Anda di halaman 1dari 7

Membincang SMS marah : sebagai lokusi, ilokusi dan perlokusi.

N Rohmah Maidasari (0806281) Kependidikan B Universitas Pendidikan Indonesia

Abstrak Tidak tutur merupakan tindakan yang diwujudkan oleh penutur. Secara pragmatis setidak-tidaknya ada tiga jenis tindak tutur, yakni tindak lokusi (locutionary act), tindak ilokusi (ilocutionary act) dan tindak perlokusi (perlocutionary act). Teori pragmatik ini berisi sejumlah petunjuk dalam memahami fungsi tindak tutur yang dituturkan penutur ke mitra tutur. Teori-teori tersebut diterapkan dalam situasi tutur yang sering terjadi dalam keseharian yaitu tuturan dalam SMS atau layanan pesan singkat yang menyatakan kemarahan. Target penelitian ini umumya merupakan masyarakat luas, namun khususnya bagi masyarakat atau kelompok pemerhati bahasa. Objek SMS dipilih karena dekat dengan keseharian banyak orang. Hal ini akan menjadi ide segar, apalagi dalam pembelajaran bahasa.

Kata Kunci : SMS marah, pragmatik, lokusi, ilokusi, perlokusi.

Pendahuluan SMS (Short Message Service) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai layanan pesan singkat telah digunakan hampir seluruh penduduk di dunia sebagai media komunikasi. Hal ini dikarenakan media ini cukup praktis dan efisien. Berbagai tuturan yang singkat, padat dan jelas dapat disampaikan melalui SMS. Tentunya tuturan yang dimaksud adalah tuturan tulis, yang kini penggunaannya setara dengan tuturan lisan. Sama halnya dengan tuturan lisan, tuturan tulis pun dapat bermuatan berbagai tujuan tuturan. Baik tujuan tuturan yang menyatakan senang, tidak senang bahkan marah. Hal ini dapat diartikan bahwa dalam SMS pun dapat disampaikan berbagai tujuan tuturan, salah satunya tujuan tuturan yang menunjukkan kemarahan. Selanjutnya kita akan menyebut sms yang menunjukkan kemarahan dengan SMS marah. SMS marah ini merupakan topik yang saya angkat dalam penelitian kecil saya. Seperti disinggung di atas, SMS marah merupakan pesan singkat yang menunjukkan tuturan marah dari penutur ke mitra tutur. SMS marah yang dikirimkan dapat berfungsi hanya sebagai informasi kemarahan atau bahkan dapat berlanjut menjadi tindakan yang akan dilakukan penutur maupun mitra tutur.

Tujuan utama tentunya mengkaji makna ekstralingual yang terdapat dalam tuturan SMS marah. tuturan yang memiliki fungsi tanpa memaksudkan tuturan itu memiliki akibat. Yule (1996) dalam bukunya yang berjudul „Pragmatics‟ menyatakan bahwa pada suatu saat. Tindak tutur ilokusi terikat konteks. tuturan yang diutarakan seseorang dan seringkali mempunyai daya pengaruh (perlocutionary force) atau efek bagi pendengarnya. tindakan yang ditampilkan dengan menghasilkan suatu tuturan akan mengandung 3 tindak yang saling berhubungan. Kemudian ilokusi. . Tujuan lainnya dalam penelitian ini yaitu untuk menambah literatur atau aspek kajian dalam penelitian bahasa. Apakah tindak tutur dalam SMS marah berfungsi sebagai tindak tutur lokusi. Tindak ilokusi disebut juga sebagai The Act of Doing Something. Tujuan lebih luasnya kita akan mengetahui implikasinya bagi pembelajaran bahasa. SMS marah pun merupakan tuturan yang terjadi dalam keseharian. tindak tutur yang ditampilkan melalui penekanan komunikatif suatu tuturan. serta dapat juga dipergunakan untuk melakukan sesuatu. Teori ini sering melekat pada tuturan yang terjadi dalam keseharian. Topik ini diteliti tentunya dengan berbagai tujuan. Kemudian dimensi yang ketiga yaitu perlokusi. karena menurut saya cukup menarik dan mudah. ilokusi atau bahkan perlokusi? Landasan Teori Dalam menganalisis objek penelitian yang berupa SMS marah. Wijana (1996). Tuturan yang disampaikan melalui sms pun beragam maksud atau tujuan tuturannya yang dapat dikaji. sehingga cocok untuk diteliti apakah tergolong lokusi. SMS merupakan media atau saluran komunikasi yang sering digunakan dalam keseharian. ilokusi dan perlokusi. ilokusi atau bahkan perlokusi. Yang terakhir perlokusi. Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu fungsi atau imbas dari SMS marah. saya akan menggunakan teori lokusi. Tindak tutur lokusi dianggap tindak tutur yang relatif mudah untuk diidentifikasi karena pengidentifikasiannnya cenderung tanpa menyertakan konteks. khususnya pembelajaran di wilayah pragmatik. Dimensi yang kedua yaitu Ilokusi. menurut Wijana merupakan tuturan yang fungsinya mengatakan atau menginformasikan sesuatu. yang merupakan tindak dasar tuturan atau menghasilkan suatu ungkapan linguistik yang bermakna. dapat dikatakan merupakan bagian sentral untuk memahami tindak tutur. Di samping itu penelitian melalui tuturan sms pun belum banyak dilakukan. menyatakan bahwa lokusi merupakan tindak tutur untuk menyatakan sesuatu (The Act of Saying Something). Yang pertama adalah tindak lokusi.Saya memilih topik SMS marah ini.

Data tersebut saya dapatkan dari sumbernya secara langsung. dan situasi tertentu. dan akhirnya keenam orang tersebut yang memiliki sms marah . tentunya diperlukan data-data untuk diteliti. namun telah dipengaruhi bahasa lain dalam tuturan SMS yang digunakan. tidak ingin disebutkan nama atau identitas jelasnya. Sumber data yang saya dapatkan dari lima orang yang latar belakangnya mahasiswa serta satu orang yang sudah bekerja.Peristiwa tutur adalah terjadinya atau berlangsungnya interaksi linguistik dalam satu bentuk ujaran atau lebih yang melibatkan dua pihak yaitu penutur dan lawan tutur dengan satu pokok tuturan di dalam waktu. Saya meng-SMS orangorang untuk menanyakan apakah mereka memiliki SMS marah. Keenam orang tersebut berasal dari suku bangsa yang sama. Tindak tutur ini juga bersifat informasi dan tidak menuntut partisipan melakukan tindakan. Rata-rata setiap orang mengirim sms marah yang mereka miliki . karena tuturan yang disampaikan secara bahasa kurang santun atau cukup kasar. Metodologi Untuk mengadakan penelitian. Austin (1962) membedakan tiga jenis tindak tutur. Mereka mengirim sms marah yang mereka miliki ke telepon telepon selular saya. tahun). dan perlokusi merupakan tuturan yang memiliki daya pengaruh. Keenam orang yang diteliti tersebut.. Dalam peristiwa tutur tentunya ada tindak tutur. Empat mahasiswa berjenis kelamin perempuan (masing-masing usianya 20 tahun) dan seorang berjenis kelamin laki-laki (20 tahun). 2) Tindak tutur ilokusi Tindak tutur ilokusi adalah tindak tutur yang diidentifikasikan dengan kalimat performatif yang eksplisit. 3) Tindak tutur perlokusi Tuturan yang diucapkan seorang penutur sering memiliki efek atau daya pengaruh (perlocutinary force). Seorang yang sudah bekerja berjenis kelamin laki-laki (2. Efek yang dihasilkan dengan mengujarkan sesuatu itulah yang oleh Austin (1962 : 101) dinamakan tindak perlokusi. yaitu suku sunda. lokusi merupakan tuturan informasi. ilokusi tindakan untuk menyatakan perkatan dengan eksplisit. Berlandaskan pendapat-pendapat para ahli di atas dapat dikatakan bahwa. antara lain : 1) Tindak tutur lokusi Tindak tutur lokusi adalah tindak tutur yang menyatakan sesuatu dalam arti “berkata” atau tindak tutur dalam bentuk kalimat yang bermakna dan dapat dipahami. tempat.

Hasil kesimpulan saya akan menjadi temuan yaitu pemahaman mengenai makna ekstralingual dalam SMS marah. Kemudian setelah saya menganalisis data. Lelet banget sih gitu doang. Data 002 Konteks : SMS marah untuk pacarnya. Saya akan meneliti apakah SMS marah berupa lokusi. SMS marah merupakan sms yang menyatakan atau menunjukkan kemarahan seseorang. Saya analisis menggunakan teori dalam pragmatik. ilokusi atau perlokusi. SMS marah (Data 001) di atas. data-data yang akan diteliti adalah SMS marah. Meski tuturan yang dilontarkan cukup frontal dan berkonotasi negatif. SMS : Bales atuh. Gak punya otak ya lo. yaitu teori tindak tutur lokusi. Goblog. adalah sebuah lokusi. Lagi ngapain sih kamu? Meni . 2.data yang saya temukan akan saya paparkan sebagai berikut. Teori tersebut akan mengantarkan kita untuk memahami makna ekstralingual yang terdapat dalam SMS marah.lebih dari dari satu. Data. gue udah bela-belain naek angkot kesini. Isi Seperti telah disinggung di awal. tuturan di atas hanya lokusi. ilokusi dan perlokusi. saya tentunya akan menyimpulkannya berdasar hasil analisis dengan menggunakan teori lokusi. Namun hanya tujuh SMS yang saya teliti. karena pacar perempuan tidak membalas sms. ilokusi dan perlokusi. karena setelah memilah-milah ada beberapa SMS yang memiliki kesamaan. karena pacar perempuan tersebut terlambat SMS : Anjing bgt lo. lo masih aja telat. Setelah dicatat ulang terkumpul 13 sms marah sebagai data yang saya dapatkan. Saya membaca satu persatu data sms marah yang ada di tangan saya. tujuannya memberi informasi bahwa perempuan tersebut marah terhadap pacarnya. 1. Data 001 Konteks : SMS marah untuk pacarnya. Data-data yang telah terkumpul tentunya harus dianalisis terlebih dahulu.

tuturan dalam (Data 004-a dan 004-b) hanya berfungsi sebagai informasi bahwa orang yang mengirim sms tersebut marah. Kalimatnya yang selalu diakhiri tanda seru. SMS marah (Data 002) di atas merupakan ilokusi. SMS : Ak yakin tuhan tuhan akan membalas semua yg kita lakukan! Ingat. karena anda berhasil membuat saya percaya. Data 004 Konteks : SMS marah dengan gaya sindiran. pasti anda menang. lihat saja gaya bicara anda!! SMS Marah (Data 004-a dan 004-b) merupakan tuturan yang tergolong lokusi. Meski ada kalimat berupa interogatif atau pertanyaan tapi inti dari tuturan SMS tersebut adalah suruhan untuk membalas SMS. Perempuan tersebut menuturkan apa yang harus pacarnya lakukan. Ilokusi di atas bisa ditanggapi segera membalas atau sama sekali tidak membalas. menegaskan ekspresi marah dalam tulisan tersebut SMS tersebut menginformasikan bahwa pria tersebut marah. Data 003 Konteks : SMS marah. SMS tersebut menggunakan kata-kata halus. karena pria tersebut diputuskan oleh pacarnya SMS : Tega bnget seh lu nyet! Udh nyaktn gwe! Skrang nambhIn skit! NingGlin gwe pula! Knapa g dri dlu2 z! Sialan lu! SMS marah (Data 003) tersebut merupakan lokusi. Namun.asa hese pisan geus ditutungguan teh. . (Data 004-a) (Data 004-b) Kalo ad award untk pembohong terbaik. 3. Namun kata-kata halus tersebut justru karena terlalu halus terlihat atau mengekspresikan kemarahan. 4.dan anda sudah banyak menabung janji pd saya.janji adalah hutang.

SMS : Kamu pikir dgn minta mf aja. sakit ht ak akan smbuh dgn cpat? Smua itu gak akan ada artinya kl km trus mengulang ksalahan yg sama. SMS tersebut mempengaruhi serta membuat orang yang mengganggu untuk tidak mengSMS lagi karena daya pengaruhnya sangat kuat. SMS : SYA PUN SDAH MENEKANKAN ANDA DARI KMRIN JGN HUB SYA LGI. Terus aja sakitin ak sampai ak bnar2 khabisan stock maaf bwt km! . SMS (Data 006) menginformasikan pengirim SMS sedang marah melalui tuturan-tuturan halusnya.??SYA TIDAK PERNAH GANGGU ANDA. Selain menginformasikan kemarahan.TAPI ANDA TDK MENGERTI. SMS marah (Data 005) merupakan tuturan yang berupa lokusi.SYA TAU ANDA DI DAERAH BANJARSARI LAKBOK BUKAN. dalam tuturan “Terus aja sakitin ak sampai ak bnar2 khabisan stock maaf bwt km!” merupakan tuturan yang mengimplikasikan agar . ANDA YANG MULAI DAN TEMAN2 ANDA.SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN JANGAN GANGGU SEBLUM SYA URUS SCRA HUKUM DAN KELUARGA. ilokusi sekaligus perlokusi. Hal inilah yang membuat tuturan (Data 005) tergolong lokusi. HARUSNYA ANDA DAN TEMAN2 ANDA TANGGUNG JAWAB ATAS PERLAKUAN KALIAN AKIBAT NYA SYA JADI SAKIT.SYA AKAN BALAS BAIK2 KALO ANDA TIDAK MENGGANGGU SYA TERUS2N DGN CARA MAKSA. SMS tersebut selain menginformasikan rasa kemarahan.SYA KEMARIN NGMONG BAIK2. Data 005 Konteks : Marah dan terganggu karena terus SMS orang yang tidak begitu dikenal. ilokusi dan perlokusi 6. MULUT DAN OTAK ANDA TIDAK PERNAH SEKOLAH APA.5.!JD TOLONG JGN HUB SYA LAGI.SYA SDH TEKAN KAN PADA ANDA DENGAN CARA BAIK2. SYA TIDAK BERCANDA. SMS marah tersebut tergolong ilokusi dan lokusi. Data 006 Konteks : Marah karena telah disakiti oleh mitra tuturnya.

I. ilokusi saja. Penutur SMS menyampaikan tuturan agar mitra tutur melakukan perbuatan yang dituturkan penutur.bebi mnyebalkan!!‟  Tong beli nu teu penting mening uangna dkumpulkeun. Yule. Pustaka Acuan Wijana. Letak lokusi sangat terlihat pada kalimat „Tong beli nu teu penting mening uangna dkumpulkeun‟ atau „Jangan beli yang tidak penting lebih baik uangnya dikumpulkan‟. Data 007 Konteks : Kakak pada adiknya marah sambil menasihati. 7. SMS : „ikh..blogspot.html . Implikasi bagi pembelajaran bahasa yaitu ditemukan ide baru dalam pembelajaran. Oleh sebab itu tergolong ilokusi. atau perlokusi saja. Meneliti atau mengkaji peristiwa bahasa dalam SMS akan mempermudah pembelajaran.com/p/tutur-lokusi-ilokusi-dan-perlokusi. Kesimpulan dan Implikasi bagi Pembelajaran Bahasa Setelah menganalisis data-data SMS marah yang telah terkumpul. SMS marah (Data 007) merupakan ilokusi. Pragmatik. Hal ini dikarena SMS merupakan situasi tutur yang terjadi dalam keseharian.orang yang dikirim SMS melakukan yang sebaliknya. George.1996.Yogyakarta: Ansi Offset.bebi menyebalkan!!‟  Jangan beli yang tidak penting lebih baik uangnya dikumpulkan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar http://ghamblang. Dewa Putu.. 1996. atau bahkan tergolong ketiga tindak tutur tersebut secara sekaligus. („Ikh.Dasar-dasar Pragmatik. Namun karena keterikatan ketiga tindak tutur tersebut ada pula SMS marah yang tergolong lokusi dan ilokusi. dapat disimpulkan bahwa SMS marah dapat tergolong lokusi saja.