Anda di halaman 1dari 6

Asal mula agama Islam Islam merupakan salah satu agama besar di dunia.

Agama ini lahir dan berkembang di tanah Arab.Pendirinya adalah Nabi Muhammad SAW.Islam mulai di siarkan sekitar tahun 612 di Mekah. Karena penyebaran agama ini mendapat tantangan dari lingkunganny7a, Muhammad kemudian pindah ke Madinah pada tahun 622. Dari sinilah Islam berkembang ke seluruh dunia.

Setelah Muhammad wafat pada tahun 632, proses menyebarluaskan Islam dilanjutkan oleh para kalifah yang ditunjuk Muhammad. Sampai tahun 750, wilayah Islam telah meliputi Jazirah Arab, Palestina, Afrika Utara, Irak, Suriah, Persia, Mesir, Sisilia, Spanyol, Asia Kecil, Rusia, Afganistan, dan daerah-daerah di Asia Tengah. Pada masa ini yang memerintah ialah Bani Umayyah dengan ibu kota Damaskus. .Kapan dan dari mana Islam Masuk Indonesia

Sejarah mencatat bahwa sejak awal Masehi, pedagang-pedagang dari India dan Cina sudah memiliki hubungan dagang dengan penduduk Indonesia. Masuknya Islam ke Indonesia menimbulkan berbagai teori. Meski terdapat beberapa pendapat mengenai kedatangan agama Islam di Indonesia, banyak ahli sejarah cenderung percaya bahwa masuknya Islam ke Indonesia pada abad ke-7 berdasarkan Berita Cina zaman Dinasti Tang. Berita itu mencatat bahwa pada abad ke-7, terdapat permukiman pedagang muslim dari Arab di Desa Baros, daerah pantai barat Sumatra Utara.Abad ke-13 Masehi lebih menunjuk pada perkembangan Islam bersamaan dengan tumbuhnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. Pendapat ini berdasarkan catatan perjalanan Marco Polo yang pernah singgah di Perlak pada tahun 1292 dan berjumpa dengan orang-orang yang telah menganut agama Islam.

Bukti yang turut memperkuat pendapat ini ialah ditemukannya nisan makam Raja Samudra Pasai, Sultan Malik al-Saleh yang berangka tahun 1297.Jika diurutkan dari barat ke timur, Islam pertama kali masuk di Perlak, bagian utara Sumatra. Hal ini menyangkut strategisnya letak Perlak, yaitu di daerah Selat Malaka, jalur laut perdagangan internasional dari barat ke timur. Berikutnya ialah Kerajaan Samudra Pasai. Di Jawa, Islam masuk melalui pesisir utara Pulau Jawa ditandai dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik. Di Kalimantan, Islam masuk melalui Pontianak yang disiarkan oleh bangsawan Arab bernama Sultan Syarif Abdurrahman pada abad ke-18. Di Sulawesi, Islam masuk melalui raja dan masyarakat Gowa-Tallo. Hal masuknya Islam ke Sulawesi ini tercatat pada Lontara Bilang. Menurut catatan tersebut, raja pertama yang memeluk Islam ialah Kanjeng Matoaya, raja keempat dari Tallo yang memeluk Islam pada tahun 1603.

Lama-kelamaan penganut agama Islam makin banyak. Ternate. Bandar juga merupakan pusat perdagangan. mulailah ada penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam. Bandar-bandar ini memiliki peranan dan arti yang penting dalam proses masuknya Islam ke Indonesia. juga kepada sanak familinya. . a. Bahkan kemudian berkembang perkampungan para pedagang Islam di daerah pesisir. dan Gujarat yang umumnya beragama Islam. yang setelah kuat akhirnya membentuk sebuah pemerintahaan Islam. Malaka merupakan pusat transit para pedagang. baik pedagang dari luar Indonesia nmaupun para pedagang Indonesia. Gresik. Samudra Pasai. Di bandar-bandar inilah para pedagang beragama Islam memperkenalkan Islam kepada para pedagang lain ataupun kepada penduduk setempat. kaum pedagang memegang peranan penting dalam proses penyebaran agama Islam. Dari situlah lahir kesultanan-kesultanan Islam di Nusantara. Jepara. Dalam perkembangannya. seperti Perlak. Terjadilah kegiatan saling memperkenalkan adat-istiadat. Mereka tinggal di tempat-tempat tersebut dalam waktu yang lama. Gowa. Maka.. Pada saat menunggu inilah. bandar-bandar di sekitar Malaka seperti Perlak dan Samudra Pasai juga didatangi para pedagang. Tuban.Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Islam di Indonesia Sejarah mencatat bahwa kaum pedagang memegang peranan penting dalam persebaran agama dan kebudayaan Islam. dan Tidore. Sunda Kelapa. Akhirnya. Islam mulai berkembang di masyarakat Indonesia. Penduduk setempat yang telah memeluk agama Islam kemudian menyebarkan Islam kepada sesama pedagang. terjadi pembauran antarpedagang dari berbagai bangsa serta antara pedagang dan penduduk setempat. Banyak pemimpin bandar yang memeluk agama Islam. Akibatnya. Banten. Banjarmasin. terdapat pedagang Arab. Peranan Kaum Pedagang Seperti halnya penyebaran agama Hindu-Buddha. bahkan juga digunakan sebagai tempat tinggal para pengusaha perkapalan. bandar-bandar tersebut umumnya tumbuh menjadi kota bahkan ada yang menjadi kerajaan. rakyatnya pun kemudian banyak memeluk agama Islam. Demak. cara lain yang turut berperan ialah melalui dakwah yang dilakukan para mubaligh. Di samping itu. Di samping itu. budaya bahkan agama. Peranan Bandar-bandar (pelabuhan di Indonesia) Bandar merupakan tempat berlabuh kapal-kapal atau persinggahan kapal-kapal dagang. Palembang. Hal ini berlangsung terus selama bertahun-tahun sehingga akhirnya muncul sebuah komunitas Islam. Di antara para pedagang tersebut. untuk menunggu datangnya angin musim.Para pedagang itu datang dan berdagang di pusat-pusat perdagangan di daerah pesisir. Cirebon. Persia. Letak Indonesia yang strategis menyebabkan timbulnya bandarbandar perdagangan yang turut membantu mempercepat persebaran tersebut.

Islam di Indonesia Dari sejarah awal masuknya Islam ke Indonesia kita ketahui bahwa Islam masuk ke Indonesia secara damai. Disamping itu juga bangsa Indonesia memeluk agama yang berbeda diantaranya Islam. budha. para pedagang Islam juga berperan sebagai mubaligh. . sunda. Penyebaran Islam melalui dakwah ini berjalan dengan cara para ulama mendatangi masyarakat objek dakwah. wali ulama yang kenal saat ini ada 9 yaitu wali songo (wali 9).Di pulau Jawa. maka ajaran islam tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari bangsa indonesia. artinya sebagian besar bangsa indonesia menganut dan memeluk agama islam dengan kesadaran sendiri. Keberagaman bangsa Indonesia yaitu bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa. ada suku jawa. Kedua golongan inilah yang mewakili umat islam seluruh Indonesia. Hal ini merupakan tugas yang cukup berat apalagi bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersifat pluralistis (beragam). keduanya menjalin kerjasama dalam membangun negara dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.Jadi dengan demikian islam sangat menghargai dan menghormati pemeluk agama lain dan setiap toleransi yang diperlihatkan cukup besar kepada mereka yang bukan muslim. dengan menggunakan pendekatan sosial budaya.c. yaitu bagaimana mengisi kemerdekaan. bugis dan lain-lain. tanpa ada paksaan dari siapapun. Hindu. Peranan Para Wali dan Ulama Salah satu cara penyebaran agama Islam ialah dengan cara mendakwah.Di samping itu. Ada juga para mubaligh yang datang bersama pedagang dengan misi agamanya. Golongan Tradisionalis ini adalah para ulama yang tergabung dalam Nahdhatul Ulama (NU). Umat islam Indonesia terdiri dari dua golongan yaitu tradisional dan Modern. karena agama islam datang secara damai. Di samping sebagai pedagang. sedangkan golongan modernis ialah para ulama yang tergabung dalam Muhamadiyah. Corak Masyarakat Islam Indonesia Umat Islam di Indonesia sangat berperan dalam pembentukan adat Istiadat bangsa Indonesia stelah merdeka maka ada tugas yang lebih penting lagi. Kristen. para ulama ini juga mendirikan pesantren-pesantren sebagai sarana pendidikan Islam.

serta dalam ketetapan-ketetapan MPR . Pengaruh Islam Dalam Pendidikan Salah satu tugas penting yang dilakukan Departemen Agama adalah menyelenggarakan pendidikan. Hal ini menandai adanya pengaruh adat istiadat dalam kehidupan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. umat islam bebas menjalankan ajaran agamanya tanpa mendapat ancaman atau gangguan dari pemeluk agama lain.Lembaga-Lembaga Sosial Keagamaan Islam Di Indonesia Lembaga-lembaga sosial keagamaan islam di Indonesia sangat besar peranannya seperti organisasi ulama Indonesia yang biasa disebut : Majelis Ulama Indonesia (MUI). lembaga ini bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah. Lembaga-lembaga islam telah berkembang dalam beberapa bentuk sejak zaman penjajahan belanda. batang tubuh UUD 1945. membimbing dan mengawasi pendidikan agama. Pengaruh Islam Dalam Adat Istiadat Di Indonesia Adat istiadat di Indonesia yang berkembang dipengaruhi oleh peradaban islam.Dari dasar ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar dan terjaminnya kehidupan beragama. terutama dalam bidang pembinaan pesantren di berbagai daerah di Indonesia. Persatuan Pemuda/Pelajar/Mahasiswa Persatuan Pengusaha dan lain-lainnya. salah satu pendidikan tertua di Indonesia adalah pesantren yang tersebar di berbagai pelosok daerah. diantara pengaruh itu adalah ucapan salam yang selalu diucapkan setiap muslim atau penggunaannya juga pada acara-acara resmi pemerintahan yang selalu menggunakan salam berupa kalimat “Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh”. Islam mempunyai pengaruh dalam percaturan politik dan pemerintahan di Indonesia yang dapat dibuktikan dengan : . Pengaruh penting lainnya adalah berupa ucapan-ucapan kalimat dalam do’a yang merupakan pengaruh dari tradisi islam yang lestari. Pengaruh Islam Dalam Politik Dan Pemerintahan Berdasarkan UUD 1945 dan pancasila. Begitu juga dengan Muhamadiyah. tertuang dalam Pembukaan undang-Undang Dasar 1945. kemasyarakatan. lembaga ini dipimpin oleh seorang ulama atau kyai. misalnya ucapan Basmalah ketika akan melakukan suatu pekerjaan. lembaga ini bergerak dalam bidang pendidikan. Selain itu ada juga yang disebut NU.

Syair pujian yang mengagungkan nama-nama Allah yang sering diucapkan oleh umat islam. Adanya lembaga khusus untuk umat islam yaitu MUI. 7 tahun 1989 tentang : Perkawinan    Warisan. Pengaruh Islam Dalam Hukum Dan Peradilan Pengaruh islam dalam hukum dan peradilan terangkum dan terlihat jelas dalam rancangan undangundang peradilan yang saat ini telah disahkan oleh Presiden Soeharto menjadi Undang-Undang No. Begitu pula dalam bentuk arsitektur bangunan rumah peribadatan.Sila pertama dari Pancasila. banyak bangunan masjid yang ada di Indonesia terpengaruh dari bangunan masjid yang ada di negara-negara islam. Ditetapkannya hari-hari besar keagamaan sebagai hari besar nasional. wasiat dan hibah yang dilakukan berdasarkan hukum islam. Dalam upacara kenegaraan selalu dibuka dengan ucapan Assalamu Alaikum dan ditutup dengan do’a secara islam. merupakan bukti pengaruh ajaran islam terhadap kehidupan beragama masyarakat islam di Indonesia dan masih banyak lagi karya seni yang bernuansa islami kaligrafi. rebana dan lain-lain. baik yang ada di timur tengah ataupun di tempat-tempat lainnya di dunia islam . Terbentuk Departemen Agama di Indonesia Para Kepala Negara dan menterinya mayoritas orang islam. Pengaruh Islam Dalam Seni Dan Arsitektur Pengaruh seni dalam hal ini yang paling menonjol adalah irama lagu-lagu kosidah dan lagu-lagu yang bernafaskan ajaran islam. Wakaf dan sedekah. Fatwa ulama (MUI) dijadikan pertimbangan dalam setiap kebijakan yang menyangkut umat dan bangsa.