P. 1
Keputusan Dalam Ketidakpastian Dan Resiko

Keputusan Dalam Ketidakpastian Dan Resiko

|Views: 496|Likes:
Dipublikasikan oleh Yoanita_Nurfadil_351

More info:

Published by: Yoanita_Nurfadil_351 on Apr 08, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

Bab 13

:
PhD

in Economics, 1998, Dept. of Economics, The University of Queensland, Australia.
Post

Graduate Diploma in Regional Dev.,1994, Dept. of Economics, The Univ. of Queensland, Australia.
MS

in Rural & Regional Development Planning, 1986, Graduate School, Bogor Agricultural University, Bogor

Keputusan Dalam Ketidakpastian dan Resiko
Lecturer : Muchdie, PhD in Economics

Pengantar Keputusan  Kriteria Dalam Ketidakpastian Maximin. Kriteria Hurwicz. Kriteria Maximax. Kriteria Nilai Harapann Informasi Sempurna (Expected Value of Information) . Kriteria Minimax (Kroteria Regret). Kriteria Nilai Harapan Yang Hilang (Expected Opportunity Loss). Kriteria Laplace Keputusan  Kriteria Dalam Resiko Nilai Harapan (Expected Value).

 Analisis keputusan dalam resiko : informasi yang tersedia tidak sempurna. seluruh peristiwa yang akan terjadi dapat diketahuim probabilitas kejadian dapat diketahui karena distribusi probabilitasnya tidak dapat disajikan. dalam suasana konflik (conflict).  . dalam ketidakpastian (uncertainty).  Analisis keputusan dalam ketidakpastian : informasi yang tersedia tidak sempurna (tidak lengkap).Suasana pengambilan keputusan : dalam pasti (certainty). dalam keadaan resiko (risk). tetapi probabilitasnya tidak diketahui karena distribusi probabilitasnya tidak dapat disajikan. peristiwa yang akan terjadi mungkin dapat diketahui.

 Perhatikan Tabel 13.Pengambilan keputusan dalam ketidakpastian : suasana keputusan dimana probabilitas hasil tidak diketahui.5 6 5 Lesu -4 1 5 .  Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Prospek Perekonomian Cerah 10 8 5 Sedang 6. matriks pay-off hasil investasi pada berbagai kondisi perekonomian.1.

 Alternatif Investasi Saham Tanah Pay-off Terkecil -4 1 Tabungan 5 .  Kriteria ini digunakan oleh pengambil keputusan yang pesimistik. yg merupakan hasil terendah setiap kemungkinan investasi pada berbagai situasi ekonomi.  Perhatikan Tabel 13. konservatif.Kriteria maximin : nilai maksimum dari pay-off minimum yang mungkin.2. penghindar resiko.

3.Kriteria maximax : nilai maksimum dari hasil payoff maksimum.  Kriteria ini digunakan oleh pengambil keputusan yang optimistik dan berani mengambil resiko (risk taker). yg merupakan hasil maksimum kemungkinan investasi pada berbagai situasi ekonomi.  Perhatikan Tabel 13.  Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Pay-off Maksimum 10 8 5 .

 Perhatikan Tabel 13.5 1. matriks regret kemungkinan investasi pada berbagai situasi ekonomi.J.5 4 0 .Kriteria regret diperkenalkan oleh L. Savage bersandar pada konsep opportunity loss atau regret.  Kriteria regret : memilih nilai minimum dari regret (opportunity loss) yang maksimum.4.  Alternatif Investasi Saham Prospek Perekonomian Cerah 0 Sedang 0 Lesu 9 Tanah Tabungan 2 5 0.

 Alternatif Investasi Saham Regret Maksimum 9 Tanah Tabungan 4 5 .Nilai regret (opportunity loss) dari kemungkinan investasi dapat diperoleh dan hasilnya disajikan pada Tabel 13.  Berdasarkan kriteria minimax.6. pilih nilai minimum dari regret (opportunity loss) yang maksimum.

 Hurwicz memperkenalkan koefisien optimistik.  Alternatif kepurusan terbaik : pay-off maksimum dikalikan koefisien optimistik (a) + pay-off minimum dikalikan koefisien pesimistik (1 –a).Kriteria Hurwicz : kompromi antara kriteria maximin dan kriteria maximax. yang nilainya 0 > a > 1.  Alternatif Investasi Saham Pay-off Maksimum 10 Pay-off Minimum -4 Tanah Tabungan 8 5 1 5 .

6)(5) + (0.6)(8) + (0.4 dan hasilnya :  Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Perhitungan (0.  Jika a = 0. maka (1-a) = 0.6.Masalah utama pengambilan keputusan dengan kriteria Hurwicz adalah penentuan koefisien optimistik. Jika a = 0  kriteria maximin.4 5.6)(10) + (0.0 .4)(1) (0.4)(5) Hasil 4. Jika a=1  kriteria maximax.4)(-4) (0.2 5.

00 .00 5.17 Tanah Tabungan 1/3(8) +1/3(6)+1/3(1) 1/3(5) +1/3(5)+1/3(5) 5.   Kriteria maximax : terjadinya peristiwa paling disukai. Kriteria maximin : terjadinya peristiwa paling tdk disukai Kriteri Laplace : semua peristiwa mempunyai probabilitas yang sama untuk terjadi.5)+1/3( (-4) Hasil 4. dalam hal ini probabilitas = 1/n. Alternatif Investasi Saham Perhitungan 1/3(10) + 1/3(6.

Perhatikan ringkasan hasil berdasarkan berbagai kriteria Alternatif Investasi Maximin Maximax Minimax (Regret) Hurwicz (a = 0.6) Laplace Investasi Optimal Tabungan Saham Tanah Tanah Tanah atau Tabungan .

4) 10 8 5 Lesu (p2=0.6) -4 1 5 .Tiga tahapan analisis keputusan dalam keadaan resiko : • Identifikasi macam-macam tindakan yang tersedia • Pendugaan peristiwa yang mungkin dan probabilitasnya • Penentuan pay-off untuk suatu tindakan Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Prospek Perekonomian Cerah (p1=0.

Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Perhitungan (0.6)(1) (0.4)(5) +(0.6)(-4) (0.6)(5) Hasil 1.6 3.  Kriteria keputusan adalah nilai harapan yang terbesar.8 5 .4)(8) +(0. Nilai harapan (expected value) : rata-rata tertimbang dari pay-off untuk setiap kombinasi tindakan peristiwa dikalikan probabilitas peristiwa tersebut .4)(10) + (0.

 Prinsip dasar kriteria harapan yang hilang (expected opportunity loss) : meminimumkan kerugian karena pemilihan alaternatif keputusan tertentu.4) Lesu (p2=0.6) 0 2 5 9 4 0 .  Kesempatan yang hilang untuk semua alternatif dan kondisi perekonomian sbb : Alternatif Investasi Saham Tanah Tabungan Prospek Perekonomian Cerah (p1=0.

0 .4 2.6)(4) (0.8 2.4)(0) + (0.  Perhitungannya adalah sebagai berikut : Alternatif Investasi Perhitungan Hasil Saham Tanah Tabungan (0.6)( 9) (0.4)(2) +(0.4)(5) +(0.6)(0) 5. Harapan yang hilang (opportunity loss) untuk setiap tindakan : penjumlahan dari perkalian antara opportunity loss dengan probabilitasnya.

 Nilai harapan informasi sempurna merupakan jumlah maksimum yang dapat dibayar oleh pengambilan keputusan untuk mendapatkan informasi sempurna. Membandingkan hasil dalam keadaan informasi sempurna (certainty) dengan hasil dalam keadaan resiko akan memperoleh nilai harapan informasi sempurna.  Nilai harapan informasi sempurna sama dengan nilai kesempatan yang hilang minimum. .

6 .  Keadaan Ekonomi Cerah Lesu Keadaan Resiko Tabungan (5) Tabungan (5) Keadaan Pasti Saham (10) Tabungan (5) Nilai Informasi sempurna 5 0 Probabilitas Informasi 0.Kriteria nilai harapan informasi sempurna (expected value of perfect information) : perluasan kriteria nilai harapan dan kriteria nilai harapan yang hilang.  Nilai harapan informasi sempurna : selisih antara keputusan dalam situasi ada kepastian (certainty) dengan keputusan dalam situasi resiko (risk).4 0.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->