Anda di halaman 1dari 10

Tugas Ilmu Budaya Dasar

PERAN BUDAYA DAERAH DALAM MEMPERKOKOHKETAHANAN BUDAYA BANGSA

NAMA NPM KELAS

: FAJAR ALFIANSYAH PRASETYO : 12111625 : 1KA34

UNIVERSITAS GUNADARMA

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin


Topik Makalah

KONTRIBUSI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN


Kelas : 1-KA34

Tanggal Penyerahan Makalah : 04 April 2012 Tanggal Upload Makalah : 05 April 2012

PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun
NPM 12111625 Nama Lengkap Fajar Alfiansyah Prasetyo Tanda Tangan

Program SarjanaSistem Informasi UNIVERSITAS GUNADARMA

ii

Kata Pengantar

Pertama-tama saya sebagai penulis memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikn rahmadnya kepada kita semua sehingga kami semua beserta saya sendiri dapat menyelesaikan tugas daripada makalah tersebut. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini. Khususnya saya ucapkan kepada Bpk. Muhammad Burhan Amin selaku dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, yang telah memberi tugas makalah ini sehingga sangat memberi saya pelajaran akan hal-hal yang baru buat saya dalam penyusunan sebuah makalah. Juga saya ucapkan kepada Orang tua dan teman-teman saya yang senantiasa mendukung dan memotivasi saya, serta memberi masukan-masukan yang sangat berguna dalam penyelesaian tugas makalah tersebut berjudul Peran Budaya Daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya Bangsa yakni makalah yang menerangkan tentang Peran budaya serta daerah dalam memperkokoh ketahanan budaya bangsa. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saya memohon maaf bila didalam tulisan saya ini ada kekurangan dalam penulisan ataupun ada kata-kata yang tidak patut disampaikan, saya juga memohon untuk Bpk/Ibu sebagaimana dosen matakuliah Ilmu Budaya Dasar memaklumi keadaanya. Dan saya sangat mengharapkan saran dan pendapat dari pembaca sekalian yang mungkin akan saya perbaiki pada tugas-tugas saya kemudian.

Jakarta, 3 Maret 2012

Penulis

iii

Daftar Isi

Pernyataan .................................................................................................................. i Kata Pengantar .......................................................................................................... ii Daftar Isi .................................................................................................................... ii Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang ..................................................................................................... 1 1.2 Tujuan .................................................................................................................. 1 1.3 Sasaran ................................................................................................................. 2 Bab 2 Permasalahan 2.1 Kekuatan .............................................................................................................. 2 2.2 Kelemahan ........................................................................................................... 3 2.3 Peluang................................................................................................................. 3 2.4 Tantangan ............................................................................................................. 4 Bab 3 Kesimpulan & Rekomendasi 3.1 Kesimpulan .......................................................................................................... 5 3.2 Rekomendasi ........................................................................................................ 5 3.3 Referensi .............................................................................................................. 6

iv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Budaya dapat dibedakan menjadi budaya daerah dan budaya nasional. Budaya nasional terbentuk dari budaya daerah yang di nasionalisme, terbentuk dari unsur-unsur masyarakat yang terdiri dari berbagai macam budaya daerah baik dari adat-istiadat, musik, tarian, lukisan, pakaian, lagu, nilai, norma dsb. Dapat dikatakan bahwa budaya nasional tercipta karena perpadunya kebudayaan daerah. Puncak terciptanya budaya nasional adalah pada saat proklamasi kemerdekaan negara Indonesia. Seluruh pelosok negeri terpusat pada suatu proses yang mengakibatkan terhimpunnya massa yang akhirnya terhimpun pula budaya-budaya dari tiap-tiap daerah tersebut. 1.2 Tujuan Masing masing daerah dan suku di indonesia tentunya memiliki budaya yang berbeda beda, keberagaman tersebut bukanlah sebagai ajang perdebatan tetapi justru suatu kekayaan tak ternilai yang kita miliki. Maka tujuan dari penulisan makalah ini antara lain: Memberikan gambaran secara umum berbagai budaya di indonesia, sehingga masyarakat mengenal keanekaragaman budaya bangsanya sendiri. Mendorong masyarakat untuk ikut serta berperan aktif dalam upaya melestarikan, mempertahankan, menjaga dan mengembangkan budaya kita. Pemerintah melindungi dan melestarikan budaya dengan berbagai upaya misalnya dengan mempatenkan budaya budaya kita agar tidak diakui sebagai budaya negara lain. Pemerintah sungguh sungguh mengelola dan membiayai berbagai aset aset budaya yang dimiliki. Menunjukkan kepada generasi muda bahwa upaya dalam mempertahankan kebudayaan kita begitu gencar, supaya mereka turut andil dan kreatif dalam mempertahankan budaya kita. Menunjukkan kepada dunia luar bahwa indonesia yang memiliki berbagai kekayaan budaya tatap terjaga keaslian dan keberagamannya. Meningkatkan kepariwisataan di Indonesia terutama wisata budaya yang masih belum populer.

1.3 Sasaran Proses terbentuknya kebudayaan di setiap daerah melalui proses panjang sesuai sejarah para nenek moyang asal daerah tersebut, maka perlu adanya upaya nyata untuk melestarikannya, maka sasaran dari penulisan makalah ini antara lain: BAB II PERANAN BUDAYA DAERAH MEMPERKOKOH KETAHANAN NASIONAL Budaya daerah yang beraneka ragam di Indonesia sebagai kekayaan terbesar yang tak ternilai harganya, harus disyukuri dan dilestarikan keberlangsungannya. Lalu faktor faktor apa saja yang mempengaruhi ketahanan budaya bangsa,berikut saya sajikan dalam analisis SWOT Kekuatan (Strength) a. Keanekaragaman budaya daerah yang ada di Indonesia Budaya daerah yang beraneka ragam jenis dan macamnya di indonesia menjadi kekuatan tersendiri, tiap suku memiliki budaya masing masing mulai dari adat istiadat, tarian, bahasa, alat musik dsb. b. Kekhasan budaya Indonesia Budaya di Indonesia terlihat sangat berbeda dengan negara negara lain, memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki negara lain, sehingga hal ini menjadi kekuatan untuk masuknya wisatawan asing ke indonesia. c. Kebudayaan daerah menjadi sumber ketahanan budaya bangsa Budaya bangsa Indonesia ditopang oleh tumbuh suburnya budaya di daerah daerah yang tetap melestarikan budaya masing masing daerah/ suku d. Keberagaman budaya menjadi sumber Devisa. Banyaknya budaya di Indonesia merupakan aset tak ternilai harganya, bertambahnya wisatawan asing yang masuk ke Indonesia tentunya akan menambah devisa negara dan masyarakat pun akan merasakan manfaatnya. Generasi muda sebagai ujung tombak dan masa depan bangsa, Masyarakat luas sebagai pelaku / sebyek dalam pelestarian budaya Pemerintah yang mempertahankan dan mendorong berkembangnya budaya Para wisatawan, bahwa wisata budaya tidak kalah menariknya dengan wisata alam.

vi

Kelemahan(Weakness) a. Kurangnya kesadaran masyarakat Sebagian masyarakat belum memahami sepenuhnya arti pentingnya melestarikan budaya yang kita miliki, sehingga masyarakat tersebut perlu segera diberikan penyuluhan. b. Minimnya komunikasi budaya Perbedaan bahasa yang digunakan kadang menjadi kendala alam berkomunikasi, maka perlu belajar bahasa internasional yang bisa dipahami bangsa asing untuk mempromosikan kebudayaan kita yang belum tergali. c. Kurangnya pembelajaran budaya Pembelajatran budaya daerah sering kali diabaikan oleh masyarakat, sehingga lambat laun budaya tersebut akan terkikis karena tidak adanya generasi penerus yang mempelajarinya. Peluang(Opportunity) a. Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya Indonesia di mata dunia luar terkenal dengan keberagaman budaya di setiap daerah. Keberagaman ini dipengaruhi oleh kondisi alam yang terdiri atas pulau pulau, iklim yang berbeda beda dan sejarah terbentuknya daerah tersebut juga berbeda sehingga tercipta keanekaragaman. b. Kuatnya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan Rasa persatuan dan solidaritas yang tinggi disebabkan adanya kekuatan budaya, masyarakat yang memiliki kesamaan budaya akan terjalin hubungan yang erat seperti saudaranya sendiri, sehingga mereka bersatu untuk mencapai tujuan bersama. c. Kemajuan pariwisata Periwisata di Indonesia yang cukup maju akan menjadi peluang berkembangnya budaya yang kita miliki. Dengan pesatnya pariwisata kita maka kita tergerak untuk melestarikan, dan mengembangkan budaya kita. d. Multikuturalisme Perbedaan kepercayaan dan keyakinan yang dianut masyarakat, perbedaan cara mereka beribadah sesuai agama dan kepaercayaan yang dianut, dan mereka hidup rukun berdampingan merupakan hal yang menarik dan menjadi nilai tambah tersendiri. Dengan datangnya para turis asing maka kita dapat mempelajari budaya asing, sehingga kita bisa mengkolaborasikan sesuai kreatifitas kita.

vii

Tantangan (Threatment) a. Perubahan lingkungan alam dan fisik Lingkungan alam dan fisik terus berubah mengikuti perkembangan zaman, perubahan inilah yang menjadi tantangan tersendiri dalam upaya melestarikan dan melindungi budaya kita. b. Kemajuan Teknologi Teknologi yang berkembang kian pesat menyebabkan aktivitas, rutinitas, dan pekerjaan masyarakat tentu berubah, hal ini dapat mengikis kepedulian masyarakat terhadap upaya mempertahankan budayanya sendiri. c. Masuknya Budaya Asing Budaya asing inilah yang menjadi momok bagi keberlangsungan budaya daerah yang kita miliki. Generasi muda yang condong lebih suka mempelajari budaya barat serta malas untuk mempelajari budayanya sendiri dengan dalih zaman modern, maka lambat laun budaya kita yang luhur akan terkikis. d. Peran dan wewenang pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam pengelolaan kekayaan budaya Pemerintah sangat berperan dalam pelestarian budaya mengingat persaingan dengan budaya barat yang semakin gencar tanpa filter, jika tidak ditanggulangi dengan mengadakan festifal festifal budaya atau lomba dan sejenisnya maka budaya kita terancam tergeser budaya asing. e. Melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya lokal agar tetap eksis dan diakui oleh Negara lain. Masyarakat sebagai pelaku / subyek yang berperan mempertahankan budaya yang dimiki bangsa harus pantang menyerah dan berjuang sekuat tenaga dalam pelestarian budaya kita. f. Meningkatkan pengenalan kebudayaan lokal Indonesia Tugas pemerintah melakukan sosialisasi keanekaragaman budaya budaya daerah terutama yang belum terekspose sehingga hal yang belum tergali akan dikenal masyarakat luas.

viii

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian dalam bab I dan II maka dapat saya simpulkan beberapa poin penting yang merupakan inti dari permasalahan yang saya angkat antara lain: 1. Budaya daerah merupakan akar dari kebudayaan nasional, budaya nasional terbentuk dari budaya daerah yang dinasionalisasi. 2. Budaya nasional harus diketahui dan dipahami secara nasional, seperti bahasa indonesia 3. Setiap daerah maupun suku memiliki budaya yang berbeda beda yang merupakan kekayaan tersendiri bagi bangsa kita. 4. Setiap warga negara harus ikut andil dalam melestarikan budaya yang kita miliki dari kelompok terkecil yakni masyarakat. 5. pengaruh arus globalisasi dari luar harus diantisipasi agar budaya kita tetap terjaga keoriginal dan keletariannya. Rekomendasi Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai upaya melestarikan, mempertahankan dan memngembangkan budaya kita antara lain: 1. Keanekaragaman budaya daerah yang ada di Indonesia merupakan kekayaan tak ternilai yang harus kita syukuri dan kita lestarikan sekuat tenaga, 2. Kesadaran masyarakat ditumbuhkan kembali dengan cara memberikan pengarahan akan pentingnya mempertahankan budaya kita. 3. Pariwisata yang telah maju masih perlu untuk ditingkatkan kualitasnya agar menarik wisatawan lebih banyak, terutama kita mesti mengenalkan adanya wisata budaya di indonesia. 4. Setiap warga harus ikut andil melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah agar tetap lestari dan diakui oleh Negara lain. 5. Pemerintah hendaknya lebih meningkatkan pengenalan kebudayaan daerah Indonesia kepada dunia luar supaya budaya daerah tersebut tergali kemampuan dan kualitasnya.

ix

DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2547231 http://syafriliatriany.weebly.com/peran-budaya-daerah-memperkokoh-ketahanan-budayanasional.htmlhttp://www.liputan-berita.com/beritaperanan-budaya-daerah-memperkokohketahanan-budaya-nasionalhtml http://goyangkarawang.com/2010/03/budaya-lokal-definisi-dan-ruang-lingkupnya/ http://hairul29.blogspot.com/2010/03/peran-budaya-lokal-memperkokoh.html http://hadirwong.blogspot.com//upaya-mengembangkan-meningkatkan.html http://danielyogya.blogspot.com/2008/11/artikel-budaya.html