Anda di halaman 1dari 4

Hikayat Burung Cenderawasih

Posted by infokito™ pada 13 November 2007 Sahibul hikayat telah diriwayatkan dalam Kitab Tajul Muluk, mengisahkan seekor burung yang bergelar burung cenderawasih. Adapun asal usulnya bermula dari kayangan. Menurut kebanyakan orang lama yang arif mengatakan ianya berasal dari syurga dan selalu berdamping dengan para wali. Memiliki kepala seperti kuning keemasan. Dengan empat sayap yang tiada taranya. Akan kelihatan sangat jelas sekiranya bersayap penuh adanya. Sesuatu yang sangat nyata perbezaannya adalah dua antena atau ekor „areil„ yang panjang di ekor belakang. Barangsiapa yang melihatnya pastilah terpegun dan takjub akan keindahan dan kepelikan burung cenderawasih. Amatlah jarang sekali orang memiliki burung cenderawasih. Ini kerana burung ini bukanlah berasal dari bumi ini. Umum mengetahui bahawa burung Cenderawasih ini hanya dimiliki oleh kaum kerabat istana saja. Hatta mengikut sejarah, kebanyakan kerabat-kerabat istana Melayu mempunyai burung cenderawasih. Mayoritas para peniaga yang ditemui mengatakan ia membawa tuah yang hebat. Syahdan dinyatakan lagi dalam beberapa kitab Melayu lama, sekiranya burung cenderawasih turun ke bumi nescaya akan berakhirlah hayatnya. Dalam kata lain burung cenderawasih akan mati sekiranya menjejak kaki ke bumi. Namun yang pelik lagi ajaibnya, burung cenderawasih ini tidak lenyap seperti bangkai binatang yang lain. Ini kerana ia dikatakan hanya makan embun syurga sebagai makanannya. Malahan ia mengeluarkan bau atau wangian yang sukar untuk diperkatakan. Burung cenderawasih mati dalam pelbagai keadaan. Ada yang mati dalam keadaan terbang, ada yang mati dalam keadaan istirahat dan ada yang mati dalam keadaan tidur. Walau bagaimanapun, Melayu Antique telah menjalankan kajian secara rapi untuk menerima hakikat sebenar mengenai BURUNG CENDERAWASIH ini. Mengikut kajian ilmu pengetahuan yang dijalankan, burung ini lebih terkenal di kalangan penduduk nusantara dengan panggilan Burung Cenderawasih. Bagi kalangan masyarakat China pula, burung ini dipanggil sebagai Burung Phoenix yang banyak dikaitkan dengan kalangan kerabat istana Maharaja China. Bagi kalangan penduduk Eropah, burung ini lebih terkenal dengan panggilan „Bird of Paradise„. Secara faktanya, asal usul burung ini gagal ditemui atau didapathingga sekarang. Tiada bukti yang menunjukkan ianya berasal dari alam nyata ini. Namun satu lagi fakta yang perlu diterima, burung cenderawasih turun ke bumi hanya di IRIAN JAYA (Papua sekarang),Indonesia saja. Tetapi yang pelik namun satu kebenaran burung ini hanya turun seekor saja dalam waktu tujuh tahun. Dan ia turun untuk mati. Sesiapa yang menjumpainya adalah satu tuah. Oleh itu, kebanyakan burung cenderawasih yang anda saksikan mungkin berumur lebih dari 10 tahun, 100 tahun atau sebagainya. Kebanyakkannya sudah beberapa generasi yang mewarisi burung ini.

” abunawas : “waah. Sekiranya seseorang memiliki bulu burung cenderawasih sahaja pun sudah cukup untuk dijadikan sebagai pelaris.ada apa gerangan kamu mendatangi kediamanku yang reot ini ?” si lelaki lalu menceritakan masalah yang ia hadapi.karena ingat reputasi abunawas yang selalu berhasil memecahkan berbagai masalah.3 hari lagi kau lapor padaku bagaimana keadaan rumahmu. si lelaki : “salam hai abunawas.didalam rumah itu dia tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil2.abunawas mendengar dengan seksama. abu nawas : “bagaimana fulan. ajaib.ia membeli sepasang ayam.lalu ia berkata : “hai fulan. Mengikut ramai orang yang ditemui memakainya sebagai pelaris menyatakan.” .padat.dibelinya sepasang bebek.dan baunya bukan main.disuatu masa hidup seorang laki2 yang punya sifat kikir (pelit).lalu dibuatkannya kandang didalam rumahnya. bulu burung cenderawasih ini merupakan pelaris yang paling besar.” si lelaki bingung.atau sicerdik abunawas ini sedang kumat jahilnya?namun seperti pertama kali.pergilah ia ke pasar.apa hubungannya ayam dengan luas rumah. tuah.lalu buatkan kandang didalam rumahmu. Namun yang pasti burung cenderawasih bukannya calang-calang burung.” silelaki terperanjat.tapi ia tak membantah.semoga engkau selamat sejahtera.memangnya rumahnya peternakan?. setelah 3 hari ia kembali menemuai abunawas.” abu nawas : “salam juga untukmu hai orang asing.lalu kembali kesini 3 hari lagi.ia tak berani membantah.apa kamu yakin idemu ini tidak salah?rumahku tambah kacau dengan adanya kedua ekor ayam itu. [Phoenix/infokito] Hikayat abu nawas – Syahdan.untuk memperluas rumahnya.jantan dan betina.bagus kalau begitu.tambahkan seekor kambing lagi. Baik untuk pelaris diri atau perniagaan.seorang cerdik dikampungnya. misteri. Burung cenderawasih digunakan sebagai „pelaris‟.dengan wajah berkerut.sang lelaki merasa sayang untuk mengeluarkan uang.akhirnya. Hanya orang yang memilikinya yang tahu akan kelebihannya ini.Telah dinyatakan dalam kitab Tajul Muluk bahawa burung cenderawasih mempunyai pelbagai kelebihan.namun.abunawas tampak tepekur sesaat.ia putar otak bagaimana caranya agar ia bisa memperluas rumahnya tanpa mengeluarkan banyak. Seluruh badannya daripada dalam isi perut sehinggalah bulunya mempunyai khasiat yang misteri.pergilah ia menuju rumah abu nawas.tersenyum.mereka membuat keributan dan kotorannya berbau tak sedap.sudah bertambah luaskah kediamanmu?” si lelaki : “boro boro ya abu. Namun ramai yang memburunya kerana „tuahnya‟.laki2 ini merasa rumahnya sudah sangat sempit dengan keberadaannya dan keluarganya. Kebanyakannya digunakan untuk perubatan.jangan kau menegerjai aku.lalu kembali 3 hari lagi.buatkan ia kandang didalam rumahmu juga. abunawas : “bagaimana fulan.saat ini adalah saat paling parah selama aku tinggal dirumah itu.kediamanmu sedah mulai terasa luas atau belum ?” si lelaki : “aduh abu.ia kembali kekediaman abunawas.belilah sepasang ayam.setelah si lelaki selesai bercerita.jika kamu menghendaki kediaman yang lebih luas.ia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar.kemarin ayam sekarang bebek.sempit.rumahku sekarang sangat mirip pasar unggas.ia mendatangi abunawas.” abu nawas : “( sambil tersenyum ) kalau begitu tambahkan sepasang bebek dan buatkan kandang didalam rumahmu. 3 hari kemudian. Penuh dengan keunikan.lalu membuatkan kandang untuk ayamnya didalam rumah.sepulang dari rumah abunawas.ampun.

sesungguhnya rumahmu itu cukup luas.aku tak sanggup ya abu. ia telah diterbangkan oleh sekor merak emas.paling tidak bau dari kambing dan suara embikannya yang berisik sudah tak kudengar lagi.anak2ku juga sudah tidak rewel.dan atur rumah tanggamu.maka dengan pasrah pergilah ia ke pasar dan membeli seekor kambing.besok kau kembali untuk menceritakan keadaan rumahmu.lumayan lah abu.dan banyak2lah bersyukur atas apa yang dirizkikan tuhan padamu.tolong aku abu.keesokan harinya ia kembali kerumah abunawas.lalu juallah kambingmu kepasar. Tetapi nasibnya mula-mula tidak seberapa mujur.anak2ku juga sudah mulai berhenti menangis.kini istriku sudah tidak marah2 lagi.” si lelaki pulang sambil bertanya2 dalam hatinya.jangan membantah.jangan suruh aku beli sapi dan mengandangkannya dirumahku.sekarang disuruh jual.sekarang pulanglah kamu.” silelaki pun termenung sadar atas segala kekeliruannya.” lelaki itu tertunduk lesu.sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah banguanmu.bagaimanapun juga yang memberi ide adalah abunawas.bau.dan jangan banyak mengeluh.keesokan harinya ia kembali dengan wajah yang berseri2 kerumah abunawas abunawas : “kulihat wajahmu cerah hai fulan.” abu nawas : “baiklah.ia terpana akan kecendikiaan sang tokoh dan mengucap terima kasih pada abunawas… Hikayat Inderaputra .apa maunya si abunawas. .mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu.dengan perginya bebek2 itu.sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada. putra Maharaja Bikrama Puspa adalah seorang putera yang sangat arif bijaksana.esok harinya ia kembali kerumah abunawas abunawas : “jadi. 3 hari kemudian dia kembali menemui abunawas abunawas : “bagaimana fulan ? sudah membesarkah kediamanmu ?” si lelaki : “rumahku sekarang benar2 sudah jadi neraka.rumahku jadi jauh lebih tenang dan tidak terlalu sumpek dan bau lagi.kalau begitu.panas.hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu.bagaimana kondisi rumahmu saat ini?” si lelaki :”alhamdulillah ya abu.sicerdik pandai yang tersohor. abu nawas : “bagaimana kondisi rumahmu hari ini ?” si lelaki :”yah.betul2 parah ya abu.” abunawas. Sesudah beberapa lama ia diangkat menjadi anak perdana menteri.” abunawas : “(sambil tersenyum) nah nah.namun.ia tetap menjual kambingnya kepasar.bagaimana kondisi rumahmu hari ini?” si lelaki : “syukurlah abu.bebek dan sekarang kambing.sumpek.” abu nawas : “kalau begitu juallah bebek2mu hari ini.si lelaki : “apa kau sudah gila abu ?kemarin ayam. Semasa masih kecil. lagi terlalu perkasa dan saktinya.lalu ia membuatkan kandang didalam rumahnya.”kini juallah ayam2mu kepasar dan kembali besok ” si lelaki pulang dan menjual ayam2nya kepasar. Ia jatuh di suatu taman dan dipelihara oleh nenek kebayan.(Sastra Melayu Klasik) Indraputera.bagus.kemarin disuruh beli.apa tidak ada cara lain yang lebih normal?” abunawas : “lakukan saja.anak2 menangis.kau lihat kan.istriku mengomel sepanjang hari.pulanglah kamu. semua hewan2 berkotek dan mengembik.besok kau kembali kemari” si lelaki pulang kerumahnya dan menjual bebek2nya kepasar.

Ia pernah bertemu dengan tengkorak yang dapat berkata-kata. ia sudah ada kembali di kebun nenek kebayan di negerinya. Raja negeri ini sangat memuliakan Indraputera dan memberikan hadiah sehelai kain yang dapat menyembuhkansegala macam penyakit kepada Indraputera. membunuh raksasa dan bota yang makan manusia. Ia bersahabat dengan anak raja-raja yang berasal dari golongan manusia dan jin. Berma Sakti memberikan obat kepada Indraputera. Barang siapa ingin beranak boleh meminta obat daripadanya. Berma Sakti namanya. Raja Syahsian dan perdana menteri sangat gembita. Kemudian terdengar khabar bahwa di sebuah gunung yang jauh ada tinggal seorang maharesi pertapa yang terlalu sakti.” Hai anakku. Indraputera memejamkan matanya. ketika dibuka matanya. Berbagai hikmat diperolehnya. menciptakan angin ribut. Pada suatu ketika Indraputera dituduh berbuat jahat dengan dayang-dayang istana dan akhirnya Indraputera dibuang di sebuah negeri yang kotanya terbuat dari batu hitam. Akan tetapi. Berkata Berma Sakti kepada Indraputera. tiada seorang pun yang sanggup pergi ke gunung itu. pejamkan matamu dan citalah barang yang engkau kehendaki niscaya sampailah ke tempat itu”.” Barang siapa dapat mengobati tuan puteri. negeri yang penghuninya kera belaka dan kalau siang hari menjadi manusia. permaisuri hamillah dan melahirkan seorang anakyang elok parasnya yang dinamakan Tuan Puteri Indra Seri Bulan. menghidupkan orang yang telah mati. Maka gong pun dipalu.Tersebutlah perkataan Raja Syahsian tiada mempunyai seorang anak. jika hina sekalipun bangsanya akan diangkat menjadi menantu raja. karena tempat gunung terlalu jauh dan harus melewati hutan rimba yang penuh dengan binatang buas. Ramai anak raja yang datang meminang tuan puteri. ada hikmat yang dapat menciptakan negeri langkap dengan segalanya. Setelah memakan obat yang dibawa Indraputera. Akhirnya sampai ia di gunung tempat pertapaan Berma Sakti. Tidak lama kemudian. tuan puteri pun sakit dan semua tabib istana tidak dapat menyembuhkan. Baginda terharu dan ingin berputera. Bermacam-macam pengalaman dialami. Ia juga pernah mengunjungi negeri jin Islam. yaitu sekuntum bunga tunjung. Maka pergilah Indraputera mencari obat itu.” Indraputera muncul dan menyembuhkan tuan putri. setelah dengan berbagai masalah yang menerjang akhirnya Indraputera dapat meminang Tuan Puteri Indra Seri Bulan . Pada suatu hari baginda pergi berburu dan melihat seekor kijang menangisi ibunya yang telah dipanah mati. di samping itu Indraputera juga diajar berbagai hikmat. Tuan Puteri Indra Seri Bulan pun besarlah. Indraputera menawarkan diri untuk pergi ke gunung itu.