Anda di halaman 1dari 14

Laporan Penjualan

1. Jenis Produk a. Sabun cair b. Nugget Ikan c. Permen Susu 2. Alasan Pembuatan Produk a. Sabun Cair a) Proses atau cara pembuatannya mudah. b) Bahan bahan yang dibutuhkan untuk membuat sabun cair mudah didapatkan (banyak tersedia di toko toko kimia serta relatif murah). c) Merupakan barang konsumtif, diperlukan untuk keperluan rumah tangga (anak kost juga membutuhkannya). d) Tidak memerlukan waktu yang sangat lama dalam proses pembuatannya. b. Nugget Ikan a) Merupakan makanan yang bergizi, kaya akan Omega 3 yang baik untuk perkembangan otak sehingga sangat cocok bila di konsumsi untuk pelajar. b) Makanan yang cocok untuk segala usia, baik usia anak anak, usia remaja, maupun usia dewasa. c) Masih belum ada yang membuat produk yang serupa dengan kami di SMK PI-M. c. Permen Susu a) Merupakan jajanan yang bergizi untuk pelajar, karena terbuat dari susu segar pilihan. b) Berbahan dasar susu segar pilihan yang kaya akan protein tinggi. c) Bahan dasar mudah didapatkan (sekaligus memanfaatkan produk daerah kami). d) Masih belum ada yang membuat produk yang serupa dengan kami di SMK PI-M.

3. Resep 1x produksi

a. Sabun Cair Nama Bahan Texapon Na2SO4 Camperlan NaCl Pewarna Parfum Fixative Metanol Kemasan Segel Parkir Label Total Rp. 154.500 Rp. 154.500 / 50 botol = Harga Pokok dan Harga Jual Rp. 3.090 atau Rp. 3.500/botol Jumlah 1500 gram 300 gram 500 gram 300 gram 5 gram 120 mililiter 60 mililiter 60 mililiter 50 botol 100 biji Satu kali Harga Rp. 40.500 Rp. 1.000 Rp. 30.000 Rp. 1.000 Rp. 5.000 Rp. 60.000 Rp. 6.000 Rp. 1.500 Rp. 7500 Rp. 2000 Rp. 1.000

b. Nugget Nama Bahan Ikan Marlin Tepung Roti Tepung Panir (bahan dasar) Tepung Panir (lapisan) Jumlah 1,2 kilogram 200 gram 250 gram
3

Harga Rp. 36.000 Rp. 8.600 Rp. 3.500 Rp. 15.000

/4 kilogram

4 bungkus, 1 bungkus, Masako, lada, dan garam satu sendok teh ( secukupnya) Roti Tawar 1 bungkus Rp. 2.000 Rp. 2.500

Susu Sapi Bawang Bombay dan bawang Putih Telur Saos Minyak Goreng Kemasan Transport (termasuk permen susu, sabun cair) Label Total

200 mililiter 3 bawang bombay, 5 siung bawang putih (secukupnya) 6 plastik 1/4 kilogram 2 pack 1 liter 100 lembar mika kecil, 50 lembar mika besar 1 liter bensin Print 5 lembar label, selotip

Rp. 2.000

Rp. 5.000

Rp. 6.500 Rp. 9.200 Rp. 11.500 Rp. 10.000

Rp. 5.000

Rp. 10.000 Rp. 136.800 Rp. 136.800 / 200 biji =

Harga Pokok dan Harga Jual

Rp. 684 atau Rp. 700 atau Rp. 2500/mika(isi 3 nugget)

c. Permen Susu Nama Bahan Susu sapi Agar agar Gula Vanili Jeruk Nipis Transport Kemasan 3 liter 15 gram 600 gram Secukupnya 1 buah 1 liter bensin 2 lembar kertas, 6 lembar plastik, selotip Total Biaya Jumlah Harga Rp. 15.000 Rp. 1.500 Rp. 6.000 Rp. 500 Rp. 1.000 Rp. 5.000 Rp. 5.500 Rp. 34.500

Rp. 34.500 : 120 permen Harga Pokok dan Harga Jual = Rp. 287,5 atau Rp. 300 atau Rp.500/biji atau Rp. 2.000/paket(isi 5 permen)

4. Proses Produksi a. Sabun cair a) Texapon dicampur dengan air sedikit demi sedikit aduk pelan pelan dan mengaduknya searah. b) Tambahhkan Na2SO4 perlahan. c) Tambahkan air pada adonan hingga encer. d) Tambahkan NaCl pada adonan hingga adonan mengental. e) Campur fixativ, parfum dan metanol, kocok hingga homogen. f) Tuang campuran fixativ, parfum dan metanol pada adonan. g) Campur air panas dengan pewarna hingga pewarna larut dan campurkan pada adonan. h) Aduk adonan hingga homogen. b. Nugget Ikan a) Giling ikan yang akan dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan nugget. b) Campur ikan yang sudah digiling dengan tepung roti, masako, susu sapi dan roti tawar. c) Campurkan tepung panir halus dalam adonan. d) Tambahkan air hingga adonan nugget kalis. e) Cetak adonan pada loyang. f) Kukus adonan. g) Adonan siap dipotong sesuai selera. h) Lumuri adonan dengan putih telor dan tepung panir. i) Taruh nugget pada frezzer selama 1 malam. j) Nugget siap digoreng. c. Permen Susu a) Susu sapi segar disaring terlebih dahulu.

b) Tuang susu sapi segar pada panci dan rebus. c) Setelah Volume susu sapi sudah menjadi 1/2 dari volume awal sebelum di rebus tuang gula pada adonan. d) Tuang agar agar pada adonan. e) Tuang jeruk nipis pada adonan. f) Tuang vanili pada adonan. g) Aduk adonan sampai kental (seperti adonan jenang). h) Cetak adonan pada loyang. i) Potong potong permen sesuai selera. 5. Pembuatan Harga Jual a. Sabun cair b. Nugget Ikan c. Permen Susu 6. Kemasan / Label / Merk a) Nugget : Mika, persegi panjang, Elfdenity Nugget b) Permen Susu: Plastik dirangkap kertas emas diselotip, tanpa label, Elfdenity Permen Susu c) Sabun Cair : Botol ukuran 330 ml, persegi panjang, Elfdenity Sabun Cair 7. Alasan Pembuatan Kemasan / Label / Merk a) Nugget Kemasan : Mika Alasan : - Karena tampilan produk dapat menjadi lebih menarik - Harga kemasan yang murah - Kemasan mudah didapat - Dalam proporsi penataan produk lebih mudah - Tidak terlalu rumit dalam proses pengepackan Label : Persegi panjang dengan warna dasar hitam dan warna tulisan hijau

Alasan : - Karena merupakan kesepakatan dari kelas - Agar lebih mudah dibedakan dari produk yang berasal dari kelas lain

Merk

: Elfdenity Nugget

Alasan : - Karena kesepakatan satu kelas menggunakan merk Elfdenity, hanya yang membuat berbeda jenis produk, ukuran produk yang kami pasarkan. - agar lebih mudah di ingat oleh konsumen

b) Permen Susu Kemasan : Kertas emas dan disusun menyerupai batangan emas Alasan : - Karena tampilan produk dapat menjadi lebih menarik - Harga kemasan yang murah - Kemasan mudah didapat - Dalam proporsi penataan produk lebih mudah - Tidak terlalu rumit dalam proses pengepackan Label : Tanpa Label

Alasan : - Karena merupakan kesepakatan dari kelompok - Kami menjual secara langsung atau mengecer produk - Hanya menyertakan merk ( diucapkan secara lisan ) Merk : Elfdenity Permen Susu

Alasan : - Karena kesepakatan satu kelas menggunakan merk Elfdenity, hanya yang membuat berbeda jenis produk, ukuran produk yang kami pasarkan. - Agar lebih mudah di ingat oleh konsumen

c) Sabun Cair Kemasan : Botol kecil ukuran 330 ml Alasan : - Karena tampilan produk dapat menjadi lebih menarik - Harga kemasan yang murah dan mudah didapat - Karena pada umumnya menggunakan botol pada proses pemasaran - Tidak terlalu rumit saat proses pengemasan Label : Persegi panjang dengan warna dasar hitam dan warna tulisan hijau

Alasan : - Karena merupakan kesepakatan dari kelas - Agar lebih mudah dibedakan dari produk yang berasal dari kelas lain Merk : Elfdenity Sabun Cair

Alasan : - Karena kesepakatan satu kelas menggunakan merk Elfdenity, hanya yang membuat berbeda jenis produk, ukuran produk yang kami pasarkan. - agar lebih mudah di ingat oleh konsumen

8. Pangsa Pasar / Konsumen yang dituju a) Pelajar SMK PI M Karena merupakan konsumen pertama yang wajib kami lakukan pemasaran. Serta produk yang kami jual adalah dalam bentuk makanan siap saji, maka kami yakin peminat dari kalangan siswa pasti banyak. (Khusus untuk nugget dan permen susu) Karena sebagian besar dari siswa adalah anak kos, yang tentunya membutuhkan sabun cair untuk membersihkan peralatan makan. Maka kami menjadikan mereka sebagai sasaran penjualan produk kami yaitu sabun cair. b) Guru SMK PI M Karena bapak dan ibu guru merupakan konsumen kedua yang harus kami lakukan pemasaran. Selain itu karena yakin bahwa produk kami yang berupa nugget, dan permen susu pasti akan digemari oleh bapak maupun ibu guru, terutama bagi bapak dan ibu guru yang memiliki anak. c) Ibu Rumah Tangga Karena kebanyakan ibu rumah tangga menjadikan sabun cair sebagai salah satu kebutuhan pokok yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan, memasak, dll. d) Warung Karena dengan menitipkan barang dagangan kami di warung, maka akan membantu proses pemasaran kami ( menggunakan sistem perantara pengecer / retailer ). Jadi hal itu memungkinkan kami menghemat waktu dan biaya dalam proses pemasaran produk. 9. Target Penjualan Dalam satu kali promosi kami menargetkan menerima pesanan minimal 20 produk dari yang kami produksi dalam satu hari. Sedangkan target yang ingin kami capai dalam penjualan adalah 200 produk dalam satu minggu, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh guru PKI kami yaitu ibu Zubaidah. 10. Omzet Penjualan

Dalam satu minggu penjualan produk mencapai 70 paket yang didalamnya adalah 50 paket nugget, dan 20 paket nugget. Akan tetapi untuk sabun cair belum ada omzet karena masih merupakan produk baru. Rp. 2500 x 50 = Rp. 125.000 (untuk penjualan nugget dalam satu minggu) Rp. 2000 x 20 = Rp. 40.000 (untuk penjualan permen susu dalam satu minggu)

11. Hambatan / Masalah yang di hadapi a. Sabun Cair No. Jenis masalah Faktor Penyebab Solusi Memasarkan ke penjaja makanan Karena kebanyakan dari kelas lain sudah 1 Sasaran pemasaran memasarkan sabun cair pada pangsa pasar pertama yaitu siswa kelas sepuluh seperti bakso disekolah Memasarkan ke teman teman satu kelas dan kakak kelas Memasarkan diluar sekolah, seperti ke tetangga Melakukan Karena jam pulang sekolah yang sore dan 2 Waktu produksi yang terbatas mayoritas dari kelompok adalah anak rumah, maka sulit untuk mengatur waktu yang tepat produksi saat hari minggu Melakukan produksi ketika ada jam pelajaran PKI Melakukan produksi saat hari Jum`at ( karena pulangnya Pilih satu + alasan Memasarkan keluar sekolah seperti tetangga, karena lebih mudah dan lebih efisien, karena mereka pada umumnya mereka adalah ibu rumah tangga yang pada umumnya suka discount, jadi kita akan beri discount khusus. Melakukan produksi saat hari Jum`at, karena waktu yang dimiliki lebih panjang. Selain itu bagi anggota kelompok yang rumahnya jauh tdak pulang terlalu sore,

agak pagi )

dan bisa menumpag produksi di lab PKI. Dibanding produksi ditempat lain lebih mudah disana karena alat alatnya lengkap Membeli bahan baku yang banyak

Membeli bahan baku yang banyak sehingga lebih murah Terkadang bahan 3 Harga bahan baku yang tak menentu bakunya murah, tapi ada kalanya harga bahan bakunya naik Mencari toko yang harga tiap bahannya murah Mencari alternatif bahan baku lain yang jenisnya sama, tapi dengan harga yang lebih murah

sehingga harga yang dibayarkan lebih murah karena jika jumlahnya banyak maka pedagang akan menggunakan harga asli. Selain itu mempermudah saat proses produksi karena bisa memproduksi produk dalam jumlah banyak, jadi bisa menghemat waktu dan tenaga

b. ugget Ikan No. Jenis masalah Faktor Penyebab Solusi Pilih satu + alasan

Membagi jadwal penggorengan nugget, Menggoreng nugget malam Penggorengan nugget 1 Sulit membagi waktu saat pagi hari. Terbatasnya waktu untuk mengantarkan pesanan hari Membagi jadwal penggorengan nugget Mengantarkan nuggat saat siang hari karena lebih efisien dan semua anggota kelompok bisa tahu cara menggoreng nugget yang benar. Selain itu agar saat proses pemasaran tidak mengalami kekurangan produk saat mendistribusikan ke pelanggan Membagi kelompok menjadi dua, yaitu Melakukan pembagian tugas dengan lebih jelas Kurangnya 2 koordinasi antar kelompok Tidak adanya pembagian tugas secara gamblang dan jelas Membagi kelompok menjadi dua bagian yaitu bagian produksi dan pemasaran kelompok produksi dan kelompok pemasaran. Lebh mudah saat proses mendistribusikan ke pelanggan karena tugasnya sudah dibagi secara gamblang. Memberikan tanggung jawab pada tiap kelompok atas tugas yang sudah diberikan Kesalahan dalam 3 pembagian produk pada pemesan Catatan pesanan terbawa Catatan pesanan teman. Kurangnya koordinasi antara contact person dikumpulkan pada satu orang saja Mencantumkan Mencantumkan contact person yang termasuk dalam bagian produksi,

dengan bagian produksi produk.

contact person yang termasuk dalam bagian produksi

karena bagian produksilah yang tahu berapa banyak produk yang harus mereka produksi, selai itu bagian produksilah yang harus bertanggung jawab jika ada pelanggan yang sudah memesan barang tapi belum menerima produk.

c. Permen Susu No. Jenis masalah Faktor Penyebab Solusi Pilih satu + alasan

Melakukan Waktu yang 1 dibutuhkan untuk pengadukan permen Produksinya memakan waktu sekitar 4 jam sampai selesai produksi saat liburan Melakukan produksi saat hari Jum`at Menyesuaikan penambahan bahan sesuai dengan resep Penambahan bahan tambahan yang Tekstur permen yang berbeda pada 2 saat produksi pertama hingga ketiga ukurannya tidak sesuai ( hanya kira) Pemasakan yang terlalu lama, sehingga adonan permen kemungkinan terlalu matang sehingga teksturnya berbeda aslinya Pemasakan Menyesuaikan penambahan bahan dengan resep, agar permen yang dihasilkan pun lebih Melakukan produksi saat hari Jum`at, karena waktu yang tersedia lebih banyak

haendaknya sesuai bagus dan teskturnya waktu yang dianjurkan dalam resep Pemasakan harusnya mengikuti aturan agar adonan tidak sampai terlalu matang dan saat dingin menjadi keras Kemasan memakai kertas roti Memodifikasi permen sehingga bentuknya mirip lolipop sesuai dengan yang diinginkan Pemasakan mengikuti waktu yang dianjurkan dalam resep, karena permen yang dihasilkan lebih bagus, teksturnya lembut dan sedikit agak mirip gulali.

Bentuk kemasan seperti Pengemasan yang 3 membutuhkan banyak waktu serta kreativitas coklat lebih menarik pelanggan. Kesulitan mencari referensi kemasan yang cocok

Kemasan menggunakan kertas roti, karena mudah didapat dan harganya juga lebih murah. Selain itu tidak perlu takut lengket pada

Bertanya pada penjual permen

kertas pembungkusnya,

buatan tangan yang karena memang kertas sudah berpengalaman roti dikhususkan untuk membungkus makanan yang sifatnya lengket.