Anda di halaman 1dari 16

HALAMAN JUDUL

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM: CAT FLUORESENSE PADA BETON PEMBATAS DAN MARKA JALAN SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN DI MALAM HARI BIDANG KEGIATAN: PKM-GT

Diusulkan oleh: 1. 2. 3. Luxy Rizal Fathoni Galih Purbo Utomo Nina Ginanto Putri ( 24040110130054/Angkatan 2010 ) ( 24030110141026/Angkatan 2010 ) ( 24040111120003/Angkatan 2011 )

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul Kegiatan

2. Bidang Kegiatan 3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Fakultas/Jurusan d. Universitas/Institusi/Politeknik e. Alamat Rumah dan No. Tel./HP f. Alamat email 4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis 5. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar b. NIP c. Alamat Rumah dan No. Tel/.HP

: Cat Fluoresense pada Beton Pembatas dan Marka Jalan sebagai Solusi untuk Mengurangi Tingkat Kecelakaan di Malam Hari : (X) PKM-AI (X) PKM-GT : : Luxy Rizal Fathoni : 24040110130054 : Fak. Sains dan Matematika/Fisika : Universitas Diponegoro : Kranggan RT.4 RW.5 Temanggung, 087834357645 : ayameinstein@gmail.com :2 Orang

: : Zaenul Muhlisin, M.Si : 197806082003121001 : Perum Kopri A.14 Srondol Wetan Banyumanik, 085643004720 Semarang, 27 Februari 2012

Menyetujui Pembantu Dekan III FSM Undip

Ketua Pelaksana Kegiatan

(_Ngadiwiyana, S.Si., M.Si_) NIP. 1969062011999031002

(_Luxy Rizal Fathoni_) NIM.24040110130054

Pembantu Rektor III Undip

Dosen Pendamping

(___Drs. Warsito, SU _____) NIP. 1954020221981031014

(_Zaenul Muhlisin, M.Si_) NIP. 197806082003121001

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia serta kesempatan, sehingga penulis mampu menyelesaikan proposal Program Kreativitas Mahasiswa yang berjudul Cat Fluoresense pada Beton Pembatas dan Marka Jalan sebagai Solusi untuk Mengurangi Tingkat Kecelakaan di Malam Hari. Dalam suatu negara, sarana transportasi merupakan hal yang sangat penting demi terciptanya kelancaran dalam lalu lintas. Selain itu keamanan dan kenyamanan akan sarana terus diupayakan pemerintah, maka untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan ide-ide kreatif agar menjadi lebih baik ke depan. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini yaitu: 1. Orang tua yang selalu memberikan motivasi serta nasehat dalam penulisan yang cukup menyita banyak waktu. 2. Bapak Zaenul Muhlisin, M.Si yang selalu membimbing kami. 3. Temanteman lain yang telah memberikan motivasi kepada kami. 4. Pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu kami. Karya ini diharapkan dapat memberikan masukan informasi dan wacana yang bermanfaat bagi kita semua.

Semarang, 27 Februari 2012

Penulis

iii

DAFTAR ISI

Halaman Judul.......................................................................................................... i Lembar Pengesahan ................................................................................................ ii Kata Pengantar ....................................................................................................... iii Daftar Isi................................................................................................................. iv Daftar Gambar ......................................................................................................... v Daftar Tabel ............................................................................................................ v Ringkasan ............................................................................................................... vi Pendahuluan ............................................................................................................ 1 Latar Belakang Masalah ...................................................................................... 1 Tujuan dan Manfaat ............................................................................................. 2 Gagasan ................................................................................................................... 2 Kondisi Terkini .................................................................................................... 2 Solusi Terdahulu .................................................................................................. 3 Gagasan Baru yang Ditawarkan .......................................................................... 4 Pihak-Pihak Terkait ............................................................................................. 5 Langkah Strategis ................................................................................................ 6 Kesimpulan ............................................................................................................. 6 Inti Gagasan ......................................................................................................... 6 Teknik Implementasi ........................................................................................... 7 Prediksi Hasil....................................................................................................... 7 Sumber Pustaka ....................................................................................................... 8 Curriculum Vitae..................................................................................................... 9

iv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Diagram Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia tahun 2010...................2 Gambar 2. Diagram Kendaraan yang Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia ..........................................................................................3

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Contoh mineral-mineral bersifat fluoresense...................................................................5 Tabel 2. Identifikasi pelaksana, sumberdana dan program untuk cat fluoresense jalan raya.....................................................................................................................................5

Tabel 3. Peranan elemen terkait pengembangan strategi cat fluoresense................6

RINGKASAN

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia banyak melakukan perbaikan dalam sarana transportasi agar terciptanya kelancaran lalu lintas bagi warga negaranya. Selain itu keamanan dan keselamatan terutama jalan raya merupakan aspek yang sangat penting dalam peningkatan sarana transportasi tersebut. Untuk keamanan dan keselamatan lalu lintas di jalan raya, maka dibutuhkan rambu-rambu dan marka jalan yang jelas. Pada kenyataannya kecelakaan lalu lintas darat masih sering terjadi karena pembatas jalan yang tidak terlihat dengan jelas pada malam hari. Cat putih beton yang selama ini digunakan untuk pelapis pembatas jalan kurang terlihat dengan jelas pada malam hari. Oleh karena itu dibutuhkan cat yang dapat terlihat dengan jelas pada malam hari sekalipun sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan. Karya tulis ini bertujuan merumuskan konsep untuk memudahkan pengguna jalan sehingga pembatas jalan dapat terlihat dengan jelas pada malam hari. Kemudian dapat mengurangi resiko kecelakaan sehingga keselamatan lalu lintas di jalan raya menjadi lebih baik. Strategi ini merupakan solusi yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi. Solusi yang dibuat dengan memanfaatkan material fluoresens pada cat beton pelapis pembatas jalan. Sifat material fluoresens yaitu dapat berpendar ketika menerima berkas sinar. Dengan menambahkan material ini pada cat beton pelapis pembatas jalan maka pembatas jalan akan semakin terlihat jelas pada malam hari. Dengan ini, diharapkan tingkat kecelakaan lalu lintas darat pada malam hari akan berkurang. Usulan sebagai program peningkatan keselamatan lalu lintas di jalan raya ini, ditujukan untuk pemerintah dan perusahaan-perusahaan pengelola jalan raya serta kepada masyarakat pada umumnya. Usulan tersebut diharapkan dapat menjawab permasalahan kurang optimalnya sarana pembatas jalan sebagai upaya mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya pada malam hari.

vi

CAT FLUORESENSE PADA BETON PEMBATAS DAN MARKA JALAN SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN DI MALAM HARI

PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Pertumbuhan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi suatu negara akan mendorong peningkatan sarana transportasi, khususnya jalan raya sebagai sarana transportasi darat yang paling umum dan paling banyak digunakan. Hal ini dikarenakan jalan raya digunakan untuk menggerakkan roda perkonomian seperti indutri, perbankan bahkan pemerintahan. Selain itu, akses transportasi jalan raya telah menjadi satu kebutuhan terpenting masyarakat saat ini. Akibatnya keselamatan pengguna lalu lintas di jalan raya menjadi hal yang sangat penting dan harus selalu ditingkatkan agar dapat mengurangi resiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Keberadaan pembatas ruas jalan yang terdapat di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Jambi, Provinsi Jambi menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Bahkan, tidak jarang dijumpai pengendara mendadak menabrak pembatas yang terbuat dari besi bercat putih setinggi lebih kurang satu meter tersebut. Hal ini diduga karena pembatas tersebut tidak dapat terlihat dengan jelas pada waktu malam hari. Pemasangan stiker warna kuning yang di harapkan dapat membantu pengguna jalan di malam hari, ternyata masih kurang jelas. Selain itu, marka jalan tidak terlihat dengan jelas oleh pengguna jalan pada saat malam hari. Maka tidak heran banyak terjadi kecelakaan dikarenakan hal tersebut (Sumber: NF, 2011). Selain itu, sejumlah warga Kota Bandung mendesak Pemkot Bandung segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Mereka juga mengeluhkan permasalahan pembatas jalan yang sudah tidak terlihat jelas di malam hari, karena pencahayaan jalan dan cat pembatas jalan yang sudah pudar. Menurut mereka, sering terjadi kecelakaan akibat kurang terlihatnya ada pembatas di tengah jalan (Sumber: Ant, 2011). Beberapa contoh kasus kecelakaan tersebut dikarenakan kurang optimalnya sarana yang ada. Untuk keamanan dan keselamatan lalu lintas di jalan raya, maka dibutuhkan rambu-rambu dan marka jalan yang jelas. Pada kenyataannya kecelakaan lalu lintas darat masih sering terjadi karena pembatas jalan yang tidak terlihat dengan jelas khususnya pada malam hari. Cat putih beton yang selama ini digunakan untuk pelapis pembatas jalan kurang terlihat dengan jelas pada malam hari. Oleh karena itu dibutuhkan cat yang dapat terlihat dengan jelas terutama pada malam hari, sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan.

Tujuan dan Manfaat Karya tulis ini bertujuan merumuskan konsep sarana pembatas jalan raya dengan menggunakan ilmu terapan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Dengan ini diharapkan dapat mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya khususnya pada malam hari. Sedangkan manfaat karya tulis ini adalah memperkaya khasanah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya sarana pembatas jalan. Selain itu memperkenalkan ilmu terapan yang digunakan dalam upaya mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya pada malam hari. GAGASAN Kondisi Terkini Seperti yang dilansir dari situs IRF, disebutkan bahwa negara-negara di Asia Pasifik mengakibatkan 44 persen dari total jumlah kematian di seluruh dunia dikarenakan kecelakaan di jalan. Hal ini juga terjadi di sebagian negara berkembang. Jumlah itu sangat besar mengingat negara di Asia Pasifik hanya memiliki 16 persen dari total kendaraan bermotor yang ada di dunia. Tiap tahun, lebih dari satu juta orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Lebih dari itu, jumlah angka korban ternyata lebih besar dibandingkan dengan jumlah korban perang yang terjadi tiap tahun. Ketidakseimbangan strategi antisipasi terhadap kecelakaan terjadi seluruh dunia termasuk di indonesia (Sumber : Sujatmoko, 2011). Pernyataan diatas tidak berlebihan. Dari jumlah kecelakaan yang terjadi setiap tahun, Indonesia menduduki urutan ketiga negara di ASEAN, soal kecelakaan lalu lintas. Menurut data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan (Ditjen Hubdar Dephub) rata-rata korban meninggal dunia dalam 1 tahun sejumlah 10.696 jiwa atau setiap harinya lebih dari 20 keluarga yang harus kehilangan anggota keluarganya.

Gambar 2. Diagram Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia tahun 2010-2011 (Sumber: Mabes Polri dalam http://edorusyanto.wordpress.com, 2011)

Gambar 2. Diagram Kendaraan yang Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia (Sumber: Polda Metro Jaya, Jan-Okt 2011 dalam http://edorusyanto.wordpress.com, 2011) Bahkan menurut prediksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian tertinggi pada tahun 2020 yang akan datang. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat sarana transportasi khususnya jalan raya sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Fasilitas jalan raya yang layak sangat diperlukan demi keselamatan para pengguna jalan tersbut.

Solusi Terdahulu Dalam rangka mengatasi banyaknya jumlah kasus kecelakaan di jalan raya, pemerintah telah mencanangkan proyek fasilitas jalan raya seperti, 1. Pembuatan jembatan penyeberangan. Fasilitas ini ditempatkan di ruas jalan raya yang ramai. Dengan adanya jembatan penyeberangan masyarakat dapat dengan aman menyeberang jalan raya tersebut. 2. Pelebaran ruas jalan raya. Pelebaran dilakukan dengan menambah lebar ruas jalan raya di sisi kanan maupun di sisi kiri. Dengan demikian pengguna jalan lebih leluasa berlalu lintas. 3. Pertambahan jumlah jalan bebas hambatan. Dalam hal ini pemerintah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan pengelola jalan. Dengan proyek ini diharapkan lalu lintas menjadi lebih lancar sehingga mengurangi resiko kecelakaan. 4. Penekanan terhadap jumlah kendaraan. Pemerintah berusaha menekan jumlah kendaraan yang semakin meningkat. Hal ini dilakukan karena dengan meningkatnya jumlah kendaraan maka lalu lintas menjadi semakin tidak lancar. 5. Perbaikan transportasi umum. Untuk mengimbangi program penekanan terhadap jumlah kendaraan yang semakin meningkat maka pemerintah sewajarnya memperbaiki transportasi umum bagi masyarakatnya. 6. Perbaikan jalan-jalan yang rusak. 7. Pembuatan pembatas dan marka jalan. Pemerintah membuat pembatas dan marka jalan agar lalu lintas menjadi tertib dan lancar. Pembatas
3

jalan biasanya terbuat dari tong-tong yang dicor semen, atau biasanya juga terbuat dari beton-beton yang dipasang berjejer lalu dicat beton putih, lebih-lebih lagi ada yang di pasang stiker scotlite di ujungujungnya. Sedangkan marka jalan berupa garis putih di permukaan jalan yang berfungsi mengatur lalu lintas atau memperingatkan atau menuntun pengguna jalan yang berlalu lintas. 8. Pengawasan dan penindakan terhadap pengguna jalan yang tidak memenuhi syarat dan melanggar aturan. 9. Penyuaraan kepada pengguna jalan tentang pentingnya barhati-hati dalam berkendara lewat spanduk-spanduk dsb.

Beberapa proyek diatas, selain bertujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya, juga dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana lalu lintas yang semakin tinggi bagi masyarakat. Maka dari hasil uraian diatas, pemerintah telah berusaha melakukan langkah-langkah sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko kecelakaan. Perbaikan jalan yang rusak sepertinya cukup tepat. Namun tentunya pemerintah perlu memikirkan suatu langkah teroboson sehingga menjadikan lebih efektif dalam mengatasi masalah tersebut. Gagasan Baru yang Ditawarkan Berdasarkan fakta yang ada dan solusi yang pernah ditawarkan, maka upaya terobosan untuk mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya dapat dilakukan melalui strategi mencampurkan suatu zat yang dapat berpendar ketika menerima berkas sinar dalam gelap (glow in the dark) yang dicampurkan dalam cat beton yang digunakan sebagai cat untuk marka dan pembatas jalan supaya terlihat jelas pada malam hari. Fluoresense (Fluorescence) merupakan bahan yang dapat berpendar dalam gelap apabila terkena sinar UV. Ditinjau dari ilmu kimia, suatu zat bisa menyala dalam gelap diawali dari akibat adanya eksitasi elektron di dalam yang terjadi zat tersebut karena menerima energi dari luar (seperti terkena gelombang cahaya), kemudian saat elektronnya kembali ke orbital dasarnya, terjadi pelepasan energinya kembali dalam bentuk gelombang yang tampak berupa cahaya/pendar. Proses yang terjadi pada zat yang dapat menyala dalam gelap dimulai eksitasi elektron yang melibatkan dua orbital dengan tingkat energi berbeda. Pada saat elektron tereksitasi, elektron berpindah dari orbital berenergi lebih rendah ke orbital yang berenergi lebih tinggi, yang merupakan reaksi yang non-spontan (dibutuhkan sejumlah energi aktivasi untuk menyebabkan sebuah elektron tereksitasi, misalnya terkenanya gelombang cahaya/elektromagnetik dengan energi sejumlah X kJ). Tereksitasinya elektron ini menyebabkan keadaan tidak stabil, sehingga menyebabkan elektron cenderung kembali ke keadaan orbital dasar elektron tersebut. Pada saat elektron yang tereksitasi kembali ke orbital asalnya (yang memiliki energi lebih rendah), energi sejumlah X kJ dilepaskan kembali. Energi yang dilepaskan ini berada dalam bentuk gelombang, yang panjang gelombangnya berada di range visible/tampak (10 nm 103 nm),

sehingga terlihat berpendar. Berikut contoh-contoh bahan sehari-hari yang bersifat fluoresense: 1. Lampu neon, pada tabung lampu dilapisi fosfor sehingga dapat berpendar. 2. Air seni atau urin, didalamnya mengandung molekul fluoresense. Hal ini dimanfaatkan oleh tim forensik. 3. Pemutih gigi pada pasta gigi 4. Cairan Tonic 5. Dsb Dan berikut contoh senyawa kimia mineral-mineral dalam konsentrasi tertentu akan membetuk fluoresense, Tabel 1. Contoh mineral-mineral bersifat fluoresense Divalent manganase Calcite Merah, oranye Willemite Hijau Esperite Kuning Wollastonite, clinohedrite Oranye Hexavalent uranium Autunite, andersonite Kuning, hijau Trivalent chromium Ruby Merah Divalent europium Fluorite Biru Trivalent lanthanides Terbium, dysprosium Kuning Zircon Oranye Powellite (calcium molibdate) Kuning Scheelite ( calcium tungstate) Biru ( Sumber: berbagai sumber, 2011) Selain beberapa contoh diatas masih banyak mineral dan bahan-bahan yang bersifat fluoresense seperti, thiamin, niacin, riboflavin, vitamin A, klorofil pada tumbuhan , dsb. Strategi ini merupakan solusi terobosan yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi. Solusi yang dibuat untuk campuran cat yang dapat berpendar sehingga membuat pembatas dan marka jalan menjadi lebih jelas pada malam hari, maka resiko kecelakaan di jalan raya dapat berkurang. Pihak-Pihak Terkait Gagasan ini dapat terwujud melalui partisipasi aktif pihak-pihak sebagai berikut: Tabel 2. Identifikasi pelaksana, sumberdana dan program untuk cat fluoresense jalan raya Pelaksana Sumber dana Program yang dilaksanakan Dinas Perhubungan APBN Perekomendasian pemakaian cat fluoresense untuk pembatas dan marka jalan raya Pelaksanaan penggunaan cat fluoresense untuk pembatas dan marka jalan raya

Perusahaan pengelola jalan

Mandiri/pengajuan usulan

Pemerintah Daerah, APBD, APBN Pusat

Pelaksanaan penggunaan cat fluoresense untuk pembatas dan marka jalan raya

Untuk pengembangan terobosan sebagai dasar mengurangi resiko kecelakaan, berikut ini pihak-pihak yang terkait dalam pelaksanaan program cat fluoresense untuk pembatas dan marka jalan: Tabel 3. Peranan elemen terkait pengembangan strategi cat fluoresense No Lembaga Peranan 1 Lembaga penelitian Melakukan riset terhadap bahan fluoresense yang tepat untuk campuran cat beton sehingga output berkualitas Perbaikan akses infrastuktur mengaplikasikan strategi ini Mengembangkan strategi ini berkontribusi dalam penelitian Memberikan wewenang penggunaan strategi ini dan dan untuk

2 3 4 5

Dinas Perhubungan Universitas/ Akademisi Pemerintah Distributor

Memasarkan strategi dan produk sehingga dapat dikenal lebih luas

Langkah Strategis Gagasan untuk mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya ini dapat diimplementasikan dengan baik apabila didukung hal-hal strategis sebagai berikut: 1. Adanya riset yang berkelanjutan dalam pengembangan dan pemanfaatan fluoresnese sebagi pengetahuan saat ini. 2. Pemerintah segera memberikan keputusan untuk penggunaan strategi cat fluoresense ini. 3. Komitmen antara pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan masalah dalam lalu lintas. KESIMPULAN Inti Gagasan Gagasan untuk mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya pada malam hari adalah strategi cat fluresense pada pembatas dan marka jalan raya dengan partisipasi dari semua lapisan masyarakat agar terciptanya lalu lintas yang aman dan lancar.

Teknik Implementasi Langkah-langkah implementasi yang dilakukan strategi cat fluoresense untuk mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya adalah: 1. Identifikasi potensi daerah yang rawan kecelakaan sesuai prioritas tiap daerah. 2. Melakukan kemitraan dengan perusahaan-perusahaan pengelola jalan raya untuk pengembangan. 3. Penanaman kepercayaan kepada semua lapisan masyarakat bahwa ini merupakan strategi yang tepat. 4. Melakukan mekanisme evaluasi secara periodik dan profesional. Prediksi Hasil Gagasan untuk mengurangi resiko kecelakaan pada malam hari ini akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Dan jika penggunaan strategi cat fluoresense ini berhasil maka akan menjadi contoh bagi negara-negara lain untuk menggunakan strategi ini.

SUMBER PUSTAKA

Ant.2011.Warga Desak Pemkot Perbaiki Jalan. http://www.mediaindonesia.com/. diakses tanggal 27 Februari 2012 http://www.wikipedia.com/Fluorescence. diakses tanggal 27 Februari 2012 Kitai, Adrian.2008. Luminescent Materials and Application. Canada: McMaster University Ontario Canada Marie, H. Anne. What Materials Glow Under A Black or Ultraviolet Light?. http://chemistry.about.com/ .diakses tanggal 27 Februari 2012 NF.2011. Pembatas Ruas Jalan menjadi Pemicu Kecelakaan di Kota Jambi. http://www.pelitaonline.com/.diakses tanggal 27 Februari 2012 Ronda, C.2007.Luminescence From Theory to Applications. Weinheim: WilleyVCH Verlag GmbH Co. KgaA Rusyanto, Edo. 2011. Ancaman dari Sang Alternatif. http://www.edorusyanto.wordpress.com/. diakses tanggal 29 Februari 2012 Rusyanto, Edo. 2012. 85 Tewas Setiap Hari Akibat Kecelakaan. http://www.edorusyanto.wordpress.com/. diakses tanggal 29 Februari 2012 Subair, Muhammad.2011.Reformasi Sitem Transportasi Umum Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. http://bair.web.ugm.ac.id/.diakses tanggal 27 Februari 2012 Sujatmoko, Arief.2011. Korban Kecelakaan Lebih Banyak Dibanding Korban Perang. http://www.nationalgeographic.co.id/ .diakses tanggal 27 Februari 2012

CURRICULUM VITAE

Ketua Kelompok Nama Lengkap NIM Fak/Jur/Prodi Universitas Tempat, Tanggal Lahir Alamat Asal Alamat Semarang Alamat e-mail No. HP Riwayat Pendidikan

: Luxy Rizal Fathoni : 24040110130054 : Fak. Sains dan Matematika/Fisika : Universitas Diponegoro : Temanggung, 17 Juni 1993 : Kranggan RT.4 RW.5 Temanggung : Jl. Banjarsari No.17 Tembalang, Semarang : ayameinstein@gmail.com : 087834357645 : - SD N 2 Kranggan - SMP N 1 Temanggung - MA Assalaam Temanggung - S1 Fisika FSM Undip Semarang, 27 Februari 2012

(_Luxy Rizal Fathoni_)


NIM. 24040110130054

Anggota Nama Lengkap NIM Fak/Jur/Prodi Universitas Tempat, Tanggal Lahir Alamat Asal Alamat Semarang Alamat e-mail No. HP Riwayat Pendidikan

: Galih Purbo Utomo : 24030110141026 : Fak.Sains dan Matematika/Kimia : Universitas Diponegoro : Magelang, 17 September 1991 : Ngangklik, Kalipucang, Grabag, Magelang : Jl. Tirtasari No.20 Tembalang, Semarang : galihthesingo@yahoo.co.id : 087834165654 : - SD Kalipucang - SMP 2 Grabag - SMA 2 Grabag - S1 Kimia FSM Undip Semarang, 27 Februari 2012

(_Galih Purbo Utomo__) NIM. 24030110141026

Anggota Nama Lengkap NIM Fak/Jur/Prodi Universitas Tempat, Tanggal Lahir Alamat Asal Alamat Semarang Alamat e-mail No. HP Riwayat Pendidikan

: Nina Ginanto Putri : 24040111120003 : Fak. Sains dan Matematika/Fisika : Universitas Diponegoro : Semarang, 1 November 1992 : Plupuh Sragen : Tegalsari Timur 4, Candisari : ninaginanto@yahoo.com : 089673108846 : - SD N 2 Plupuh - SMP N 1 Plupuh - SMA N 1 Gemolong - S1 Fisika FSM Undip Semarang, 27 Februari 2012

(_Nina Ginanto Putri__)


NIM. 24040111120003

Dosen Pendamping Nama Lengkap NIP Tempat, Tanggal Lahir Jabatan Fungsional Jabatan Struktural Fakultas/Jurusan Perguruan Tinggi Alamat Alamat email/No.HP Bidang Keahlian : Zaenul Muhlisin, M.Si : 197806082003121001 : : Asisten Ahli/ IIIA : Sekretraris Lintas Jalur Fisika Medik : Fak. Sains dan Matematika/Fisika : Universitas Diponegoro :Perum Kopri A.14 Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang :zaenulmuhlisin@undip.ac.id/ 085643004720 : Fisika Radiasi Semarang, 27 Februari 2012

(_Zaenul Muhlisin, M.Si__)


NIP. 197806082003121001

10