Anda di halaman 1dari 2

Contoh mineral hexa dan tri Hexa :

Beryl Mineral Beryl adalah suatu aluminium berilium cyclosilicate dengan rumus kimia Be3Al2(SiO3)6. Mineral Beryl mempun yai system kristal heksagonal atau Mineral Kristal beryl yang mempunyai bentuk bersudut enam. Mineral Beryl memperlihatkan conchoidal retak, mempunyai suatu kekerasan 7.5-8, suatu bobot jenis 2.63.-2.80.. Mineral Beryl mempunyai suatu kilau seperti kaca dan dapat tembus cahaya atau transparan. Perpecahan nya adalah fundamental lemah/miskin dan kebiasaan nya adalah dihexagonal bipyramidal. Beryl murni tidak mempunyai warna, tetapi mineral beryl sering diberi warna yang tidak murni; warna mineral beryl mungkin adalah hijau, biru, kuning, merah, dan putih. Mineral Beryl pada umumnya terjadi di dalam batuan granit atau pegmatite. Ia juga ditemukan di dalam sekis mika dan berasosiasi dengan bijih. Nama Mineral Beryl datang dari Yunani beryllos untuk blue-green warna air laut yang mahal. Grafit umumnya berwarna hitam hingga abu-abu tembaga, kekerasan 1 2 (skala
Mohs), berat jenis 2,1 2,3, tidak berbau dan tidak beracun, serta tidak mudah larut, kecuali dalam asam hidroflorik atau aqua regia mendidih. Proses dekomposisi berlangsung lambat pada suhu 6000C dan dalam kondisi oksida atau pada suhu 3.5000C bila kondisi bukan oksida. Grafit adalah mineral yang dapat berasal dari batuan beku, sedimen, dan metamorf. Secara kimia, grafit sama dengan intan karena keduanya berkomposisi karbon, yang membedakannya adalah sifat fisik. Intan dikenal sangat keras, langka, dan transparan, sedangkan grafit agak lunak, mudah ditemukan, dan opak. Menurut Kuzvart (1984) grafit dapat terjadi secara proses magnetik awal, kontak magmatik, hidrotermal, metamorfogenik, dan residual. Belum ditemukan daerah yang berpotensi di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia masih megimpor grafit.

Seng (bahasa Belanda: zink) adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn, nomor atom 30, dan massa atom relatif 65,39. Ia merupakan unsur pertama golongan 12 pada tabel periodik. Beberapa aspek kimiawi seng mirip dengan magnesium. Hal ini dikarenakan ion kedua unsur ini berukuran hampir sama. Selain itu, keduanya juga memiliki keadaan oksidasi +2. Seng merupakan unsur paling melimpah ke-24 di kerak Bumi dan memiliki lima isotop stabil. Bijih seng yang paling banyak ditambang adalah sfalerit (seng sulfida). Seng merupakan logam yang berwarna putih kebiruan, berkilau, dan bersifat diamagnetik. Walau demikian, kebanyakan seng mutu komersial tidak berkilau.[2] Seng sedikit kurang padat daripada besi dan berstruktur kristal heksagonal. Skala kekerasan

Mohs 2,5