Anda di halaman 1dari 124

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. mental. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. (Depkes.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. spiritual memiliki hubungan yang serasi. dan sosial secara utuh. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. mental. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. 1996) 1. dan sosial yang utuh. selaras. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. fungsi serta prosesnya. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. jiwa. (BKKBN. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.BAB II PEMBAHASAN 1. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (UU Kesehatan No. serta fungsi dan prosesnya. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. (WHO. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi.

ICPD+5. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Kesehatan (mencakup fisik.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. prilaku praktikyang berbahaya. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. 1999 . Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. keterbatasan SDM) 8. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. Hak Asasi Manusia 9. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. mental dan psikososial) 4. rentan kekerasan. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. kurangnya perlindungan hukum. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan .

ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain.1. 4. fistula dll.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 3. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. pelayanan kebidanan. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . 7. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. menopause. wanita usia subur. 6. konseling dan tindak lanjut 1. PSIR. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 2. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. misalnya kanker serviks. hingga meninggal. klimakterium. remaja. mutilasi genital. 5. pemeriksaan secara sukarela. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. bayi. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya.

4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan.penyakit hubungan seksual. termasuk HIV/AIDS. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. dan terbebas dari paksaan. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. baik kesehatan jasmani maupun rohani. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . 1. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi.

Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. kekerasan. kebijakan teknis operasional di Indonesia. dan pelecehan seksual. . Menurut BKKBN 2000. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. dan swasta. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. tokoh masyarakat. LSM/LSOM. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. penyiksaan.

organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. bukan karena adanya hormone esterogen. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi.000 e. Umur 16-25 tahun : 159.000 b. Oogonia b. Bayi baru : 750. Umur 35-45 tahun: 34. Masa menaupose : semua hilang. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. jumlah oorganisme adalah : a. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. <Bahankuliahkesehatan> 1. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.000 d. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 6-15 tahun : 439. Liquor folliculi e. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Pematangan pertama ovum .000 c. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Primary ovarian fillicel d. Menurut umur wanita. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.

jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. 2. terdiri atas kepala. Secara embrional. membelah dua b. 3. Setelah itu. . Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Pada masa pubertas. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. kemudian tumbuh menjadi e. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Spermatid. membelah dua c.f. membelah dua d. 4. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Konsepsi dapat terjadi. Spermatozoon (sperma) 3. dan ekor. Spermatosid kedua. Spermatosid pertama. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Spermatogenium. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Setelah bayi laki-laki lahir.

1992).Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. lender kembali menjadi kental. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. licin. Begitu sperma telah memasuki ovum. melunak dan sedikit berdilatasi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. .2 derajat celcius segera setelah ovulasi. sekitar waktu ovulasi. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. lengket. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Setelah ovulasi. 1986). dan jumlahnya menurun (Norman. serviks memendek. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. dan banyak (Flynn. Misalnya. perubahan kimia terjadi. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. yang meningkat sebesar 0. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer.

yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. 3.5 derajat Celsius. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. 2. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Apabila mensttruasinya tidak teratur. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Walaupun demikian. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Minggu keempat : . o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Hari ke 4-5 blatokista bebas. pembentukan alur.

bumbung saraf menutup. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon.o Perkembagan bentuk badan. telinga dan hidung mengalami rudimenten. Sinus serviklis menutup. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. usia 31-35 hari. telapak kaki samara-samar. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. . Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. peredaran darah berfungsi. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Terbentuk tepek telingga. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. usia 37-42 hari. Telapak tangan amat jelas. ectoderm menutup diatas gelembung lensa.75-1 mm . Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. usia 35-38 hari. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas.

Ekor mengalami retrogesi.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. .Pembentukan lempeng osifikasi.Berat 45 gram .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. .Terjadi gerakan janin spontan. Pengolahan bertahap pada kepala. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. organogenesis telah lengkap. .Panjang 7-9 cm . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. .5 cm . . Diakhir minggu ke 8 gestasi.  Minggu ke 12 : . Ekstremitas terbentuk.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Gambaran wajah dapat dilihat.o o o Stadium 23 : histologi. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Reflek babinski positif. .

Panjang 38-43 cm .Berat 1200 gram . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. .Terdapat simpanan lemak subkutan . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Alfeolus paru matang . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Panjang 35-38 cm . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Berat 1600 gram .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. atau beratnya mencapai 601 gram.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.

Laguno menghilang .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Berat 1900-2700 gram . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Reflek moro aktif .Ginjal janin aktif .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir..Simpanan lemaksubkutan meningkat . besi. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Plantar mulai banyak .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Terbentuk cadangan zat besi .Panjang 42-49 cm .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. karbohidrat dan kalsium .Terdapat simpanan glikogen.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Berat 3000 gram .Panjang 48-52 cm .

penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal.yang meliputi DM. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Dari perspektif psikologi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone.ovum yang sudah di buahi. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Lebih lanjut lagi. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Penyakit sistematik. kelenjar hipofisis. 1. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Bayi dan Anak . 2. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Misalnya kista atau tumor ovarium. penyebeb infertilitas pada wanita. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. yang dapat disebabkan oleh faktor. psikologis. atau kombinasi keduanya. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Oleh karena itu. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas).

kurang gizi (malnutrisi). postnatal. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. sunat perempuan. kesehatan lingkungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. persalinan. kesakitan dan kematian BBLR. pelayanan antenatal. menyusui serta pemberian suplemen. ASI Eksklusif 2. Remaja . 1. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. imunisasi. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. dll. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. pelayanan kesehatan primer. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin.

Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Secara tradisi. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Tanda-tanda primer . Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Perubahan fisik 1. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. dan siap dinikahkan. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

5. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. diagnosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. kanker saluran reproduksi. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. kekerasan. Pencegahan dan manajemen infertilitas. prolaps/osteoporosis.17. Perhatian pada problem menopause 7. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. informasi dan pengobatan dini. Penyakit jantung koroner 9. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. payudara/kanker prostat. 1. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. termasuk rabun. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. termasuk rabun. Kadar estrogen yang cukup. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . gangguan mobilitas dan osteoporosis. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. 2. ISR/IMS/HIV/AIDS. 3. Asuhan apa yang diberikan 6.

gelisah. kerja dan kedudukan. 10. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Osteoporosis 11. 12. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. yang dipengaruhi factor keturunan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Gangguan mata 13. sukar tidur. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. 15. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). misalnya keadaan sosial ekonomi. 14. Deteksi dini kanker rahim. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. kesempatan memperoleh pendidikan. . antara lain: 1. kecacatan dan kematian. 17. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang.

termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. antara lain karena: 1. 18. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. 3. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. misalnya dalam ber-KB. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Seperti diketahui. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. d. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Beban ganda. 2. Keterbatasan biaya 4.2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan.

faktor dalam 1. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Lingkungan 2. faktor luar 1. Diskriminasi social 4. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keluarga 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Budaya setempat 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Emosi dan sifat 2. Sikap orang tua 4. Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. Kemampuan intelektual 3. Gizi 3.3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Keadaan hormonal tubuh 4.

3.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. menggunakan alat kontrasepsi.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Survei dilakukan kepada 33. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. . Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. menopause.1 Defenisi Remaja a. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Sementara 82% lainnya. b. menunjukkan 13. Masa usia lanjut (klimakterium.

Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.. g. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Perubahan yang terjadi. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. c. b. d. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. e. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. d. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Perubahan tersebut ialah : a. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya.c. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. f. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. 3. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. 2. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. e.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. . perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. DeBrun (dalam Rice.

khususnya bagi perkembangan otot. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Ingin mengetahui hal-hal baru. senang memberikan kritik b. Perkembangan intelegensia. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. usus bertambah panjang dan bertambah besar. cemas. Status remaja tidak jelas. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Masa remaja sebagai periode pelatihan. sehingga misalnya mudah berkelahi. Perubahan emosi. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. pada usia tujuh belas atau delapan belas. sehingga remaja menjadi : a. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. 2. Jaringan selain tulang. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. frustasi dan tertawa ) b. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. sehingga remaja menjadi: a. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja.1. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . 4. Mampu berpikir abstrak. antara lain : a. keadaan ini . sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. 2. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. termasuk HIV/AIDS. sensitif ( mudah menangis. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). 3. b. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang.

melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. g. maka pada masa seperti ini. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. cenderung berperilaku yang kurang baik. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. d. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. f. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. serta keinginan akan kebebasan. Hak-hak reproduksi 9. Pengenalan mengenai sistem. minum-minuman keras. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. 3.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. c. remaja sangat perlu . Dikatakan demikian karena sulit diatur. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Masa remaja sebagai masa dewasa. yaitu dengan merokok. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. e. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Masa remaja sebagai periode perubahan. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. 7. televisi. Media massa hiburan (radio. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. 6. 5. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. kekerasan substansial. video. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. fil. sikap dan perilaku. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. musik.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. efek samping. . Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. kerja dan rekreasi. rasio 2 berbanding 1. 8. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan.

MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. 9. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Infertilitas primer . hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 10. 4. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Beberapa budaya. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan.

sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi.2 Penyebab a. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Dari epididimis.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan).5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Di dalam duktus ejakulatorius. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Dari testis kiri dan kanan. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. 4.

b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Polusi lingkungan. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. spironolakton dan nitrofurantoin). Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Impotensi 3. Kekurangan hormon 4. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 5. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. 2. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes.

i) Kelainan pada tuba falopii. e) Infeksi panggul. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Penyakit menular seksual 3. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. c) Kelainan hormon. d) Kekurangan gizi. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi.mengalami menstruasi (amenore). Selama fase folikuler. f) Tumor. d) Kista ovarium. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi.

Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Bila dilihat dengan mikroskop. elastis dan licin.6-10 cm tanpa terputus. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. 4. Varikokel (pria) 7. lendir menjadi basah. Pengukuran suhu tubuh basal. Endometriosis 10. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. .5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Postcoital test (PCT). kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. pergerakan.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Dalam keadaan normal. 2. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. lendir tampak seperti pohon pakis. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal.ini. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Pada fase ovulatoir. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. 3. 4. Gondongan (pria) 6. Setiap pagi. sebelum beranjak dari tempat tidur.

Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Biopsi endometrium 7. 13. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 11.5. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 14. 4. 9. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 12. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Progestin challenge 10. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 6. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Kadar progesteron serum. Kadar hormon pada suami dan istri. Histeroskopi. . karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Tanpa pengobatan. Prognosis Sekitar 85-90% kasus.

. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. b. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD).

makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. 4. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Dengan teknik ini.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Lalu setelah terjadi pembuahan. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Kemudian setelah sel telur dibuahi. PSK (Pekerja Seks Komersial). IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi.c. seperti : anak-anak usia remaja. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. . Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. e.

diare dan keringat malam hari 8. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.pecandu narkotika. Kemandulan baik pria atau wanita 2.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Sifilis.2.2. Pedikulosis Pubis 4.2. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. berbau dan gatal 9. Hepatitis B. 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. atau terinfeksi PMS . kehilangan berat badan. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. yaitu: a. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Herpes Genitalis. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Kondiloma Akuminata c. Kanker leher rahim pada wanita 3.2. Tidak melakukan hubungan seks. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. 4. Infeksi yang menyebar 5. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. tidak berganti-ganti pasangan. lemah.2. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. dll. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. seperti lahir sebelum cukup umur. Vaginosis Bakterial b. Kehamilan di luar rahim 4. demam. kaum homoseksual. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Disebabkan Virus : AIDS.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. berat badan lahir rendah. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.2. Urethritis. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. diantaranya : 1.

nyeri rectum. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dan rongga peritonium pada perempuan. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Setelah terinokulasi. Pemeriksaan diagnostik . tuba fallopi . Jika perempuan terinfeksi PMS. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. dan limfodenopati leher. gatal. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Saat berhubungan seks. vesikula seminalis. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Pada pemeriksaan. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. 4. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. infeksi dapat menyebar ke prostat. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. disuria. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Untuk dapat menular. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. dan tenesmus. anus. demam. uertra. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. didikuti oleh sekret yang purulen. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. vas deferens. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Alasan utamanya adalah: 1. epydydymis.2.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. sering berkemih dan malaise. nyeri abdomen. dan testis pada pria. endometrim. Infeksi ekstra genital di faring.

Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. leher rahim. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. tanpa disertai nyeri. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . tenggorokan. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. vulva atau vagina. Dalam beberapa jam. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. juga tanpa disertai nyeri. bibir. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. rektum. yang tersering adalah pada penis. . Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Fase Primer. lidah. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. kerusakan otak maupun kematian. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. rata-rara 3-4 minggu. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Cangker juga bisa ditemukan di anus. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit.

Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. demam dan anemia. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. wajah dan kulit kepala. ruam ini akan menghilang. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. mual. Fase Tersier. 4. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. yang menyebabkan sakit kepala. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Meskipun tidak diobati. Fase Sekunder. kaku kuduk dan ketulian. Sifilis kardiovaskuler. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). gagal jantung atau kematian. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. batang tubuh bagian atas. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat.2. Pada saat ini jarang ditemukan. Tulang juga bisa terkena. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). tumbuhnya perlahan. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. lelah. kehilangan nafsu makan. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. . Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. 3. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Fase Laten. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada.

Pada fase tersier. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Gejala awal biasanya . mereka perlu menjalani pengobatan. Untuk neurosifilis. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pada fase primer atau sekunder. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada sifilis fase primer. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Pemeriksaan ini lebih akurat. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. 2. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. prognosis untuk sifilis fase primer. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. 3. sekunder dan fase laten adalah baik. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pada sifilis fase sekunder. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin.

Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pada wanita.berupa gatal. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. luka herpes bisa sangat berat. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Pada pria. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Untuk memperkuat diagnosa. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. kesemutann dan sakit. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.

bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. bisa menyebabkan nyeri. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Timbul rasa sakit waktu berkemih. a. nyeri di perut bagian bawah. maka diagnosis . yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Pada pria dan wanita. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Konjungtivitis. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Pada pagi hari. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. b. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. bakteri yang menyebabkan gonore. 2. Komplikasi 1. Pada bayi baru lahir. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Infeksi saluran telur. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Pria. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. rasa nyeri ketika berkemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Wanita. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebabkan demam dan batuk. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Striktur uretra : penyempitan uretra. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Pneumonia. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan.

Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. pembesaran hati dan limpa. tidak langsung menampakkan gejala. Pada sekitar 20% penderita. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Pada 10-20% kasus. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. pembengkakan kelenjar getah bening. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. jika tidak diobati. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. diare yang menetap atau berulang. sedangkan pada 80-90% kasus. Pertumbuhan yang jelek. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Melalui ASI. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. yaitu sebanyak 5500 anak. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. demam yang berlangsung lama atau berulang. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. penurunan berat badan. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1.

Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Infeksi bakteri d. Infeksi jamur f.2. Pneumonia pneumokistik b. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Infeksi virus i. pneumonia dan meningitis) 4. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Dalam waktu 2-3 bulan. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Herpes j. penambahan berat badannya juga jelek. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Herpes zoster k. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. biasanya pada tahun-tahun pertama. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Infeksi oportunistik virus. tergantung kepada beratnya penyakit. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). a. jamur dan parasit 5. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Kandidiasis (infeksi jamur) h. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Meningitis e. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. misalnya berjalan dan berbicara. Infeksi parasit.

ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). tetapi jika bayi terinfeksi. ddI bisa merusak pankreas. Diagnosa Pada bayi baru lahir. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. diare dan gangguan perut. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. ddI. Dalam kelompok nucleoside. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. polymerase chain reaction). ddI. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. maka setelah berumur 18 bulan. Jika bayi tidak terinfeksi. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . antibodi ini akan menghilang. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. AZT. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. mual dan sakit kepala (terutama AZT). sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak.

Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. kemungkinan penularan HIV lebih besar. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Pada persalinan normal. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. dari 25% menjadi 8%. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Tanpa pengobatan. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Pada awal penemuan virus HIV. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS.

dan D. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. wajah terlihat sembab. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Selain itu.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. meledak-ledak. sakit kepala. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Sekitar 40% wanita berusia 14 . dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Teori lain bilang. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). ukuran panggul bertambah besar. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini.kekurangan gizi. menurut suatu penelitian. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. AS. Perubahan perubahan mood. 5. lelah dan tubuh agak membengkak. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Dr. Abraham. dan nyeri di bagian perut. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. atau fungsi serotonin yang dialami penderita.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. seperti mudah marah. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. masalah sosial. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. pusing. depresi. karena hormon estrogen yang berlebihan.50 tahun. Penderita tipe H sekitar . faktor kejiwaan. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. perasaan sensitif. Para peneliti melaporkan. Guy E. 5. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. C. 5. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Kemungkinan lain. H. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak.

adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. nyeri pada buah dada. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. gangguan tidur. peningkatan berat badan sebelum haid. pelupa. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). sensitif. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. lemah. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. ingin menangis. Bila saja Anda perhatikan. PMS C 40%. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari.b) c) d) e) 60%. pembengkakan tangan dan kaki. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. perut kembung. tetapi beberapa peneliti mengatakan. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). bingung. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. jantung berdebar. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. saraf tegang. perasaan labil. . tinggi garam dalam diet makanan. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. dan PMS D 20%. atau kurangnya magnesium. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). 5. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala.

1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Namun. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. dan mood yang tidak menentu. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. itu belum tergolong masalah besar. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. 6. lelah. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. secara umum. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). tubuh dan payudara membengkak. payudara sakit. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. PID. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD).1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. . Gejala-gejala yang secara umum terjadi. banyak makan. Secara rata-rata. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. seperti sakit kepala. berat badan bertambah. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari.1. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. 6. nyeri sendi dan otot.

Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. setelah menopause maupun selama kehamilan. gonore. gejalanya segera memburuk dan .1. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. stafilokokus. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Di dalam tuba.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. mikoplasma. aborsi dan biopsi endometrium). Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. keguguran. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. 6. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Tuberkulosis. persalinan.1. 4. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. 6. streptokokus). Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Pernah menderita PID 4.3. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi.

Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. mungkin perlu dilakukan pembedahan.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. 6.1. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. 6.penderita bisa mengalami syok. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. .1. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih.

2. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.seni dan keagamaan 3. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. psikis.000 dilakukan oleh remaja. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Kehamilan karena incest 6. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.yaitu : 1.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.6. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. sekitar 750. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.3 juta pertahun. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. sosial dan ekonomi. Di .edukasi dan penyediaan pelayanan. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .2. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). 6. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.2.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.antara lain : a.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.

2. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. sebagai petugas kesehatan harus : 1. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. 6.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. 4.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. segera menikah c. 1. psikis. bila ada gangguan kejiwaan. pernah mengalami KTD atau aborsi . memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. dan keluarga berencana d.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. rujuk ke SpOG g. 3. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. tertekan atau setres. bila ada risiko tinggi kehamilan. 2. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. panuk. persalinan. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. rujuk kepsikiater f. diselesaikan secara kekeluargaan b.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. bersikap bersahabat dengan remaja 2. konseling kehamilan.

WHO memperkirakan ada 4.2. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. inkompletus. Etika ditinjau dari segi Etika.2. 6. 2001). Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.000 gram. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. yaitu fetus belum viable by llaous. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Agama dan Hukum. iminen dan sebagainya. padahal penduduk kota 1.000 – 1.36 kali lebih kecil dari pedesaan. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. 750. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Dari 46 juta aborsi/tahun.2 juta aborsi dilakukan per tahun.5 juta dilakukan di Indonesia.6. . Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.

Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. e.6. 2. membatasi jumlah anak. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. TBC. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Abortus infeksious dan abortus septic. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Wanita selalu disalahkan. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d.2. b. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita .8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. 6. 3. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. jarak kehamilan yang terlalu pendek.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Sipilis atau karena kesalahan genetik. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. ini terbagi menjadi dua: a. Abortus iminen. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. b.2. Missed abortion. ginjal. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Alasan terjadinya Aborsi 1. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. panas tinggi. f.

Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. 4. Untuk mencegah penurunan moral etik. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 6. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Bank sperma 5. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. misal SMA.tersebut akan melakukan aborsi.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Aborsi 2. Suatu contoh konflik moral : 1. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. 7. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Batasan ini sering menakutkan. 6. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Sewa rahim 4. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. 5. 6. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.2. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Bayi tabung 3. Karena merasa malu. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. dengan teman-temannya.

Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Terkadang sebuah androgen . Dosis sering bervariasi siklis. Testosteron juga dapat dimasukkan. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. IUD . Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. haid tidak teratur.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Sebagai hasil dari temuan ini. umumnya testosteron. Sebuah metode alternatif. krim. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Sebagai hasil dari temuan ini. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan kadang-kadang testosteron . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). cincin vagina . tablet. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. dan merupakan inovasi yang lebih baru. gel atau. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. redistribusi lemak dll). HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. serangan jantung dan stroke . progesteron atau progestin . biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. 7. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . lebih jarang. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. troches. yang disebut progestin. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". dengan suntikan. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. cepat dan tidak terkendali.

Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.5 x.multiparitas . 8.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. menopause pada umur lebih tua. dan kehamilan pertama pada umur tua. . Suheimi ). Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ).2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 3.2. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. 7. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. 5. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. .2. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. K. fibroadenoma. 7. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.nutrisi : defisiensi antioksidan 7.1. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. 6. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. menarche pada umur muda.1 KANKER SERVIKS . riwayat PHS. Pemakaian obat-obatan. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. . dan fibrosis. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. H. risiko meningkat 1 . Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 2. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. 4. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.

Riwayat menstruasi c. Riwayat infertilitas f. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Gambar hiperplasia endometrium 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Hipertensi e.3. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. 7.2. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. . KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Obesitas b.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.3.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Pemakaian estrogen g. Diabetes mellitus (DM) d.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.

Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. g.3. b. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. . kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Membantu melindungi kesehatan individual e. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.perkembangan wanita dalam aspek biologis. 7. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. psikososial dan sosial spiritual.3.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f.

Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). 2. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .kalau fasilitas tersedia lebih. uterus. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .ideal atau optimal. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. politik. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .1 Status Sosial 8.1. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. 8. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Ketika sampel sampai ke laboratorium. ekonomi. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. ovarium.1. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. organ reproduksi lain dan rektum). Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . perdagangan adalah dunia laki- .Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.kalau fasilitas tersedia. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.

Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. kembali mengurus keluarga. c. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. khususnya dibidang politik. 8. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan.1. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja.3 Dampak Status Sosial Wanita . Terutama dibidang politik. Perlindungan hukum. b.laki. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik.

Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. . Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. psiko. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.1.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.

maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. . Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. masyarakat dan Negara. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. a. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. b.1. 8. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting.

Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu.2 Peran Wanita 8.b. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. kecintaan. bebas. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria.2. . menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. 8.2. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. 8. hangat. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.2.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.

Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. tidak hiperseksual dan tidak kurang. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.Selain berperan sebagi ibu. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. b. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat .

atau karena kelelahan.2.2. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. karena kurang gizi. 8. 8. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.4. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. b. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .

2. 8. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. mncuci pakaian. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. b. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.5.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. c. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat.

1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. seksual atau psikologis.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. c.1. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. termasuk ancaman tindakan tertentu.Dibeberapa wilayah. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.

melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. 9.1. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).2. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .

malu. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. terhina.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. kebingungan. 9. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. mual. disorganisasi. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. lemah. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. ketakutan.2.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. yang berkaitan langsung .

mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). 9. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b.3. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. 5). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan seksual mental.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya.1 Kategori pelecehan seksual a. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). malu 3). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Anger rape. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9.3. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).

merasa terhina. marah.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. phobia sendirian. gelisah. kehilangan kontrol diri. gatal dan keluar darah pada vagina.3. respon emosi korban terbagi menjadi dua. nyeri pada daerah pacinela. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri.4 Respon korban pelecehan seksual 1. menambah pengamanan. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. kemarahan.3. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. gangguan pola tidur. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. mual. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. tegang. nyeri lambung. takut. muntah.3. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. 9. yaitu respon ekspresif (ketakutan. sakit kepala. ingin balas dendam. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. menunduk dan lembut) 3. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. pindah rumah. menyalahkan diri sendiri. depresi.3.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf .9.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. tampil tenang. lelah. malu dan perasaan bersalah 2.3. mimpi buruk.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. 9.5. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. seks. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Dampak biologis Scr biologis. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. eksploitasi & diskriminasi. e. c.No.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. B. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Hal ni b’tentangn dgn UU. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. seks dg lawan jenisx. . Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. Selain itu.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. d.

6. 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.1 Pengertian .1.6. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6 PERKWINAN USIA TUA 9. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.1 INCEST 10. 9.5. Oleh karena itu patut ditentang.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).

Abortus 10. Orang yg lebih berkuasa b. Tidak main hakim sendiri . Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Pergaulan d. pengetahuan dan pendidikan 10. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.1.1. Pencegahan a. b.4 Akibat Incest a.6 Penyelesaian a.1. Kurang iman e. Dengan melakukan incest c. Empati dan penguatan terhadap korban b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.1. Kurang pendidikan agama f.3 Pelaku dan Korban a.a. Jenis kelamin c. Kejiwaan atau truma c. Unwanted pregnancy b.1. Perlu adanya perhatian. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Sosialisasi incest d.5. Orang2 yang lebih lemah 10. Dengan memberikan pendidikan b. Kurang perhatian dari orang tua 10. Faktor usia b.

kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Pemerkosaan d. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Melaporkan kasus ke polisi 10. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Komplikasi berbagai penyakit 10. ISPA.c.2 HOMELESS 10. b. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Wanita yang diperjual belikan f.1 Pengertian a. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. berharap mendapatkan perlindungan. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.2. 10. Perbudakan g. c. Tindak kekerasan c.2 Masalah Yang Timbul a. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. c. Kehilangn rumah b.2. Pelecehan seksual b.2.2. b. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.

TOGA. bahan audiovisual dan alat peraga c.3.3. Perpustakaan dan buku. pertolongan dan harapan b.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Sarana rekreasi e. fisioterapi 10. Gembong dan pengedar narkoba 10. psikiater. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Pribadi korban narkoba b. Tenaga professional sprt dokter.3.3. Masyarakt sekitar dan umum d. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. 10. Orang2 terdekat c.1 Pengertian a. sosiolog. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tersedia dukungan . psikolog.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Lingkungan yg sangat padat f. ahli kerohanian. mental (perilaku salah).4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.2 Subyek Rehabilitasi a.e. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).

Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). menguasai ketrampilan kerja. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. c. d. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. hidup normal dalam hati kecil.3. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.b. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. b. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. 10. c.

Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan. keyakinan dan kepercayaan. d. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. f.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. penularan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan.

Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. namun toh dibutuhkan (evil necessity).mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Sundal selain meresahkan juga mematikan. tanpa penyaluran itu. seorang bapak gereja. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk.wikipedia.org) B. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. digunakan istilah gigolo." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Khusus laki-laki. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. malah jahat. Di kalangan masyarakat Indonesia. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. C. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . pelacuran dipandang negatif. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. (http://id. wanita tuna susila. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat.dimana menurut para ahli. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa.

ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. . dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. misalnya karena terlanjur berbuat. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. menginginkan hubungan seks ini. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. rasa aman. penerimaan. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. dan harga diri selayaknya orang dewasa.

id) A. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak).ac.univrab.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. c. (http://www. dan sekaligus berbahaya. guru dan sebagainya. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. yang salah satunya dalam masalah seks.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. semua menyedihkan. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. Penipuan . Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. b. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. paman.

serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. video. C. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. b. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. c. . pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. B. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. tulisan. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. foto. Persoalan – persoalan psikologis a. d. film atau yang dipersamakan dengan film. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK.Faktor lain yaitu.

2. dan HIV/AIDS. Menurut lokasinya : 1. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Pemerintah 1. penyedia perempuan panggilan) 2.sifilis. a. prostitusi dibagi dalam : 1. Keluarga 1. Klasifikasi : 1. Memberikan citra buruk bagi keluarga.herpes kelamin. Rumah panggilan ‘call house” 3. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. d. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. 2. c. panti pijat. seperti gonore. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Penanganan masalah PSK: a. c. Bantuan organisasi dan sindikat b. klamdia. D. b. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Individual 2. Menurut jumlahnya. hepatitis B.b. Segregasi/lokalisasi 2. 3. club malam. perempuan pendamping.

Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. atraktif. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Penanggulangan prostitusi 1. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. rupawan. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. ayu.d. beraneka warna. manis. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. cepat. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. Represif dan kuratif (menekan.

bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.

14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. HIV/AIDS. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. kehamilan. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . siphilis. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe.

5 DRUG ABUSE A. . Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. PENGERTIAN a. hilangnya rasa. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. 10. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. terbaru.

serta mempunyai potensi sedang. hipnotik. metilfenidad c. 05 TAHUN 1995 a. morfin c. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. depresan. misal : barbiturate .2 TAHUN 1997 a.d. mengakibatkan ketergantungan.NO. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. B. ganja. missal : LSD b. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. kokain b. rokok. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. missal . Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. misal : ampetamiin. Zat adiktif lainnya adalah . Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : Codein C. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. NO.

selalu menuntut. amfetamin c. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. memuaskan rasa ingin tahu. tidak sadar diri. dan sedative b. depresi. misal : ganja. morfin. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. cenderung agresif. E. b. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Misal : opium. apatis). kurang religious. memiliki gangguan jiwa (cemas. kafein. melarikan diri dr sesuatu. heroin. agar diterima kelompok ttn.d. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan.kurang PD. kokain. mescalin dan LSD. sebagai lambing kemoderan. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. dan mendapat pengalaman baru. sifat antisocial. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. codein. bahkan tertidur. penilaian diri negative. misal : Diazepam D.

gangguan haid. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. keluarga terlalu permisisf. opioida : kemandulan. ancaman fisik dr teman pengedar. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. G. Abuse . rekreasi atau santai. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. e. social yg kurang mendukung. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Lingkungan teman sebaya . Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. kehilangan BB. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. b. sakit . d. impotensi. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. ortu otoriter. ekonomi. ancaman fisik sgt kuat. malnutrisi.c. TINGKAT PEMAKAIAN a. F. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. Recreation use : hanya untuk bersenang2. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. c. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. kecewa. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. adanya murid pengguna. Kafein : gastritis.

jantung dan hipertensi. b. bronkiektosis). Nikotin : kanker paru. Melalui keluaga . b. sikap positif ortu. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. menjadi contoh yg baik.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . hubungan guru murid baik. disiplin. memperkuat kehidupan agama. Dalam hal ini (Cholil. beri informasi yg benar. Akibat gangguan mental emosional c. akibat pertolongan yg salah. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. UPAYA PENCEGAHAN a. Memburuknya kehidupan sosial H. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. konseling bagi mahasiswa bermasalh. bronchitis. akibat cara hidup kurang bersih. ciptakan suasan yg hangat. luangkan waktu bersama. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut.

Teori ini menerangkan: . Teori Upah Tenaga Kerja. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Upah Nominal. 2. mental. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. fungsi-fungsi dan proses reproduksi.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. 10. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1.4. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. penjarakan anak. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Upah Riil . yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo.

karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya.

3. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. maka wanita sebagai penerima kesehatan. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. . Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Oleh sebab itu wanita. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. dan pengendalian jumlah penduduk. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. 4.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.

budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Gender a. 2002:2) b. 1998). Pengertian Gender dan Seksualitas 1. fungsi. 1998) B. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 2003) c. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Pengertian Seksualitas a. hak. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 3. 2003) c. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2002 :4) d. 2. 2.11. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1.

tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. kenikmatan. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Sifat Harkat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5.4. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Tidak dapat dipertukarkan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. kedamaian dll. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. tidak mengenal pembedaan kelas. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Sepanjang masa dimana saja. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin.

dikantor dan dimanapun berada. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Ciptaan Tuhan. guru TK. C. wanita Buatan manusia. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. 5. hamil. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. 4. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. suku dan umurnya. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya : di dalam suatu masyarakat. 2. RW. contohnya di rumah. tergantung pada tingkat pendidikan. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. merawat anak-anak dan suami. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. dan kepala desa bahkan presiden. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”.Berlaku dimana saja. tergantung pada kebiasaan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. contohnya perempuan bisa haid. membawa air dan kayu bakar. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. 3. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat.

Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. keyakinan. permohonan kredit harus seijin suami. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. hak kawin . kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. E. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social.Contoh . Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Sejak anak berusia muda. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. 6. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. tafsiran agama. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. wanita sebagai konco wingking. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang.

Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Non fisik : pelecehan seksual. sehingga dinamakan pelabelan negative. cantik dan keibuan. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. pelecehan terhadap wanita. rasional. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Contoh . Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. social atau politik. laki-laki tlang punggung keluarga. wanita jadi obyek iklan. karir dan pendidikan. maka peran perempuan mengalami perkembangan . perkasa. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. 5.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. 3. jantan.wanita dinomor duakan. dan penyiksaan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. Wanita macak-masak-manak. Laki-laki mata keranjang. 4. Eksploitsi terhadap wanita.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. pemukulan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. janda mudah dirayu. dan paksaan. bagian warisan wanita lebih sedikit. Kekerasan fisik : perkosaan. jabatan. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. laki-laki sebagai pencari nafkah. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. ancaman. perkosaan.

pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. metode yang digunakan. b. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. atau analisa data. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. wanita sebagai perawat. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. F. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Contonya sebagai berikut : a. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. 2. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan.yang cukup cepat.

Kesehatan Reproduksi Remaja 4.a. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). G. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). 1. 2. psikologi dan social). Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. masalah pergaulan bebas . . Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. kehamilan remaja. b. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. melahirkan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Infeksi Menular Seksual H. Keluarga Berencana 3.

Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. khusunya berkaitan dengan IMS. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. 6. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. 5. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. 4. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi.3. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. HIV. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. dan AIDS. Namun keterlibatan .

Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. d. TBC .§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Isolasi terhadap penyakit menular c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. bahan racun maupun alergi e. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Olah raga secara teratur f. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a.

Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. . dan korban narkoba b. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. 13. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. b. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Misal . Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. kemudian 64. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. 4. d. rehabilitasi PSK. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. e. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus.7 tahun pada 1990. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.d. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. dan 70 tahun pada 2000.

Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Dr. diluar soal takdir tentunya. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan.Strees Atau Tekanan C. diabetes dan stroke. . Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. 1. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.Pola Makan . makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. . jantung koroner. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Ir. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya.Lingkungan Tempat Tinggal . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . seperti penyakit kanker. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Ir. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. . Ali Khomsan. 1. Berdasarkan data. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. diluar soal takdir tentunya. tergantung dari beberapa faktor. Menurut Prof. Penyebab panjangnya umur manusia.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Dr. Ali Khomsan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof.

anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. keju.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam.Pada awal usia 50 tahunan. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. . susu. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. bila anda berhenti merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. “Bahkan setelah 20 tahun. Sir Richard Peto. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930.. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. daging. seperti telor. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. . dsb. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Banyak orang yang . Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. . yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. 1. . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal.

bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. semakin banyak orang merokok. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Sejak penelitian ini dilakukan. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Di negara berkembang dewasa ini.” katanya. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun.0 juta atau 11.Wajah kemerahan .mengaku tak bisa berhenti merokok. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . 1.5 juta orang atau 7. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. dan berbagai macam kanker. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. stroke. kanker paru. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. dan berbagai penyakit kronis lain”. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun.6% dari total penduduk. Pada usia 50 tahun. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. stroke. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini.5% dari total penduduk. antara lain penyakit jantung.

mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Sulit konsentrasi . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. Olahraga merupakan hal yang penting. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Keringat pada malamm hari . Diet Asia ini: . jantung koroner. tidak saja untuk kesehatan umum anda..Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . .Kulit kering . Mengatasi menopause.Emosi yang mudah berubah-rubah . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Sakit kepala .Masalah kandung kemih .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Kekeringan didaerah vagina .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. kanker usus besar.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). stroke.Daya ingat menurun . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Gangguan tidur . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Mudah pingsan .Depresi .

Namun demikian.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. untuk mengurangi rasa sakit 1. Alkohol. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.Kaya akan berbagai macam buah.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Semakin tua seseorang.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.Membatasi masukan daging . Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.. . semakin mudah terserang osteoporosis. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. . (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. sayur serta kacang-kacangan . .

morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. termasuk kehidupan seksualitasnya. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. 4.1 KESIMPULAN 1. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. dan lain sebagainya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. 3. 2. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. nilai anak dan keluarga. 3. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Misalnya program KB. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. 5. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Dampak pembangunan ekonomi. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan.Kesehatan. .BAB III PENUTUP 3. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual.

Si. www. www. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. 3. EGC. 1996. Yogyakarta. S. Pustaka Sinar Harapan. Midwiferysite. Jakarta. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial.info/hak-hakreproduksi . Yogyakarta. dkk. 5.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi.kespro. pengertian dan implikasi. 1996. 1995. 4. Kartono. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Wahid. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. 1998. Anna Marie.blogspot. Jakarta. dan Ford Foundation. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Manuaba.Jakarta. Pustaka Sinar Harapan.T 9. 1996. 6. 2. 7. Yogyakarta. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 8. PPK-UGM. Anna Marie.com/Endah Purnasari. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Jakarta.Daftar pustaka 1. Wattie. Wattie. Abdurrahman. 1998. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Seksualitas.