Anda di halaman 1dari 4

Perangkat Uji Tanah Sawah 1. Pengambilan Sampel Contoh tanah komposit mewakili 3-5 ha sawah homogen.

Contoh tanah diambil dari beberapa titik (10 titik) kedalaman 0-20 cm dari permukaan tanah dengan cara diagonal, zigzag, sistematik atau acak menggunakan bor, sekop, atau cangkul . tanah yang diambil sama banyak kemudian dicampur (dikompositkan). Bersihkan contoh tanah dari sisa-sisa akar, tanaman atau kerikil. Contoh tanah siap dianalisa 2. Cara Penetapan Kadar N Ambil sendok spatula tanah , masukkan dalam tabung reaksi Pereaksi Volume Keterangan Pereaksi N-1 2 ml campur sampai homogen dengan pengaduk kaca Pereaksi N-2 2 ml kocok sampai rata Pereaksi N-3 3 tetes kocok sampai rata Pereaksi N-4 5-10 butir kocok sampai rata, diamkan 10 menit Bandingkan warna hijau dengan bagan warna N 3. Cara Penetapan Kadar P Ambil sendok spatula tanah , masukkan dalam tabung reaksi Pereaksi Volume Keterangan Pereaksi P-1 3 ml campur sampai homogen dengan pengaduk kaca Pereaksi P-2 5-10 butir kocok sampai rata 1 menit, diamkan 10 menit Bandingkan warna biru dengan bagan warna P 4. Cara Penetapan K Ambil sendok spatula tanah , masukkan dalam tabung reaksi Pereaksi Volume Keterangan Pereaksi K-1 2 ml campur sampai homogen dengan pengaduk kaca Pereaksi K-2 1 tetes kocok sampai rata 1 menit Pereaksi K-3 1 tetes kocok sampai rata, , diamkan 10 menit Bandingkan warna kuning dengan bagan warna K 5. Cara Penetapan pH Ambil sendok spatula tanah , masukkan dalam tabung reaksi Pereaksi Volume Keterangan Pereaksi pH-1 4 ml campur sampai homogen dengan pengaduk kaca Pereaksi pH-2 1-2 tetes Diamkan 10 menit Bandingkan warna yang muncul pada permukaan tanah dengan bagan warna pH

Program Pendampingan SLPTT BPTP Jawa Barat 2012 Kabupaten Indramayu

6. Rekomendasi pupuk tunggal dan pupuk majemuk pada berbagai status hara P dan K tanah Kelas Status Hara Tanah P K Rekomendasi pupuk tunggal dan majemuk (kg/ha) NPK 15-15-15 Tambahan Pupuk Tunggal Urea KCl 170 40 170 170 180 50 180 180 200 60 200 10 200 10 NPK 20-10-10 Tambahan Pupuk Tunggal Urea KCl 100 30 100 100 150 50 150 150 180 70 180 180 -

Rendah

Sedang

Tinggi

R S T R S T R S T

250 250 250 200 200 200 150 150 150

400 400 400 300 300 300 200 200 200

7. Cara dan waktu pemupukan tunggal dan majemuk Jenis Pupuk Tunggal Urea SP-36 KCl Majemuk NPK 15-15-15 Pupuk Dasar (1-2 MST) 1/3 dosis Urea Semua dosis SP-36 dosis KCl Pupuk Susulan I (3-5 MST) 1/3 dosis Urea dosis KCl Pupuk Susulan II (6-7 MST) 1/3 dosis Urea

Semua dosis NPK 15-15-15

NPK 20-10-10

Semua dosis NPK 20-15-15

1/2 dosis Urea tambahan Semua KCl tambahan 1/2 dosis Urea tambahan Semua KCl tambahan

dosis Urea tambahan

dosis Urea tambahan

Program Pendampingan SLPTT BPTP Jawa Barat 2012 Kabupaten Indramayu

Contoh Hasil Rekomendasi Pemupukan dengan PUTS :

LAPORAN HASIL PENGUJIAN


Nama/Instansi Pemilik Contoh Alamat Keterangan Contoh (Jenis dan Jumlah) Bobot, wadah dan kondisi contoh Tanggal Penerimaan Contoh Jenis Pengujian Tanggal Pengujian Dr. Ir. Darmawan, MP BPTP Jawa Barat Contoh tanah lahan sawah Kabupaten Indramayu 1 kg dalam kantong plastik kondisi basah 27 Mei 2011 N, P, K, dan pH 30 Mei 2011 HASIL No. Sampel 1 Keterangan Sampel Lokasi Demfarm PTT Kabupaten Indramayu N Sedang Hasil Uji Laboratorium Dengan PUTS P K Sedang Sedang pH

Agak Masam (5-6)

REKOMENDASI PUPUK TUNGGAL


No. Sampe l Keterangan Sampel Lokasi Demfarm PTT Kabupaten Indramayu Target Produksi ( t / ha ) 5 6 Rekomendasi Pupuk (Kg/Ha) 3) KCL 1) 2) Urea SP-36 + - jerami jerami* 200 250 75 100 50 75 -

Pengelolaan Sistem drainase konvensional Penggunaan pupuk N dalam bentuk urea

Keterangan:
1. 2. 3. * Urea diberikan 3X (1/3 pada umur 1 2 MST, 1/3 pada umur 3-5 MST dan 1/3 pada umur 6-7 MST) SP-36 diberikan 1X pada saat tanam KCL diberikan 2X (1/2 pada umur 1 - 2 MST dan 1/2 pada umur 3-5 MST) = jerami yang diberikan 5 ton per Ha.

REKOMENDASI PUPUK MAJEMUK


No. Sampel Keterangan Sampel Lokasi Demfarm PTT Kabupaten Cirebon NPK 15-1515 200
1)

Rekomendasi Pupuk (Kg/Ha) NPK 2) 3) Urea KCL 20-10- Urea 10 180 300 150

KCL

Pengelolaan Sistem drainase konvensional Penggunaan pupuk N dalam bentuk urea

Keterangan:
1. NPK diberikan sekali pada umur 1-2 MST 2. Urea diberikan 2X (1/2 pada umur 3-5 MST dan 1/2 pada umur 6-7 MST) 3. KCL diberikan sekali pada umur 3-5 MST

Program Pendampingan SLPTT BPTP Jawa Barat 2012 Kabupaten Indramayu

Program Pendampingan SLPTT BPTP Jawa Barat 2012 Kabupaten Indramayu