Anda di halaman 1dari 18

Struktur Bangunan

kegiatan sosial. . sebagian atau seluruhnya berada di atas dan atau di dalam tanah dan atau air. kegiatan keagamaan. baik untuk hunian atau tempat tinggal.• Bangunan Gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat dan kedudukannya. budaya maupun kegiatan khusus. kegiatan usaha. yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatan.

serta sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan teknis yang disyaratkan . efektif dan efisien. keseimbangan. keselamatan. tidak berlebihan. keserasian. hemat. 2.Azas-azas Pembangunan Gedung 1. kemanfaatan. keselarasan bangunan gedung dengan lingkungannya.

terarah dan terkendali sesuai rencana.3. 4. program dan fungsi pengguna gedung. semaksimal mungkin menggunakan material yang mudah didapatkan .

bangunan tidak sederhana 3. bangunan sederhana 2. bangunan khusus .Klasifikasi bangunan menurut tingkat kompleksitas: 1.

serta memiliki kompleksitas dan teknologi sederhana. • masa penjaminan kegagalan bangunan adalahf 10 tahun .Bangunan Sederhana: • bangunan dengan karakter sederhana.

d. atau bangunan gedung kantor dengan jumlah lantai s.Contoh: • Gedung kantor yang sudah ada desain prototipenya. 2 lantai dan luas hingga 500 m2 • bangunan rumah tidak bertingkat • gedung pelayanan kesehatan sederhana • gedung pendidikan dasar/lanjutan dengan jumlah lantai s.d. 2 lantai .

• Bangunan Tidak Sederhana • Bangunan dengan karakter tidak sederhana. serta memiliki kompleksitas dan atau teknologi yang tidak sederhana • Masa penjaminan kegagalan adalah 10 tahun .

• Contoh: • gedung kantor yang belum ada prototipenya. atau pendidikan dasar/lanjuta lebih dari 2 lantai . atau gedung lebih dari 2 lantai • bangunan rumah lebih dari 2 lantai atau rumah susun • bangunan rumah sakit • gedung pendidikan tinggi. atau luas lebih dari 500 m2.

• Bangunan Khusus • Banguna yang memiliki penggunaan dan persyaratan khusus • Masa penjaminan kegagalan 10 tahun .

Contoh: • Istana presiden • Wisma negara • Instalasi nuklir • Instalasi pertahanan dan keamanan • Gedung laboratorium • Stasiun kereta api .

• • • • Stadion olah raga Rumah tahanan Gudang benda berbahaya Gedung bersifat monumental .

Bangunan khusus: dihitung sesuai kebutuhan . Bangunan tidak sederhana: 10 m2/orang 3.Standar Luas Bangunan Gedung 1. Bangunan sederhana: 9.6 m2/orang 2.

Persyaratan Tata Bangunan dan Lingkungan • Peruntukan lokasi: sesuai dengan RTRW kabupaten/kota dan atau RTBL • Koefisien dasar bangunan (KDB) • Koefisien lantai bangunan (KLB) • Ketinggian bangunan • Ketinggian langit-langit • Jarak antar blok/massa bangunan .

• Koefisien daerah hijau: rasio antara luas area hijau terhadap luas bangunan gedung (harus memperhitungkan daerah resapan air dan ruang terbuka hijau) • Garis sempadan bangunan • Wujud arsitektur • Kelengkapan sarana dan prasarana • Keselamatan & kesehatan kerja serta asuransi .

indah namun tidak berlebihan 4. memperhatikan kaidah pelestarian bangunan (sejarah dan langgam arsitektur) . seimbang. mengutamakan fungsi bangunan 2.Catatan tambahan: Wujud arsitektur: 1. mempertimbangkan nilai sosial budaya 6. serasi dengan lingkungan 3. efisien dalam pemanfaatan dan pemeliharaan 5.

Kelengkapan Sarana dan Prasarana Bangunan 1. Sarana pencegahan kebakaran . Sarana untuk penyandang cacat dan lansia 3. Sarana ruang terbuka hijau 6. Sarana air bersih 4. Sarana parkir 2. limbah dan sampah 5. Sarana drainase.

Sarana ibadah 10. Sarana pencahayaan (dalam dan luar bangunan) 8.Sarana ibu dan bayi 11.Sarana TIK . Sarana jalan masuk dan keluar 9.Sarana toilet 12.7.