Anda di halaman 1dari 6

Thermocouple Thermocouple pada pokoknya terdiri dari sepasang penghantar yang berbeda disambung las dilebur bersama satu

sisi membentuk hot atau sambungan pengukuran yang ada ujungujung bebasnya untuk hubungan dengan sambungan referensi. Perbedaan suhu antara sambungan pengukuranmdengan sambungan referensi harus muncul untuk alat ini sehingga berfungsi sebagai thermocouple.

(a)

(b)

Gambar 3. (a)Thermocouple ; (b) Simbol thermocouple KAMIS, 14 OKTOBER 2010 Sensor pengukur suhu Thermocouple Oleh Nono Haryono

allproducts.com . Ada banyak jenis sensor yang digunakan dalam hal pengukuran suhu atau temperature, tetapi yang paling umum dipakai adalah sensor jenis Thermocouple dan RTD, keduanya berbeda baik dalam hal spesifikasi ataupun pengabelannya, namun yang akan kita bahas disini adalah Thermocouple.

Thermocouple

Tc

].

. Thermocouple mempunyai kabel isi 2 positif [ + ] dan negatif [ - ] dihubungkan langsung ke alat yang bernama temperature control, mempunyai range temperature yang cukup banyak tergantung dari tipenya namun salah satu spesifikasi rangenya yaitu 0 - 200, 0-300 deg.cel dll, kemudian keluaran tegangan dari Tc ini tidak besar, berkisar antara 0-10 mV.dc.

Cara

kerja.

. Thermocouple terbuat dari dua unsur logam yang berbeda yang dikumpulkan menjadi satu, apabila dua logam ini dipanaskan, maka pada kedua ujungnya akan timbul tegangan lalu tegangan ini disalurkan pada dua buah kabel, kita bisa mengukur tegangan keluarannya pada kedua kabel ini.

picotech

Penerapan. . Beberapa contoh penggunaan Tc yang biasa digunakan. Untuk mengukur suhu bearing motor penggerak. Untuk mengukur suhu ruangan pada sebuah tanki. Untuk mengukur suhu produksi karet / gum yang ada di dalam sebuah mixer. Untuk pengukuran pada sebuah alat ukur suhu / thermometer.

ALAT UKUR DENGAN THERMOCOUPLE Thermocouple adalah suatu rngkaian yang tersusun dari dua buah logam yangmasingmasing mempunyai koefisien muai panjang berbeda yang dihubungkansatu denngan yang lain pada ujung-ujungnya. Jika pada kedua titk hubung kedualogam tersebut mempunyai perbedaan temperature, maka timbullah beda potensialyang memungkinkan adanya arus listrik di dalamnya. Gaya gerak listrik akibatadanya beda potensial tersebut disebut dengan GGL thermis. A.Prinsip Kerja Konfigurasi alat ukur dengan thermocouple ditunjukkan pada gambar 16

Gambar 16. Prinsip kerja alat ukur jenis thermocoupleT e r d a p a t s e b u a h k a w a t p e m a n a s l u r u s y a n g d i b u a t d a r i b a h a n y a n g mempunyai nilai tahanan yang cukup tinggi. Pada tengah-tengah kawat pemanastersebut dihubungkan dengan salah satu titik hubung dari thermocouple. Keduaujung bebas thermocouple masing-masing dihubungkan dengan pengukur milivolty a n g a k a n m e n g u k u r b e d a t e g a n g a n y a n g d i h a s i l k a n o l e h k e d u a u j u n g thermocouple tersebut. Jika arus I dialirkan melalui kawat pemanas maka kawat pemanas akan membangkitkan panas dengan besar daya berbanding dengan aruskuadratnya. Panas yang dibangkitkan ini menaikkan panas pada tengah kawat p e m a n a s d a r i T1 keT2 Arus yang diukur dapat diperoleh dengan mengukur tegangan pada keduau j u n g t h e r m o c o u p l e ya n g l a i n . P a d a r a n g k a i a n b o l a k b a l i k a r u s ya n g d i u k u r merupakan arus efektif yang meripakan gelombang sinus. Sehingga panas yangdibangkitkan pada kawat pemanas adalah sebagi fungsi waktu. Dengan mengukur h a r g a e g a n g a n E , m a k a d i p e r o l e h h a r g a d a r i a r u s e f e k t i f d a r i a r u s b o l a k b a l i k tersebut. Pada alat ukur ini harga arus dan tegangan yang ditunjukkan sama sajaa n t a r a a r u s D C m a u p u n A C s e h i n g g a a l a t u k u r i n i t e r m a s u k a l a t u k u r ya n g u n i v e r s a l u n t u k a r u s s e a r a h m a u p u n b o l a k b a l i k d a n t i d a k t e r p e n g a r u h o l e h bentuk gelombang dari arus yang diukur. ALAT-ALAT UKUR LISTRIK OLEHWIDAYANTI,M.Si The rm o cou pl e Thermocouple tersusun atas dua kawat loga m y a n g b e r b e d a y a n g m e n y a t u pada satu ujung. Ketika salah s a t u u j u n g k a w a t t e r h u b u n g u n t u k m e n g u k u r s u a t u instrument, thermocouple menjadi sensitive dan menjadi alat pengukur yang memilikik e a k u r a t a n y a n g t i n g g i . F a k t o r u t a m a ya n g h a r u s d i p e r t i m b a n g k a n k e t i k a m e m i l i h sepasang material adalah perbedaan termoelektrik antara kedua material. Perbedaaan yangs i g n i f i k a n a n t a r a k e d u a m a t e r i a l a k a n m e m b e r i k a n h a s i l ya n g b a i k . T h e r m o c o u p l e b i a s a n ya d i g u n a k a n u n t u k m e n g u k u r s u h u d e n g a n r a n g e y a n g b e s a r . K e u n t u n g a n menggunakan thermocouple adalah:K e c e p a t a n r e s p o n n y a t i n g g i -

B e n t u k n y a k e c i l D a p a t s t a b i l l e b i h l a m a M u d a h d i b u a t Di samping keuntungan dari thermocouple juga terdapat kerugiannya antara lain adalahtegangan keluaran dari output ini kecil, sensitivitasnya rendah, memerlukan suhu referensiuntuk dibandingkan dengan suhu terukurnya.Cara kerja:Termokopel akan menimbulkan arus listrik yang mengalir pada rangkaian yang terpasangketika terjadi perbedaan suhu. Besar arus yang dihasilkan tergantung dari perbedaan suhuantara suhu yang terukur dengan suhu referensi pada ujung pertemuan kawat. Pemanasan pada simpangan terukur ( measuring junction ) menghasilkan tegangan yang lebih besar daripada tegangan pada reference junction . Perbedaan tegangan ini sebanding dengan perbedaan suhu dan dapat treukur pada voltmeter.KeteranganC : kapasitansi, F, F, pFA : daerah efektif d : Jarak : koefisien

Apabila dua metal/logam yang berbeda digabungkan pada salah satu ujung kemudiandipanaskan, pada kedua ujung yang lain akan timbul tegangan (Efek Seebek, tahun 1821).Pada kalang/rangkaian thermocouple terdapat hot junction dan cold junction. Hot junction merupakan suatu pertemuan dua logam, dimana pada titik ini terjadi pemanasan. Hot junction disebut juga dengan measuring junction.

Cold junction disebut juga reference junction karena pada titik ini tidak terjadi perubahan suhu karena pemanasan, suhu padatitik ini merupakan suhu lingkungan yang dijadikan sebagai acuan / referensi. Tegangany a n g t e r j a d i , t e r g a n t u n g d a r i j e n i s m a t e r i a l A d a n B , d a n b e d a t e m p e r a t u r a n t a r a h o t junction dan cold junction (reference temperature).Aplikasi:- U n t u k m e m a n t a u s u h u p a d a p e r a l a t a n y a n g b e r t e m p e r a t u r t i n g g i -Untuk mengukur suhu manusia akan tetapi sensitivitasnya rendah (kurang akurat)
Secara harfiah thermocouple berasal dari kata thermo yang berarti suhu dan couple yang berarti sepasang. Dalam pengertian sebenarnya, termokopeladalah sepasang kawat logam yang tidak sama jenisnya dihubungkan bersama-sama yang apabila kedua ujungnya masingmasing dimasukkan ke dalam dua tempat yang berbeda suhunya, maka timbul gaya gerak listrik (ggl). Tegangan gerak listrik dipengaruhi oleh temperatur antara kedua ujungnya. Sebuah termokopel terdiri dari sepasang kawat logam yang tidak sama dihubungkan bersamasama pada satu ujung (ujung pengindera atau ujung panas) dan berakhir pada ujung lain (titik referensi atau ujung dingin) yang dipertahankan pada suatu temperatur konstan yang diketahui (temperatur referensi). Bila antara ujung pengindera dan titik referensi terdapat perbedaan temperatur, suatu GGL yang menyebabkan arus didalam rangkaian akan dihasilkan. Bila titik referensi ditutup oleh suhu alat ukur atau intrumen pencatat, penunjukan alat ukur tersebut akan sebanding dengan selisih temperatur antara ujung panas dan titik referensi. Efek termolistrik yang diakibatkan, oleh potensial-potensial kontak pada titik-titik sambung ini dikenal sebagai efek Seebeck, menurut ahli fisika Jerman, Thomas Seeback.

Gambar rangkaian termokopel Untuk menjamin umur yang panjang dalam lingkungan operasinya, termokopel dilindungi dalam sebuah tabung logam pelindung atau lobang yang ujungnya terbuka atau tertutup. Guna mencegah pengotoran termokopel bila yang digunakan adalah logam-logam mulia (platina dan paduannya), tabung proteksi dilembam secara kimia dan dihampakan dengan ketat. Karena termokopel berada pada lokasi yang jauh dari instrument pancatat, sambungan-sambungan dibuat dengan menggunakan kawa-kawat perpanjangan (extention wires) khusus yang disebut kawat kompensasi. Ketelitian pengukuran maksimal dijamin bila kawat kompensasi adalah dari bahan yang sama dengan kawat termokopel.

Pengukuran temperatur yang paling sederhana dengan menggunakan termokopel adalah menghubungkan langsung sebuah milivoltmeter sensitif diujung dingin. Berarti defleksi alat pencatat berbanding langsung dengan beda termperatur antara ujung panas dan titik referensi. Instrument sederhana ini memiliki kekurangan-kekurangan serius, terutama karena termokopelhanya dapat menyalurkan daya yang sangat terbatas untuk menggerakkan mekanisme alat pencatat.

Thermocouple / Termokopel