Anda di halaman 1dari 2

Demokrasi Liberal Ciri Ciri : 1. Menganut sistem multipartai. 2. Adanya mosi tidak percaya terhadap kabinet. 3.

. Munculnya partai oposisi. 4. Kabinet dapat dijatuhkan DPR sehingga sering ganti kabinet. 5. Instabilitas politik. Sebab dilaksanakannya demokrasi liberal adalah maklumat November

7 kabinet pada masa demokrasi liberal : 1. Kabinet Natsir (6 September 1950 20 Maret 1951) 2. Kabinet Sukiman (26 April 1951 - 3 April 1952)

3. Kabinet Wilopo (3 April 1952 3 Juni 1953) Masalah yang dihadapi : 1. Gerakan Sparatis 2. Peristiwa 17 Oktober 3. Peristiwa Tanjung Morawa 4. Kabinet Ali Sastroamidjojo I (31 Juli 1953 12 Agustus 1955) Masalah yang di hadapi yaitu pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, Aceh, Sulawesi. 5. Kabinet Burhanudin Harahap (12 Agustus 1955 3 Maret 1956) Berhasil melaksanakan pemilu 1 dan 2 periode, tanggal 21 September 1955 memilih anggota DPR dan tanggal 5 Desember 1955 memilih anggota badan konstituante. 6. Kabinet Ali Sastroamidjojo II (24 Maret 1956 14 Maret 1957) Terdapat masalah gerakan anti China & pemberontakan PRRI / PERMESTA.

7. Kabinet Djuanda Kabinet ini jatuh karena badan konstituante tidak bisa membuat UUD yang baru, sehingga presiden mengeluarkan dekrit tanggal 5 Juli 1959 & mengumumkan berlakunya demokrasi terpimpin.