Anda di halaman 1dari 10

Ketoasidosis DM

Diabetes ketoasidosis adalah keadaan dekompensasi-kekacauan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia, asidosis dan ketosis, terutama disebabkan oleh defisiensi berat insulin. Diabetes Ketoasidosis merupakan komplikasi akut diabetes melitus ( DM ) yang serius dan membutuhkan pengelolaan gawat darurat. Secara klinis KAD adalah kondisi akut yang parah akibat diabetes yang tidak terkontrol ditandai dengan kadar keton lebih dari 5 mEq/L, glukosa lebih besar dari 250 mg/dL, pH darah kurang dari 7,2, dan kadar bikarbonat lebih rendah atau sama dengan 18 mEq/L.
Penyakit ini paling sering ditemukan pada penderita diabetes melitus tergantung insulin ( DMTI ) atau Insulin Dependent Diabetes Mellitus ( IDDM ).

Definisi

Patogenesis

Etiologi
Insulin tidak diberikan atau diberikan dengan dosis yang dikurangi. Keadaan sakit atau infeksi Manifestasi pertama pada penyakit diabetes yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati.

Manefestasi klinik
Kadar gula darah tinggi ( > 240 mg/dl ) Terdapat keton di urine Poliuria dan polidipsia Penglihatan yang kabur Kelemahan Dehidrasi Nafas aseton Anoreksia,mual dan muntah Nyeri abdomen Kesadaran menurun sampai koma Pernapasan Kussmaul (cepat dan dalam)

Komplikasi
edema paru Hipertrigliseridemia infark miokard akut komplikasi iatrogenik ( hipoglikemia, hipokalemia, hiperkloremia, hipokalsemia dan edema otak )

Tatalaksana
Penggantian cairan dan garam yang hilang. Menekan lipolisis sel lemak dan menekan glukoneogenesis sel hati dengan pemberian insulin. Mengatasi stress sebagai pencetus KAD Mengembalikan keadaan fisiologi normal dan menyadari pentingnya pemantauan serta penyesuaian pengobatan.

5 hal yang harus diberikan Cairan Insulin Kalium Glukosa Bikarbonat

Glukosa darah : meningkat 200 100 mg/dl atau lebih Aseton plasma (keton) : positif secara mencolok Asam lemak bebas : kadar lipid dan kolesterol meningkaat Osmolalitas serum : meningkat tetapi biasanya kurang dari 330 mOsm/l Natrium : mungkin normal , meningkat atau menurun Kalium : normal atau peningkatan semu (perpindahan selular), selanjutnya akan menurun Fosfor : lebih sering menurun Hemoglobin glikosilat : kadarnya meningkat 2-4 kali lipat dari normal yang Mencerminkan kontrol DM yang kurang selama 4 bulan terakhir