Anda di halaman 1dari 6

Harga Rp.60.

000,-

PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN PROGRAM ANATES Versi 2.8 (1998)


A. PERKENALAN Program Anates adalah program khusus untuk analisis tes hasil belajar baik tes bentuk obyektif maupun tes bentuk uraian. Program ini disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh para guru, dosen, widyaiswara, dan mahasiswa calon guru secara mudah dan praktis. Sedemikian praktis sehingga dapat digunakan oleh siapa saja yang baru mulai belajar komputer (para pemula) dan dapat digunakan pada komputer PC-XT, PC-AT, maupun PC-Pentium (dengan System DOS). Program ini menggunakan dialog Bahasa Indonesia dan tidak perlu dipelajari berjam-jam karena pemakai tinggal menjawab pertanyaan atau memilih apa yang dikehendakinya. Bersama Program Anates, pekerjaan analisis tes yang biasanya memerlukan waktu ratusan jam kini dapat dilaksanakan dalam beberapa jam, bahkan bila data telah dimasukkan dalam berkas/disket, analisis tidak lebih dari 15 menit ! Pada Anates Versi 2.8 ini, program untuk analisis tes bentuk obyektif dan bentuk uraian masih terpisah karena yang satu disusun dengan Bahasa BASIC dan satunya lagi dengan Bahasa Pascal. Namun hal itu tidak menimbulkan kesulitan, karena bagi pemakai sama praktisnya. Landasan teori dan rumus-rumus yang digunakan program ini terdapat dalam buku 'Mengenal Analisis Tes ' (Karno To, 1996) serta semua buku tentang Evaluasi Pendidikan, khususnya Teknik Evaluasi Hasil Belajar Siswa. B. PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM
1.

Bila Anda menggunakan komputer sistem Windows (Win-95, 97, 98, 2000) a. Hidupkan komputer sampai Windows siap dioperasikan, dan tutup program lain yang sedang dijalankan. b. Masukkan disket program yang asli ke dalam Drive a: c. Jalankan sistem DOS, sehingga muncul prompt C:\Windows>. d. Ketik cd\ sehingga muncul prompt C:\> e. Untuk merekam hasil kerja, buat direktori dengan mengetik: md Datates f. Untuk meng-copy program, buat direktori dengan mengetik md Anates g. Ketik cd anates (pindah direktori), maka muncul C:\ANATES\> h. Selanjutnya ketik: copy a:*.* (a: bintang-titik-bintang, maka seluruh isi disket program akan di-copy ke hard disk).
(Ingat bila Anda meng-copy untuk orang lain, maka Anda perlu memberi Infaq sebesar Rp.20.000,- kepada Panti Asuhan atau Masjid di mana saja.) Anates 2.8 -

i.

Cabut disket program dari Drive a:, lalu masukkan disket kosong untuk merekam hasil analisis tes (disket kosong sebagai disket kerja). Sekarang Anda siap menjalankan program Anates! (Langkah b. hingga h. hanya dilakukan sekali pada awal penggunaan. Bagi yang sudah mahir dapat menggunakan cara lain). anates (menganalisis tes obyektif) atau anates-u (menganalisis tes uraian). Selanjutnya ikuti petunjuk dalam program Anates ini.

j. Ketik

k.

Hasil kerja analisis tes dapat disimpan dalam disket kosong pada Drive a:, atau pada harddisk dengan direktori yang baru Anda buat. (bila Anda mengolah tes Akuntansi maka tulislah c:\datates\AKUNTANSI )

2. Bila Anda menggunakan komputer XT/AT (komputer kuno belum sistem Windows):
a. b.

Siapkan disket Program Anates dan satu disket kerja. Bila komputer Anda dilengkapi hard disk jauh lebih baik isi program dicopy /dipindahkan dulu ke drive C: (hard disk), sebab Anda akan bekerja lebih cepat dan disket asli tetap utuh. Cara meng-copy program ke dalam drive C dan menjalankan Anates lihat Butir 1-e, hingga 1-k) Bila komputer Anda tanpa hard disk, jalankan program Anates langsung dari disket program. Sebaiknya disket program di-copy dulu ke disket yang baru untuk cadangan, lalu bekerjalah langsung dengan disket salinan itu. - Cara menjalankan program Anates langsung dengan disket program: Siapkan komputer hingga muncul prompt (tulisan awal) A> Masukkan disket program atau salinannya pada drive A: Masukkan disket kosong (disket hasil kerja) pada drive B: Ketik anates (menganalisis tes obyektif) atau anates-u (menganalisis tes uraian). Selanjutnya Anda dapat menjalankan program Anates ini !

c.

3.

Bila Program Anates sudah tampak, Anda tinggal memilih menu yang tersedia atau menjawab pertanyaan yang diajukan komputer. Bila pilihan atau jawaban Anda menyimpang, komputer akan mengingatkan Anda dengan bunyi biiip. Pada tahap awal sebaiknya Anda selalu mencatat hal-hal yang mudah terlupakan. Ingat, Anda tidak boleh tergesa-gesa ingin melihat hasil analisis. Ikuti dulu prosedur dengan menjawab dan melaksanakan apa yang diminta komputer. Seyogianya Anda menggunakan disket-kerja khusus-untuk-hasil-analisis-tes. Data mentah dan hasil penyekoran secara otomatis disimpan dalam disket-kerja pada drive B (bila tidak ada drive B:, otomatis akan dirujuk ke drive A:).
Anates 2.8 -

4.

5.

Data dan hasil analisis tes dapat pula disimpan langsung pada hard disk, yakni dengan membuat direktori khusus, misalnya c:\Datates (lihat butir 2.d.) Data mentah otomatis disimpan dalam disket lepas atau dalam hard disk, sedang hasil analisis dapat disimpan/direkam atau tidak (tergantung kebutuhan Anda) Hasil analisis dapat Anda lihat di monitor (M), dicetak langsung di printer (P), atau direkam dulu dalam disket (F). Rekaman dalam disket-kerja diberi nama tambahan .PRN (hasil analisis tes obyektif) atau .TXT (hasil analisis tes uraian). Sangat dianjurkan agar semua hasil analisis direkam dalam disket/file (dengan memilih F = file) sehingga hasil kerja Anda dapat disunting dan dicetak dengan program pengolah kata (WS, WP, MS-Word, Chi-Writer, dll).

6.

7.

8.

9. Bila program macet, kembalilah ke menu awal atau sama sekali mulai dari awal program. Kemacetan akan terjadi bila Anda tergesa-gesa, keliru menjawab pertanyaan, atau salah tekan. Program tidak akan rusak sehingga pekerjaan dapat diteruskan.
10.

Untuk pertama kali memasukkan data (bila menggunakan disket kosong), setelah diminta, tuliskan nama: TESCOBA, atau nama apa saja dengan 8 huruf/angka. Bila data akan disimpan dalam hard disk, setelah diminta, tulis nama: C:\DATATES\TESCOBA atau C:\DATATES\ .(8 huruf/angka). Tentu saja Anda harus sudah membuat direktori C:\datates sesuai langkah 2d. C. MENU ANALISIS TES BENTUK OBYEKTIF

Menu utama terdiri atas sembilan program, yakni. 1. Manajemen data (10 anak-program). a. Memasukkan data pertama, yakni membuka berkas baru untuk tes yang akan diolah. Cukup 2-3 lembar jawaban dulu yang dimasukkan. Data yang dimasukkan harus berasal dari lembar-jawaban-asli, satu per-satu dipindahkan ke dalam komputer (bukan hasil rekapitulasi) b. Menambahkan data pada berkas yang sudah ada; yakni meneruskan langkah a hingga seluruh data dimasukkan ke dalam disket. c. Mengoreksi / memperbaiki data yang tidak sesuai, atau memperbaiki kunci jawaban yang keliru. d. Menghapus lembar jawaban (yang tidak diinginkan). e. MELIHAT dan MENCETAK data yang sudah ada dalam disket.

Anates 2.8 -

f. Menggabungkan dua berkas. Langkah ini diperlukan bila proses memasukkan data dikerjakan oleh beberapa orang dengan nama berkas yang berbeda-beda, atau dengan beberapa komputer sekaligus. g. Meng-copy data asli (copy file). h. Menghapus sejumlah butir soal. Langkah ini digunakan untuk mengetahui kualitas tes jika/setelah butir-butir soal yang buruk dibuang. Jadi dilakukan penyekoran dan analisis-ulang terhadap tes itu. i. Mentransfer data Anates Versi 1.4 ke Versi 2.8 Langkah ini diperlukan bila Anda memiliki data versi lama (digunakan di Jayapura tahun 1990). j. Kembali ke menu utama. 2. Memberi skor dan melihat hasilnya (6 anak-program). a. Memberi skor dan mengurutkan skor-total dari yang tertinggi sampai terendah. b. Melihat, mencetak, dan merekam hasil penyekoran yang belum diurutkan. c. Melihat, mencetak, dan merekam hasil penyekoran yang telah diurutkan. d. Melihat 27% kelompok unggul/atas dan 27% kelompok asor/bawah. e. Melihat skor-total saja (skor-total asli atau skor- total yang telah dibobot lebih dahulu). f. Kembali ke menu utama. 3. Analisis butir soal (5 anak-program). a. Analisis daya pembeda kelompok unggul - asor. b. Analisis tingkat kesukaran. c. Analisis distraktor/pengecoh. d. Analisis internal-consistency (perhitungan koefisien korelasi antara skor-total dengan skor tiap butir soal). e. Kembali ke menu utama. 4. Reliabilitas tes. Reliabilitas dihitung dengan split-half method, yakni menghitung koefisien korelasi antara skor-total dari soal bernomor ganjil dengan skor-total soal bernomor genap. 5. Rekapitulasi hasil analisis. Setelah langkah penyekoran dan analisis dilaksanakan, Anda dapat melihat hasil analisis tes secara keseluruhan. Bila belum dilakukan analisis, Anda tidak dapat membuat rekapitulasi hasil analisis. 6. Melihat nama berkas (file) pada disket kerja atau disket program. 7. Penjelasan singkat program Anates.

Anates 2.8 -

8. Penjelasan singkat tentang program Anates ini. 9. Keluar / Kembali ke DOS. Setelah selesai menganalisis, silakan keluar dari program Anates. D. MENU ANALISIS TES BENTUK URAIAN 1. Memasukkan data skor hasil tes Data yang dimasukkan adalah skor tiap butir soal seluruh siswa peserta tes. Berarti data yang diolah adalah hasil penyekoran guru yang sudah ditabelkan. Misalnya: No.Siswa Soal-1 Soal-2 Soal-3 Soal-4 Soal-5 93101 45 10 95 50 70 93104 50 20 75 60 80 92200 20 15 40 70 25 93110 70 80 100 80 90 93102 40 20 90 50 45 Dan seterusnya. 2. Melihat, menambah, mengoreksi, menghapus data Data yang sudah dimasukkan dapat dilihat di monitor, dicetak, atau direkam dalam disket (untuk disunting dengan program pengolah kata). Juga dapat dikoreksi, ditambah, atau dihapus. Menu lengkapnya adalah: a. Melihat data asli. b. Melihat data yang sudah diurutkan. c. Menambahkan data ke dalam disket. d. Mengoreksi data dalam disket. e. Menghapus data dalam disket. f. Kembali ke Menu Uraian. 3. Analisis butir soal Analisis butir soal tes bentuk uraian meliputi: a. Mengetahui kelompok unggul dan asor. b. Menghitung daya pembeda tiap butir soal. c. Menghitung tingkat kesukaran tiap butir soal. 4. Menghitung reliabilitas Reliabilitas tes dihitung dengan split-half method (sama dengan pada tes obyektif). Pada umumnya reliabilitas tes bentuk uraian lebih rendah dari tes bentuk obyektif. 5. Keluar / kembali ke DOS

Anates 2.8 -

E. CATATAN DAN KETERBATASAN


1.

Setelah analisis tes obyektif dilakukan, dengan prosedur menghapus butir soal (C1-h), Anda dapat mengadakan simulasi 'tes-ulang'.

2. Butir soal yang tergolong buruk atau dianggap kurang sesuai dibuang lebih dahulu, lalu dilakukan analisis ulang. Cara ini sangat menghemat waktu dan biaya dalam upaya mendapatkan tes dengan butir-butir soal yang baik (tes bermutu tinggi).
3.

Program Anates hanya menganalisis tes secara kuantitatif dan menggunakan rumus yang paling sederhana/umum. Untuk analisis psikotes mungkin diperlukan rumus lain yang lebih canggih, sehingga program ini kurang memadai. Analisis kualitatif yakni penilaian terhadap makna dan bentuk kalimat tiap butir soal, atau penilaian terhadap redaksi dan ejaan yang digunakan, tidak dapat dilakukan dengan program ini. Begitu juga dengan perhitungan validitas tes.

4.

5. Perhitungan validitas tes dapat dilakukan dengan program Lotus-123, Excel, atau program sejenis, dengan cara menghitung korelasi skor total (hasil Anates) dengan skor kriteria lain (skor tes lain, skor pengamatan guru, nilai rapor, dll). 6. Program Anates ini sangat bermanfaat untuk analisis tes sumatif, yakni tes yang digunakan untuk memberi nilai siswa dan tes yang digunakan untuk keperluan seleksi.
7.

Pada tes formatif, daya pembeda tiap butir soal dapat diabaikan, sebab butir soal yang dijawab benar atau salah oleh semua siswa (daya pembeda nol) belum tentu butir soal yang buruk. Walaupun demikian hasil analisis lainnya (tingkat kesukaran, kualitas distraktor, dan reliabilitas) tetap bermanfaat bagi guru.

Semoga program ini merupakan setitik sumbangan bagi bangsa dan negara dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas tes. Pertanyaan, kritik, dan saran hubungi telepon (022) 201 81 01, atau 081 66 21 426.

Bandung, 31 Maret 2002 Penyusun

Anates 2.8 -