Anda di halaman 1dari 1

5.8.2 Sentralisasi Pusat pengambilan keputusan pada PT.

Indonesia Tamiya Motor adalah pada direktur utama (CEO) yang dibantu oleh manager di tiap-tiap departemen. Baik keputusan besar ataupun keputusan kecil, bisa saja diambil secara langsung oleh Direktur Utama. Keputusan yang diambil oleh direktur utama (CEO) berupa kebijakan yang menyangkut kepentingan-kepentingan dan aktifitas yang ada di perusahaan. Contohnya adalah kebijakan pengembangan sumber daya manusia, tata kelola perusahaan, kesehatan dan keselamatan kerja, lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan, kebijakan gaji pegawai, penjualan saham, maupun ekspor dan impor produk. Pengambilan keputusan dan kebijakan oleh direktur utama adalah pada saat rapat rutin yang biasanya dilakukan di awal dan akhir bulan. Pada awal bulan rapat dilakukan untuk membahas mengenai perencanaan-perencanaan jangka pendek (dalam satu bulan) yang akan dilakukan perusahaan, sedangkan rapat akhir bulan untuk membahas mengenai laporan-laporan hasil kegiatan yang telah dilakukan perusahaan dalam satu bulan dan evaluasinya. Dalam rapat akhir bulan juga diumumkan mengenai laporan perusahaan dalam satu bulan yang kemudian diakhiri dengan kebijakan yang harus diambil. Pengambilan keputusan besar atau kecil tersebut juga bisa diambil melalui Musyawarah Direksi, baik secara formal ataupun informal. Manajer di setiap departemen membantu direktur utama dengan cara memberikan alternatif-alternatif solusi. Karena dalam mengambil kebijakan, direktur tidak mengambil keputusan sepihak. Direktur utama member peluang kepada manajer di tiap departemen untuk memberi masukan mengenai kebijakan yang diambil baru kemudian mengambil keputusan. Dengan tujuan agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar tepat dan didukung oleh bawahannya.