Anda di halaman 1dari 20

SISTEM KESEHATAN NASIONAL

Dr I A Cahyani., Mkes, M Biomed

Pengertian SKN
Bentuk dan cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang memadukan berbagai upaya bangsa indonesia dalam satu derap langkah guna menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagaimana dimaksud dalam Undang_Undang Dasar 1945

PEMBANGUNAN KESEHATAN
Pembangunan Kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan, kesadaran, kemauan, kemampuan, hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajad kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya dapat terwujud. Pembangunqn kesehatan diselenggarakan berdasarkan pada : Prikemanusiaan Pemberdayaan dan kemandirian Adil dan merata Pengutamaan dan manfaat

Perkembangan dan Tantangan Sistem kesehatan nasional


A. Perkembangan dan masalah Sistem Kesehatan Nasional Upaya kesehatan Pembiayaan kesehatan Sumber daya manusia kesehatan Sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan Manajemen dan informasi kesehatan Pemberdayaan masyarakat

Perkembangan dan masalah upaya kesehatan


Akses pelayanan, pemanfaatan, KIA dan akses air bersih membaik Masalah : akses daerah terpencil masih belum merata, sarana fasilitas pembuangan belum dimanfaatkan, penyakit infeksi menular masih meningkat, penyakit yang kurang mendapat perhatian meningkat kembali, peningkatan kasus penyakit tidak menular meningkat

Perkembangan dan masalah pembiayaan kesehatan


Perkembangan: pembiayaan kesehatan semakin meningkat Permasalahan: belum optimal pembiayaan kesehatan belum sesuai anjuran WHO. Kontribusi pengeluaran pemerintah untuk kesehatan hanya 38%. Proporsi pembiayaan belum mengutamakan pencegahan dan promosi kesehatan> jaminan pemeliharaan kesehatan belum mencapai target

Perkembangan dan masalah sumber daya manusia kesehatan


Upaya pemenuhan kebutuhan sumberdaya manusia kesehatan belum memadai , baik jumlahm jenis maupun kualitas tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Distribusi tenaga kesehatan belum merata Jumlah dokter Indonesia 19 per 100.000 penduduk

Perkembangan dan masalah sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan


Bahan baku impor 85% Harga obat sudah diupayakan menurun namun masih banyak kendala Perlindungan masyarakat terhadap sediaan belum memadai Penggunaan obat rasional belumdilaksanakan

Perkembangan dan masalah Manajemen dan informasi kesehatan


Kebijakan yang belum disusun berbasis bukti dan belum sinergi perencanaan pusat dan daerah. Dan hukum kesehatan belum tertata. SIKNAS yang berbasis fasilitas sudah mencapai tingkat kabupaten namun belum dimanfaatkan. Hasil penelitian kesehatan belum dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan

Perkembangan dan masalah Pemberdayaan masyarakat


Rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat sudah meningkat. Desa siaga dan poskesdes sudah berkembang Namun hasil riset RT yang tidak memanfaatkan pelayanan adalah alasan: pelayanan tidak lengkap, lokasi jauh, tidak ada posyandu/ poskesdes

Perkembangan dan Tantangan Sistem kesehatan nasional


B. Perubahan lingkungan strategis 1. Tingkat global dan regional: perubahan interaksi manusia secara luas (poleksosbud) dan komitmen internasional, revitalisasi pelayanan kesehatan 2. Tingkat nasional dan lokal: proses politik seperti desentralisasi, politik kesehatan: geografis; pembangunan tidak berwawasan kesehatan 3. Pendidikan dan pelatihan belum memadai 4. Pengembangan karier belum sebagaimana mestinya

Maksud dan Kegunaan SKN


Agar dapat dipergunakan sebagai pedoman tentang bentuk dan cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan , baik oleh masyarakat , swasta, maupun oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya

Landasan SKN
Landasan idiil yaitu Pancasila Landasan Konstitusional , yaitu UUD 1945, khususnya pasal 28 A, setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Landasan Operasional: meliputi seluruh ketentuan perundangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan SKN

Dasar Pembangunan Kesehatan


Perikemanusiaan Pemberdayaan dan kemandirian Adil dan Merata Pengutamaan dan manfaat

Dasar SKN
Hak Asasi Manusia Sinergisme dan kemitraan yang dinamis Komitmen dan tata pemerintahan yang baik Dukungan Regulasi Antisipatif dan Proaktif Responsif Gender Kearifan lokal

Tujuan SKN
Terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa , baik masyarakat , swasta, maupun pemerintah secara sinergis , berhasil guna dan berdaya guna , sehingga terwujud derajad kesehatan masyarakat yan setinggi tingginya

Kedudukan SKN
Suprasistem SKN adalah Ketahanan Nasional Kedudukan SKN dalam sistem Nasional lainnya: SKN perlu menjadi acuan bagi sektor lain (dampak kesehatan) KedudukanSKN dalam penyelenggaraan Pembangunan Kesehatan di daerah : acuan bentuk dan cara penyelenggaraan pembangunan Terhadap sistem kemasyarakatan termasuk swasta : acuan dalam berbagai upaya

Subsistem SKN
Subsistem upaya kesehatan subsistem pembiayaan kesehatan Subsistem sumber daya manusia kesehatan Subsistem sediaan farmasi , alat kesehatan dan makanan Subsistem manajemen Subsistem pemberdayaan masyarakat

Peranan Puskesmas dalam SKN


Sarana Pelayanan Kesehatan strata pertama yang meliputi upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan mayarakat Pemerataan pelayanan Kesehatan (didirikan di setiap kecamatan) Wadah pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan

Anda mungkin juga menyukai