Anda di halaman 1dari 1

TAMPILAN KARAKTER Tampilan adalah hal yang penting bagi orang ketika menilai orang lain.

Hal ini juga berlaku bagi pemain ketika melihat karakter sebuah game. Karena itulah, desainer hendaknya menentukan tampilan fisik karakter game dengan sebaik-baiknya. Tampilan karakter utama dalam game yang menarik ini untuk mendorong pemain melihat mereka sebagai karakter yang lebih cerdas, lebih kuat, lebih baik. Tampilan yang menarik ini tidak hanya berlaku bagi karakter protagonis, tetapi karakter antagonis pun perlu memiliki penampilan yang menarik, meski diarahkan pada stereotip yang berbeda. Penampilan fisik yang menarik ditandai dengan kesimetrisan bagian tubuh, postur yang tegap dan sehat. Pada karakter lelaki, mereka memiliki dagu yang kuat, senyum yang bagus dan ekspresi wajah yang dewasa. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa ukuran tampilan yang menarik ini tergantung pada budaya dan sejarah yang memodifikasi ukuran ‘menarik’. Karakter yang menarik bisa tampil dalam wajah yang dewasa atau babyface. Karakter dengan wajah babyface tampak lebih hangat, mudah bekerjasama, dapat dipercaya, namun juga tampak tidak mandiri, kurang bertanggungjawab, kalah dan dapat dimanipulasi. Wajah babyface ini ditandai dengan mata yang besar, alis dan dahi tinggi, hidung kecil, mulut dan pipi penuh, yang mengingatkan kita pada fitur wajah bayi. Efek tampilan wajah babyface ini lintas budaya bahkan spesies, orang menganggap cute ketika melithat bayi binatang dan bayi manusia. Efek babyface pada karakter ini membangkitkan naluri pemain memelihara dan mempercayai karakternya, seperti ketika melihat bayi. Stereotip Desainer karakter game sangat memperhatikan stereotip karakternya. Hal ini disebabkan karena penilaian ketika kita melihat karakter, berbasis pada stereotip - skema dalam memori kita yang berkaitan dengan seperangkat petunjuk tentang kualitas seseorang. Stereotip bersifat subyektif dan berulang. Sekali orang membentuk stereotip, ketika melihat orang lain ia akan mencari kualitas yang mendukung stereotip itu dan melihat kualitas apa yang tidak sesuai. Beberapa game memanfaatkan stereotip untuk membuat karakter yang lebih segar. Dalam game The Leisure Suite Larry, karakter utamanya tidak seperti karakter heroik lain, melainkan bujangan tua dan segala stereotip yang terkait dengannya. Sebagai karakter utama dan bujangan tua, ada sifat yang kontradiktif sehingga pengkarakteran lebih bulat dan tidak rata. Hal ini yang membuat Larry menjadi karakter yang memorable.