Anda di halaman 1dari 5

INSPEKSI VISUAL BENDUNGAN

Nama Bendungan Nomer Regristasi Lokasi Instansi Pemilik : : : : Cacaban 3328.02.08.10 Ds. Penujah, Kec. Kd. Banteng, Kab. Tegal Dinas SDA Prop. Jateng.

UMUM 1.1 Tanggal dan Tujuan Inspeksi Inspeksi dilakukan bersama Tim dari Litbang Air pada tanggal 13 Agustus 2009, dengan tujuan melakukan pengecekan rembesan yang terjadi di spillway , Personil . Ir. Djoko Mudjiharjo . Achmad Taufik, ST. . Mudjari, ST. Msi . Budiantoro, SST . Prapto Subagyo,BE . Edy Kusworo . Chaerudin Litbang Air Litbang Air PKSDA PKSDA PKSDA Operator Operator

1.2

1.3 Kondisi saat Inspeksi


Elevasi muka air waduk +71,98 dengan volume lebih kurang 19 juta m3.

DATA /INFORMASI YANG DAPAT DIMANFAATKAN Petugas OP Waduk Cacaban dan data Pelaksanaan Pekerjaaan Grouting pada Mercu Spillway tahun 2006. CATATAN INSPEKSI Pada saat inspeksi rembesan terjadi pada:

3.1 Bocoran di spillway. - Kontak antara dinding kiri dan kanan dengan lantai spillway .
- Lubang terbuka dilantai kiri kira kira 100 m kearah hilir dari mercu spillway. - Outlet fishbone drain.

Aliran rembesan dari dasar dinding spillway

Mercu spillway difoto dari hilir

difoto dari hulu

dan titik awal keluar rembesan

Rembesan air yang keluar dari lantai spillway sebelah kiri

Outlet fish bone drain

Outlet fish bone drain bagian kanan

Outlet fish bone bagian kiri

3.2 Bukit tumpuan spillway. Pada bukit tumpuan spillway serta dinding batuan dan bukit batu kecil dibagian hulu bagian kanan terlihat banyak rekahan yang cukup banyak dan lebar rekahannya. Sedangkan di permukaan hulu tumpuan kiri tidak nampak karena telah terselimuti dengan tanah yang cukup tebal.

Mercu Spillway tampak dari hulu

Permukaan dinding bukit tumpuan kanan Spillway/kiri bendungan Cacaban

3.3 Spillway.
Pada saat inspeksi tidak ada rembesan di mercu spillway , kondisi mercu cukup baik dinding spillway disebelah kiri nampak tidak tegak lagi agak miring kearah luar. Sedangkan gambaran tentang penampang geologi dibawah spillway seperti gambar dibawah ini. ( Sumber laporan Pelaksananaan Grouting 2006)

3.4 Hasil diskusi Pada saat akhir inspeksi dilakukan diskusi tentang bocoran tersebut dan untuk sementara disepakati hal-hal sebagai berikut : 3.4.1 Bocoran/rembesan Menurut informasi pengamat, bocoran yang terjadi berbanding langsung dengan muka air waduk dan bocoran - bocoran tersebut merupakan sisa yang masih terjadi setelah pelaksanaan grouting di mercu spillway. o o Diperkirakan rembesan yang terjadi dimungkinkan berasal : Dari kolam waduk yang lewat batuan pasir dibawah spillway melewati kontak antara pondasi dan lantai spillway. Dari kolam waduk lewat rekahan-rekahan yang kemudian muncul di kontak antara dinding dan lantai spillway.

Dari bukit tumpuan kiri yang lewat bidang kontak antara dinding kiri spillway dengan lantai, hal ini dipertimbangkan dengan lubang-lubang drainase pada dinding kiri yang telah ada.

Tidak ada data historis tentang debit rembesan yang terjadi didaerah spillway setelah pelaksanaan grouting tahun 2006.

3.4.2

Usulan Penanganan

Disarankan dilakukan monitoring rembesan yang terjadi pada lantai spillway, baik kulitas serta kwantitasnya untuk mendapatkan gambaran hubungannya dengan muka air waduk maupun intensitas hujan di bukit tumpuan kiri.

Pada permukaan lantai diatas singkapan batuan pasir dibuatkan sumur uji ( observation well ) untuk dilakukan monitoring . Pelapisan dengan shotcrete pada permukaan batuan pasir/lempung dibukit tumpuan kiri bendungan Cacaban sampai dengan tumpuan kanan spillway setinggi 1 m diatas mercu spillway. Pembuatan cutwall didepan apron mercu spillway sedalam sampai batuan pasir. Perkuatan dinding spillway dengan selimut beton bertulang namun perlu kajian hidraulik akibat pengurangan luas penampag saluran spillway.

Cacaban, 13 Agustus 2009

Budiantoro SST. Korwil Pemali Comal PKSDA

Prapto Subagyo, BE