Anda di halaman 1dari 3

Pengaruh Kemajuan teknologi bagi remaja

Teknologi mengukur Eksistensi Remaja dalam kelompoknya tidak dapat dipungkiri era globalisasi saat ini yang berkembang secara pesat tidak lepas dari meningkatnya kemajuan teknologi. Meningkatnya kemajuan teknologi membuat akses informasi dari luar dengan mudahnya masuk ke dalam negeri. Era globalisasi yang berkembang dengan pesat saat ini membuat teknologi yang dibuat oleh penemu-penemu dunia sampai juga ditangan masyarakat umum yang haus akan sesuatu baru. Rasa penasaran ini membuat masyarakat menggunakan teknologi yang ada. Rasa penasaran yang terbesar adalah dialami oleh para remaja. Remaja yang notabene masih labil dalam mental dan perilaku, membuat remaja mempunyai rasa penasaran lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa yang stabil dalam mental dan perilaku. Terlebih dengan hal-hal yang baru, terutama hal-hal baru tentang teknologi. Karena saat ini sedang berkembang pesat era globalisasi, tentu saja para remaja tidak mau dikatakan sudah ketinggalan jaman oleh remaja lain jika tidak mengetahui tentang teknologi yang baru. Sikap yang tidak mau dikatakan ketinggalan jaman oleh remaja yang lain secara kasat mata merupakan pengaruh kemajuan teknologi. Rasa malu dan gengsi jika tidak mengetahui tentang teknologi baru merupakan pengaruh yang secara kasat mata dapat menimbulkan pengaruh yang tidak kasat mata. Teknologi memang menjadi hal yang masih sering diperdebatkan antara manfaat dan dampaknya. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi memiliki beberapa manfaat yang sangat membantu kehidupan manusia pada jaman serakang. Tapi juga tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi memiliki dampak yang tidak kalah banyaknya dengan manfaat dari teknologi itu sendiri. Bermacam-macam teknologi tersedia di era globalisasi. Kemajuan teknologi menyediakan bervariasi teknologi untuk berbagai bidang. Sebut saja bidang informasi dan komunikasi. Karena kemajuan teknologi dalam bidang inilah yang lebih familiar di telinga para remaja. Tengok saja disekeliling lingkungan Anda saat ini. Tentu dengan mudahnya ditemukan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi. Tengok juga orang-orang yang ada di lingkungan Anda. Pengaruh kemajuan teknologi dalam bidang inilah terlihat sangat jelas. Kecanduan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi memang sangat mudah dilihat, terutama jika kecanduan itu dialami oleh remaja. Sebut saja kecanduan internet dalam bidang informasi dan kecanduan pada handphone dalam bidang komunikasi. Kecanduan yang dapat mengubah gaya hidup remaja jaman sekarang. Lihatlah gaya hidup remaja kota pada era globalisasi saat ini. Hampir setiap remaja kota mempunyai handphone dan mereka selalu mengakses internet. Untuk remaja yang berlebih, mereka bukan hanya sekedar mempunyai handphone atau mengakses internet dari handphonenya, tapi mereka memiliki teknologi yang lebih. Sebut saja notebook, MP3, MP4, dan masih banyak lagi. Walau pada kenyataannya semua barang-barang itu belum benar-benar dibutuhkan untuk sekarang ini, Tetapi seorang remaja tetap membeli barang ini. Mengapa? Karena remaja saat ini ingin tetap eksis dalam kelompoknya. Secara tidak langsung kepemilikan teknologi itu dapat mengukur eksistensi seorang remaja dalam kelompoknya. Orang yang mempunyai berbagai teknologi yang baru atau sering disebut gadget dianggap memiliki tingkat eksisitensi yang tinggi. Karena orang yang memiliki berbagai macam gadget lebih mudah mendapatkan teman. Hal ini dikarenakan teman yang lain juga penasaran dengan gadget yang dimiliki sehingga mereka mau berteman. Banyak teman semakin

menguatkan eksistensi seorang remaja dalam kelompoknya. Sehingga remaja dapat menunjukkan keberadan diri dalam kelompoknya. Eksisitensi untuk remaja memang penting dalam pergaulan. Eksisitensi untuk remaja juga menjadi simbol bahwa seorang remaja itu dapat bergaul dan memiliki koneksi terhadap orang lain. Menjadi eksis bagi seorang remaja adalah suatu kenikmatan sendiri. Karena eksis sering dikonotasikan dengan hal-hal yang menyenangkan. Contohnya, memiliki banyak teman dan koneksi, banyak dikenal orang, menjadi orang penting, dan beberapa kenikmatan dari eksistensi laninnya seorang remaja. Namun, menjadi eksis tidaklah semudah yang dibayangkan. Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, bahwa memiliki beberapa gadget dapat menaikkan derajat eksistensi seorang remaja. Hal inilah yang membuat gaya hidup remaja pada umumnya berubah. Meraka berusaha mempunyai beberapa gadget itu, sehingga menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk memenuhi barang yang belum terlalu dibutuhkan. Jika sudah memilikinya, seorang remaja akan menghabiskan banyak waktu untuk menikmati kenikmatan dari gadget itu. Kecanduan yang sering membuat seorang remaja lupa akan tugasnya, apa lagi jika remaja itu seorang pelajar. Teknologi memang masih menjadi perdebatan diberbagai kalangan. Ada yang berkata bahwa kemajuan teknologi sangat membantu manusia dalam kehidupannya sehari-hari, ada pula yang berkata kemajuan teknologi memiliki dampak yang tidak sedikit. Tapi memang tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi memiliki manfaat dan dampak. Hanya saja sebagai remaja yang masih labil hendaknya meyikapinya dengan seksama. Remaja yang labil sebaiknya diberi pengawasaan oleh orang tua. Sehingga pengaruh dari kemajuan teknologi yang sekarang ini makin marak terjadi pada remaja tidak berpengaruh besar pada kehidupan mereka sehari-hari. Jadi remaja dapat menggunakan teknologi dengan berbagai manfaat tanpa terlalu banyak berpengaruh terhadapnya. Memiliki berbagai macam gadget sebenarnya bukan menjadi satu-satunya cara jika seorang remaja ingin meningkatkan eksisitensinya dan tetap eksis dalam kelompoknya. Pada dasarnya eksisitensi seorang remaja dalam kelompoknya bukan hanya dengan memiliki gadget. Banyak hal yang bisa dilakukan seorang remaja untuk menjadi eksis. Karena seorang remaja tentu memiliki banyak kelebihan yang memang bernar-benar dibutuhkan jika ingin mempunyai banyak teman. Misalnya saja dengan berkawan tanpa melihat derajat seseorang, bersikap baik, bersikap ramah, tidak sombong, dan masih banyak lagi. Atau mungkin dengan keahlian kita. Misalnya mengajari suatu hal teman lain yang belum mengerti. Dengan semua cara itu tentu saja semakin lama kita akan mempunyai banyak kawan dan koneksi. Tentu saja lambat laun derajat eksistensi kita akan meningkat denagn disadari atau tanpa disadari. Jika seorang remaja dapat melakukan hal itu, maka remaja itu telah membuktikan bahwa teknologi tidak sepenuhnya mempengaruhi dalam meningkatkan derajat eksistensi dalam kelompoknya. Hal itu juga membuktikan bahwa seorang remaja dapat menyikapi pengaruh kemajuan teknologi yang semakin pesat denagn seksama. Jika seorang remaja sudah dapat menyikapi pengaruh kemajuan teknologi dengan seksama, tentu saja seorang remaja akan menggunakan sebuah teknologi dengan sewajarnya. Kecanduan pada teknologi atau gadget tidak akan terjadi jika seorang remaja sudah melakukan hal tersebut.Memang benar apa kata orang jika melakukan sesuatu janganlah berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan akan berakhir tidak baik. Jadi gunakanan teknologi dengan sewajarnya dan jangan berlebihan. Maka teknologi itu akan memberi banyak manfaat dari pada pengaruh negatif atau dampaknya. Pada akhirnya remaja tidak perlu khawatir lagi dengan pengaruh kemajuan teknologi yang akan mepengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

ILMU KEALAMAN DASAR

DI SUSUN OLEH

NAMA NIM/BP

: ALAN PUJA KUSUMA : 1108533/2011

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012