Anda di halaman 1dari 6

Karakterisasi Varietas Unggul Bunga Mawar Potong Pergiwo dan Pergiwati

Charaterization of Superior Rose Varieties of Pergiwo and Pergiwati
Titiek Purbiati, Yuniarti1 , Darliah2, N.S. Samayanti dan Diah Sulistyowati3 ABSTRACT

main varieties of Rose for cutting flower which cultured a lot at Batu- East Java on the agroecological zones of II Bx have been released as the national superior variety namely Pergiwo with deep red flower and Pergiwati with pink colour. The two varieties were introduced from Netherlands and growers starting culturing since 1990. Pergiwo can be cultured without shading, flowering continuously and has high yield stability. This red rose flower have more than 2o of petals, medium-long of sticks (>40 cm), long live of 7-8 days and it has uneasily flower petal dropped, but it is susceptible to stem cancer disease. Pergiwati has similar caracters as Pergiwo except in shorter long live of 6-7 days. Keywords: Rose, cut flower, variety released, and description.

Two

PENDAHULUAN Mawar merupakan tanaman tahunan yang termasuk genus Rosa dan kelas Dicolylodonae. Tanaman ini merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang popular dan sudah sejak lama dibudidayakan serta diusahakan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Berdasarkan kegunaannya bunga mawar dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok antara lain: mawar tabur yang biasa disuling karena diambil minyak atsirinya, bunga hias atau bunga potong dan mawar pot atau mawar taman. Bunga mawar sebagai bunga potong umumnya ditanam di ekoregion dataran tinggi. Di Jawa Timur petani ekoregion dataran tinggi lahan kering di wilayah Batu banyak yang mengusahakan bunga mawar potong hasil introduksi sejak tahun 1990 terutama di daerah Gunungsari, Punten dan Pujon serta luasannya kurang lebih 30 Ha. Luas areal ini terlihat bertambah dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 10 sampai 15 Ha. Pertambahan areal tersebut sebagai akibat banyaknya petani sayur yang beralih komoditi untuk menanam bunga mawar potong setelah krismon tahun 1999, disamping itu permintaan pasar untuk bunga mawar

yang stabil. Berdasarkan data dari Diperta Kabupaten Malang tahun 2000 dengan luas panen 17.307 m2 hasil produksi bunga sekitar 94.149 tangkai selama musim kemarau (Anonim, 2000). Jenis bunga mawar potong ini telah dilepas dengan nama varietas Pergiwo untuk yang berbungan merah tua dan Pergiwati untuk yang bernama merah muda (Purbiati dkk, 2001). Menurut Effendi (1994), dari hasil survey yang dilakukan menyatakan bahwa dalam kegiatan perdagangan bunga potong, ternyata mawar memberikan peringkat pertama yang terjual setiap hari. Bunga mawar potong asal dari daerah Batu telah menembus pasar Jawa Timur yaitu kota Malang, Madiun, Kediri dan Surabaya, sedangkan di luar propinsi Jawa Timur antara lain Bali (Denpasar), Jawa Tengah (Semarang), Kaltim (balikpapan) dan Sulawesi Selatan (Makasar) (Purbiati dkk, 2001). Jika dilihat dari porsi penjualan di tingkat kios bunga, maka bunga mamawar potong yang berasal dari daerah Batu menduduki urutan kedua setelah bunga sedap malam untuk wilayah Bali sedangkan di Surabaya menduduki urutan pertama, serta rata-rata serapan pasar mencapai 8000-12.000 tangkai per hari (Purbiati dkk, 2002). Walaupun banyak jenis mawar potong lain yang dijual di kios-kios bunga misalkan jenis-jenis mawar

BPTP Malang; Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung 3 Dinas Perrtanian Propinsi Tk.I Jawa Timur
1 2

Agrosains 6(2): 64-69, 2004

agak tebal.. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengujian yang dilakukan di Punten dan Pujon untuk varietas Pergiwo dan Pergiwati menunjukkan bahwa untuk semua parameter yang diamati tidak ada perbedaan (tabel 1).45 cm) dan Pendek (panjang tangkai 25 35 cm) (Herlina dkk.. Panjang tangkai bunga mawar dikelompokkan antara lain Ekstra Super (panjang tangkai > 65 cm). resistensi terhadap hama penyakit yang sama dan true to type. bermahkota bunga indah.. diambil mata tempelnya untuk kemudian diokulasikan pada batang bawah mawar liar yang dijadikan bibit melalui perbanyakan tanaman secara vegetatif.65 cm). hijau..S. Pengendalian hama penyakit dengan pestisida Omate dan Benlate sesuai dosis anjuran. Mawar yang diitroduksi kemudian dilakukan seleksi tujuannya untuk menentukan kegunaan bunga mawar tersebut. kontinuitas produksinya stabil. bunga mawar tersebut memiliki mahkota bunga yang indah jika dipakai sebagai hiasan. jumlah petal bunga berkisar 25-35. Dari hasil wawancara dengan petani yang mengembangkan. tanamannya tahan terhadap penyakit kanker batang dan dapat ditanam tanpa naungan. jumlah petal berkisar 27-40. kualitas. mudah ditanam tanpa naungan dan dapat dipanen secara terus-menerus (tidak tergantung musim) Ditinjau dari segi pemasaran ternyata minat konsumen cukup tinggi terhadap kedua jenis bunga tersebut terutama untuk kota-kota besar karena untuk kebutuhan hotel. 1999). sedikit besar. produksi bunga per tanaman/bulan sekitar 3-5 tangkai. Kedua jenis bunga yang ditanam di daerah Batu tersebut. Dari segi kualitas bunga terutama untuk petal bunga dan panjang tangkai bunga relatif sama. Jadi untuk varietas Pergiwo dan Pergiwati termasuk yang mempunyai tangkai bunga panjang dan medium.. Medium (panjang tangkai 35 .. Samayanti dan Diah Sulistyowa- 65 . Panjang (panjang tangkai 45 ./bulan sekitar 3-6 tangkai dan dapat ditanam tanpa naungan. Pengujian dan observasi Mawar untuk jenis bunga potong diuji daya hasil dan kualitasnya.. Karakterisasi Varietas Unggul Bunga Mawar Potong . dan SP-36 160 kg/ha. Tanaman yang telah terseleksi untuk dijadikan pohon induk. Jadi tiap satu individu tanaman mawar tiap satu varietas akan memiliki potensi hasil.impor yang mempunyai warna bunga kuning. penyiangan setiap 2 minggu sekali dan penyiraman sesauai kebutuhan. Pembiakan secara vegetatif akan penyebabkan semua individu dalam populasi satu varietaas memiliki genotipe yang sama. Pupuk yang diberikan antara lain pupuk kandang dengan dosis 15 ton/ha. catering. ternyata telah mempunyai tempat selera konsumen penggemar bunga mawar. Seleksi Dalam pemuliaan tanaman mawar. Varietas Pergiwo rata-rata mempunyai petal bunga anatra 35 sampai 37 sedangkan varietas Pergiwati berpetal bunga antara 30 sampai 32. Seleksi dilakukan dari 5 petani bunga mawar po- tong pada lokasi yang lahanya berbeda dan terpilih satu petani di Gunugsari Batu yang memiliki tanaman induk dengan criteria tanamannya lebih vigor. N. lama peragaan bunga (vase life) sekitar 7-8 hari.. petalnya kompak dan tidak mudah rontok serta lama peragaan bunga yang cukup lama. Punten dan Pujon adalah introduksi dari Belanda. Ukuran petak yang digunakan adalah 1 m x 2 m yang berisi 20 populasi tanaman dan penanaman dengan jarak tanam 20 cm x 40 cm. seleksi dan hibridisasi (Darliah dkk. Yuniarti . Petani menanam sekitar tahun 1990 dengan bunga berwarna merah tua dan merah muda yang diokulasi pada mawar liar atau mawar pagar sebagai batang bawahnya. (Titiek P.. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan ulangan 6 kali. Darliah.. memiliki petal bunga yang kompak. Pengujian dilakukan pada tahun 1999. pembentukan kultivar unggul ditempuh dengan melakukan manipilasi variabilitas genetic melalui kegiatan-kegiatan seperti introduksi. kwalitaas bunga bagus (panjang tangkai bunga. 1994). lama peragaan bunga (vase life) sekitar 6-7 hari. produksi bunga per tanaman. Untuk yang berwarna merah muda memiliki petal bunga yang kompak... Tanaman mawar yang digunakan untuk percobaan adalah merupakan bibit hasil okulasi mata berkayu dengan batang bawah mawar liar. tahan pengiriman jarak jauh.. Mahkota bunga atau petal bunga adalah merupakan bagian dari perhiasan bunga. tahan pengiriman jarak jauh. sedikit mengkilat. putih dsb. diameter bunga. Super (panjang tangkai 55 . tahan rontok. bermahkota bunga indah. Ciri-ciri yang penting dari varietaas yang ditanam petani di Batu tersebut keunggulannya adalah mawar yang berwarna merah tua bagian pinggir petal sedikit kehitaman. Dari hasil seleksi ternyata mawar yang diintroduksi tersebut cocok untuk bunga potong. jumlah petal bunga. ketebalan petal bunga dan lama peragaan bunga). khususnya untuk mawar potong di grade berdasakan panjang tangkainya Pergiwo memiliki panjang tangkai bunga > 40 cm demikian juga untuk Pergiwati memiliki panjang tangkai bunga > 40 cm. tetapi tidak mempengaruhi petani di daerah Batu untuk mengusahakan jenis bunga yang berwarna merah tua dan merah muda... pengujian dilakukan di Punten dengan ketinggian tempat 900 m dpl dan Pujon dengan tinggi tempat 1000 m dpl. oranye.. sedikit kaku.. BAHAN DAN METODE Silsilah Asal varietas Bunga mawar potong yang ditanam petani Batu terutama di daerah Gunungsari. Urea 50 kg/ha.55 cm).. perias dan rumah sakit. tahan rontok.

77-2. 1974).84-9. Pergiwati Warna bunga merah muda. Waktu berbunga terus menerus (tidak tergantung musim). sedangkan yang meiliki lebihbesar dan sama dengan 20 helai termasuk yang berbunga ganda (Crockett. Hasil pengujian bunga mawar potong varietas Pergiwo dan Pergiwatidi lokasi Pujon dan Punten Menurut Darliah dkk. Perminataan pasar sangat meningkat pada saat Valentine’s day. Jika digunakan sebagai rangkaian umumnya dikombinasikan dengan BT merah tua.99 cm. Permintaan bunga mawar sangat meningkat selain hari besar Nasional. Kenggulan varietas Pergiwo Warna bunga merah tua. Tahun baru. Sedangkan untuk hari-hari biasa bunga mawar potong untuk memenuhi hotel. acara wisuda. Tanaman kurang tahan terhadap penyakit kanker batang. pesat pernikahan. panjang tangkai total 33-96 cm. Bunga mawar yang memiliki petal kurang dari 20 helai termasuk mawar yang berbunga tipe tunggal. tahan rontok dan lama peragaan cukup (7-8 hari). 1999). Tahun baru. hari Natal. hari Raya. jumlah duri per ruas lebih sedikit dibandingkan BT merah tua. jumlah mahkota bunga 3144 helai.01 cm. (1999) bunga mawar yang memiliki jumlah petal banyak dan kompak serta tersusun rapat akan menampilkan bunga yang menarik. Agrosains 6(2): 64-69. Dengan kriteria tersebut maka Pergiwo dan Pergiwati termasuk tipe yang berbunga ganda jkarena meiliki jumlah petal yang lebih banyak dari 20 helai. 2004 . Konsumen penggemar bunga lebih menyukai warna merah tua. klon tersebut berasal dari persilangan antara Rosa Hybrida kultivar Chrry Brandy dengan Queen Elizabeth. Lily putih. panjang tangkai bunga (neck length) 5. Jika digunakan sebagai bunga rangkaian mudah dikombinasikan dengan bunga lain yang berwarna netral misalkan dengan bunga sedap malam. maka 75 %nya meilih warna merah tua sedangkan 25 % meilih warna merah muda. petal sedikit kaku memiliki jumlah petal > 20. anggrek. petal bunga agak lebar dan jumlah petal lebih dari 20 helai. Tanaman tahan terhadap penyakit kanker batang. diameter kuncup 1. krisan dsb. Keunggulan varietas-varietas yang telah dilepas Varietas mawar yang berpotensi sebagai bunga potong ada yang telah dilepas yaitu pada tahun 1999 (Darliah dkk. produksi stabil dan dapat ditanam tanpa naungan. catering maupun rumah bersalin. catering maupun rumah bersalin. diameter bunga mekar 8. dar 10 pedagang bunga mengatakan bahwa 100 % muda-mudiyang merayakan hari Valentine. hari Raya. Untuk harihari biasa bunga mawar potong untuk memenuhi hotel. tahan rontok dan lama peragaan cukup (6-7 hari).85-2. Waktu berbunga terus menerus (tidak tergantung musim).65-7. acara wisuda juga pada saat Valentine’s day.54 cm. pesta pernikahan.4.Tabel 1. Hasil survey di kios-kios pasar bunga di Surabaya dan Malang. pompom. selain hari besar Nasional. Sebagai pembanding dengan yang akan diusulkan maka ciri-ciri keunggulan dari varietas bunga mawar potong yang telah dilepas adalah sebagai berikut: bunga berwarna merah muda (light pink/red purple group 65 D) jumlah bunga yang dihasilkan per tanaman per bulan rata-rata 1. bentuk tipe bunga tganda (double). hari Natal. produksi stabil dan dapat ditanam tanpa naungan.

2.2 %. karena proses terbentuknya bunga yang lebih dominan adalah suhu dingin. sedangkan varietas Pergiwati intensitasnya 30-40 % dari 10 tanaman yang diamati sehingga diklasifikasikan tidak tahan terhadap penyakit kanker batang.Daerah Adaptasi dan Cara Budidaya Tanaman mawar untuk bunga potong adalah tanaman subtropik dan beradaptasi pada daerah dengan agroklimat ekoregion dataran tinggi dengan tinggi tempat > 700 m dpl serta ditanam di lahan kering. Pemangkasan. Gejala serangan kutu daun pada tanaman bunga mawar tidak tampak jelas seperti daun cabai yaitu daun mengecil. dilakukan pengolahan tanah. Cara budidaya bunga mawar potong meliputi: Pembibitan... Pengendalian. Bunga mawar potong di daerah Batu dan Pujon ditanam pada Zona II bx dan ketinmggian tempat 1100 m dpl (Desa Gunungsari Batu) dan 1000 m dpl (Desa Ngabab Pujon). Kutu daun persik: Aphids sp.. Pasuruhan. pengendalian hama penyakit seoptimal mungkin terutama untuk hama sejenis cabuk merah. cara penyerangannya adalah dengan mengisap cairan sel daun. Hama tungau merah: Tetranychus sp. thrips. Pemupukan.. pH tanah 5. Cara pengendalian dengan pestisida/fungisida dan memasang alat perangkap kuning. N.. tungau menyerang bagian atas dan bawah daun tanaman bunga mawar dengan cara mengisap cairan zat hijau daun. Pemangkasan pemeliharaan adalah memangkas tunas-tunas ytang kering atau cabang-cabang tidak produktif. Fungisida yang digunakan petani bunga mawar potong di Gunungsari Batu adalah Anvil dan Dithane dengan dosis aplikasi 1. Penanaman dengan jarak tanah 20 cm x 40 cm..5-7 dan tekstur tanah lempung berdebu.. Darliah. Karakterisasi Varietas Unggul Bunga Mawar Potong . Penyakit kanker batang (belum diidentifikasi). Untuk wilayah Jawa Timur daerah yang berpotensi untuk pengembangan tanaman bunga mawar potong adalah Kabupaten Magetan.. dan ulat serta penyakit tepung dan kanker batang. Populasi tungan yang dijumpai pada varietas Pergiwo antara 0-9 per daun dengan rata-rata intensitas serangan 14 %. pada umur 2-4 minggu tali okulasi dibuka.. dengan demikian kedua varietas termasuk kategori tahan terhadap serangan kutu aphids.. sedangkian Pergiwati diklasifikasikan tahan dengan rata-rata scoring sekitar 7 %. sebelum dilakukan penanaman diberi pupuk kandang atau organic yang cukup dengan dosis kurang lebih 20-30 ton/ha. Intensitas serangan penyakit tepung dapat berkisar antara 50% jika tanaman tidak dikendalikan dengan fungisida.. Pupuk buatan yang diberikan adalah Urea dengan dosis 100 kg/ha.. Tanah yang dikehendaki untuk tanaman mawar sebagai bunga potong adalah tingkat kesuburan sedang sampai subur dan C/N ratio antara 7-7. Gejala serangan adalah membentuk benjolan-benjolan yang cukup besar. sedangkan pada Pergiwati berkisar antara 0-14 per daun dengan ratarata intensitas serangan 10 %.. 3. Varietas pergiwo bias diklasifikasikan termasuk tahan dengan rata-rata scoring sekitar 18 %/daun/tanaman.. Dari hasil tersebut maka untuk Pergiwo dan Pergiwati diklasifikasikan tahan terhadap serangan tungau. Berdasarkan hasil pengamatan pada tanaman maka hama penyakit yang menyerang pada tanaman varietas pergiwo dan Pergiwati adalah: 1. Penyakit tepung: Oidium sp.S. mengkerut dan mengeriting (leaf roll). Waktu aplikasi diutamakan 3 bulan sebelum perminataan bungna meningkat. (Titiek P.. Populasi kutuyang menyerang daun mawar sekitar 0-8 ekor per daun untuk Pergiwo dan sekitar 0-10 ekor per daun untuk Pergiwati dengan intensitas serangan ringan sekitar 2 % untuk Pergiwo dan 20 % untuk pergiwati. Cara okulasi Penanaman. Pestisida yang digunakan untuk mengendalikan hama tersebut adalah Buldog dan Omite dengan dosis 0. Mojokerto. penyakit tepung merupakan obligat parasit yang menyerang daun ketika daun masih muda dan menempel pada bagian permukaan atas daun dengan gejala bercak-bercak berwarna putih. Suhu yang diperlukan berkisar 15 – 25 oC.. Yuniarti . Malang dan Lumajang. dan SP-36 dengan dosis 325 kg/ha. Probolinggo.. aphids. kemudian dibuat guludan-guludan. Wilayah potensi untuk daerah pengembangannya adalah daerah-daerah yang mempunyai zona II bx yaitu daerah pada ketinggian tempat > 700 m dpl dengan rejim suhu sejuk dan rejim kelembabab lembab. cabuk putih. Samayanti dan Diah Sulistyowa- 67 . Dari hasil pangkasan atau ranting yang dilengkungkan akan tumbuh tunas-tunas baru yang kemudian dipilih tunas yang vigor untuk diproduksikan.5-2 %. kutu daun hidup berkoloni dan habitatnya berada pada permukaan daun mawar bagian bawah.dapat dilakukan langsung di lapang atau di pot polibag kemudian dipindah tanah ke lapang. jika serangan hebat daun menjadi hijau putih keperakan. Apabila serangan kanker batang sampai pada bagian batang bawah mawar tersebut maka tanaman akan mati. tunas pertama yang tumbuh tidak diproduksikan dahulu tetapi dilakukan pangkas atau dilengkung untuk modal pembentukan tajuk atau pembentukan tunas baru. dilakukan okulasi pada batang bawah jenis mawar liar atau pagar dan umur batang bawah lebih kurang 4 bulan. penyakit ini menyerang batang tanaman terutama pada daerah sekitar bekas pangkasan bunga.. Apabila serangan hebat daun menjadi layu yang menyebabkan daun kering tetapi tidak mematikan tanaman. Pada varietas Pergiwo intesnsitas yang terserang sekitar 60-70 % dari 10 tanaman yang diamati sehingga diklasifikasikan varietas tersebut rentan terhadap penyakit kanker batang.

Deskripsi mawar varietas Pergiwo dan Pergiwati Agrosains 6(2): 64-69.Tabel 2. 2004 .

Danakusuma dan T. P:16 Purbiati T. Dinas Pertanian Perop.. Samayanti dan Diah Sulistyowa- 69 . Time Life book.. 1974. P. W.. Pros. Timur pada Zona Agroekologi II Bx serta produksi rata-rata per hari sekitar 50. Suryadi. 160 p Darliah. N.. 1994.. Untuk cara packing adalah dengan dibungkus kertas Koran atau semen kemudian dimasukkan dalam karton. A. dengan cara dileb terutama pada musim kemarau dan dilakukan 1 minggu 3 kali. Danakusuma. Crockett. yang dibudidayakan dan diusahakan petani di daerah Batu Jawa 2. J. T... 4. Roses. (?) Standarisasi bunga mawar potong.. 1999.Batu pada ketinggian 1100 m dpl. C..Pengairan. U. Grading dengan ratarata panjang tangkai bunga > 40 cm. Badriah dan T.. Retnaningtyas. Sulistyowati. Samayanti. 1999. Hort. Usulan pelepasan varietas mawar Bt. C91012-5 dan C. 89001-1. Bunga potong mawar varietas Pergiso dan Pergiwati yang telah dilepas tahun 2002. Jawa Timur dan BPTP-Jawa Timur (belum dipublikasikan). Laporan Tahunan Dinas Pertanian Kabupaten Malang tahun 2000... D. O. Lap. Malang 8-9 November.R.D. Pengkajian SUT bunga mawar potong spesifik lokasi lahan kering ekoregion dataran tinggi. Darliah. Varietas pergiwo dan Pergiwati memiliki keunggulan sesaui karakter sebagi bunga potong tetapi varietas Pergiwo mempunyai kelemahan rentan DAFTAR PUTAKA Anonim. Hasil Pengkajian BPTP Jawa Timur tahun 2001 (belum dipublikasikan) Purbiati T. S. Atmini. Yuniarti.. Panen. Yuniarti . S. E. Pengkajian SUT bunga mawar potong ekoregion datran tinggi.91012-5.E. 89002-7. A.. 2001. J. 2002. Balithi (belum dipublikasi-kan) Effendi K. Usulan pelepasan varietas mawar Balithi C. Tan Hias 2 (2): 1-17 Herlina D.S. Hortikultura Nasional. panen bunga dilakukan setiap minggu 3 kali dengan criteria mekar 2 petal.. Retnaningtyas. Merah tua dan Bt Merah muda. 2000. Darliah. Tataniga dan perilaku konsumen bunga potong. Simp..S. Bull. N. Penel.. Penghilangan duri dan daun sebelum dilakukan grading. Endarto dan E. Sebelum dipacking setiap ikatan bunga direndam air dalam ember plastik. T. KESIMPULAN 1. Tanaman induk kedua varietas tersebut terdapat di desa Gunungsar . Karakterisasi Varietas Unggul Bunga Mawar Potong . Suryadi. D. 3. Prahardini dan Sarwono.000 tangkai Varietas Pergiwo dan pergiwati adalah hasil introduksi dari Belanda dan mulai banyak ditanam petani sejak tahun 1990 serta berpotensi sebagai bunga potong. Handayani. Lap.. Sutarter. (Titiek P. 9 (3):208-211 Darliah. Evaluasi Sifat-sifat kuantitatif dan kualitatif delapan klon bunga mawar potong. Sutarter. 2003. Hasil Pengkajian BPTP Jawa Timur tahun 2002 (belum dipublikasikan) Purbiati T. Wuryaningsih dan C.