Anda di halaman 1dari 11

BAB III PEMBAHASAN

Kasus Nn Tentri (samaran), seorang pramugari umur 24 tahun, sangat membanggakan kedua payudaranya yang indah dan molek. Setelah bekerja selama 2 tahun. Salah satu payudaranya mengalami kanker ganas dan harus dioperasi. Dengan terpaksa payudara tersebut dilakukan operasi. Setelah tindakan operasi Nn tentri di PHK oleh perusahaan maskapai penerbangan tersebut dengan mendapatkan santunan Rp 100.000.000,00 ( Seratus juta rupiah), tetapi biaya tersebut tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami, sehingga dampak pada Nn Tentri terlihat banyak murung, sering mengatakan saya tidak ada gunanya lagi, karena sesuatu yang dibanggakan sudah hilang. Nn Tentri juga mengatakan sangat malu jika ketemu dengan teman sebaya dan tetangganya. Sebelum terjadi kanker ganas, dia punya cita-cita ingin membahagiakan kedua orang tuanya, yaitu membiayai ongkos naik haji, sekarang cita-cita itu sudah sirna, karena pekerjaan selama ini yang menjadi tumpuannya sudah sirna juga. Saat remaja Nn Tentri merasa dirinya yang paling cantik diantara teman-temannya, karena dia memiliki tubuh yang indah, rambut semampai, pintar selalu rangking dikelasnya, sehigga kadang-kadang terlihat muncul rasa kesombongannya terhadap teman-temannya. Saat menjadi pramugari Nn Tentri menjadi tulang punggung keluarga, sehingga merupakan tumpuan segala kebutuhan keluarga, setelah kejadian ini Nn Tentri merasa berdosa karena perannya sebagai tulang punggung belum ada yang menggantikkannya.

A. ANALISIS KASUS BERDASARAKAN KONSEP DIRI 1. Harga diri Nn. Tantri mengalami gangguan harga diri, karena payudara yang selama ini dia bangga banggakan harus diangkat dan juga karena dia di berhentikan dari pekerjaanya. Hal ini di tandai dengan : Merasa sangat malu apabila bertemu dengan teman-temannya Merasa berdosa karena tidak dapat menjadi tulang punggung keluarga Merasa dirinya tidak berguna lagi

2. Citra/ gambaran diri Mengalami gangguan citra tubuh karena salah satu payudaranya diangkat. Hal ini ditandai dengan: Banyak murung dan sering mengatakan tidak ada gunanya lagi karena sesuatu yang dibanggakan sudah hilang

3. Peran diri Nn. Tantri mengalami masalah pada peran dirinya, karena dia yang semula menjadi tulang punggung keluarga, telah di PHK dari tempatnya bekerja sehingga Nn. Tantri sering merasa berdosa karena tidak dapat menjadi tulang punggung keluarga.

4. Ideal diri Nn. Tantri mengalami masalah pada ideal dirinya karena sebelumnya dia memiliki cita-cita/ angan-angan ingin membahagiakan kedua orang tuanya yaitu membiayai ongkos naik haji, tetapi cita-citanya itu sirna karena pekerjaan yang selama ini menjadi tumpuannya sudah tidak ada.

5. Identitas diri Nn. Tantri tidak mengalami gangguan di identitas dirinya

B. IDENTIFIKASI MASALAH Masalah utama yang dialami pasien pada kasus adalah gangguan konsep diri berupa adanya gangguan harga diri, gambaran diri, ideal diri, penampilan peran.

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Disturbed Body Image Definisi: kebingungan pada gambaran mental dari fisik diri seseorang.

Batasan Karakteristik: Respon nonverbal terhadap perubahan tubuh yang nyata (meliputi struktur dan fungsi) penampilan,

Respon nonverbal terhadap perubahan tubuh yang dirasakan (meliputi penampilan, struktur dan fungsi) Melaporkan perasaan-perasaan yang merupakan reflek terhadap suatu perubahan

penampakan pada satu bagian tubuh (meliputi penampilan, struktur dan fungsi) Melaporkan berbagai persepsi yang merupakan reflek penampakan pada satu bagian tubuh yaitu penampilan Objektif: Terdapat perubahan pada fungsi yang nyata Terdapat perubahan pada struktur yang nyata Perubahan didalam keterlibatan sosial Kehilangan bagian tubuh Trauma pada bagian yang tidak berfungsi terhadap suatu perubahan

Subjektif: Tekanan pada daya yang tersisa Fokus pada penampilan yang lalu Fokus pada struktur yang lalu Fokus pada fungsi yang lalu Melaporkan perasaan negatif tentang tubuh (meliputi perasaan tidak berdaya dan kecewa)

Faktor yang berhubungan: NOC Body image : Persepsi diri terhadap penampilan dan fungsi tubuh - Kepuasan degan penampilan tubuhnya dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Penyesuaian terhadap perubahan peampilan fisik dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Penyesuaian terhadap perubahan tubuh setelah operasi dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu Sakit Persepsi Pembedahan

Self-esteem : Pendapat personal tentang harga diri - Menyatakan secara verbal penerimaan diri dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Perasaan tentang harga diri dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadangkadang, sering, selalu Identitas : membedakan antara karakteristik pokok diri sendiri dan orang lain - Perubahan gambaran negative diri sendiri dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Menyatakan percaya diri dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu Coping : Aksi personal untuk memanage sumber stress yang berasal dari diri sendiri - Melaporkan penerimaan situasi dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadangkadang, sering, selalu - Adaptasi perubahan hidup dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Menggunakan support system personal dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Melaporkan penuruan perasaan negative dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu - Melaporka peingkatan kenyamana psikologis dengan indikator 1-5 : Tidak pernah, jarang, kadang-kadang, sering, selalu

NIC Body Image Enhancement : Peningkatan kesadaran pasien dan ketidaksadaran persepsi dan tingkah laku terhadap tubuh pasien Aktifitas keperawatan Membantu pasien untuk mendiskusikan perubahan karena penyakit atau operasi, Membantu pasien untuk mendiskusikan sumber stress yang mempengaruhi gambaran diri setelah operasi Menentukan jika perubahan gambaran tubuh berkontribusi untuk meningkatkan isolasi social Membantu pasien untuk meengidentifikasi bagian tubuhnnya agar mempunyai persepsi positif dengan tubuhnya Membantu pasien untuk megidentifikasi perilaku yang akan meningkatkan penampilan Memfasilitasi hubungan dengan individu yang sama-sama megalami perubahan gambaran diri. Mengidentifikasi adanya kelompok pendukung untuk pasien

Coping Enhancement : Membantu pasien untuk beradaptasi pada penerimaan stress, perubahan atau ancaman yang mengganggu kehidupan dan peran. Aktifitas Keperawatan Mengkaji dampak situasi kehidupan pasien dalam peran dan hubungannya Mendorong pasien mengidentifikasi realitas perubahan peran Mengkaji dan mendiskusikan respon alternatif untuk situasi yang dialami mendorong berperilaku terhadap harapan yang realistis sebagai untuk mengatasi perasaan tidak berdaya mencari pemahaman pasien dalam menerima situasi yang menyebabkan stress Mendorong pasien dalam mengngembangkan hubungan sosial Mendorong pasien dalam beraktifitas secara sosial Mendorong pasien untuk mengidentifikasi kekuatan dan kemampuan diri

cara

Self-Esteem Enhacement : Membantu pasien untuk meningkatkan penilaian personal terhadap harga dirinya Aktifitas Keperawatan Mendorong pasien untuk mengidentifikasi kekuatan dirinya Memberi reinforcement positif Membantu pasien untuk mengidentifikasi respon positif dari orang lain Mengungkapkan keyakinan terhadap kemampuan pasien dalam mengatasi situasi yang dialami Membantu menentukan tujuan yang realistis untu mencapai harga diri yang lebih tinggi Mendorong pasien untuk menerima perubahan yang baru Memfasilitasi lingkungan dan aktifitas yang akan meningkatkan harga diri Memonitor frekuensi pernyataan negatif terhadap dirinya Memantau level harga diri

Milieu Therapy : Menggunakan orang, sumber dan kejadian di lingkungan sekitar pasien untuk meningkatkan fungsi psikososial yang optimal Aktifitas Keperawatan Menentukan faktor lingkungan yang berkontribusi terhadap perilaku pasien Mengkaji adanya penyimpangan perilaku terhadap masalah tentang penentuan diri, kontrol sosial dan penyimpangan pasien Memberikan tempat privasi untuk berkomunikasi dengan pasien lain, keluarga dan teman

2. Situational Low Self Esteem Definisi: pengembangan persepsi negatif diri dalam menanggapi situasi saat ini

Batasan Karakteristik Tidak mampu menghadapi permasalahan dan situasi Menyatakan hal negative tentang diri Melaporkan ketidakbergunaan

Faktor yang berhubungan: Gangguan citra diri Kehilangan

NOC Harga diri : penilaian diri seseorang Indikator NIC Self-Esteem Enhancement: membantu pasien untuk mengingkatan penilaian terhadap dirinya Aktivitas : Pantau pernyataan pasien tentang penghargaan diri Tentukan rasa percaya diri pasien dalam penilaian diri Pantau frekuensi pengungkapan diri yang negative :

mengungkapkan penerimaan diri secara verbal Menerima kekurangan pada dirinya

3. Ineffective coping Definisi: ketidakmampuan untuk membentuk sebuah pertahanan terhadap stressor, ketidakadekuatan untuk memilih respon yang dilakukan, dan/ atau ketidakmampuan untuk menggunakan sumber yang tepat/ sesuai Batasan Karakteristik: Ketidakmampuan untuk memenuhi peran yang diharapkan Ketidakadekuatan pemecahan masalah

Tidakadanya pemecahan kembali terhadap masalah tersebut Menggunakan bentuk koping yang mengganggu perilaku yang adaptif

Faktor yang berhubungan: NOC Acceptance: health status Definisi: penyesuaian yang signifikan terhadap perubahan kondisi kesehatan Indicator: - Melepaskan konsep kesehatan diri sebelumnya - Mengenali kondisi kesehatan yang nyata - Memelihara hubungan - Menyesuaikan perubahan status kesehatan - Berupaya dengan situasi kesehatan Coping Definisi: Tindakan seseorang untuk mengendalikan stressor yang merupakan sumber beban individu Indicator: - Bisa mengidentifikasi pola koping yang efektif - Bisa mengidentifikasi pola koping yang tidak efektif - Secara verbal bisa mengontrol perasaan - Adaptasi perubahan hidup - Melaporkan adanya penurunan perasaan yang negative - Melaporkan peningkatan kenyamanan psikologi Psychosocial adjustment: life change Definisi: respon adaptif psikososial individu untuk perubahan hidup yang signifikan Indicator: Ketidakmampuan untuk mengkonservasikan energy yang adaptif Ketidakadekuatan level percaya diri dalam kemampuan koping Ketidakadekuatan level kontrol persepsi Tidak adekuatnya keadaan yang menguntungkan untuk persiapan terhadap stressor Tidakadekutanya sumber yang sesuai/ tepat

Mempertahankan harga diri Laporan merasa berguna menggunakan dukungan sosial yang tersedia laporan merasa terlibat secara sosial role performance definisi: kesesuaian peran perilaku individu dengan peran yang diharapkan indicator:

mendeskripsikan perubahan peran dengan kesakitan atau ketidakmampuan melaporkan strategi untuk perubahan peran penampilan peran perilaku dalam keluarga

NIC Emotional support Definisi: pemberian ketenangan, penerimaan, dan dorongan selama masa stres Aktivitas: Membuat pernyataan yang mendukung atau empati Merangkul atau menyentuh pasien penuh dukungan mendengarkan / mendorong ekspresi perasaan dan keyakinan

Coping Enhancement : Membantu pasien untuk beradaptasi pada penerimaan stress, perubahan atau ancaman yang mengganggu kehidupan dan peran. Aktifitas : Mengkaji dampak situasi kehidupan pasien dalam peran dan hubungannya Mendorong pasien mengidentifikasi realitas perubahan peran Mengkaji dan mendiskusikan respon alternatif untuk situasi yang dialami mendorong berperilaku terhadap harapan yang realistis sebagai cara untuk mengatasi perasaan tidak berdaya mencari pemahaman pasien dalam menerima situasi yang menyebabkan stress Mendorong pasien dalam mengngembangkan hubungan sosial Mendorong pasien dalam beraktifitas secara sosial Mendorong pasien untuk mengidentifikasi kekuatan dan kemampuan diri

4. Ineffective role performance Definisi: Pola perilaku dan ekspresi diri yang tidak sesuai dengan konteks lingkungan, norma dan harapan. Batasan karakteristik ; Perubahan persepsi peran depresi Perubahan kapasistas untuk melanjutkan peran Perubahan pola kebiasaan dari tanggung jawab Gangguan Ketidakadekuatan adapatasi terhadap perubahan Tidak percaya diri Ketidakefektifan koping Ketidakefektifan penampilan peran Pesimis

Faktor yang berhubungan NOC coping Definisi: Tindakan seseorang untuk mengendalikan stressor yang merupakan sumber beban individu Indicator: Bisa mengidentifikasi pola koping yang efektif Bisa mengidentifikasi pola koping yang tidak efektif Secara verbal bisa mengontrol perasaan Adaptasi perubahan hidup Melaporkan adanya penurunan perasaan yang negative Melaporkan peningkatan kenyamanan psikologi Perubahan citra diri Harga diri rendah situasional

Psychosocial adjustment: life change

Definisi: respon adaptif psikososial individu untuk perubahan hidup yang signifikan Indicator: Mempertahankan harga diri Laporan merasa berguna menggunakan dukungan sosial yang tersedia laporan merasa terlibat secara sosial

role performance definisi: kesesuaian peran perilaku individu dengan peran yang diharapkan indicator: mendeskripsikan perubahan peran dengan kesakitan atau ketidakmampuan melaporkan strategi untuk perubahan peran penampilan peran perilaku dalam keluarga

motivasi definisi: dorongan batin yang menggerakkan atau mendorong individu untuk melakukan tindakan positif indicator: rencana tindakan memelihara harga diri yang positif

NIC role enhancement definisi: membantu pasien, orang lain, dan keluarga untuk memperbaiki hubungan yang signifikan dalam memperjelas dan melengkapi perilaku peran yang spesifik aktivitas: membantu pasien mengidentifikasi perubahan peran yang spesifik diperlukan karena ketidakmampuan mendorong pasien mengidentifikasi gambaran perubahan peran yang realistic

self-esteem enhancement definisi: Membantu pasien untuk meningkatkan penilaian personal terhadap harga dirinya Aktifitas Keperawatan Mendorong pasien untuk mengidentifikasi kekuatan dirinya Memberi reinforcement positif

Membantu pasien untuk mengidentifikasi respon positif dari orang lain Mengungkapkan keyakinan terhadap kemampuan pasien dalam mengatasi situasi yang dialami Membantu menentukan tujuan yang realistis untu mencapai harga diri yang lebih tinggi Mendorong pasien untuk menerima perubahan yang baru Memfasilitasi lingkungan dan aktifitas yang akan meningkatkan harga diri Memonitor frekuensi pernyataan negatif terhadap dirinya Memantau level harga diri

D. Implikasi Keperawatan 1. Sebagai educator 2. Sebagai klinisi 3. Sebagai konselor Mengajarkan klien terkait koping yang efektif

Daftar pustaka bab 3: NANDA Internasional. 2012. Nursing Diagnoses: Definitions and classification 2012-2014. United States of Amerika: Wiley-blackwell. McCloskey, JC., Bulechek, GM. 2000. Nursing Intervention Classification (NIC) 5th Edition. Philadelphia : Mosby Moorhead, S., et al. 2004. Nursing Outcome Classification (NOC) 4th Edition. Philadelphia : Mosby