Anda di halaman 1dari 4

TUGAS TUTORIAL

Nama NPM Kelas Judul

: Ghina Aghnaita : 200110100132 :C : Perbedaan Anatomi Ayam , Itik dan Burung Puyuh

ANATOMI AYAM

Morfologi luar dari Gallus-gallus bankiva terdiri atas: 1. Tubuh yang terdiri atas bagian Caput (kepala), Collum (cervix), Truncus (badan), dan cauda (ekor) 2. Ekstremitas atau Alat Gerak

Tubuh a. Caput, (bagian kepala) 1. Paruh (Rostrum) yang terdiri dari maxilla dan mandibula yang berguna sebagai tangan dan mulut. 2. Nares (lubang hidung) berjumlah sepasang terletak pada lateral rostrum bagian atas. 3. 4. Cera, yaitu tonjolan kulit yang lunak terletak pada bagian atas rostrum. Organon visus (mata), dikelilingi oleh kulit yang berbulu, padanya antara lain terdapat iris yang berwarana kuning atau jingga kemerah-merahan serta terdapat pupil yang relatif besar dibandingkan dengan besar matanya. 5. Porus acustic externus (lubang telinga luar), terletak di sebelah dorso caudal mata. Membrana tympani terdapat di sebelah dalamnya dan berguna untuk menangkap getaran suara.

b. Truncus Bagian truncus ditumbuhi bulu-bulu yang khas dan bulu-bulu ini berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan cuaca, memiliki bentuk tersendiri dibandingkan dengan bulu-bulu yang terdapat pada vertebrata yang lain. Bulu dibedakan berdasarkan (a) anatomi dan (b) letaknya. Menurut susunan anatomisnya, bulu dapat dibedakan ke dalam : Plumae, Plumulae dan Filoplumulae (pelajari dan gambar bagian-bagiannya). c. Cauda Berbentuk pendek dan biasa dikenal dengan uropygium selain itu juga cauda ini ditutupi denga bulu-bulu yang disebut rectrices, pada bagian uropygium bagian dorsal terdapat kelenjar minyak yang disebut glandula uropygialis. Extremitas Cranialis Superius, merupakan sayap yang ditumbuhi bulu-bulu dan Extremitas Caudalis Inferius, kaki bagian bawah ditutupi oleh sisik-sisik. ANATOMI ITIK

Itik memiliki banyak macam tulang yang berongga (tulang pneumatik) yang berhubungan dengan sistem pernafasan. Macam-macam tulang pada itik, seperti tengkorak, tulang lengan, tulang selangka, tulang pinggang dan tulang kemudi dengan tulang pernafasan. Kerangka unggas berbeda jauh dengan mamalia. Kerangka burung tidak hanya disesuaikan untuk terbang, tetapi burung dan mamalia memiliki hubungan kekerabatan yang jauh. Tengkorak mempunyai mata orbit yang sangat luas dan sebuah rongga tengkorak yang kecil. Leher yang panjang terdiri dari 14 tulang leher dan tulang atlas yang berbentuk seperti cincin. Enam tulang dada dapat bergerak dengan bebas, tetapi tulang dada yang terakhir disatukan pada synsacrum. Synsacrum adalah penyatuan panjang dari lajur tulang yang terdiri dari 7 tulang dada, 14 tulang lumbosacral, dan tulang

tungging pertama. Mereka bebas dan bergerak meskipun tulang yang terakhir dibentuk dalam tiga sisi tulang piramida yang disebut pygostyle.

Tulang rusuk ada 7, yang pertama dan kedua bebas sedangkan yang lima menempel pada sternum. Cortal cartilages pada itik tidak ada. Tulang rusuk kedua sampai keenam masing-masing mempunyai sebuah proses palapasan yang saling melengkapi tulang rusuk berikutnya. Tulang dada sangat luas sekali, mempunyai sebuah punggung bukit yang sangat menyolok di tengah. Carina yang meningkat adalah daerah yang ada untuk pelengkap otot terbang. Permukaan belakang tulang dada yang berkembang adalah cekung, dan itu dibentuk oleh dasar tulang dada secara terus-menerus dan rongga perut. Kerangka Itik

Kerangka itik yang diamati bagian-bagiannya terdiri dari mandible , incisive , nasal, lacrimal , quadrate , occipital , atlas , epistropheus , humerus , ulna , radius, metacarpus , phalanges , clavicle , coracoids , scapula , sternum, illium, ischium, pubis, pygostyle, femur, patella, fibula, tibia dan metatarsus.

Perototan itik

Bagian-bagian perototan itik terdiri dari pectoralis superficialis, biceps brachii, extensor dan flexor carpii radialis , biceps femoris , gastrocnemius , tibialis cranialis , tendo-tendo extensor, tendo-tendo flexor, otot-otot cervica , obliqus abdominis externus dan gluteus superficialis. Pada hewan lambung tunggal pencernaannya terdiri dari : mulut (cawar oris), tekak (pharyng), kerongkongan (esofogus), gastrium (lambung), intestinum tenue (usus halus : duodenum, ileum, dan jejenum). Instestinum crasum (usus besar = calon, keaekum, rektum), dan anus.

ANATOMI BURUNG PUYUH Puyuh umum berada pada daerah beriklim sedang dan tropis. Padang rumput merupakan habitat umum burung puyuh. Daerah Padat, dan daerah dengan vegetasi tinggi lebih disukai, sementara hutan tepi dan pagar tanaman dihindari. Puyuh umum berukuran sekitar 17,5 cm, dengan berat 70-155 g. Panjang sayap jantan 110-115 mm dan 107-116 mm untuk betina. Ekor ukuran 31-38 mm untuk pria dan 36-44 mm untuk wanita. Betina memerlukan diet protein tinggi untuk pembiibitan.Biji gulma, sedikit sereal, serangga kecil dan juga larva serangga termasuk kumbang, kumbang sejati, semut, cocopet, dan juga orthoptera juga dikonsumsi. Coturnix telah digambarkan dalam hieroglif Mesir sekitar tahun 5000 SM. Burung puyuh telah mulai diternakan sejak tahun 1920. Data hibridasi DNA menunjukan bahwa coturnix berhubungan erat dengan Francolinus dan Alectoris. Burung puyuh yang hidup di alam membuat sarang mereka dari rerumputan. Di Eropa musim kawin burung puyuh adalah antara pertengahan Mei sampai akhir Agustus. Di Afrika musim kawin terjadi pada bulan September sampai bulan Maret, namun di Kenya burung puyuh mulai berkembang biak pada musim penghujan yaitu bulan Januari sampai Februari. Burung puyuh mampu kawin tiga kali per musim kawin. Telur puyuh berukuran sekitar 2,5 cm atau lebih panjang. Dengan berat sekitar 8,5 g. Burung puyuh merupakan petelur yang produktif. Burung puyuh di Eropa dapat bertelur 8 sampai 13 telur per sarang, di Afrika burung ini mampu bertelur 6 sampai 12 telur per sarang. Jika dalam sarang terdapat lebih banyak telur, mungkin sarang itu di simpan telur oleh dua atau lebih betina.

tgl

nilai

paraf