa.batas kata tidak ditentukan oleh fonem suprasegmental.1 Kata: Ciri dan KlasifikasiKata dapat dilihat dari berbagai segi. b . d.2 Aspek-Aspek Sintaksis1.BAB 1APAKAH SINTAKSIS?1. dapat dipindah-pindahkan letaknya.2 Frasa: Ciri dan KlasifikasiFrasa dalah satuan gramatikal yang berupa gabungan kata yang bersifat nonprediktif (Rusyana dan Samsuri. klausa dibedakan atas klausa bebas dan klausa terikat.Bahasa Indonesia misalnya menggun akan aksara latin jadi sebuah kata dituliskan terpisah dari kata lainnya.3) Kata sebagai satuan ortografisSecara ortografis. Secaralinguistis kata dapat dibedakan atas satuan pembentuknya. misalnya terima kasih dan kerja sama. b u k a n b a h a s a v o k a l i k . Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonprediktif.kata dilihat dari pemakai bahasa. Kalimatadalah satuan bahasa yang relatif berdiri sendiri. 2) Kata sebagai satuan gramatikalMenurut Lyons(1971) dan Dik (1976). dam berpotensi menjadi kalimat. secara gramatikal kata bebas bergerak. t i d a k a d a g u g u s k o n s o n a n p a d a p o s i s i a k h i r . Pertama. klausaketerangan.1.3 Klausa : Ciri dan KlasifikasiKlausa dalah satuan gramatikal yang setidak-tidaknya terdiri atas subjek dan predikat. kata dapatdibedakan atas:1) Kata sebagai satuan fonologisCiri fonologis kata bahasa Indonesia. misalnya:a . kata ditentukanoleh sistem aksara yang berlaku dalam bahasa itu. klausa dan kalimat. dansecara potensial ujaran itu dapat berdiri sendiri. bersifat berulang -ulang.2. 1976) atau satu kata konstruksi ketatabahasaan yang terdiri atas dua kata atau lebih. c .4 Kalimat: Ciri dan KlasifikasiKalimat adalah satuan bahasa yang secara relative berdiri sendiri.1 Batasan SintaksisSintaksis adalah cabang linguistik yang membicarakan hubungan antarkata dalam tuturan(speech). Menurut pemakai bahasa salah satuan gramatikal yang diujarkan. kata dilihat secara bahasa.1. m e m p u n y a i p o l a f o n o t a t i k s u k u k a t a .1.Klausa dapat dibedakan berdasarkan distribusi satuannya dan berdasarkan fungsinya. Kedua.

urutan morfem dalam sebuah kata tidak dapat diubah-ubah menurutkeinginan seseorang.Kemarin saya dan adik p e r g i c .dan di-selalu terletak pada awal kata. predikat. Dilihat darifungsinya. n u m e r a l i a ( k a t a b i l a n g a n ) .3. dan PeranBeberapa jenis kategori yang dapat menjadi unsur kalimat adalah nomina (kata benda).Berdasarkan fungsinya. pelengkap. kalimat tunggal dan perluasannya.Dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. awalan meng . sepaerti a. lah. / p / . p e l a k u ( a g e n t ) . a d v e r b i a l . saya bekerja keras. pelengkap. tah. s e p e r t i preposisi(kata depan). b. d a n / k / p a d a k a t a / s / a r a n g . konjungsi(kata penghubung).2 Hubunagn ParadigmatisHubungan paradigmatis adalah hubungan sistematis antarunsur bahasa yang memiliki kesesuaian. dan /k/arang karena kata-kata itu berkelas nomina dan sama-samadapat mengisi fungsi subjek atau objek.a d j e k t i v a ( k a t a s i f a t ) . unsur kalimat berupa subjek. objek. / b / .1) Tataran FonemisFonem /s/ pada kata sarang mempunyai hubungan paradigmatis dengan fonem yangdapat menggantikannya asalkan penggantian itu menghasilkan kata dalam kategorid a n f u n g s i y a n g s a m a .Saya dan adik pergi kemarin b. m i s a l n y a f o n e m / s / . dan keterangan.3 Hubungan Sintagmatis dan Paradigmatis 1. seperti pada menuli s dan melancong serta ditempuhdan dijual. dan partikel. serta kalimat majemuk.2) Tataran MorfologisPada umumnya. d a n k a t a t u g a s . /b/arang. Fungsi. p o k o k . misalnya sebagai pembentuk kata kerja. unsur-unsur kalimat ada yang disebut subjek. objek. . serta keterangan.Peran semantis yang lazim terdapat dalam suatu kalimat adalah pengalam atau penanggap( e x p e r i e n c e r ) . Yang berubah a k a i b a t p e r u b a h a n l e t a k i t u h a n y a p e n g u t a m a a n informasi.Menurut bentuknya.1.3) Tataran SintaksisA d a k a l a n y a k a t a d i d a l a m s e b u a h k a l i m a t dapat diubah-ubah letaknya tanpamengubah arti. /p/arang. Hubungan itu dapat diuji dengan permutasi atau perubahan urutan satuan unsur-unsur bahasa. S a y a d a n a d i k k e m a r i n p e r g i 1. kalimat dibedakan menjadi kalimat tunggal. pun.1. Contoh:a.Saya// bekerja keras// dengan penuh disiplin// dan tanggung jawab. c i r r i .4 Kategori.3. predikat.1 Hubungan SintagmatisHubungan sintagmatis adalah hubungan linier antara unsur bahasa yang satu dan unsur bahasa yang lain dalam tataran tertentu. seperti kah.potensial terdiri atas klausa.

atau bentuk kalimat (cf. yaitu menyangkut kegramatikalan bentuk kata. p e r u nt u ng at au pemaslahatbeneficiary). 1981:101)K e b e r m a k n a a n m e l i p u t i k e b e r m a k n a a n k a t a . h a si l. suatututuran.sa sar a n.5 Kegramatikalan. jangkauan(range). Lycons. 1979:379)1. Selanjutnya. mungkin dapat gramatikal dan b e r m a k a n a . alat(instrument). ukuran(measure).4 Frasa dan Kata Majemuk for Sintaksis Download or Print 16. ketakberterimaan (unacceptability) berkaitan dengan sistem bahasa yan gtidak tepat atau kerantakan semantis (semanticill-formedness) (Lycons. penyerta. 1996:132) keberterimaan (acceptability) berkaitandenga sistem bahasa yang tepat atau keapikan semantis (semantic well-formedness). Alwidkk. waktu dan asal (Kridalaksana 1991. t e m p a t ( p l a c e ) . t e t a p i t u t u r a n l a i n m u n g k i n t a k gramatikal dan tak bermakna Lycins. dan KeberterimaanKegramatikalan atau keapika gramatikal (grammatical wellformedness) adalah konsepy a n g m e n g a c u p a d a s a t u a n b a h a s a y a n g m e n g i k u t i k a i d a h t a t a b a h a s a y a n g m e l i p u t i beberapa tingkatan.477 Reads .6 Tafsir Ganda Leave a Comment Submit Characters: 400 2. sumber(source).Sebaliknya. f r a s a . Kebermaknaan. bentuk klausa. d a n kalimat.1998)1.

3 Hubungan Alternatif (pilihan) 3.3.3 Klausa Keterangan 3.1 Klausa Verbal 3.2.2 Frasa Endosentris Berinduk Banyak 2.3 Klausa : Ciri dan Klasifikasi 1.8 Permutasi 2.1 Pengantar 3.5.5.1 Frasa Endosentris Berinduk Tunggal (Frasa Modifikasi) 2.1.2.1 Frasa Eksosentris Direktif (Frasa Preposisional) 2.5.1.1 Hubungan Sintagmatis 1.4.2.2 Klausa Nonverbal 3.3.2 Klausa Berdasarkan Distribusi Satuan 3.2 Hubungan Adversatif (pertentangan) 3.2.4 Kalimat: Ciri dan Klasifikasi 1.4 Frasa dan Kata Majemuk 2.2.3.1 Pengantar 2.5 Kolokasi Kata 3.3.4.1 Hubungan Aditif (jumlah) 3.2 Frasa Eksosentris Nondirektif 2.3.Uploaded by Ismael Addifkaany TIP Press Ctrl-F to quickly search anywhere in the document.1.2.7 Parafrasa 1.1 Subjek 3.2 Hubunagn Paradigmatis 1.1 Hubungan Sebab .1 Batasan Sintaksis 1.1 Kata: Ciri dan Klasifikasi 1.3.5.3. Sections                            1.2 Frasa: Ciri dan Klasifikasi 1.2 Objek 3.2.

2 Keparalelan Bentuk 4.6.5.5 Hubungan Waktu 3.5.4.2.2.2.3.5.4.4 Kehematan Kata 5.2.5.6 Hubungan Kosesif 3.13 Hubungan Andaian 3.1 Kalimat Tunggal 4.3.4 Jenis Kalimat menurut Bentuk dan Gaya 4.5.2.11 Hubungan Hasil 3.2.2.6.3 Simpulan 6.1 Pendahuluan 6.2 Aspek gramatikal 7.1 Definisi Paragraf 5.5.5 Kalimat menurut Fungsi 4.4 Penghilangan Kata Penghubung pada Kalimat Majemuk 4.5.2.                                  3.1 Apakah Kalimat? 4.2.2.1 Aspek Semantis 6.2.2.5.1 Kalimat Majemuk Setara 4.5.3 Kalimat majemuk taksetara Rapatan 4.12 Hubungan Atributif 3.7 Hubungan Cara 3.4.2 Kalimat Majemuk Bertingkat (taksetara) 4.3 Hubungan Tujuan 3.1 Pengantar .8 Hubungan Kenyataan 3.2 Strategi Pengenalan Kalimat 4.3.4 Hubungan Syarat 3.2.2.3 Ketegasan Makna 4.5.6.4.3.2 Keruntutan Paragraf 5.4.9 Hubungan Alat 3.4.2 Hubungan Akibat 3.2 Perluasan Kalimat Tunggal 4.10 Hubungan Perbandingan 3.5.2.4.1 Kesepadanan Struktur 4.6.5.14 Hubungn Optatif (Berharap) 4.5.

6 Teori Linguistik Fungsional 7.7.2. Sintaksis 1 p.2.2.7.3 Teori Linguistik Stratifikasi 7.2. README 4 p.2.7.5 Pemikiran Grice dan Leech 7.2.2.2 Teori Linguistik Transformasi Generatif 7.7.4 Pemikiran Sapir-Whorf 7.3 Pemikiran John Lyons 7.5 Teori Linguistik Kasus 7.2.1 Teori Linguistik Tradisional 7.           7.2. Total Physical Response Ebook1 Upload a Document .1 Pemikiran Saussure 7.2.3 Hubungan Teori dan Metode dalam Linguistik 40 p.4 Teori Linguistik Tagmemik 7.

Language: English .com/scribd facebook.ciri ciri fras Search Documents                  Follow Us! scribd.com/scribd twitter.com/scribd About Press Blog Partners Scribd 101 Web Stuff Support FAQ Developers / API Jobs Terms Copyright Privacy Copyright © 2012 Scribd Inc.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->