Anda di halaman 1dari 2

A. PENDAHULUAN Penyakit jantung-koroner (PJK) merupakan problem kesehatan utama di negaramaju. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya PJK.

sehingga upayapencegahan harus bersifat multifaktorial juga. Pencegahan harus diusahakansedapat mungkin dengan cara

mengendalikan faktor-faktor risiko PJK denmerupakan hal yang cukup penting pada penanganan PJK. Oleh sebab itumengenal faktor-faktor risiko sangat penting dalam usaha pencegahan PJK, baik pencegahan primer maupun sekunder. Pencegahan primer lebih ditujukan padamereka yang sehat tetapi mempunyai risiko tinggi, sedangkan pencegahansekunder merupakan suatu upaya untuk mencegah memburuknya penyakit yangsecara klinis telah diderita.Penyakit Jantung koroner sendiri adalah penyakit jantung yang menyangkutgangguan dari pembuluh darah koroner yang dalam mengenal dan menanganinyamembutuhkan perhatian serta pengenalan dari faktor resiko yang ada padapenderita serta tindakan yang segera dapat diambil terhadap penderita tersebutdalam waktu yang singkat agar tidak terjadi komplikasi yang dapat membawaakibatyang tidak di inginkan. Dengan memperhatikan berbagai aspek yangberkaitan infark miokard dapat ditanggulangi sehingga terhindar dari komplikasiyang lebih buruk.Mengenal Faktor resiko PJK sangat penting dalan usaha pencegahan PJKmerupakan salah satu usaha yang cukup besar peranannya dalam penanganan PJKuntuk menurunkan resiko dan kematian akibat PJK yaitu dengan caramengendalikan faktor resiko PJK. Faktor resiko utama PJK adalah : hipertensi,hiperkolesterolemi, dan merokok dimana merupakan faktor yang dapat dikontroldan bersifat reversibel. Faktor resiko lainnya adalah : umur, ras, jenis kelamin,keturunan (bersifat Irreversibel), geografis, diet, obesitag, diabetes, exercise,perilaku dan kebiasaan hidup lainnya, stress, perubahan sosial dan perubahanmasa (bersifat reversibel).

Dengan mengatur, berhenti merokok dan perubahanhipertensi yang efektif, dapat menurunkan resiko dan kematian akibat PJK