P. 1
Analisa SWOT (1)

Analisa SWOT (1)

|Views: 259|Likes:
Dipublikasikan oleh BoNie ReVe

More info:

Published by: BoNie ReVe on Apr 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2014

pdf

text

original

ANALISIS

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Sumberdaya atau kapabilitas yang dapat dikendalikan atau dimiliki perusahaan yang memberikan keunggulan relatif dibandingkan pesaing dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan.

TRENGTH

2

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Keterbatasan atau ketidak efisienan pada satu atau lebih sumberdaya atau kapabilitas perusahaan dibanding pesaing yang menciptakan suatu kerugian dalam memenuhi kebutuhan pelanggan secara efektif

EAKNESS

3

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Suatu situasi yang menguntungkan dalam suatu lingkungan perusahaan

PPORTUNITY

4

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Suatu keterbatasan atau ketidak efisienan pada satu atau lebih sumberdaya atau kapabilitas perusahaan dibandingkan pesaingnya yang menghambat kinerja efektif perusahaan. HREAT 5 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

 Perubahan dalam pola sosial. perubahan gaya hidup.  Perubahan prioritas usaha ? THREAT Apa yang dapat merugikan anda ?  Apa kendala yang Anda hadapi ?  Apa yang pesaing Anda lakukan ?  Apakah spesifikasi yang dibutuhkan untuk produk atau layanan pekerjaan Anda berubah ?  Apakah perubahan teknologi mengancam posisi usaha Anda ?  Apakah Anda memiliki utang yang buruk atau masalah arus kas keuangan ?  Apakah salah satu kelemahan Anda.T ANALYSIS STRENGTH Apa yang telah dilakukan dengan baik ? WEAKNESS Apa yang masih salah sekarang ?  Apa yang bisa Anda memperbaiki ?  Apa yang Anda lakukan buruk ?  Apa yang harus Anda hindari? Internal Lingkungan  Apa kekuatan Anda ?  Apa yang Anda lakukan dengan baik ?  Sumber daya apa yang relevan yang Anda miliki ?  Apa yang orang lain lihat sebagai kekuatan Anda ? OPPORTUNITY Peluang apa saja yang ada ?  Dimana peluang yang baik sesuai dengan Anda ?  Apa tren usaha yang menarik minat Anda ?  Pemanfaatan peluang apa yang bisa datang dari hal-hal seperti :  Perubahan dalam teknologi dan pasar.S.  Perubahan kebijakan pemerintah.W. dll.O. populasi. bisa serius mengancam bisnis Anda ? Eksternal Lingkungan Positif Negatif 6 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

Peluang dan Ancaman yang ada dan terlibat dalam bisnis.SWOT Analysis Suatu cara membuat proses perencanaan strategis untuk mengidentifikasi semua hal mengenai Kekuatan. Kelemahan. Untuk membantu sebuah organisasi bisnis menjawab beberapa pertanyaan mendasar dan kritis seperti : Dimana kita berdiri ? Apa tujuan kita ? Bagaimana cara mencapai tujuan yang diinginkan ? Bagaimana cara untuk mengevaluasi kinerja organisasi bisnis ? 7 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -8 .

Strength / Kekuatan : Aspek positif atau suatu kekuatan tersembunyi. Infrastruktur. Kemampuan. Mengambil suatu rencana tindakan tertentu untuk mengatasi atau membatasi faktor kelemahan tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sistem. dll. 9 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .Lingkungan Internal SWOT Budaya orang / Pangsa pasar. Merencanakan tindakan untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan Weakness / Kelemahan: Kelemahan yang tidak diidentifikasi & diambil peduli.

Harus memiliki rencana untuk mengatasi dan mengklasifikasikan ancaman dengan "keseriusan" dan "kemungkinan terjadinya”. Ekonomi. Diidentifikasikan dalam suatu jangka waktu. Sosial. Teknologi. 10 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . dll.Lingkungan Eksternal SWOT Politik. Mengembangkan suatu rencana aksi untuk memanfaatkan peluang yang ada. Opportunity / Peluang : Aspek positif yang berada di dalam organisasi bisnis atau suatu kekuatan tersembunyi yang tidak digunakan. Hukum. Demografis. bagi suatu organisasi bisnis untuk tetap eksis dan berkembang. Threat / Ancaman : Kelemahan yang tidak diidentifikasi & diambil peduli.

singkat dalam waktu dan berbiaya rendah saat pelaksanaannya. Serta dapat berkolaborasi dengan area fungsional lain. dan mengambil keuntungan dari Peluang yang tersedia serta menentukan cara menghadapi Ancaman yang ada / akan ada.KEUNTUNGAN Analisa SWOT SWOT adalah cara yang sangat efektif untuk mengidentifikasi Kekuatan dan meminimalkan Kelemahan. SWOT mengidentifikasikan lingkungan serta kapasitas organisasi dan memberikan kejelasan di mana kita berdiri dan ke arah mana kita harus bergerak SWOT mengarah ke pengembangan tujuan jangka pendek & jangka panjang sesuai tujuan suatu program atau organisasi. SWOT sederhana dalam laporan. 11 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

2.KELEMAHAN Analisa SWOT 1. 12 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . Dapat bersifat statis dan beresiko mengabaikan kondisi yang berubah. Terlalu menekankan pada kekuatan internal atau pada satu kekuatan saja dan menganggap remeh ancaman eksternal. 3. Menggunakannya sebagai panduan dan bukan sebagai resep. Analisis SWOT bisa sangat subyektif.

ST.Pemahaman TOWS/SWOT Matrix *) (Threats. Weakness. Opportunities. Strengths) Dikembangkan untuk mengembangkan 4 macam strategi:  Strategi SO (Strength-Opport)  Strategi WO (Weakness-Opprt)  Strategi ST (Strength-Threat)  Strategi WT (WeaknessStrength) Tahapan Kerja Buat daftar key success factors/KSF (E-I)  Lakukan sama dengan tahapan “EFE Matrix”  Buat matrix 4 macam strategi (SO.WT) -> cocokan S & O -> cocokan W & O -> cocokan S & T -> cocokan W & T  13 .WO.

Opportunity (WO)  Strength .Opportunity (SO)  Weakness .Threat (WT) 14 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .Threat (ST)  Weakness .SWOT Matrix 4 Tipe Strategi Analisa SWOT  Strength .

2001 Strategi S-O 1. eksternal 5. 2. 5. Catat ancaman-ancaman 4. 3. Strategi WO Daftar kekuatan untuk meraih keuntungan dari peluang yang ada Strattegi ST Daftar untuk memperkecil kelemahan dg memanfaat kan keuntungan dr peluang yang ada Strategi WT 1. Threats – T 1. 3.*) Keterangan/ contoh TOWS Matrix IFAS 1. Sumber: Husein Umar. kelemahan dan menghindari 5. 5. 4. 2. 5. 3. 5. 2. Strengths . 3. Daftar kekuatan untuk 4. menghindari ancaman 5. 2. 1. 3. 3.S 1. 1. 2. Catat peluang-peluang 4. 2. 3. 4. eksternal 5. 4. ancaman . Daftar untuk memperkecil 4. 4. 2. 3. 2. Weaknesses – W Dibiarkan kosong Catat kekuatan -kekuatan Internal perusahaan Catat kelemahan-kelemahan Internal perusahaan EFAS Opporotunities – O 1.

SO Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal. SO Strategies 16 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

WO Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. WO Strategies 17 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

ST Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan kekuatan untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal. ST Strategies 18 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

WT Strategies 19 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .WT Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan taktik bertahan yang bertujuan untuk mengurangi kelemahan internal & menghindari ancaman eksternal.

SWOT Matrix Strength – S Weakness – W SO Strategies Gunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal WO Strategies Mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal Opportunity – O ST Strategies WT Strategies20 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

•Suku bunga & valas tidak stabil. •Jumlah karyawan terlalu besar.Contoh 1 : KEKUATAN : •Kepemilikan / kemampuan teknologi canggih. •Company culture dihayati dengan baik. • • • • 21 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . •Biaya promosi terbatas. PELUANG : Kebijakan pemerintah tentang kredit. •Divisi R & D yang inovatif. •Tidak memiliki divisi R & D. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. •Pasar modal yang tidak bergairah. Jaringan / network yang luas dengan perusahaan lain. •Hubungan baik dengan lembaga keuangan. KELEMAHAN : •Tingkat ketrampilan rata-rata karyawan yang rendah. Deregulasi investasi yang menguntungkan. HAMBATAN : •Iklan agresif dari pesaing.

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -22 .

defensive atau conservative . Hasilnya adalah pilihan strategi aggressive. ES dan IS (skala positif 1 – 6 untuk FS dan IS. competitive. CA. apakah strategi aggressive. ES dan IS  beri skala penilain untuk masing-masing FS. CA.The matching Stage Pemahaman SPACE Matrix*) (Strategic Positioning and Action Evaluation) Memetakan kondisi perusahaan dengan menggunakan model diagram cartesius (4 kuadran dengan skala sama) berdimensi internal (Financial Strength/FS & Competitive Advantage/CA) vs eksternal (environmental stability/ES & Industry Strength/IS). skala negatif 1 – 6 untuk ES dan CA  Hitung rata-rata nilai per FS. CA. defensive atau conservative  Tahapan Kerja Pilih variabel FS. ES dan IS  petakan nilai rata-rata tsb pd SPACE matrix  Gambar arah hasil perpotongan pd matrix  Tetapkan pilihan tipe strategi hasil arah tadi. competitive.

capacity Catatan: masing-masing variabel diberi skala penilaian 1 s/d 6 (paling buruk s/d paling baik) dan -1 s/d -6 (paling baik s/d paling buruk) .*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Posisi Strategis Internal Financial Strength (FS)        Posisi Strategis Eksternal Environmental Stability (ES)  Technology change       ROI Leverage Liquidity Working Capital Cash flow Ease to exit from market Risk involved in Business Rate of inflation Demand variability Price range of competing product Barriers to entry into market Competitive pressure Price elasticity of demand Competitive Advantage (CA)  Market Share       Industry Strength (IS)        Product Quality Product Life Cycle Customer Loyalty Competition’s capacity utilization Technology know-how Control over supplier and utilization distributor Growth potential Profit potential Financial stability Technological know-how Resource utilization Ease to exit from market Productivity .

SPACE Matrix Conservative FS +6 +5 +4 +3 +2 +1 Aggressive CA -6 -5 -4 -3 -2 -1 -1 -2 -3 -4 +1 +2 +3 +4 +5 +6 IS Defensive -5 -6 Competitive ES 25 .

*) keterangan/ contoh SPACE Matrix FS +6 Conservative Aggressive CA IS -6 0 +6 Defensive -6 ES Competitive .

4) CA IS Perusahaan kuat secara finansial dan memiliki keunggulan bersaing pada industri yang stabil dan sedang tumbuh ES FS Perusahaan dengan faktor finansial mendominasi aktifitas industrinya (1.5) CA IS ES .*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Agresif FS (4.

*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Konservatif FS (-2.2) CA IS ES .4) CA IS Perusahaan memiliki kekuatan finansial pada industri yang stabil tetapi tidak tumbuh (daya saing lemah) ES FS Kerugian perusahaan akibat kalah bersaing dalam industri yang secara teknologi stabil. tetapi hasil penjualan menurun (-5.

-1) ES FS Perusahaan yang berada dalam kondisi industri tumbuh lambat padahal kondisi makro sedang membaik CA (1.-2) ES IS .*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Kompetitif FS CA IS Perusahaan yang berada pada pertumbuhan industrinya kuat namun situasi makro kondusif (5.

-5) ES .-1) ES FS Perusahaan dengan daya saing tinggi namun kondisi makro sedang sangat lemah CA IS (-1.*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Defensif FS CA IS Perusahaan dengan posisi persaingan sangat lemah dan tumbuh negatif pada situasi makro yang stabil (-5.

5/6 = 3.25 KELEMAHAN = -7.95 ANCAMAN = -10/4= -2.Pertumbuhan pasar yang tinggi .5 KELEMAHAN .Munculnya Pesaing baru .Pangsa pasar yang besar .Pertumbuhan jumlah penduduk yang 19.Perubahan teknologi -3 -3 -1.5 PELUANG = 12/4 = 3 31 .Matrik Space POSISI FAKTOR STRATEGI INTERNAL RATING POSISI FAKTOR STRATEGI EKSTERNAL RATING KEKUATAN .Mutu produk .8/4 = -1.Kenaikan BBM yang cukup tinggi .Inflasi .Promosi Produk .Keuangan yang baik .Pertumbuhan penjualan .8 -2 -1.Peralatan yang digunakan .Mutu produk tertentu kalah dengan yang lain -7.5 3 3 3 3 4 ANCAMAN .Hubungan baik dengan pemasok 3 3 3 3 12 KEKUATAN = 19.Pembeli/ pengunjung msh rendah .Mempunyai jaringan pemasaran yang cukup luas .Tenaga kerja yang terampil 3.Perubahan gaya hidup masyarakat .8 -2.2 PELUANG -10 .8 -2 -2 sangat cepat .

32 .

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -33 .

5  Sumbu Y adalah tingkat pertumbuhan penjualan industri pd kategori industri SBU ybs. Cash Cows dan Dogs   Tahapan Kerja tetapkan posisi (relatif) pangsa pasar : rasio share SBU ybs terhadap market share pesaing terbesar kategori industri ybs (letakan pd sumbu X). Stars. Titik tengah sumbu X adalah 0. Nilai sumbu Y antara -20% s/d +20% dengan titik tengah 0% .The matching Stage Pemahaman BCG Matrix*) (Boston Consulting Group) Diguanakan untuk menyusun strategi portofolio SBU  Menitikberatkan pada penjelasan posisi pangsa pasar vs rata-rata pertumbuhan industrinya  Ada 4 kategori strategi sel dalam BCG Matrix: Question Marks.

terutama jika persaingan meninggi  Strategi : product development atau concentric diversification Dogs : Perusahaan/ SBU dalam pangsa pasar relatif rendah dan pertumbuhan industri lemah sekali  Strategi : likuidasi/ divestasi (Strategi Retrenchment) .20% Question Marks : Pangsa pasar relatif rendah dan bersaing dalam pertumbuhan industri yg tinggi  Strategi Insentif : market penetration.0 + 20% high Rata-rata Pertumbuhan Industri II STARS I QUESTION MARKS SBU 2 0% medium SBU 5 III CASH COWS SBU 4 IV DOGS low .5 SBU 1 SBU 3 low 0. market /product dev atau divestitute Star : Perusahaan/ SBU memiliki long-run opportunities terbaik krn tumbuh dengan laba tinggi  Strategi : forward/ backward/ horizontal integration. joint venture Cash Cows : Perusahaan/ SBU menghasilkan cash-inflow yg melebihi kebutuhan (biasanya menjadi STARS lebih dulu). Namun satu saat posisi ini dapat melemah.0 Posisi Pangsa Pasar Industri medium 0.Keterangan/ contoh BCG Matrix high 1. Dev. market/ prod.

Berbagai peluang 3. mendukung strategi defensif Berbagai ancaman 2.2005) Pendekatan Baston Consulting Group (BCG) Matrik Boston consulting group adalah sebuah konsultan terkemuka yang mengembangkan dan mempopulerkan matrik pangsa pasar pertumbuhan. mendukung strategi diversifikasi Gambar 1: Diagram analisis SWOT (Rangkuti. 2003) Keterangan:  Sumbu vertical (tingkat pertumbuhan pasar) menunjukan tingkat pertumbuhan pasar tahunan dimana produk atau jasa dijual.5. Untuk mengukur pertumbuhan pasar secara sederhana dapat dihitung dengan rumus dibawah ini: 228 .  Sumbu horizontal (bagian pasar / market share relative) menunjukan bagian pasar dari SBU (Strategic Bisnis Units) relatif terhadap bagian pasar pesaing yang lebih besar. Dengan 0. Metode ini dapat menentukan pangsa pasar yang dapat dikembangkan. akan tetapi pada pangsa dan Y diatas medium untuk perusahaan tertentu pada kondisi dan situasi tertentu angka-angka itu dapat diubah disesuaikan High Low dengan kebutuhan.0 yang menjadi titik tengah. Angka-angka Posisisumbu X pasar industri sering digunakan. Metode ini merupakan alat analisis untuk mengetahui posisi bersaing perusahaan. Sumbu Y dipakai untuk tingkat pertumbuhan penjual industri dalam persentase antara -20 sampai +20 persen. Titik tengah dari sumbu X bernilai 0. dipertahankan untuk kepentingan bisnis perusahaan. Stars Question mark High I Cash Cows III II Dogs IV Low Gambar 2: diagram BCG Growth Share Matric (Husain Umar. misalnya karena perubahan standar industri atau perubahan situasi ekonomi. mendukung strategi turnaround 1. menduk ung strategi agresif Kekuatan internal Kelemahan internal 4. Matrik pertumbuhan pangsa pasar dibagi dalam 4 kotak yang menunjukan jenis kegiatan yang berbeda. Posisi pangsa pasar relatif diletakan pada sumbu X di BCG matrik.

persaingan industri Buat daftar critical success factors/CSF (O-T) Tentukan bobot dr CSF (sorted.0) Tentukan rating per CSF (skala 1 – 4) Kalikan bobot dan rating = skor (tot. keuangan. hukum. spt: ekonomi.max = 4. tot. produksi. sosial. politik. lingkungan.max = 1. pemasaran. spt kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting (aspek manajemen.The Input Stage Pemahaman Tahapan Kerja     EFE Matrix (External Factors Evaluation) Evaluasi faktor eksternal. pemerintah.0) IFE Matrix (Internal Factors Evaluation) Evaluasi faktor internal. SDM. teknologi. sistem komunikasi) Sama dengan di atas (pada butir pertama ditekankan pada S dan W) Catatan: S: Strengths W: Weaknesses O: Opportunities T: Threats .

1 0.05 0.1 0.2 0.1 0.4 KELEMAHAN: Peralatan semi tradisional Promosi tidak rutin Harga tinggi Proses R&D sebagian manual Posisi global sangat kurang 0.3 0.2 0.05 0.15 2 1 2 2 1 0.FAKTOR STRATEGIS INTERNAL KEKUATAN: Market share tinggi Pengalaman Top Manager Lokasi Strategis Produk Variatif Sistem pengendalian mutu baik BOBOT RATING SKOR 0.3 0.3 0.1 0.15 0.6 .15 1 2.6 0.05 0.1 4 3 3 4 4 0.15 0.05 0.

1 0.2 0.05 0.2 0.45 0.3 .15 0.1 1 2.1 2 2 1 2 1 0.15 0.1 3 4 4 0.15 0.2 0.4 Pertumbuhan pemukiman Hubungan baik dengan pemasok 0.15 ANCAMAN Masuknya pemain asing Tingginya beaya perijinan Inflasi Kenaikan BBM Bahan baku baik semakin langka 0.1 0.05 3 3 0.FAKTOR STRATEGIS EXTERNAL PELUANG Pertumbuhan penduduk yang cepat Peningkatan daya beli kemajuan teknologi BOBOT RATING SKOR 0.15 0.3 0.15 0.05 0.

0 Sedang 2. Horizontal Integration) Hold & Maintain: Strategi Market penetration.99 Grow & Build : Strategi Insentif (market penetration.0-4. market/product development) atau Strategi Terintegrasi (backward /Forward Integration.0-2.0-4.99 Lemah 1.99 I IV II V III VI TOTAL SKOR EFE Tinggi 3.0-2.0-1. Market/Product development) Harvest or Divestitute .0-12.Keterangan/ Contoh IE Matrix TOTAL SKOR IFE Kuat 3.99 VII VIII IX Lemah 1.0 Rata-rata 2.

0 STABILITY Hati-hati MENENGAH GROWTH Konsentrasi melalui integrasi horizontal STABILITY Tak ada perubahan profit strategi RETRENCHEMENT Captive company atau divestment 2.0 RENDAH GROWTH Diversifikasi Konsentrik GROWTH Diversifikasi Konglomerat RETRENCHEMENT Bangrut atau Likuidasi 1.0 .0 LEMAH 1.0 KUAT 3.0 TOTAL SKOR FAKTOR STRATEGI INTERNAL TINGGI GROWTH Konsentrasi melalui integrasi vertical GROWTH Konsentrasi melalui integrasi horizontal RETRENCHEMENT Turn around 3.TOTAL SKOR FAKTOR STRATEGI INTERNAL 4.0 RATA-RATA 2.

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -42 .

Keterangan/ contoh Grand Strategy Matrix Pertumbuhan Pangsa Cepat Kuadran 2 Kuadran 1 • Market development • • • • • • Market penetration Product development Horizontal integration Divestitute Liquidation Concentric Diversification • Market development • • • • • Market penetration Product development Forward integration Backward integration Horizontal integration Posisi Persaingan Lemah Posisi Persaingan Kuat Kuadran 3 • Concentric diversification • • • • Horizontal diversification Conglomerate diversification Divestitute Liquidation Kuadran 4 • Concentric diversification • Horizontal diversification • Conglomerate diversification • Joint venture Pertumbuhan Pangsa Lemah Catatan : setiap kuadran adalah alternatif Strategi .

Grand Strategy Matrix Quadrant I Excellent strategic position Concentration on current markets/products Take risks aggressively when necessary Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -44 .

Grand Strategy Matrix Quadrant II Evaluate present approach How to improve competitiveness Rapid market growth requires intensive strategy Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -45 .

Grand Strategy Matrix Quadrant III Compete in slow-growth industries Weak competitive position Drastic changes quickly Cost & asset reduction (retrenchment) Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -46 .

Grand Strategy Matrix Quadrant IV Strong competitive position Slow-growth industry Diversification to more promising growth areas Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -47 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->