Anda di halaman 1dari 26

Sistem Reproduksi

dr. M. Aryadi

Sistem reproduksi pria


Struktur organ genital pria

Anatomi fisiologik

Tubulus seminiferus (tempat pembentukan sperma) Epididimis Vas deferens Vesikula seminalis Kelenjar prostat Duktus ejakulatorius Uretra Kelenjar uretra kelenjar bulbouretralis (gland cowper)

spermatogenesis

Spermatogonium Spermatosit primer (mitosis) Spermatosit sekunder (miosis I) Spermatid (miosis II) Spermatozoa (oleh sel Sertoli)

semen
Vas deferens 10% Vesikula seminalis 60% Kelenjar prostat 30% Sedikit dari kelenjar bulbourethralis pH 7,5 fibrinogen

testosteron
Dihasilkan oleh sel Leydig Pematangan organ seks primer penis, testis/skrotum (8 kali lipat) Pematangan organ seks sekunder penyebaran rambut, suara, kulit dan otot

Sistem reproduksi wanita

Anatomi fisiologik
Vagina Uterus Tuba fallopi ovarium

Oogenesis
Oogonium Oosit primer Oosit sekunder ovum

Siklus ovarium

Fase follikular follikel primordial, follikel primer, follikel vesikular, follikel matang Fase ovulasi sel ovum Fase luteal korpus luteum menghasilkan estrogen dan terutama progesteron Korpus albicans tidak dihasilkan estrogen dan progesteron

Siklus endometrium
Fase proliferasi (11 hari) Fase sekretorik (12 hari) Fase menstruasi (5 hari)

Haid/Menstruasi

Haid adalah perdarahan secara periodik dari uterus, disertai pelepasan endometrium Panjang siklus haid : jarak antara tanggal mulainya haid yang lalu dan tanggal mulainya haid berikutnya Panjang siklus haid normal 28 hari, dengan lama haid : 3 5 hari Jumlah darah haid : 33 16 ml, bila > 80 ml biasanya sudah patologis Usia pertama kali haid bervariasi 10 16 tahun, dipengaruhi oleh faktor keturunan, gizi, dan kesehatan umum