Anda di halaman 1dari 95

PLASMA MEMBRAN

BEBERAPA FUNGSI MEMBRAN

MEMBATASI SEL

MEMPERTAHANKAN PERBEDAAN ESSENTIAL ISI SEL DAN LINGKUNGAN DILUAR SEL

MERUPAKAN FILTER DENGAN SELEKTIVITAS SANGAT TINGGI

BERFUNGSI SEBAGAI ALAT TRANSPORT , MENGONTROL MASUKNYA NUTRIENT DAN PENGELUARAN HASIL PRODUKSINYA

MENGHASILKAN PERBEDAAN KONSENTRASI ION DIDALAM DAN DILUAR SEL

TEMPAT TERTANAMNYA PROTEIN DENGAN BERBAGAI FUNGSI

TEMPAT TERTANAMNYA KARBOHIDRAT

STRUKTUR DARI PLASMA MEMBRAN

MEMBRAN SEL MEMBRAN ORGANELLA MEMPUNYAI STRUKTUR YANG SAMA WALAUPUN BERVARIASI DALAM KOMPOSISI NYA

STRUKTUR DASAR PLASMA MEMBRANE TERDIRI DARI LIPID (BILAYER) PROTEIN (INTRINSIK/INTEGRAL, EKSTRINSIK/PERIFER) KARBOHIDRAT

OLEH KARENA TERDIRI DARI DUA LAPIS PADA PLASMA MEMBRAN JUGA DINAMAKAN LIPID BILAYER

SIFAT PLASMA MEMBRAN DINAMIS FLUID STRUKTUR LIPID DAN PROTEIN MEMBRAN DAPAT BERPINDAH TERSUSUN SECARA TERUS MENERUS DENGAN TEBAL 5 NM AMPHIPATHIC

STRUKTUR MEMBRAN Membrane sel atau membrane organela mempunyai struktur yang sama yang terdiri dari dua lapis molekul melokeul lemak yang juga dinamakan sebagai inner dan outer membrane dualapis lemak membran ini dikenal pula sebagai lipid bilayer. Selain lipid sebagai komponen utama membran, didalam membran lipid tersebut juga sebagai tempat tertanamnya protein protein dan juga karbohidrat yang utamanya menyusun komponen matrik ekstrasel.

juga sebagai tempat tertanamnya protein protein dan juga karbohidrat yang utamanya menyusun komponen matrik ekstrasel.
CHOLINE PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2

CHOLINE

PHOSPHAT

GLYCEROL

FATTY ACID

CIS DOUBLE BOND

CHOLINE PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2 CH2
CHOLINE PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2 CH2

HYDROPHILIC

HEAD

HYROPOBHIC

TAIL

HEAD

TAIL

PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2 CH2 CH
PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2 CH2 CH

CH2

PHOSPHAT GLYCEROL FATTY ACID CIS DOUBLE BOND HYDROPHILIC HEAD HYROPOBHIC TAIL HEAD TAIL CH2 CH2 CH

CH2

CH CH
CH
CH

CH2

Berbagai macam molekul lipid menyusun lipid bilayer namun pada dasarnya terdiri dari head dan tail dimana head adalah lipopobic atau hidropilik sedang tainya adalah lopphilic ataui hidrophobic sehingga lipid bilayer adalam bersifat amphipathic. Tail dari lipid bilayer ini mengandung asam lemak dimana salah satu ekornya ikatan antar atom C mengandung ikatan rangkap (asam lemak tak jenuh, polyunsatuated fatty acid (PUFA) yang menyebabkan fluiditas dari membran

mengandung ikatan rangkap (asam lemak tak jenuh, polyunsatuated fatty acid (PUFA) yang menyebabkan fluiditas dari membran

LIPID MEMBRANA ADALAH MOLEKUL YANG AMPHIPATIC YANGBERARTI DAPAT DENGAN MUDAH MEMBENTUK BILAYER S4CARA SPONTAN OLEH KARENA MOLEKUL LIPID TERSEBUT DAPAT LARYT DALAM AIR DAN SEBAGIAN LARUT DALAM PELARUT ORGANIK

PLASMA MEMBRANA TERDIRI DARI :

MOLEKUL LIPID 50% PROTEIN HAMPIR 50% KARBOHYDRAT SANGAT KECIL

LUAS MEMBRAN 1UM X 1UM MENGANDUNG MOLEKUL LIPID 5 X 10 6 SEL PALING KECIL MENGANDING MOLEKUL LIPID SEBANYAK 10 9

TIGA TYPE UTAMA LIPID PADA LEMAK MEMBRANE ADALAH PHOSPOLIPID (PQLING BANYAK CHOLESTEROL GLYCOLIPID SEMUANYA AMPHIPATIC ATAU AMPHIPILIC YAITU MEMPUNYAI SIFAT HYDROPHLILC (WATER LOVING ATAU POLAR) YANG ADA PADA “HEAD” DAN HYDROPHOBIC (WATER HATING, NONPOLAR) YANG ADA PADA BAGIAN “TAIL” HYDROCARBON

SIFAT AMPHIPATIC DARI LIPID BILAYER DITUNJUKKAN OLEH BAGIAN TEPI BAIK INTRA SEL ATAU EKS TRASEL ADALAH POLAR HYDROPHYLIC HEAD SEDANG BAGIAN DA LAM MEMBRAN ADALAH NONPOLAR HYDRO PHOBIC FATTY ACID TAILS

TRASEL ADALAH POLAR HYDROPHYLIC HEAD SEDANG BAGIAN DA LAM MEMBRAN ADALAH NONPOLAR HYDRO PHOBIC FATTY ACID

POSPOLIPID DALAM AIR MEMBENTUK MICELLE ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP

ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP MICELLE POSPOLIPID LIPID BILAYER POSPOLIPID

MICELLE

POSPOLIPID

ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP MICELLE POSPOLIPID LIPID BILAYER POSPOLIPID
ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP MICELLE POSPOLIPID LIPID BILAYER POSPOLIPID
ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP MICELLE POSPOLIPID LIPID BILAYER POSPOLIPID
ATAU BILAYER SECARA SPONTAN DAN CENDERUNG MEM BENTUK SATU KOMPARTEMEN TERTUTUP MICELLE POSPOLIPID LIPID BILAYER POSPOLIPID

LIPID BILAYER POSPOLIPID

GAMBARAN MIKROSKOPIS DENGAN MIKROSKOP ELEC TRON. NAMPAK DUA SEL DIPISAHKAN OLEH LIPID BILAYER ADA CELAH ANTAR SEL (EKSTRA SELULER)

SEL 1 LIPID BILAYER SEL 2
SEL 1
LIPID BILAYER
SEL 2

MOLEKUL POSPOLIPID DAPAT BERGERAK ATAU BERPINDAH KOLATERAL (DIFUSI LATERAL) MELAKUKAN FLEKSI MELAKUKAN ROTASI BERPINDAH KE BIDANG LAYER YANG LAIN (FLIP-FLOP

KOMPOSISI LIPID MENENTUKAN FLUIDITAS MEMBRAN, SUATU SIFAT YANG MENYEBABKAN MEMBRAN DAPAT MENYESUAIKAN DIRI DENGAN TEKANAN LINGKUNGAN, PERGERAKAN LIPID (ROTASI, LATERAL, MEMUDAHKAN PROTEIN BERGERAK/ PIDAH, MEMBANTU PROSES TRANSPORT MACROMOLEKUL ATAU ION

MISALNYA CHOLESTEROL YANG TINGGI MENYEBABKAN PERUBAHAN FLUIDITAS MENURUNKAN PERMEABILITAS MEMBRAN MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS MENINGKATKAN STABILITAS

MEMBRANE FLUIDITY DITENTUKAN OLEH :

RANTAI HYDROCARBON PENDEK MENYULITKAN RANTAI HK UNTUK BERINTERAKSI ADANYA IKATAN RANGKAP CIS DOUBLE BOUND MENYEBAB KAN KINK SEHIONGGA SULIT BERINTERAKSI TEMPERATURE RENDAH MENYEBABKAN MEMBRAN MEMBEKU KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID

MENYEBABKAN MEMBRAN MEMBEKU KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND
MENYEBABKAN MEMBRAN MEMBEKU KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND
MENYEBABKAN MEMBRAN MEMBEKU KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND
MENYEBABKAN MEMBRAN MEMBEKU KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND

UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND

KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND SATURATED STRAIGHT HYDROCARBON CHAINS
KOMPOSISI DARI MOLEKUL LIPID UNSATURATED HYDROCARBONE CHAINS WITH CIS-DOUBLE BOUND SATURATED STRAIGHT HYDROCARBON CHAINS

SATURATED STRAIGHT HYDROCARBON CHAINS

PLASMA MEMBRAN MENGANDUNG EMPAT KELOMPOK PHOSPOLIPID PHOSPHATIDYLCHOLINE SPHINGOMYELINE PHOSPHATIDYL SERINE PHOSPHATIDYLETHANOLAMINE INOSITOLPHOSPOLIPID UNTUK SIGNAL TRANSDUKSI

KOMPOSISI LIPID PADA BERBAGAI SEL MEMBRAN

 

SELHATI

ERYTHR

MYELIN

MITOCHON

ER

BACT

CHOLESTEROL

17

23

22

3

6

0

PHOSPATIDYL

ETHANOLAMINE

7

18

15

35

17

70

PHOSPATIDYL

SERINE

4

7

8

2

5

TRACE

PHOSPATIDYL

CHOLINE

24

17

10

39

40

0

SPHYNGO

MYELIN

19

18

8

0

5

0

GLYCOLIPID

7

3

28

TRACE

TRACE

0

OTHERS

22

13

8

21

27

30

ASIMETRI DARI MEMBRAN

KOMPOSISI LIPID BILAYER DIBAGIAN EXTRASEL DAN INTRA SEL BERBEDA DALAM BERBAGAI HAL MISALNYA :

POSPATIDYLCHOLINE DAN SPHINGOMYELIN TERDAPAT BANYAK HEAD GROUP PADA LAYER BAGIAN EKSTRASEL.

POSPATHIDYL ETHANOLAMINE DAN PHOSPATIDYLSERINE BANYAK TERDAPAY PADA HEAD GROUP LAYER BAGIAN INTRASEL

DISTRIBUSI HYDROCARBON PADA TAIL GROUP JUGA BERBEDA ANTARA BAGIAN EXTRACEL DAN INTRASEL

PROTEIN TERLETAK TIDAK SIMETRIS ANTARA LAYER BAGUAN EXTRASEL DAN INTRASEL

DEMIKIAN PULA KARBOHYDRAT BANYAK DIDAPAYKAN DIBAGIAN EXTRASEL SEBAGAI PENYUSUN MATRIKS EKSTRASEL

Didalam membran terdapat pula protein yang dapat sebagai integral protein yang menmebus bagian luar dan

Didalam membran terdapat pula protein yang dapat sebagai integral protein yang menmebus bagian luar dan bagian dalam membrane sel, adapula yang lebih banyak di memban bagian luar ada yang lebihbanyak dibagian dalam dari membrane. Protein protein tersebut dapat berfungsi sebagai receptor, dimana apabila berikatan dengan ligand akan menyebabkan terjadinya proses signal transduksi. Serlain itu protein membrane juga dapat sebagai kanal ion yang secara spesifik apabila terbuka dapat dilewati leh on ion tertentu. Peran lain dari protein adalah sebagai transport sistem baik sebagai karier protein atau sebagai transprt aktif. Dibagian luar dari membran sel didapatkan kelompok karbohidrat seperti proteoglikan dan glikoprotein yang juga berperan dalam kehidupan sel misalnya sebagai matriks ekstrasel.

DIDALAM MEMBRAN DIDAPATKAN PROTEIN YANG SANGAT PENTING UNTUK BERLANGSUNGNYA KEHIDUPAN SEL SEPERTI.

SEBAGAI ALAT TRANSPORT MIKROMOLEKUL

SEBAGAI SENSOR DAN SIGNAL TRANSDUKSI

SEBAGAI KANAL UNTUK TRANSPORT ION

SEBAGAI ENZIM DIDALAM MEMBRAN

UNTUK TEMPAT MELEKATNYA SITOSKELETON

Transport membran

TRANSPORT BAHAN MASUK KELUAR SEL DIPERLUKAN AGAR SEL TETAP HIDUP, HAL INI DISEBABKAN OLEH KARENA ADANYA

.

 

BAHAN YANG WATER SOLUBLE BAHAN DENGAN MOLEKUL BESAR BAHAN METABOLIT YANG HARUS KELUAR SEL

`

MENGATUR KOMPOSISI ELEKTROLIT DALAM SEL

PERMEABILITAS SELEKTIF DAN TRANSPORT AKTIF

DALAM SEL PERMEABILITAS SELEKTIF DAN TRANSPORT AKTIF MENYEBABKAN BEDA KOMPOSISI ION ANTARA SITOSOL DAN EKSTRA SEL

MENYEBABKAN BEDA KOMPOSISI ION ANTARA SITOSOL DAN EKSTRA SEL

MENYEBABKAN BEDA KOMPOSISI ION ANTARA SITOSOL DAN EKSTRA SEL MENYEBABKAN SELMEMBRANE MAMPU MENYIMPAN ENERSI DLM BENTUK

MENYEBABKAN SELMEMBRANE MAMPU MENYIMPAN ENERSI DLM BENTUK ION GRADIENT

`

SELMEMBRANE MAMPU MENYIMPAN ENERSI DLM BENTUK ION GRADIENT ` UNTUK MENGATUR PROSES TRANSPORT SIGNAL ELEKTRIK DI
SELMEMBRANE MAMPU MENYIMPAN ENERSI DLM BENTUK ION GRADIENT ` UNTUK MENGATUR PROSES TRANSPORT SIGNAL ELEKTRIK DI

UNTUK MENGATUR PROSES

TRANSPORT SIGNAL ELEKTRIK

DI MITOKONDRIA UNTUK SINTESA ATP

PERBEDAAN KOMPOSISI ION INTRASEL DAN EKSTRASEL

INTRASEL EKSTRASEL {mM} [mM} KOMPONEN Na + 5-15 145 K + 140 5 Mg +
INTRASEL
EKSTRASEL
{mM}
[mM}
KOMPONEN
Na +
5-15
145
K +
140
5
Mg +
0.5
1-2
Ca 2+
10 -4
1-2
H +
10 .-7.3
10 -7,4
Cl -
5 -15
110

KEBANYAKAN Ca DALAM SEL TERIKAT DENGAN PROTEIN DAN TERSIMPAN DALAM ORGANELLA, FREE Ca 10 -7 mM

Membran sangat selktif Terhadap bahan sekitar Sel.

Tidak semua bahan Kimia dengan leluasa masuk keluar sel .

Dibutuhkan persyaratan tertentu untuk dapat melewati sel

Syarat syarat tersebut dapat anda simpulkan dari diagram sebelah

Dibutuhkan persyaratan tertentu untuk dapat melewati sel Syarat syarat tersebut dapat anda simpulkan dari diagram sebelah

TRANSPORT MEMBRANE

TRANSPORT MEMBRANE MAKROMOLEKUL MIKROMOLEKUL EKSOSITOSIS ENDOSITOSIS SIMPLE DIFUSION FASILITATED DIFFUSIO N CHANNEL

MAKROMOLEKUL

MIKROMOLEKUL

TRANSPORT MEMBRANE MAKROMOLEKUL MIKROMOLEKUL EKSOSITOSIS ENDOSITOSIS SIMPLE DIFUSION FASILITATED DIFFUSIO N CHANNEL

EKSOSITOSIS

ENDOSITOSIS

SIMPLE DIFUSIONMEMBRANE MAKROMOLEKUL MIKROMOLEKUL EKSOSITOSIS ENDOSITOSIS FASILITATED DIFFUSIO N CHANNEL MEDIATED CARRIER MEDIATED

FASILITATED DIFFUSIO NMAKROMOLEKUL MIKROMOLEKUL EKSOSITOSIS ENDOSITOSIS SIMPLE DIFUSION CHANNEL MEDIATED CARRIER MEDIATED ACTIVE TRANSPORT

EKSOSITOSIS ENDOSITOSIS SIMPLE DIFUSION FASILITATED DIFFUSIO N CHANNEL MEDIATED CARRIER MEDIATED ACTIVE TRANSPORT

CHANNEL MEDIATED

CARRIER MEDIATED

ACTIVE TRANSPORT
ACTIVE TRANSPORT
= TRANSPORTED MOLECULE = CO TRANSPORT ION UNIPORT SYMPORT ANTIPORT COUPLED TRANSPORT

= TRANSPORTED MOLECULE

= TRANSPORTED MOLECULE = CO TRANSPORT ION UNIPORT SYMPORT ANTIPORT COUPLED TRANSPORT

= CO TRANSPORT ION

= TRANSPORTED MOLECULE = CO TRANSPORT ION UNIPORT SYMPORT ANTIPORT COUPLED TRANSPORT

UNIPORT

SYMPORT

ANTIPORT

COUPLED TRANSPORT

Terdapat berbagai macam cara transport bahan masuk dan keluar sel

Tansport pasif ada yang sederhana dan ada yang membutuhkan fasiliator

Dapatkah anda menyebutkan satu cara fasilitasi ?

Selain itu transport membutuhkan karier protein dan membutuhkan cotranspot

Kapan transport active terjadi

fasilitasi ? Selain itu transport membutuhkan karier protein dan membutuhkan cotranspot Kapan transport active terjadi
fasilitasi ? Selain itu transport membutuhkan karier protein dan membutuhkan cotranspot Kapan transport active terjadi

Transport makromolekul

• Endositosis (pemasukan) Molekul kecil:

- pinositosis sederhana

- RME (receptor mediated endositosis) Molekul besar fagositosis

• Eksositosis (pengeluaran)

TRANSPORT MAKROMOLEKUL

ENDOCYTOSIS DAN EXOCYTOSIS

PARTIKEL MAKANAN LOW DENSITY LIP[OPROTEIN SUPLY KOLESTEROL PROSES PAGHOSITOSIS BACTERI PROSES BUTUH RESEPTOR / CHEMOKINE SECRESI WASTE PRODUK DARI SEL SECRESI HORMON INSULIN SECRESI NEUROTRANSMITTER PRODUK SEL DIKEMAS DALAM VESICLE PERLU FUSI MEMBRAN DENGAN VESIKEL

JALUR EXCOCYTOSIS

CONSTITUTIVE

REGULATED

Transport molekul dengan molekul besar keluar dan masuk sel dengan cara endoitosis

Coba anda cari cara transport Endositosis yang membutuhkan reseptor

Bagaimana proses eksositosis terjadi ?

cara endoitosis Coba anda cari cara transport Endositosis yang membutuhkan reseptor Bagaimana proses eksositosis terjadi ?

nuclear nucleolus heterochromatin ribosome
nuclear
nucleolus
heterochromatin
ribosome

pore

double

membrane

euchromatin

The more recent models

1935 Davson-Danielli Phospholipid bilayer between two layers of globular proteins

1972 Singer and Nicolson Phospholipid bilayer with Individually embedded proteins

two layers of globular proteins 1972 – Singer and Nicolson Phospholipid bilayer with Individually embedded proteins

Modeling the membrane using indirect methods and deduction

1895 Overton Membranes are made of lipids evidence: lipid and lipid soluble material enters the cell more rapidly than substances not soluble in lipids. It was believed that things moved the membrane by dissolving in it (like dissolves like).

the membrane by dissolving in it ( like dissolves like ). 1917 – Langmuir Phospholipids can

1917 Langmuir Phospholipids can form membranes

Amphipathic (having both a hydrophilic and hydrophobic

region) phospholipids will form an artificial membrane on the surface of water.

Fluidity affected by:

-Saturated vs unsaturated -Temperature -Cholesterol

by: -Saturated vs unsaturated -Temperature -Cholesterol Fluid mosaic This can be modified in response to the
by: -Saturated vs unsaturated -Temperature -Cholesterol Fluid mosaic This can be modified in response to the

Fluid mosaic

This can be modified in response to the environment. eg. Winter wheat

Membrane protein experiment:

Fused stained human and mouse cells. Tracked pattern of proteins in the cell membrane

Membrane protein experiment: Fused stained human and mouse cells. Tracked pattern of proteins in the cell

Membrane: a mosaic

Membrane: a mosaic Transmembrane proteins With hydrophobic central regions Attached to the membranes surface
Membrane: a mosaic Transmembrane proteins With hydrophobic central regions Attached to the membranes surface
Membrane: a mosaic Transmembrane proteins With hydrophobic central regions Attached to the membranes surface

Transmembrane proteins With hydrophobic central regions

Attached to the membranes surface

Selective permeability

Biological feature that allows some substances to pass Through membrane more readily than others

Depends on membrane solubility characteristics and presence of integral proteins

Non-polar versus Polar hydrophobic will pass through; large polar (e.g. glucose) and ions have trouble passing through

Transport proteins: integral proteins that transport specific Molecules or ions across biological membranes -hydrophilic tunnel -bind and move through -are specific to the molecule they translocate

Diffusion

The tendency of molecules of any substance to spread out Into available space. -results from intrinsic kinetic energy (thermal motion)

Any substance will diffuse down its (own) concentration gradient.

-diffusion is spontaneous because it reduces free energy

Passive transport

diffuse down its (own) concentration gradient. -diffusion is spontaneous because it reduces free energy Passive transport

Osmosis

Diffusion of water across a selectively permeable membrane (a special case of passive transport)

Hypertonic = solution with A higher concentration of solutes

Water diffuses from the hypotonic solution to the hypertonic solution
Water diffuses from the hypotonic solution
to the hypertonic solution

Hypotonic = solution with a

lower concentration of

solutes

Hypotonic solution has more unboundwater molecules Free to move across the membrane

Depends on TOTAL solute concentration!

Water balance of living cells

osmoregulation Water is moving in and out, but no net osmosis. Internally hypertonic
osmoregulation
Water is moving in and out, but
no net osmosis.
Internally hypertonic

Facilitated diffusion

(still considered passive transport)

Polar molecules and ions diffuse with the help of transport proteins.

Transport proteins have similar features of an enzyme:

-specific to its substrate -binding site -can be inhibited

-specific to its substrate -binding site -can be inhibited Facilitate a physical process- moving molecules across

Facilitate a physical process- moving molecules across a membrane

Active transport pumping of solutes across their gradient

Compared to the environment, cells have much higher concentrations of potassium ions and much lower concentration of sodium ions.

ATP powers the transfers

much lower concentration of sodium ions. ATP powers the transfers This pump oscillates between two conformational

This pump oscillates between two conformational states

Transport review

Hydrophilic

molecules

Hydrophobic

molecules

Against the concentration gradient (requires ATP)

review Hydrophilic m o l e c u l e s Hydrophobic molecules Against the concentration

Cotransport

A substance pumped across a membrane can do work as it leaks back by diffusion.

across a membrane can do work as it leaks back by diffusion. Hydrogen ions escort sucrose

Hydrogen ions escort sucrose molecules via a commontransport protein

Plants use this pump to load their leaves veins with sucrose for distribution around plant.

Phospholipase C
Phospholipase C

Exocytosis of secretory proteins of cells

Exocytosis of secretory proteins of cells Exo and Endocytosis Endocytosis: cells take in macromolecules And particulates

Exo and Endocytosis

Endocytosis: cells take in macromolecules And particulates by forming new vesicles

3 types of endocytosis:

INTI

sitoskeleton

KLOROPLAS DAN FOTOSINTESIS

Reaksi Terang

Reaksi Terang Struktur Chloroplas

Struktur Chloroplas

MITOKHONDRIA

Glukoneogenesis
Glukoneogenesis
Piruvat ke Energi :
Piruvat ke
Energi :
Glikolisis

Glikolisis

Glikolisis

Siklus Asam Sitrat (TCA)

Siklus Asam Sitrat (TCA)
Transpor elektron & Fosforilasi oksidatif

Transpor elektron & Fosforilasi oksidatif

Transpor elektron & Fosforilasi oksidatif

Cell cycle

Cell cycle

Cell cycle

Cell cycle

Differentiation and Proliferation

Biokimia

Cell cycle

G 0 arrest for non- proliferating cells restriction point
G 0 arrest for non-
proliferating cells
restriction
point

the duration of cell cycle, which varies from hours to weeks or years is mainly determined by length of G 1

Cell cycle

Cell cycle

Cell cycle

Cell cycle

Regulation of G 1 -S-

Regulation of G 1 -S- transition
Regulation of G 1 -S- transition

transition

Regulation of G 1 -S- transition

Regulation of G 1 -S- transition

Regulation of G 1 -S- transition

Regulation of G 1 -S- transition

Regulation of G 1 -S- transition

G

G 1 -S-transition

1 -S-transition

G 1 -S-transition

G 1 -S-transition

G 1 -S-transition

G 1 -S-transition

G 1 -S-transition

Mitosis