Pidato kebersihan sekolah

Assalamualaikum Wr.Wb Yth. Ibu wali kelas Serta teman-teman sekalian yang saya cintaiMarilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini.Teman-teman yang saya banggakan, Pertama-tama perlu kita sadari bahwa lingkungan adalah tempat menggantungkan hidup bagi kita semua, umat manusia. Maka kita harus menjaga lingkungan kita baik-baik agar bumi menghasilkan keuntungan bagi kita, bukan kerugian bahkan bencana bagi kita. Salah satu cara agar lingkungan tidak memberikan bencana bagi kita adalah menjaga kebersihan lingkungan Dalam menjaga kebersihan lingkungan maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa arti kebersihan lingkungan. Arti kebersihan lingkungan yang sesungguhnya adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut adalah layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.. Maka kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kehidupan yang layak dan sejahtera.Teman-teman yang Berbahagia, Menjaga Kebersihan Lingkungan adalah cara terbaik dalam mencegah berbagai penyakit yang mengintai pada musim hujan seperti sekarang. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari membersihkan sekolah kita tercinta, SDN DIAN BANDUNG Apabila sekolah kita bersih maka orang lainpun tak segan untuk mencontoh kebiasaan baik kita dalam membersihkan sekolah kita ini. Dan kita sebagai penghuni sekolah ini juga terkena dampak positifnya yaitu kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman karena lingkungan sekolah kita bersih.

. . melaksanakan kegiatan piket kelas setiap hari secara teratur dan PSN 30 menit setiap hari jum’at dalam rangka membersihkan lingkungan sekolah dari Sarang nyamuk Ades Aegypti yang menimbulkan penyakit demam berdarah. Teman-teman Sekalian.Sekian pidato dari saya.Sebagai penutup saya mengutip kata pepatah yang mengatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman maka apabila seseorang tidak peduli terhadap kebersihan maka ia sesungguhnya bukan merupakan orang yang beriman penuh.Wb. Kedepanya saya juga berharap kita sebagai umat manusia dapat lebih giat lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan . kurang lebihnya saya mohon maaf Wassalamu’alaikum Wr.Menjaga kebersihan Lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan cara membuang sampah yang ada di lingkungan sekolah kita ke tempat sampah.

Semakin hari timun emas semakin tumbuh besar. Setelah mbok Sarni mengatakan bahwa dia tidak punya anak dan ingin sekali punya anak. mau kemana kamu?”. “Wahai wanita tua. ini aku berikan kamu biji mentimun. Semua pekerjaannya bisa selesai dengan cepat karena bantuan timun emas. dan setelah dua minggu kamu akan mendapatkan seorang anak. Hati mbok Sarni sangat cemas sekali.Cerita Rakyat: "Timun Emas" Di suatu desa hiduplah seorang janda tua yang bernama mbok Sarni. Si Raksasa pun setuju dan meninggalkan rumah mbok Sarni. Setelah dua minggu. dan ditengah jalan mbok Sarni bertemu dengan raksasa yang sangat besar sekali. Waktu dua tahun bukanlah waktu yang lama.. Mbok Sarni sangat ketakutan. Sebenarnya dia ingin sekali mempunyai anak. Dalam mimpinya itu. kata si Raksasa. jawab mbok Sarni. Mbok Sarni kemudian mengambilnya . kamu boleh lewat setelah kamu memberiku seorang anak manusia untuk aku santap”. Akhirnya pada suatu hari datanglah si Raksasa untuk menagih janji.. Tiap hari dia menghabiskan waktunya sendirian. “Hahahaha. ia diberitahu agar timun emas menemui petapa di Gunung.. “Tetapi aku tidak mempunyai anak”. tanya si Raksasa. Lalu mbok Sarni menjawab. jadi ijinkanlah aku lewat”. “Hei. dan mbok Sarni sangat gembira sekali karena rumahnya tidak sepi lagi. Tetapi ingat. Bayi itu kemudian diberi nama timun emas. dan tidak mau kehilangan timun emas. karena itu tiap hari mbok Sarni mencari akal bagaimana caranya supaya anaknya tidak dibawa si Raksasa. serahkan anak itu padaku setelah usianya enam tahun”. maka semakin enak untuk di santap”. mentimun itu nampak berbuah sangat lebat dan ada salah satu mentimun yang cukup besar. “Wahai raksasa. Kemudian mbok Sarni berkata. datanglah kesini dua tahun lagi. maka si Raksasa memberinya biji mentimun. . Semakin dewasa anak ini. agar bisa membantunya bekerja. Raksasa itu berkata. dan setelah dibelah ternyata isinya adalah seorang bayi yang sangat cantik jelita. Pada suatu sore pergilah mbok Sarni ke hutan untuk mencari kayu. Tanamlah biji ini di halaman rumahmu. dan akhirnya pada suatu malam mbok Sarni bermimpi. karena mbok Sarni tidak memiliki seorang anak. “Aku hanya mau mengumpulkan kayu bakar.

maka timun emas keluar dari tempat sembunyinya. dan langsung menyimpan bungkusan dari sang petapa. teriak si raksasa. Tetapi akhirnya si raksasa berhasil bebas juga. Paginya raksasa datang lagi untuk menagih janji. teriak si Raksasa. Timun Emas mengucap syukur kepada Tuhan YME. Kemudian mbok Sarni menjawab. dan terasi. Lalu timun emas menaburkan kantong kedua yang berisi jarum. Kemudian timun emas membuka bingkisan ketiga yang berisi garam. dalam sekejap tumbuhlan pohon-pohon bambu yang sangat tinggi dan tajam. “Janganlah kau ambil anakku ini wahai raksasa. timun emas kemudian bercerita tentang maksud kedatangannya. Karena tidak tega melihat mbok Sarni menangis terus.Pagi harinya mbok Sarni menyuruh timun emas untuk segera menemui petapa itu. seketika itu terbentuklah lautan lumpur yang mendidih. Sungguh ajaib. dan si raksasa tercebur di dalamnya. dan mulai mngejar timun emas lagi. tangkaplah aku jika kau bisa!!!”. Yang terakhir Timun Emas akhirnya menaburkan terasi. Seketika itu hutanpun menjadi lautan luas. “Aku di sini raksasa. mana anak itu? Aku sudah tidak tahan untuk menyantapnya”. kalau kamu dikejar oleh raksasa itu”. perintah petapa. Akhirnya Timun Emas dan Mbok Sarni hidup bahagia dan damai. . karena sudah diselamatkan dari raksasa yang kejam. karena aku sangat sayang padanya. Kemudian timun meas pulang ke rumah. teriak timun emas. “Lemparkan satu per satu bungkusan ini. Tetapi lautan itu dengan mudah dilalui si raksasa. Sang petapa kemudian memberinya empat buah bungkusan kecil yang isinya biji mentimun. hutan menjadi ladang mentimun yang lebat buahnya. jarum. garam. karena batang timun tersebut terus melilit tubuhnya. Raksasapun menjadi terhambat. “Wahai wanita tua. “Mana anak itu? Mana timun emas?”. Raksasapun mengejarnya. Raksasa tidak mau menerima tawaran dari mbok Sarni itu. dan akhirnya marah besar. Lebih baik aku saja yang kamu santap”. Setelah bertemu dengan petapa. Dengan kaki yang berdarah-darah karena tertancap bambu tersebut si raksasa terus mengejar. Akhirnya raksasapun mati. dan timun emas mulai melemparkan kantong yang berisi mentimun.

NAMA:GINA MARYANTI KELAS:6 SEKOLAH: SD NEGERI DIAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful