Anda di halaman 1dari 3

A. Pendidikan Nasional Indonesia Tahun 1945-1950 (dari Proklamasi-RIS) 1.

Tujuan dan Dasar Pendidikan Pada masa Negara Kesatuan (1945-1949), tujuan pendidikan hanya digariskan oleh Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan dalam bentuk keputusan menteri, 1 Maret 1946, yaitu warga negara sejati yang menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara. Sedangkan dasar pendidikan adalah Pancasila. Baru setelah Kongres Pendidikan Indonesia (1947), Usaha Panitia Pembentukan Rencana Undang-Undang Pokok Pendidikan dan Pengajaran (1948), serta Kongres Pendidikan (1949), lahirlah UU No.4 tahun 1950 yang menyatakan: a) Pasal 3 Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab terhadap kesejahteraan masyarakat dan tanah air. b) Pasal 4 Pendidikan dan pengajaran berdasarkan azas-azas yang termaktub dalam Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan bangsa Indonesia. c) Pasal 5 ayat 1 Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan adalah bahasa pengantar di sekolahsekolah di Indonesia. d) Pasal 5 ayat 2 Di taman kanak-kanak dan tiga kelas terendah di sekolah rendah bahsa daerah boleh dipergunakan sebagai bahasa pengantar. 2. Sistem Persekolahan a) Pendidikan Rendah b) Pendidikan Menengah c) Pendidikan Tinggi B. Perkembangan Pendidikan Indonesia Tahun 1950-1959 (Demokrasi Liberal) 1. Tujuan dan Dasar Pendidikan Tujuan pendidikan dan pengajaran didasarkan pada UU No.4 Tahun 1950 tentang DasarDasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah, yang berubah pada tanggal 18 Maret 1954 menjadi UU No.12 Tahun 1954.

2. Jenis-JenisPersekolahan Sesuai UU No.12 Tahun 1954 Pasal 6 ayat 1, jenis pendidikan dan pengajaran : a) Pendidikan dan pengajaran taman kanak-kanak b) Pendidikan dan pengajaran rendah c) Pendidikan dan pengajaran menengah d) Pendidikan dan pengajran tinggi C. Perkembangan Pendidikan Indonesia Merdeka Tahun 1959-1965 (Demokrasi Terpimpin) 1. Tujuan dan Dasar Pendidikan Secara formal, tujuan pendidikan sudah tersurat di dalam UU No. 12 Tahun 1954, dan dasar pendidikan ialah Pancasila. 2. Jenis-Jenis Persekolahan a) Sekolah Taman Kanak-Kanak b) Sekolah Dasar c) Sekolah Menengah Pertama d) Sekolah Menegah Atas e) Universitas D. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Merdeka : Zaman Perkembangan Orde Baru a. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Tahun 1966-1969 ( Zaman Awal Orde Baru atau Transisi) 1.Tujuan dan Dasar Pendidikan Haluan penyelenggaraan pendidikan dikoreksi melalui Tap MPRS No. XXII/MPRS/1966 tentang Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan, yang memuat: Dasar pendidikan adalah falsafah negara Pancasila (Pasal 2) Tujuan pendidikan adalah membentuk manusia Pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti dikehedaki oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan isi Undang-Undang Dasar 1945. (Pasal 3) 2.Sistem Persekolahan dan Jenis Persekolahan Jenis dan struktur persekolahan masih mengikuti struktur lama berdasar UU No. 12 Tahun 1954 dan UU No. 22 Tahun 1961. di Masa ini hanya penyempurnaan kurikulum pendidikan sekolah :

a) Kurikulum SD b) Kurikulum SMP c) Kurikulum SMA d) Kurikulum SMK b. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia Pada Masa Pembangunan Jangka Panjang I (Tahun 1969/1970-1933/1944) 1.Tujuan dan Dasar Pendidikan a) Tap MPR-RI No IV/MPR/1973 Pendidikan hakikatnya adalah usaha sadar untuk mengembangkan keprbadian dan kemampuan di dalam sekolah dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup. b) Tap MPR-RI No II/MPR/1978 Pendidikan nasional berdasarkan atas Pancasila. c) 3. Tap MPR-RI No IV/MPR/1983 Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memeprkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. d) Tap MPR-RI No II/MPR/1998 Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkeprinadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggungjawab, mandiri, cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani. e) Undang-Undang No 2 Tahun 1989 Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. (Pasal 2) Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. 2. Sistem persekolahan a) Pendidikan Dasar mencakup SD dan SLTP b) Pendidikan Menengah mencakup SMU dan SMK c) Pendidikan Tinggi mencakup Program Pendidikan Akademik dan Program Pendidikan Profesional