Anda di halaman 1dari 2

Proses Habibie menyadari bahwa ia memiliki tingkat legitimasi yang rendah baik dalam lingkungan domestik maupun internasional

. Di lingkungan domestik dapat dilihat ketika upaya demokratisasi setelah Soeharto dan naiknya Habibie menjadi Presiden jelas menunjukkan belum adanya upaya pemerintah untuk menerapkan demokrasi di dalam Indonesia. Hal ini yang mengakibatkan kelompok pro reformasi seperti kelompok mahasiswa dan aktifis tidak menginginkan Habibie menduduki bangku kekuasaan karena Habibie tidak dipilih melalui proses pemilu. Selain para mahasiswa dan aktifis, kelompok elit politik dan kelompok militer juga kurang mendukung Habibie, dikarenakan dengan alasan yang sama yaitu mereka ingin melakukan pemilihan umum yang berdasarkan keinginan dan mandat rakyatnya sendiri. Maka dari itu Habibie berusaha agar pemerintahannya berbeda dengan Soeharto, agar dapat mendapatkan legitimasi yang cukup kuat dalam menjalankan pemerintahannya. Sedangkan dilingkungan internasional, pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia akibat pemberontakan-pemberontakan dari kaum reformis, mendapat kecaman oleh publik Internasional, dan negara-negara lain tidak mau memberi bantuan kepada Indonesia sebelum masalah pelanggaran HAM diselesaikan. Status Khusus dengan Otonomi Luas Salah satu usaha Habibie untuk meningkatkan legitimasi adalah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Habibie dalam masalah status Timor-timur sebagai bagian dari Indonesia yang belum memiliki kejelasan. Kebijakan memberikan status khusus dengan otonomi luas untuk Timor-timur ditawarkan oleh Habibie dalam sebuah rapat kabinet 9 Juni 1998. Keputusan untuk mengeluarkan kebijakan otonomi luas ini diambil oleh presiden Habibie karena integrasi wilayah Timor-Timur ke Indonesia selama hampir 23 tahun tidak mendapatkan pengakuan dari PBB dan karena Habibie mendapat tekanan dari domestik amupun internasional. Menurut Habibie, pemberian otonomi luas merupaka suatu bentuk penyelesaian akhir yang adil, menyeluruh, dan dapat diterima secara internsional. Habibie juga beranggapan kebijakan ini meruapakan suatu cara penyelesaian yang paling realistis, paling mungkin terlaksana, berpreospek damai, sekaligus merupakan suatu kompromi yang adil antara integrasi penuh dan aspirasi kemerdekaan. Tawaran otonomi luas ini memberikan kesempatan kepada rakyat Timor-Timur untuk dapat memilih kepala daerahnya sendiri, menentukan kebijakan daerahnya sendiri, dan dapat mengurus daerahnya

Saat dialog segitiga sedang dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 1999. Jadi qwewenang Pemerintahan Timor-Timur adalah mengatur berbagai aspek kehidupan kecuali aspek pertahanan. Hal ini diperkuat dengan berlangsungnya kembali perundingan “senior Official Meeting” pada tanggal 4-5 Agustus 1998. diakses 1 Maret 2012] . dan PBB sepakat untuk membahas dan menjabarkan lebih lanjut mengenai kebijakan otonomi luas sebagai persoalan TimorTimur tanpa merugikan posisi masing-masing pihak. Tersedia dalam www.html. politik luar negeri. ternyata mereka menyambut positif tawaran kebijakan ini. moneter dan fiskal. Daftar Pustaka Timor-Timur[internet]. PBB juga berusaha untuk melakukan konsultasi dengan berbagai tokoh masyarakat Timor-Timur baik yang berada didalam maupun diluar negeri.org/peace/etimor99/agreement/agreeBi01. Ketika Menteri Luar Negeri Ali Alatas diutus oleh presiden untuk menyampaikan usulan kebijakan otonomi luas ini kepada pemerintahan Portugal dan PBB. Indonesia.go. dari hasil rapat tersebut Portugal. Tersedia dalam www.bappenas. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan masukan-masukan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mempersiapkan rancangan naskah persetujuan tentang rancangan status khusus dengan otonomi luas pada pertemuan dialog segitiga antara Portugal-Indonesia-PBB tersebut.un. Dalam perkembangan mengenai rancangan status khusus dengan otonomi luas untuk timor-timur mengalami perubahan. presiden Habibie mengajukan Opsi kedua yaitu jika rakyat timor-timur menolak Opsi kesatu (kebijakan status khusus dengan otonomi luas) maka pemerintahan Indonesia akan memberikan kebijakan yang baru yaitu referendum.id/get-file-server/node/6418/ [diakses 1 Maret 2012] Timor-Timur[internet].sendiri.