Anda di halaman 1dari 7

Pendahuluan

Alhamdulillahirobbilalamin Marilah kita panjatkan puji syukur kita kapada Allah SWT karena atas berkat dan rahmatnya saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul tentang Batuan Penyusun Litosfer . Bumi tersusun dari beberapa lapisanya itu Barysphere Atau Centrosphere (Inti Bumi), Mesosphere Atau Mantel, dan Litosfer. Tetapi dalam makalah ini saya hanya akan membahas tetang Batuan Penyusun lapisan Litosfer.

Daftar Isi

Pendahuluan ...................................................................................................................................................... 1 Daftar Isi ............................................................................................................................................................. 2 A. B. 1. 2. 3. Litosfer ................................................................................................................................................... 3 Batuan Penyusun Lapisan Litosfer. ........................................................................................................ 4 Batuan Beku ....................................................................................................................................... 4 Batuan Sedimen ................................................................................................................................ 5 Batuan Metamorf/Malihan ................................................................................................................ 6

Penutup.............................................................................................................................................................. 7

Sebelum kita membahas tentang Batuan Penyusun Lapisan Litosfer, alangkah baiknya kita memahami sedikit tentang Litosfer.

A. Litosfer
Litosfer berasal dari kata lithos (=batuan) dan sphere atau sphaira(=lapisan), merupakan bagian luar yang membungkus Bumi. Litosfer terdiri atas batuan yang relatif lebih ringan (light rock) dibanding astenosfer dan mesosfer. Sebagian besar unsur kimianya adalah Silikat (SiO 2) yang merupakan gabungan antara oksigen dan silikon. Unsusr-unsur kimia lainnya adalah oksigen (46,6%), silikon (27,7%), alumunium (8,1%), besi (5%), kalsium (3,6%), natrium (2,8%), kalium (2,6%), dan magnesium (2.1%). Lapisan litosfer merupakan lapisan yang sangat tipis, padat, keras, kuat, dan paling rigid, namun bersifat elastis (kenyal) di antara semua lapisan Bumi, karena itu disebut kerak (crust). Bentuk kerak ini terjadi karena perbedaan suhu (amplitudo suhu) yang besar antara lapisan astenosfer yang bisa mencapai > 10000 C dengan muka Bumi. Tebal litosfer sekitar 100 km, mencakup kerak bumi dan bagian atas lapisan mantel. Selain sebagai tempat berpijak, beraktivitas, dan media tumbuh tanaman, litosfer adalah wahana bahan tambang dan mineral. Menurut teori tektonik lempeng (plate tectonic theory), litosfer terdiri atas lempenganlempengan yang saling berpasangan, sehingga muka Bumi menyerupai permainan bongkarpasang (puzzle). Lempeng-lempeng itu terus menerus bergerak saling menjauh atau saling geser atau saling menumbuk, akibatnya bentuk muka Bumi tidak rata. Lempeng-lempeng litosfer terbagi atas dua macam, yakni lempeng benua dan lempeng samudra. Lempeng benua adalah lempeng yang tidak terendam air laut dan di atasnya berdiri benua-benua dengan ketebalan rata-rata 30 km dan di daerah pegunungan 70 km. Lempeng ini terbagi lagi menjadi 3 (tiga) lapisan : Lapisan atas dengan tebal + 15 km (tipe magma granit), unsur kimia utamanya silicium dan aluminium. lapisan tengah setebal + 25 km (tipe magma basalt), unsur kimia utamanya silicium dan aluminium. lapisan bawah setebal + 20 km (tipe magma peridotit dan eklogit), unsur kimia utamanya silicium dan magnesium. Lempeng samudra memenuhi 65% litosfer. Unsur kimia utamanya adalah silicium dan magnesium, sehingga disebut lapisan Si-Ma, ketebalannya di dasar samudra mencapai 5-10 km. KERAK BENUA (CONTINENTAL CRUST) Disebut lapisan Si-Al (silisium aluminium) Mengandung unsur aluminium dalam jumlah besar Tersusun atas batuan yang sangat tua yang bersifat granitis KERAK SAMUDERA (OCEANIC CRUST) Disebut lapisan Si-Ma (silisium magnesium) Mengandung unsur magnesium dalam jumlah banyak Terdiri atas batuan basaltis yang berusia lebih muda yang lebih padat dibanding kerak benua Unsur-unsur pembentuk utamanya adalah Unsur-unsur pembentuk utamanya adalah mineral silikat yang kaya aluminium, mineral silikat yang kaya akan magnesium, potassium, dan sodium besi, kalsium, dan sedikit aluminium

Selanjutnya kita akan membahas tentang Batuan Penyusun Lapisan Litosfer.

B. Batuan Penyusun Lapisan Litosfer.


Batuan penyusun litosfer terdiri dari 3 jenis batu, yaitu : Batuan Beku Batuan Sedimen Batuan Metamorf

1. Batuan Beku Berdasarkan tempat membekunya,batuan beku dibagi menjadi 3 macam, yakni batuan beku dalam, batuan beku luar, dan batuan beku korok/gang. Batuan beku dalam adalah magma yang membeku secara perlahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi. Ukuran mineralnya besar dan berbutir kasar. Contoh Granit Ciri-ciri mengandung kuarsa, feldspar, hornblende, dan mika, tekstur rata Diorit tidak mengandung kuarsa, tekstur rata Gabbro batuan yang didalamnya terdapat mineral berwarna gelap

Batuan beku luar/leleranadalah magma yang membeku dengan sangat cepat di permukaan Bumi. Cirinya berbutir halus. Contoh Basalt Riolit Ciri-ciri berwarna hitam, coklat, abu-abu tua, atau hijau tua komposisinya seperti granit, bertekstur porfirik (campuran butir halus dan kasar), mengandung kristal feldspar, kuarsa, dan mika diorit yang keluar sampai ke permukaan bumi batuan bersinar yang berwarna hitam, abu-abu, kuning atau coklat batuan beku luar yang mengandung rongga-rongga gas, hasil pembekuan lava

Andesit Obsidian (batu kaca) Scoria danpurnice (batuapung)

Batuan beku korok/gang adalah batuan yang terjadi karena magma membeku sangat cepat di lorong (gang, apofisa, lakolit, atau diatrema) antara dapur magma dan permukaan Bumi.

2. Batuan Sedimen Batuan sedimen atau endapan(Sedimentary Rock)adalah batuan hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian diangkut dan diendapkan. Batuan inimeliputi + 75 % pembentuk litosferyang terbentuk di permukaan bumi. Ciri yang mudah dikenali dari batuan sedimen adalah : Biasanya berlapis-lapis, baik nyata maupun samar. Mengandung sisa-sisa jasad atau bekasnya, seperti cangkang binatang koral dan seratserat kayu. Ada keseragaman yang nyata pada bagian-bagian penyusunnya. Berdasarkan proses pembentukannya dibedakan menjadi : 1) Batuan sedimen klastik terbentuk melalui proses mekanik pengendapan dari materialmaterial yang mengalami proses transportasi. Partikel batuan sedimen klastik besarnya bervariasi dari mulai lempung sampai bongkah.Contohnya : Konglomerat adalah batuan kerikil bundar yang saling rekat. Batu pasir (sandstone) terbentuk dari pasir hasil pecahan batuan beku yang tersusun kembali akibat tekanan dan masuknya zat tertentu Breksi adalah batuan berbutir kasar dan tajam-tajam direkatkan satu sama lain oleh zat tertentu. Kaolin adalah batuan hasil pelapukan feldsfar atau kadang-kadang granit, seperti di Bangka-Belitung, sifatnya plastis, berwarna putih sampai hitam. 2) Batuan sedimen kimiawi terbentuk melalui proses pengendapan larutan atau reaksi kimiawi, sehingga struktur kimianya berubah pada saat mengendap. Proses pembentukannya ada yang langsung dan tidak langsung. Secara langsung dibentuk dari penguapan air pada endapan sehingga mineralmineralnya tertinggal, contoh garam dan gips. Secara tidak langsung, batuan ini dibentuk dari reaksi biokimia oleh makhluk hidup, misalnya batu karang. 3) Batuan sedimen organik terbentuk dari gabungan sisa-sisa makhluk hidup.Contohnya batugamping (limestone), napal batu kapur bercampur lempung, dolomit, fosfat, guano, batu karbon atau batubara.

3. Batuan Metamorf/Malihan Batuan metamorf/malihan (Metamorphic Rock) adalah batuan yang berubah tekstur dan struktur mineralnya sehingga membentuk batuan baru dengan tekstur dan struktur mineral yang baru. Batuan metamorf terbentuk akibat proses meningkatnya suhu dan/atau tekanan terhadap batuan beku, batuan sedimen, atau batuan malihan itu sendiri yang telah ada sebelumnya.Mineral pada batuan metamorf umumnya terdiri atas mineral yang stabil, karena telah mengalami rekristalisasi. Berdasarkan prosesnya dapat dibedakan menjadi : o o Batuan metamorfosis thermal atau sentuh. Suhu merupakan faktor terpenting, contohnya marmer (pualam) dari batu kapur, antrasit dari batu bara. Batuan ini terbagi lagi menjadi : Pyrometamorfosis, bila suhu sangat tinggi, contohnya Grafit (bahan pensil) dari karbon. Pneumatolysis, bila gas magma yang sedang naik mengubah batuan sekitarnya dan membentuk mineral baru, contohnya biji timah Bangka,asimut mineral, topas (bahan akik), dan batu permata. Hydrothermal, bila larutan panas yang berperan, contohnya andesit yang berubah menjadi propilit. Batuan metamorfosis dinamo, bila tekanan merupakan faktor terpenting. Contohnya batu bara, batu asbak, kuarsa dari batu pasir. Batuan metamorfosis regional, bila suhu dan tekanan bekerja bersama-sama. Contohnya batu tulis (sabak) dari serpih, gneis.

Penutup
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pembuatan makalah ini karena makalah ini dibuat oleh manusia yang sering melakukan keslahan dan juga kehilapan.