Anda di halaman 1dari 11

Makanan dan Sistem Pencernaan

A. Makanan
  Makanan Bergizi adalah makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, air dan unsur-unsur mineral. Makanan Higienis adalah makanan yang tidak mengandung bibit penyakit ataupun zat-zat yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan tubuh.

I. Fungsi Makanan
1. 2. 3. 4. Sebagai penyedia bahan bakar atau sebagai sumber energy Sebagai pembangun tubuh Sebagai pelindung dan pertahanan tubuh. Tubuh terjaga dalam keseimbangan homeostasis Pengatur proses-proses dalam tubuh

II. Syarat Makanan Sehat
1. 2. 3. 4. 5. Higienis, tidak mengandung kuman penyakit Cukup mengandung kalori Cukup mengandung karbohidrat, lemak dan protein Cukup mengandung vitamin dan mineral Mudah dicerna

III. Zat-Zat Makanan dan Peranannya di Dalam Tubuh
  Makronutrien Mikronutrien : zat-zat makanan yang dibutuhkan dalam jumlah banyak (Karbohidrat, Protein dan Lemak) : zat-zat makanan yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (Vitamin dan Mineral)

Di Indonesia, perbandingan karbohidrat:lemak:protein: 10-45% : 45-60% : 10-15% a. Karbohidrat Hasil sintesis CO2, dan H20 dengan bantuan sinar matahari dan zat hijau daun (klorofil) melalui fotosintesis Sumber Kalori bagi organisme heterotroph Struktur Kimia Karbohidrat Karbohidrat merupakan suatu molekul yang tersusun dari unsur-unsur C, H dan O. i. Monosakarida : terdiri dari satu gugus gula. Rasa manis dan mudah larut di air Contoh: heksosa, glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa ii. Disakarida : terdiri dari dua gugus gula. Rasa manis dan mudah larut di air Contoh: laktosa, sukrosa, maltosa iii. Polisakarida : terdiri dari banyak gugus gula. Tidak terasa dan sukar larut dalam air. Contoh: selulosa, pektin, lignin, kitin Sumber dan Fungsi Karbohidrat Sumber: padi, jagung, gandum, ubi, talas, ketela, pohon, kentang, sagu Fungsi: 1. Sumber energy (4.1 kkal) dan mengatur proses metabolisme 2. Menjaga keseimbangan asam dan basa 3. Sebagai bahan pembentuk struktur sel, jaringan dan organ tubuh. 4. Membantu mencerna sisa pencernaan sehingga dapat mencegah konstipasi 5. Karbohidrat beratom C (ribose): komponen asam inti yang penting dalam pewarisan sifat Pencernaan Karbohidrat Metabolisme merupakan proses yang berlangsung dalam organisme: Anabolisme: pembentukan molekul Katabolisme: perombakan molekul

Proses Hidrolisis: penguraian karbohidrat dengan menggunakan molekul air di dalam mulut lambung dan usus. (polisakarida  monosakarida)

Fosfolipid: pembentuk struktur dinding sel. malam. manosa dan monosakarida lainnya Glukosa akan mengalami dua proses di dalam hati: 1. Glikogen di simpan di dalam hati. glukosa akan diubah menjadi glikogen (gula otot) dengan bantuan hormone insulin dan secara otomatis kana menjaga keseimbangan gula darah. 2. Glukosa akan beredar bersama aliran darah untuk memenuhi kebutuhan energy sel-sel tubuh. 2. . Ptialin berhenti bekerja karena asa yang disekresikan. sterol. Mulut: makanan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim ptialin yang akan menghidrolisis pati menjadi matosa dan 3-9 gugus glukosa Lambung makanan bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung. plastisin dan minyak Lemak Campuran: Gabungan antara lemak dan senyawa bukan lemak a. b. Proses Glikolisis a. Glukosa fosfat  asam piruvat melalui reaksi oksidasi 2.Lipemia: peningkatan kadar lemak dalam darah . Sistem Transpor Elektron a. Hipoglikemia: kadar glukosa kurang dari normal b. Duodenum makanan bercampur dengan getah pancreas. Glukosa + ATP  glukosa fosfat b. Jika di dalam hati terdapat kelebihan glukosa (gula darah). Siklus Krebs Asam piruvat dioksidasi  CO2 dan asetil Ko-A ASetial Ko-A teroksidasi sempurna  H2 berenergi tinggi + O2 + ATP + NADH + FADH2 3. Elektron berenergi tinggi pindah ke NAD dan FAD NAD dan FAD akan masuk ke dalam rantai transport electron dan fosforilasi oksidatif yang akhirnya menghasilkan energi ATP (Dengan bantuan enzim sitokrom oksidase) c. Kolestrol dpt naik Contoh: mentega dan gajih . Fosfatid: Mengatur timbunan lemak di dalam tubuh c. asam lemak.Lipomatosis: penimbunan lemak secara abdnomal dalam jaringan iii. Lemak Sederhana: Tersusun atas trigliserida (satu gliserol + tiga asam lemak) Contoh: lilin. Lipoprotein: Pengangkutan beberapa jenis zat makanan Derivat Lemak: Dihasilkan oleh proses hidrolisis lipid Contoh: kolestrol. a. ii. Lemak/Lipid Zat organic hidrofobik sehingga sukar larut dalam air Struktur Kimia Lemak Lemak terdiri dari empat bagian:satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak Asam Lemak terdiri dari CH dan –COOH Gliserol memiliki 3 gugus –OH i. gliserol a. Asam Lemak Jenuh Bersifat non essensial. fruktosa.1. berwujud padat.Arteriosclerosis: pengendapan kolestrol di dalam arteri . berasal dari lemak hewani. Hiperglikemia: kadar glukosanya lebih dari normal Glukosa harus mengalami proses oksidasi untuk menghasilkan energi: 1. H2 + O2  2H2O b. 3. galaktosa. Pati deicerna oleh oleh amylase pancreas (memecah pati menjadi maltose dan polimer glukosa) Hasil pencernaan: glukosa.

berwujud cair. sumber energi yang paling besar (9. Lemak Hewani: berasal dari hewan Fungsi: a. Protein Hewani: protein sempurna karena mengadung asam amino esensial First-class protein Contoh: daging. dan lain-lain R Ikatan Peptida: ikatan antara gugus –COOH (karboksil) satu asam amino dengan gugus amin (NH2) dari asam amino lain yang ada di sampingnya. Protein Nabati: protein tidak sempurna Second class protein Contoh: padi-padian. menyediakan energi (4. Tiroksin.b. Leusin. 1 NH2. Glutamin Sumber dan Fungsi Protein Sumber: a. berfungsi sebagai sistem buffer (penyangga pH) f. Metionin. Protein Fungsional: protein yang berkaitan dengan enzim. mengatur kemampuan tubuh mendetoksifikasi zat-zat asing - Kwashiorkor: o kekurangan protein yang tampak jelas pada umur 6-36 bulan . Glisin. minyak jagung Sumber dan Fungsi Lemak Sumber: a. Fenilalanin. Asam Lemak Tidak Jenuh Bersifat essensial. pembawa zat-zat makanan yang esensial b. Asam Aspartat. mensintesis substansi-substansi penting b. berasal dari lemak nabati Contoh: minyak goreng. Sistein. Disebut: polipeptida Asam Amino Esensial Isoleusin. . mendorong pertumbuhan. kacang-kacangan dan sayuran c. hormone Fungsi: a. Treonin. antibody. Triptofan. ikan. menyeimbangkan cairan dalam tubuh karena bersifat amfoter e. Asparagin. ASam Glutamat. 1 –COOH.1 kkal) g. Histidin Asam Amino Non-Esensial Alanin. Valin Esensial hanya untuk Bayi Arginin. melindungi tubuh dari suhu yang rendah e. Serin. Protein Struktural: protein yang berkaitan dgn penyusunan sel d. Protein Struktur Kimia Protein Merupakan makromolekul yang terdiri dari satu atau lebih polimer Setiap polimer tersusun atas monomer asam amino Asam Amino mengandung 1 C yang mengikat 1 H. pelindung alat-alat tubuh yang lunak d. bahan penyusun membrane sel penahan rasa lapar karena pencernaan lemak membutuhkan waktu lama Pencernaan Lemak Pencernaan lemak terjadi di usu karena mengandung usus mengandung lipase Lemak masuk ke lambung  merangsang pengeluaran hormone kolesistokinin Hormon kolesistokinin  kantong empedu kontraksi  cairan empedu ke duodenum Lemak + empedu  lemak emulsi Lemak emulsi + lipase pancreas  asam lemak dan monogliserida Diserap di usus  diubah menjadi lemak lagi (trigliserida) d. Lemak Nabati: berasal dari tumbuhan b. perbaikan dan pemeliharaan struktur tubuh c. susu. Prolin. memacu dan berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia dan biologis d. telur b. Lisin.3 kkal) c. minyak kedelai.

Memelihara keseimbangan cairan tubuh dan Ph . penurunan respon saraf psiokomotorik Bila berkepanjangan: hongeroedeem (penyakit busung lapar) Pencernaan Protein Dicerna di lambung oleh enzim pepsin - Asam amino yang di darah berasal dari tiga sumber: penyerapa melalui dinding usu.Transmisi saraf impuls .Memacu metabolisme Akibat Kelebihan Hipertensi Akibat Kekurangan . kacang Pengikisan rahang . ungags. wortel.Mengatur keseimbangan asam-basa . Co.Kelelahan dan kejang otot .Membantu kontraksi otot & denyut jantung . bit. telur dan sayur Kejang Otot Kalsium (Ca) Ikan. hilangna simpanan lemak kulit. Zn. terhambatnya pertumbuh. brokoli. buahbuahan. ungags.Membantu kontraksi otot . NH4OH)  urea di hati oleh enzim arginase  sisa dibuang ke ginjal dan keluar lewat urin o Senyawa yang tidak mengandung N: disintesis kembali menjadi bahan baku karbohdirat dan lemak (utk dioksidasi utk menghasilkan energi) e. hasil penguraian protein dalam sel dan hasil sintesis asam amino dalam sel Kelebihan protein dirombak di dalam hati menjadi: o Senyawa mengandung N (NH3.Pertumbuhan terhambat .padipadian. S o Mikroelemen: unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit Contoh: Mn.Membentuk matriks tulang dan gigi .o o Gelaja: udema.Kelemahan otot .Rakhitis .Turunnya nilai osmotic cairan (suhu tubuh naik) .Denyut jantung tdk teratur & gangguan pernapaan .Karies (kerusakan gigi) Unsur Natrium (Na) Kalium (K) Susu. ikan.Membentuk matirks tulang dan gigi .Gangguan pada jantung dan ginjal . Cr Sumber Garam dapur Fungsi .Kerapuhan tulang dan gigi . Mg. kuning telur.Mengatur pelepasan insulin pancreas . kubis. Ca. Fungsi:menjaga keseimbangan asam-basa dan pembentukan struktur tubuh Dibagi menjadi dua: o Makroelemen: unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak Contoh: Na. K. daging. Mineral Substansi anorganik dan pada umumnya ditemukan dalam bentuk ion. Cu. kacang Hiperkalsemia - Osteoporosis Rakhitis Kejang otot Hipokalsemia Fosfor (P) Susu. daging. biji.Mengerutkan kontraksi otot . F. Cl.Transmisi impuls saraf . ikan. keju.Sebagai kofaktor (membantu kerja enzim) pembentukan karbohidrat protein .Membantu proses pembekuan darah .mengatur permeabilitas sel dan transmisi impuls saraf .

Membentuk hemoglobin Diare Gangguan fungsi saraf . susu.Pembentukan hormone tiroksin .Nyeri saat perjalanan impuls di saraf perifer . telur.Memelihara sistem pencernaan dan nafsu makan Akibat Kekurangan .Tumbuh kerdil Anemia Tembaga (Cu) .Diare . ikan. susu telur. telur Belerang (S) Telur.Gangguan pencernaan .Biokatalisator . ginjal.Penyakir kretinisme (kemunduran fisik dan mental pada anak) . elektrolit. eritrosit .Keseimbangan cairan asam basa.Kontraksi otot abnormal Menganggu pertumbuhan Cirrhosis (pembengkakan karena meningkatkannya cairan ada hati) Lesu.Katarak .Terjadinya gangguan pada metabolism karbo (glikolisi  asam piruvat) .Menguatkan tulang dan gigi Gigi cokelat Impuls saraf terganggu Pusing.Memelihara kulit mulut . sayur.Kelemahan Otot .Transmisi rangsangan cahaya ke saraf mata . diare. ginjal . kuning telur. garam yodium .Membantu metabolism . ginjal.Komponen penyusun asam lambung .Sintesis hormon . lesu dan sakit kepala Seng (Zn) Fluor (F) Ikan laut.Membantu fungsi kelenjar tiroid .Penyakit pellagra dengan gejala 3D (dermatitis.Dermatitits .Respirasi seluler . padi. tulang. sayuran hijau Zat Besi (Fe) . tekanan osmotic . tiram Susu. hati.Magnesium (Mg) Susu.Koenzim dalam metabolism .Menjaga nafsu makan .Respirasi seluler .Aktivator enzim . ikan.Ganggung jantung dan otot . hati. buah. susu. mentega. kerang. mentega. kulit padi Fungsi . Vitamin Senyawa organic kompleks yang esensial untuk pertumbuhan dan fungsi biologis yang lain bagi makhluk hidup. ungags.Kontrol emosi dan mental turun . daging.Mata lemah .Memelihara fungsi sistem saraf .Pembentukan hemoglobin dan eritrosit .Osteoporosis Anemia dan gangguan sistem saraf f. kerang.Pembengkakan neuron pada sususan saraf pusat . E dan K Sumber Hati.+ Fosfat membentuk koenzim untuk respirasi sel Vitamin B3 (niasin/asam nikotinat) = antipelagra Susu. D.Periodental (radang pada penyangga gigi) . garam Kacang.Hilang nafsu makan . antung. sayur . susu.Penyakit gondok . dimensia) Nama Vitamin Vitamin B1 (tiamin/aneurin) = antineuritik Vitamin B2 (Riboflavin/Laktoflavin) Hati. hati. sayuran hijau.Unsur penting dalam otot. minyak ikan.Pertumbuhan dan reproduksi . susu.Memelihara fungsi sistem saraf .Gangguan ginjal dan kardiovaskuler . otak. kuning telur. telur. Avitaminosis: Penyakit defisiensi vitamin Menurut sifat kelarutannya. ikan. daging. keju. kacang Clor (Cl) Garam. daging. pusing dan anemia Yodium (I) Ikan laut. ragi . susu. telur.Beri-beri dan ederma . ikan. daging. dibagi menjadi: o Vitamin yang larut dalam air: Vitamin B dan C o Vitamin yang larut dalam lemak: Vitamin A. kacang Daging.Metabolism karbohidrat .Komponen penyusun beberapa vitamin .Luka di sudut bibir (keilosis) . kacang.Pertumbuhan sel . hati.

Nafsu makan menurun .Osteomalasia Vitamin A (aseroftol/retinol/ anti seroftalmia) Vitamin D (ergosterol/kalsiferol) [D1 ergostein. ragi. nanas. biji gandum .Rabun senja (hemeralopi) . lemak dan protein . daging.Fungsi reproduksi .Membentuk asam nukleat utk sintesis protein .Pembentukan tulang dan gigi . hati.Frinoderma (terganggunya pembentukan epitel kulit) . susu. hati. telur.Perombakan karbo. lemon. udang dan kerang Kacang.Kulit kasar . sayur hijau. D3.Koenzim reaksi katabolisme karbo + lemak . kuning telur. buah kuning dan merah. kuning telur. hati. hati dan sayur segar Sayur.Pembuatan koenzim utk produksi eritrosit . daging.Pertumbuhan tulang dan gigi .Regenrasi rhodopsin di retina .Darah sukar membeku .Koenzim metabolism karbo. ikan.Rakhitis . ikan. buah. daging. dan protein .Mencegah oksidasi lemak tak jenuh . kelenjar anak ginjal dan kelenjar tiroid Fungsi dalam tubuh: o Pelarut beberapa jenis bahan makanan dan vitamin o Menjaga tekanan osmotic dalam sel o Mengangkut makanan ke jaringan tubuh o Mengangkut sisa metabolism ke luar tubuh o Medium berbagai reaksi kimia dalam tubuh o Menjaga keseimbangan suhu tubuh . kuning telur.Menjaga perlekatan akar gigi pada gusi .Vitamin B5 (asam pantotenat) Ragi. kacang.Insomnia Peradangan kulit Anemia. daging Vitamin B12 (sianokoalin/anti anemia pernisiosa) Vitamin H (Biotin) Vitamin C (Asam Aksorbat) . D4] Vitamin E (tokoferol/antisterilitas) [E1 alfa tokoferol. ragi.Otot sakit .Pembentukan protombin dalam hati - Sayur hijau. susu. tomat.Memelihara keseimbangan unsur P dan K dalam sel . D2 kalsiferol. E2 beta tokoferol.Aktif dalam pembentukan antibody dan koenzim (Dekarboksilase dan transaminase) . minyak. ungags.Pendarahan g.Skorbut (kekurangan vit C) .Metabolism sel dan pertumbuhan jaringan . sinar UV Kecambah. dan kuning telur Jeruk (mengadung vit P sitrin dan rutin). lemak.Memelihara tingkat gula darah normal . telur dan susu Vitamin B11 (asam folat) Kacang. pisang.Degenerasi sel-sel kulit . sayuran hijau Daging.Radang kulit .Komponen struktur koenzim-A dalam oksidasi sel . keju.Pembentukan eritrosit .Mempengaruhi kerja kelenjar endokrin .Pembentukan eritrosit . hati. hati. ostipasi Terhambatnyya pertumbuhan Kejang-kejang - Anemia Diare Megablastosis Terhambatnya pertumbuhan Kelelahan Pusing Anemia Peradangan saraf Depresi Kurang nafsu makan Perdarahan pada gusi dan persendian . ginjal.Absorpsi F dan Ca .Memelihara pencernaan .Kelelahan . hati. susu.Pembekuan darah . hati. sayur Vitamin B6 (ademin/piridoksin) Sayur hijau.Pembentukan serabut kolagen . Air - Air dalam tubuh diatur oleh kelenjar hormon: kelenjar hipofisis. papaya.Xeroftalmia (gangguan kelenjar air mata) . stroberi. daging Penimbunan lemak pada otot Kemandulan Pecahnya eritrosit Kemunduran pada hipofisis dan kelenjar gondok . E3 gama tokoferol] Vitamin K (filokinon/ anti hemoragia) Susu.Memelihara kesehatan mata dan kulit . semangka.Menjaga elastisitas kapiler darah .

Struktur luar gigi:  Korona: Mahkota gigi (yang tampak dari luar)  Radiks: Akar gigi (yang tertanam di dalam rahang)  Kolum: Leher gigi (yang terlindung oleh gusi) . stevia :amil asetat (pisang).Tersusun dari otot lurik yang dilapisi oleh selaput mukosa . BHT. aspartame. oktil asetat (jeruk).Pencernaan mekanis: pengubahan makanan oleh gigi . dulsin. sebelah dalam tulang gigi (saraf + pembuluh)  Semen: pelapis tulang gigi yang masuk ke dalam rahang M 3 3 P 2 2 C 1 1 I 2 2 I 2 2 C 1 1 P 2 2 M 3 3  Lidah (Lingua) .Terdapat papilla-papila yang merupakan indra pengecap .Sayatan memanjang gigi:  Email: bagian terluar dan terkeras  Tulang gigi: tersusun atas zat dentin  Pulpa: sumsum gigi.Tertutup oleh selaput lendir . BHA :indigo karmin (biru). Sistem Pencernaan Manusia   Pencernaan Mekanik: pencernaan yang dilakukan oleh gigi di dalam mulut Pencernaan Kimiawi: pencernaan yang melibatkan enzim I. Zat Pengawet b.IV. amil valerat (apel).Fungsi: o membantu mencampur makanan dengan ludah dan mendorong makanan masuk ke esophagus o mengaduk makanan o membantu bersuara o membersihkan mulut . dll. e.Dens laktens (gigi susu): sesudah bayi berumur 6 bulan . c.Dilapisi oleh sel-sel epitelium pipih .Pencernaan kimiawi: perubahan karbohidrat  amilum oleh enzim amilase  Gigi . Zat Aditif a. yang terdiri dari  Dens insisivus: gigi seri untuk memotong (8 buah)  Dens kaninus: gigi taring untuk mencabik (4 buah)  Premolare: geraham kecil untuk mengunyah (8 buah)  Molare: geraham besar (12 buah) . Proses Pencernaan Saluran Pencernaan a. d. tartrazin (kuning) :MSG. Rongga Mulut (Kavum Oris) .Mulut merupakan tempat awal terjadinya perncernaan mekanik dan kimiawi . natrium glutamate (vetsin) :sakarin.Dens desidui (gigi sulung): setelah diganti. Zat Pewarna Zat penyedap Zat Pemanis Zat Pengharum :memperlambat oksidasi yang dapat merusak makanan Contoh: natrium benzoate. siklamat. B. etil butiral.

memanjang dan menyamping . Kelenjar Ludah . enzim) o Fungsi HCl:  mengubah pH menjadi asam (kuman terbunuh)  Mengaktifkan enzim (pepsinogen  pepsin sehingga protein  pepton)  mengatur membuka dan menutupnya klep sfingter  sfingter esofegeal: berbatasan dengan kerongkongan (membuka jika terangsang oleh asam)  sfingter pylorus: berbatasan dengan duodenum (membuka bila terangsang oleh basa)  merangsang sekresi getah usus o Enzim-enzim:  Pepsin: enzim yang dapat menghidrolisis molekul prtein menjadi peptida  Renin: enzim pada bayi untuk mengendapkan kasein pada susu  Lipase: enzim yang menghidrolisis trigliserida menjadi asam lemak + gliserol d.Glandula submandibularis: bawah rahang bawah (air + lendir) . Esofagus (Kerongkongan) .Terbagi atas tiga bagian: o Duodenum: usus dua belas jari  Bermuara dua saluran: dari pancreas dan kantung empedu  Kim dari lambung merangsang dinding untuk mengerluarkan:  Hormone sekretin: memacu pancreas untuk menyekresikan getahnya  Kolesitokinin: merangsang empedu untuk mengeluarkan bilus o Jejunum: usus kosong Pencernaan kimiawi oleh enzim yang dikeluarkan oleh kelenjar Lieberkuhn:  Enterokinase: mengaktifkan erepsinogen shg trisinogen  tripsin  Lactase: laktosa  glukosa  Erepsin/Dipeptidase: dipeptide/pepton  asam amino  Maltase: maltose  glukosa  Disakarase: disakarida  monosakarida  Peptidase: polipeptida  asam amino  Sukrase: sukrosa  glukosa + fruktosa  Lipase: trigliseria  gliserol + asam lemak o Ileum: usus penyerapan  Terdapat lipatan –lipatan yang disebut vili untuk memperluas permukaan . getah hanya berbentuk air .Terdiri dari tiga lapis: o Lapisan luat: selaput jaringan ikat o Lapisan tengah: otot  2/3 bagian atas: otot lurik  1/3 bagian bawah: otot polos  Otot memanjang dan oto melingkar  gerak peristaltik o Lapisan dalam: jaringan epitel c.Merupakan kantong besar yang dibedakan menjadi tiga bagian: o Kardiak:bagian atas dekat dengan hati o Findus: bagian tengah yang menggantung o Pylorus: bagian bawah dekat dengan usus halus .Glandula sublingualis: bawah lidah (air + lender) b.Glandula parotis: kelenjar dekat telinga. musin. ion.Otot berkontraksi sehingga terbentuk bubur yang disebut chime .Dari mulut  faring (saluran persimpangan antara rongga hidung ke tenggorokan dan rongga mulut ke kerongkongan) .Daerah fundus menghasilkan getah lambung (air. Intestinum Tenue (Usus Halus) . HCl.Bagian dalam dinding lambung menghasilkan lender . Lambung (Ventrikel) .Jaringan otot terdiri dari tiga lapis: otot melingkar.

Garam karbonat dilepas. Penyerapan sari makanan:  Penyerapan Karbohidrat o Diserap sebagai monosakarida (glukosa) o Oleh darah kapiler usus  hati  organ tubuh o Kadar darah diatur oleh hormone insulin dan hormone adrenalin  Penyerapan Lemak o Diserap sebagai asam lemak + gliserol o Oleh pembuluh getah bening atau pembuluh kil 1. Hati .Fungsi hati: o Metabolisme Karbohidrat: mempertahankan kadar gula darah o Metabolisme lemak o Metabolisme protein o Memproses obat-obatan dan hormone o Ekskresi bilirubin o Sintesis garam-garam empedu . Nuklease: menghidrolisis asam nukleat  komponen nukleotida b.Anus: lubang pelepasan (muara akhir dari saluran pencernaan) o Otot polos (otot sfingter) di bagian dalam o Otot lurik di bagian luar Kelenjar Pencernaan a. Amilase: menghidrolisis pati  glukosa + maltose 3. Gliserol diserap 3.Pengaturan kadar air . Asam Lemak + Gliserol  lemak 4.Sisa makanan dibusukkan oleh bakteri e. Lipase: menghidrolisis lemak  asam lemak + glikogen 4.Menghasilkan getah pancreas yang mengandung: 1.Terdapat klep ileosekum antara usus halus dan usus besar . Natrium Bikarbonat: menetralkan keasaman isi usus 2.Mensekresikan empedu (mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam pencernaan lemak) . Usus Besar (Kolon/Intestinum Crassum) . Tripsin + kimotripsin: memecah molekul protein 5.Merupakan kelenjar eksokrin (mengahislkan getah pancreas ke usus halus) sekaligus endokrin (menghasilkan hormone insulin dan glucagon) .Coli . Dibawa ke vena bawah selangka  Penyerapan Protein o Diserap sebagai asam amino o oleh kapiler darah usus  hati e. Pankreas .Terdiri dari: o Sekum: usus Buntu + Appendiks + klep empang bauhini o Kolon Asenden: kolon naik o Kolon Transversum: kolon mendatar o Kolon Desenden: kolon turun . Peptidase: menghidrolisis peptide  asam amino 6. Asam Lemak + garam karbonat  sabun (diserap) 2.Defekasi: dorongan untuk membuang air besar di rectum yang disebabkan oleh reflex gastrokolik .

Penyimpanan Fagositis Mengaktifkan vitamin D Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia a. Sistem Pencernaan Hewan Memamah Biak (Ruminansia) a. b. m. Sistem Pencernaan Hewan I. k. j. n. eksresi dan alat kelamin . g. c. d. p. Gastritis: peradangan mukosa lambung Konstipasi: lambatnya pergerakan feses melalui usus besar Pankreasitis: peradangan pankreas Diare: keluarnya feses dalam bentuk encer karena infeksi pada kolon Flatus: masuknya gas-gas dalam saluran pencernaan Kolik: rasa nyeri pada perut karang mengonsumsi makanan rangsangan Malabsorpsi: kelainan kemampuan lambung dan usu untuk menyerap sari makanan Malnutrisi: gangguan kesehatan gizi (kelebihan.o o o II. fermentasi selulosa terjadi di sekum Sistem Pencernaan Burung Mulut  esophagus  tembolok  lambung kelenjar  empedal  usus halus  usus besar  rectum  kloaka Kloaka: muara tiga saluran: pencernaan. Lambung Rumen: tempat pencernaan protein dan polisakarida serta tempat fermentasi selulosa oleh bakteri yang menghasilkan enzim selulase Retikulum: tempat pembentukan bolus (gumpalan-gumpalan makanan kasar) Omasum: tempat bolus bercampur enzim Abomasum: tempat pencernaan oleh enzim Proses pencernaan: Mulut  esophagus  rumen  reticulum  mulut  omasum  abomasum II. palatum mole (langit-langit lunak). ketidakseimbangan gizi) Keracunan Makanan: alergi terhadap makanan atau zat tertentu Peritonitis: infeksi pada rongga perut Apendistis: radang pada apendiks Parotitis: penyakit gondok (radang kelenjar parotis) Sirosis Hati: radang pada hati karena pergantian sel-sel hati dengan jaringan serabut Heart Burn: mengalirnya cairan lambung HCl ke bagian esofagus Ulkus peptikum (tukak Lambung) : kerusakan selaput lender karena faktor-faktor psikosomatis. i. o. kekurangan. velum palastini (bagian tepi) Gigi seri berbentuk kapak yang berfungsi untuk menjepit dan memotong Gigi geraham berbentuk lebar dan datar. e. toksin ataupun kuman-kuman seperti streptococcus Xerostamia: produksi ludah yang amat dikit C. h. Pada kuda dan kelinci. Rongga Mulut (Kavum Oris) Dibentuk oleh tiga atap: palatum durum (langit-langit keras) . l. bergerak menyamping sehingga makanan tergiling M 3 3 P 3 3 C 0 0 I 0 4 I 0 4 C 0 0 P 3 3 M 3 3 b. f.

Sistem Pencernaan Reptil dan Amfibi Mulut  kerongkongan  lambung  usus  kloaka Sistem Pencernaan Ikan Mulut  kerongkongan  lambung  usus  anus Sistem Pencernaan Serangga Mulut  kerongkongan  tembolok  empedal  lambung  Usus besar  rectum  anus Sistem Pencernaan Cacing Tanah Mulut  kerongkongan  tembolok  empedal  usus anus IV. .III. V. VI.