Anda di halaman 1dari 9

Pendahuluan

Latar Belakang Masalah
Latar belakang kelompok kami membuat produk “Glassic” yaitu kacamata yang juga dapat digunakan sebagai headset karena melihat dampak daripada perkembangan gaya hidup manusia di era globalisasi. Jaman kini orang menyukai berbagai produk yang praktis, maka dari itu kami membuat kacamata yang sekarang sering digunakan oleh kaum remaja untuk lebih stylish dan menggabungkan dengan headset yang menjadi tren sekarang ini, hampir pasti jika pergi kemana pun kita menemui orang yang menggunakan headset untuk mendengarkan lagu atau pun untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Kita juga menggunakan bidang IPTEK untuk membantu mewujudkan produk ini. Kita memerlukan Bluetooth sebagai media koneksi antara Glassic dengan music player seperti iPod, iTouch, Walkman atau media komunikasi seperti telepon genggam. Untuk tahun 2012 ini, kami mengirakan produk seperti ini baru dipasarkan di Eropa dan belum masuk pasar Indonesia. Jadi, kami memprediksikan produk ini bisa tumbuh dengan cepat di Indonesia. Ini adalah produk generasi pertama, kami harap untuk kedepannya akan terus dilakukan inovasi agar dapat terus berkembang.

Rumusan Masalah
Bagian ini berisi tahapan-tahapan dalam mendesain Glassic yaitu identifikasi kebutuhan konsumen, penciptaan ide, spesifikasi produk. 1. Identifikasi kebutuhan konsumen    Konsumen menyukai produk yang praktis Konsumen jaman kini menykai produk yang stylish Konsumen sering menggunakan headset sebagai media entertainment dan komunikasi

2. Waktu pengisian baterai: 2. Penciptaan ide Kami mencoba menggabungkan seluruh kebutuhan konsumen dengan bidang IPTEK yang sedang gencar-gencarnya pada masa kini. Kami melihat peluang itu pada kacamata. Jenis Bluetooth: Handsfree. Berat: 52 gram h. Stereo Headset c.5 jam g. dapat digunakan sebagai music player dan headset.0 b. Suhu pemakaian 5 ºC sampai 45 ºC . frame kacamata yang biasanya hanya gagang plastik. 3. Spesifikasi produk a. Ketahanan Baterai: 7 jam f. Frekuensi: 20 Hz – 20000Hz d. Kami membuat produk stylish yang dapat berguna juga sebagai media entertainment dan komunikasi. Jenis Baterai: Li-Ion Polymer e. Spesifikasi Bluetooth: Bluetooth 2.

. 1. spesifikasi Bluetooth memuat protocol stack yang lengkap untuk memastikan berbagai peralatan Bluetooth dapat saling mencari (inquiry). Tinjauan Teoritis Bluetooth Bluetooth merupakan teknologi nirkabel pada pita frekuensi ISM 2. sedangkan generasi kedua memiliki jangkauan hingga 100 m (kategori class 1). Peralatan Bluetooth generasi pertama berkomunikasi dalam jangkauan hingga 10 m (kategori class 2).Batasan Masalah Bagian ini berisi batasan yang kami akan terapkan dalam merancang Glassic. yang secara spesifik digunakan untuk membentuk jaringan skala kecil. 2. mengeksplorasi layanan yang disediakan. Bluetooth protocol stack terdiri dari banyak layer. maka tidakah cukup dengan hanya menspesifikasikan sistem radio. Kami memasarkan produk ini hanya di kota besar. diantaranya: 1. Oleh karena itu. seperti yang diperlihatkan pada gambar berikut. Bluetooth Protocol Stack Agar peralatan-peralatan Bluetooth dari berbagai vendor dapat berkomunikasi satu sama lain. dan berkomunikasi satu sama lain. Kacamata yang digunakan adalah kacamata hitam (sunglasses) bukan kacamata alat bantu penglihatan.45 GHz yang tersedia untuk umum.

dan segmentasi paket. HCI. merupakan layer yang memisahkan perangkat keras dari perangkat lunak dan diimplementasikan sebagian dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. merupakan layer yang berfungsi mengatur koneksi fisik (flow control dan error correction) dan sinkronisasi frequency hopping.        . merupakan layer yang berfungsi untuk melakukan pencarian layanan pada peralatan Bluetooth lain. merupakan layer yang berfungsi mengatur dan mengkonfigurasi koneksi ke peralatan Bluetooth lain (termasuk otentikasi dan enkripsi). L2CAP. SDP. Layer di bawah HCI umumnya diimplementasikan dalam bentuk perangkat keras dan layer di atas HCI umumnya diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak. merupakan layer yang berfungsi melakukan multiplexing. merupakan layer yang berfungsi sebagai antarmuka serial. merupakan layer yang berfungsi menyediakan fasilitas transfer obyek atau file. seperti halnya RS-232. Baseband Link Controller. OBEX. Layer baseband mengatur koneksi Synchronous Connection-Oriented (SCO) untuk audio dan Asynchronous Connectionless (ACL) untuk data. LMP. Bluetooth Radio. reassembly. merupakan layer yang berfungsi melakukan modulasi dan demodulasi data untuk keperluan komunikasi. RFCOMM.

Topologi jaringan Bluetooth diperlihatkan pada gambar berikut.28 detik untuk menerima pesan inquiry . merupakan layer yang digunakan untuk mengontrol telepon atau modem.   2. Sedangkan kumpulan beberapa piconet akan membentuk jaringan yang lebih besar. Mode Operasi Bluetooth Peralatan Bluetooth dapat beroperasi dalam beberapa mode. Sebelum terjadinya koneksi. IP. 3. sedangkan peralatan yang mencari keberadaan master dan mengeksplorasi layanan yang disediakan master dinamakan slave. Topologi Jaringan Bluetooth Topologi jaringan Bluetooth yang terkecil dinamakan piconet di mana hanya ada sebuah peralatan yang berperan sebagai master (server). merupakan layer-layer yang digunakan untuk keperluan koneksi ke Internet. semua peralatan berada pada mode standby. UDP. AT Command. merupakan layer yang berfungsi menyediakan call control signalling untuk panggilan suara dan data antara peralatan Bluetooth. sedangkan yang lain berfungsi sebagai slave (client). WAP. PPP. yang akan selalu siaga setiap 1. Sebuah peralatan berfungsi sebagai master bila peralatan tersebut menginisiasi komunikasi dan mendaftarkan layanan aplikasi sehingga dapat dieksplorasi oleh peralatan lainnya. yang dinamakan scatternet. TCS. TCP.

Koneksi ke peralatan yang dituju dilakukan pada mode page. tetapi tetap mempertahankan sinkronisasi dengan kanal komunikasi. peralatan dapat melakukan hal lain. tersedia beberapa mode operasi. aktivitas peralatan berkurang di mana transmisi data hanya dapat terjadi pada time slot tertentu. dan park. Pada mode hold. . Kedua informasi ini disediakan pada proses inquiring. Pada mode sniff. peralatan tidak berpartisipasi dalam piconet. Ketika proses paging dilakukan. di mana mode inquiry diperlukan jika alamat tujuan tidak diketahui.atau page. seperti paging dan inquiring. Pada mode ini. Pada mode active. yaitu active. Sedangkan pada mode park. hold. Setelah peralatan-peralatan terkoneksi. aktivitas peralatan lebih rendah dibanding ketika berada pada mode sniff. Mode operasi Bluetooth diperlihatkan pada gambar berikut. Hal ini dimaksudkan agar peralatan suatu saat dapat berpartisipasi kembali dalam piconet tanpa harus melakukan proses koneksi. sniff. peralatan yang bersangkutan harus mengetahui alamat dan system clock peralatan tujuan guna menentukan access code paket data. peralatan secara aktif berpartisipasi dalam kanal komunikasi.

kacamata hitam digunakan tujuan penyamaran. Bagi penggunannya memang sangat rumit karena ada kabel headsetnya yang selalu tersambung dari ponsel ke telinga. Orang memakai kacamata hitam untuk tujuan yang tidak berdandan tetapi pelindungan mata. mikrokandar (microdrive). PMP) adalah peranti elektronik konsumen yang dapat menyimpan dan memutar media digital. atau memori kilat (flash memory). . Di dalam banyak kasus. Selain itu. Data umumnya disimpan dalam cakram keras. pendakian gunung atau penyakit mata. Wireless Headset Headset memang sangat diperlukan bagi pengguna ponsel dimana kegunannya selain untuk mendengarkan lagu juga bisa digunakan mencegah terkena radiasi saat menerima telepon dari ponsel tersebut. Portable Media Player Pemutar media portabel (portable media player.Kacamata hitam Kacamata hitam (Sunglasses) salah satu kacamata pelindungan untuk melindungi mata dari sinar matahari. Pada abad ke-21. kacamata hitam digunakan untuk ski. Peranti elektronik lain seperti pemutar audio digital (DAP. digital audio player) atau telepon genggam kadang dimasukkan dalam kategori ini jika memiliki kemampuan untuk memutar media. Perbandingan untuk melindung sinar ultra violet atau sinar infra merah berbeda mendasarkan jenis kacamata hitam. pengaruh buruk sinar ultra violet dikenal dengan luas.

Semarang. Hal tersebut karena kami melihat di kota-kota tersebut terdapat permintaan yang cukup signifikan. dan mikrofon noise – canceling mampu mengurangi kebisingan latar belakang. produk kami mempunyai tipe yang ditujukan untuk pria dan tipe yang dapat digunakan untuk wanita. .Wireless Headset memberikan jarak 10 meter jangkauan nirkabel. Segmentasi menurut demografi Tingkat usia: 12-35 tahun Untuk manusia yang berumur 12-35 tahun umumnya masih mementingkan penampilan. Segmentasi Pasar Segmentasi geografi Kami memilih untuk menjual produk kami di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta. wireless Headset telah mendukung laser – tuned driver untuk menghasilkan suara stereo yang kaya dan meminimalkan distorsi. dan Surabaya. Bandung. Mereka akan cenderung berpenampilan setrendy dan stylish mungkin. Jenis Kelamin: Pria dan Wanita Untuk jenis kelamin.

. karena kelompok tersebut mengambil tempat utama dan terbanyak sebagai peminat produk kami ini. Harga tersebut untuk sebuah kacamata dapat dikatakan mahal.250. Maka dari itu kelas sosial untuk produk ini adalah golongan menengah ke atas.000. Targeting Pasar Untuk targeting kami memilih untuk konsentrasi di tingkat usia 12 tahun sampai 35 tahun.Segmentasi menurut psikografi Kelas sosial: Menengah ke Atas Umumnya produk kami berharga sekitar Rp 1.