Anda di halaman 1dari 17

REFORMASI PENGADAAN BARANG DAN JASA

Tujuan Reformasi PBJ Tercapainya profesionalisme dalam fungsi pengadaan dan berkurangnya persepsi masyarakat akan terjadinya tindak KKN dalam pengadaan Berkurangnya keterlambatan/penundaan dalam proses pengadaan Melaksanakan audit internal Pemerintah Daerah untuk seluruh kegiatan pengadaan Melaksanakan analisis kecenderungan (trend) harga dan kualitas

Substansi Reform PBJ : Pembaharuan kelembagaan Pembaharuan Regulasi Peningkatan sistem informasi pengadaan Perbaikan sistem pengendalian, audit dan sistem umpan balik (feedback system) Pengembangan kapasitas jajaran staf yang terlibat dalam pengadaan

barang dan jasa

Indikator Keberhasilan Pelaksanaan PPBJ


Tujuan Profesionalisme dalam fungsi pengadaan Indikator Keberhasilan Minimal 50% dari PPK/PPTK, panitia pengadaan, dan staf Bawasda memiliki sertifikat pengadaan nasional Minimal 75% keluhan/sanggahan dalam pengadaan dapat diselesaikan secara efektif dan tepat waktu Mekanisme sanksi telah diterapkan Terdapatnya dokumen lelang standar yang digunakan oleh seluruh SKPD

1.

2.

Efisiensi dan ketepatan waktu dalam proses pengadaan

Informasi tentang lamanya waktu proses/tahap evaluasi penawaran dipublikasikan secara luas Minimal 75% dari tahapan evaluasi penawaran dapat diselesaikan secara tepat waktu Dilakukannya audit internal oleh BAWASDA dan hasilnya dipublikasikan dalam laporan berkala audit BAWASDA
Terdapatnya informasi tentang kecenderungan harga satuan pekerjaan fisik, harga

3.

Pelaksanaan audit internal kegiatan pengadaan Pelaksanaan analisis trend harga dan kualitas PBJ

4.

barang dan kualitas pekerjaan fisik/pengadaan barang dan dipublikasikan dalam bulletin pengadaaan

A. Pembaharuan Kelembagaan
Penunjukan PAU. Syarat : Anggota yang terlibat/berpartisipasi dalam PAU tidak boleh terlibat sebagai Panitia Pengadaan di SKPD lainnya, Revisi Perda tentang SOTK, untuk memasukkan fungsi PAU ke dalam salah satu Tupoksi Badan/Dinas/instansi teknis terkait lainnya di Pemda (PP 41/2007) Anggaran APBD untuk operasionalisasi PAU
Tupoksi PAU adalah:
melakukan kerjasama dengan LKPP; memimpin dan melakukan koordinasi pembaharuan pengadaan memberikan pelatihan tentang pengadaan barang dan jasa kepada SKPD lain mengawasi, memonitor dan melaporkan praktik-praktik PBJ mempublikasikan Buletin Pengadaan yang terbit Triwulanan Penyusunan dan pemeliharaan database pengaduan/sanggahan pengadaan dan pengaduan masyarakat, termasuk tindaklanjut penanganan penyelesaian beserta penerapan sanksinya. Melakukan analisis trend harga dan kualitas yang dihasilkan dari pengadaan barang/jasa konstruksi. mempublikasikan Buletin Pengadaan secara Triwulanan

B. Pembaharuan Regulasi PBJ


Penerbitan SK/Peraturan Walikota/Bupati tentang Sistem dan Prosedur Pelaksanaan Keppres No. 80 tahun 2003 dan peraturan perubahannya, dgn subtansi min. sbb:
penggunaan dokumen lelang standar untuk pengadaan di daerah pemberlakuan mekanisme pencatatan dan penanganan keluhan/sanggahan pemberlakuan sanksi dan publikasi penerapan sanksi yang terkait dengan kecurangan / penyimpangan dalam pengadaan. menghilangkan sistem prakualifikasi untuk kontrak-kontrak kecil yang bernilai Rp. 50 Milyar dan melakukan sistem pasca kualifikasi; mencabut peraturan yang membatasi pelelangan hanya diperuntukkan bagi peserta yang terdaftar di wilayah yang bersangkutan, dan membuka informasi pelelangan seluas-luasnya untuk mendapatkan peserta yang berkualitas; staf yang terlibat dalam pengambilan keputusan / tindakan / monitoring pengadaan harus yang bersertifikat/terlatih termasuk PPK, panitia pengadaan dan juga staf Bawasda yang terlibat dalam audit pengadaan; Harus dipublikasikannya hasil evaluasi penawaran termasuk nama pemenang, nilai kontrak dan nama paket kegiatan

C. Peningkatan Sistem Informasi Pengadaan


Publikasi Buletin Pengadaan Pengembangan e-procurement Substansi Buletin Pengadaan yang terbit Triwulanan, minimal mencakup
daftar pemenang kontrak, nama pemenang, lingkup pekerjaan dan nilai kontrak; rencana pengadaan untuk tiap unit kerja/SKPD daftar lamanya waktu untuk proses evaluasi penawaran untuk setiap paket kontrak dibandingkan dengan perioda validitas penawaran; laporan kemajuan proyek untuk seluruh proyek daftar status penanganan keluhan/sanggahan dan sanksi yang dikenakan. Harga satuan dan trend harga satuan yan telah termonitor, dan trend dari komponen-komponen utama kontrak pekerjaan konstruksi dan pengadaan barang; Daftar kontrak untuk pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan dan kualitas barang/jasa/pekerjaan konstruksi yang dihasilkan, khususnya untuk tahun fiskal yang yang sedang berjalan Hasil survey tahunan terhadap rekanan & masyarakat

D. Perbaikan Sistem Pengendalian, Audit dan Sistem Umpan Balik memonitor harga satuan dalam dokumen kontrak Pelibatan min. satu (1) perwakilan masyarakat dalam proses evaluasi penawaran: mengurangi keterlambatan dalam proses pengadaan melakukan survey tahunan terhadap rekanan & masyarakat Pemberdayaan Bawasda

E. Pengembangan Kapasitas Jajaran Staf yang Terlibat dalam PBJ


mengkaji kebutuhan pelatihan bagi stafnya dan pengembangan kelembagaan yang terlibat dalam pengambilan keputusan, audit dan perumusan kebijaksanaan pengadaan. bekerjasama dengan LKPP, untuk mengadopsi program pelatihan nasional untuk berbagai kelompok sasaran

SK Bupati/Walikota untuk Rencana Tindak Reformasi PBJ sudah ada

SK Bupati/Walikota untuk Penunjukan PAU sudah ada

Apa akibatnya? ?

Pilihan Tindak Lanjut......

Gimana ya caranya??

SK Didiamkan saja

SK Difungsikan

Reform tidak tercapai

Kinerja Konsultan ????

Input Konsultan Individu : 1. 2. 3. 4. 5.

SK Difungsikan SK Difungsikan

Konsekuensi

Perlunya Dana Terbentuk Focal Point Penunjang APBD

Apa saja Apa sih output Focal PAU itu? Point itu?

Apa sih Output Focal PAU itu?? Point itu??

Focal Point PAU adalah...................... adalah......................

Daftar Output PAU: 1. Publikasi Buletin Pengadaan 2. Dokumen lelang standar 3. ...... 4. ........ 5. ...........

Apa ya isinya??

Buletin Pengadaan Barang dan Jasa

Minimal informasi yang harus ada di Buletin Pengadaan, sbb: 1. Rencana Pengadaan tanggal penyiapan penyusunan TOR/DED, tgl pengumuman lelang, pemasukan penawaran hingga penandatanganan kontrak 2. Laporan Kemajuan Proyek 3. Publikasi Pengelolaan Keluhan 4. Publikasi Pengenaan Sanksi 5. Publikasi Hasil Survei Tahunan Terhadap Rekanan & Masyarakat

Apa sih yang harus dilakukan Konsultan Individu agar PAU berfungsi??

1. ........ 2. ........ 3. ........

Bagaimana caranya untuk dapatkan anggaran?? .............................................................................

Rp... ??

Pemerintah punya hirarkis peraturan yang menjadi acuan bagi pemerintah di daerah dalam membentuk suatu kerangka peraturan....

Peraturan Pusat : PP No. 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah

Perda menetapkan: Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah


Anggaran PAU akan mudah dialokasikan

SK mengatur: Tupoksi perangkat daerah

SEKRETARIS DAERAH

Pahami setiap keg. Agenda reformasi PBJ koordinasi dgn CPMU, MTAS, WB

Dorong Pemda untuk fungsikan PAU melalui diskusi intensif

Fasilitasi PAU untuk melakukan sosialisasi agenda reform ke dinas/badan

Fasilitasi PAU untuk terbitkan Buletin PBJ

Tips dan Trik untuk fasilitasi PAU


Fasilitasi PAU untuk publikasikan rencana pengadan th 2009 di Buletin PBJ

Fasilitasi PAU untuk lakukan survey ke rekanan & masyarakat (untuk pengadaan 2008)

Fasilitasi PAU untuk identifikasi rekanan yang melanggar kontrak

Fasilitasi PAU untuk publikasikan hasil pelaksanaan kegiatan 2008 di buletin PBJ

Fasilitasi PAU untuk publikasikan sanksi terhadap rekanan di Buletin PBJ

Dorong dan fasilitasi staf PAU

Ingatkan PAU ttg Tupoksi dan Output Bulanan

No 1

Kegiatan I
Fasilitasi PAU untuk melaksanakan baseline PBJ

Okt II III IV I II

Nov III IV

Des

Jan

Peb

Mar

Fasilitasi PAU untuk lakukan survey ke rekanan & masy (untuk pengadaan 2008) Fasilitasi PAU untuk publikasikan sanksi terhadap rekanan di buletin PBJ

Studi Kasus
Buat Daftar Sanggahan Buat Daftar Harga Satuan Terkontrak Buat Rencana Pengadaan Buat Tabel Monev (bahan-bahan untuk studi kasus sedang disiapkan)

Status Pencapaian Indikator Reformasi Pengadaan (Agust08)


No. Indikator Min. 50% of Project Manager, proc committee and Bawasda staff are professionally certified Min. 75% of complaints could be hadled appropriately and within the established deadlines. Sanctions are imposed o V V o o V Min. 75% of the bid could be awarded within the bid validity period All procurement activities are audited by Bawasda and result of audit included in Bawasdas regular audit report o o o o o o Quaterly Procurement Bulletin shows trends in unit costs, process and quality of delivered services/goods/works

Kota/Kabupaten 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Kota Cimahi Kota Pare-Pare Kota Palopo Kab. Sidenreng Rappang Kab. Parigi Moutong Kota Palangkaraya Kab. Barru V V X V X V

V V V V V V

X X X V X X

Keterangan : V : memenuhi o : dalam proses X : belum memenuhi