Anda di halaman 1dari 30

Kerangka Presentasi Penelitian Kualitatif

Pendahuluan Karakteristik metoda penelitian kualitatif Langkah-langkah pendekatan Metoda pengumpulan data Analisis data Penutup

Pendahuluan
Penelitian adalah: Sebuah investigasi sistematik yang dirancang untuk menghasilkan suatu pengetahuan / alat / metoda Kegiatan meneliti dalam kehidupan sehari-hari Contoh: - menelusuri silsilah keluarga - jajak pendapat tentang menu asrama

Karakteristik metoda kualitatif


Persamaan dgn metoda kuantitatif

Dasar Kerangka Pikir Permasalahan Pertanyaan penelitian Tujuan penelitian Kerangka Konsep

Karakteristik metoda kualitatif


Persamaan dgn metoda kuantitatif

6. Metodologi 7. Populasi,sampel dan sampling(Subjek) 8. Jadwal kerja, pengumpulan data 9. Analisis data 10. Laporan

Perbedaan dgn metoda kuantitatif

Paradigma dasar:

Metoda kuantitatif : paradigma positivism (fakta-fakta benar dan dapat diukur) Metoda kualitatif : paradigma interpretivism (socially constructed, kompleks, dan selalu berubah)

Tujuan penelitian, peran peneliti

Metoda Kuantitatif
Tujuan : 1. Kejelasan variabel 2. Kaitan / hubungan antar variabel 3. Besarnya masalah 4. Faktor-faktor penyebab 5. Generalisasi

Metoda Kuantitatif
PENTING : Strategi pemilihan sampel Yang diunggulkan: Disain eksperimen dan RCT (randomized controlled trial) PERAN PENELITI : Mengamati dan mengukur

Metoda Kuantitatif
PROSES : Relatif tetap Data seobyektif mungkin LAPORAN : Mereduksi data menjadi angka Bentuk dan gaya presentasi : formal

Metoda Kualitatif
Tujuan : Memahami, menginterpretasi bagaimana subjek dalam lingkungan sosialnya membentuk dunia di sekeliling mereka

Deskripsi suatu fenomena Arti / interpretasi fenomena tersebut Teori berdasarkan interpretasi

Metoda Kualitatif
PENTING : Akses ke berbagai perspektif dari subjek Disain studi mengutamakan interaksi lama dan mendalam PERAN PENELITI : Alat penelitian / instrumen

Metoda Kualitatif
PROSES : Evolusi LAPORAN : Seni Menulis

LANGKAH-LANGKAH
Permasalahan
Deskripsi Pembuktian Evaluasi Interpretasi Prediksi

Studi Literatur
Menyusun kerangka pikir mempertajam fokus mendisain proposal menentukan metoda pengumpulan data menentukan teknik analisis

Lokasi Studi Tempat dan subjek penelitian Catatan : Studi kualitatif klasik seyogyanya tidak dilakukan di rumah halaman sendiri
Daya tarik :akses mudah, dekat, hasil langsung Kerugian : peran peneliti baur, informan tidak memberi penjelasan lengkap, etika, politik

STUDI PENDAHULUAN
Penting Bersifat terbuka Proses pendekatan Sangat penting building raport Identifikasi informan Cover story : siapa, maksud, tujuan, dsb Kejujuran yang terukur

METODA PENGUMPULAN DATA


1) Observasi partisipatori 2) Wawancara mendalam 3) Pengumpulan dokumen 4) Diskusi Kelompok Terarah

Observasi partisipatori
Pengamat (observer) Pengamat yang berpartisipasi Partisipan / responden yang mengamati Partisipan / responden Tujuan : Memahami pola, norma dan makna perilaku Peneliti belajar dari responden (Spradley 1979, 3)

Wawancara Mendalam

(in-depth interview) : Studi pendahuluan sangat bermanfaat Topik pemanasan Topik spesifik Pertanyaan penutup Hal-hal prinsip : Terbuka Mempunyai pedoman Mendalam Perencanaan persiapan (alat, mental, dsb) Nyaman Mudah - Pantas

Hal-hal yang membantu lancarnya wawancara :



Sikap antisipatif Memupuk kepercayaan Naif Analitik Peran paradoks Non-reaktif, non-direktif, non-judgmental Terapetik Gigih mengikuti jawaban Sabar

Masalah dalam wawancara :


Responden tidak konsentrasi Responden tidak kooperatif menolak

berbicara Responden sangat suka berbicara Masalah teknis (alat perekam, catatan)

Pengumpulan dokumen
Pengumpulan catatan / dokumen yang relevan Tujuan : Membantu memahami fenomena Membantu membuat interpretasi Membantu menyusun teori Membantu validasi data

Diskusi Kelompok Terarah


Diskusi dengan karakteristik :

Kelompok kecil (8 12 orang) Homogen (sex, umur, sos-ek,

pendidikan, dll) Diskusi bebas-spontan, fokus tertentu Dipimpin fasilitator Dibantu beberapa asisten

Manfaat a.l. :

Memfokuskan penelitian Menentukan topik-topik wawancara Pelengkap hasil wawancara Mengembangkan teori Istilah-istilah khusus

Persiapan :

Menetapkan tujuan DKT Menetapkan topik-topik diskusi

(fleksibel) Pemilihan / mengundang peserta Tempat pengaturan duduk - nama Asisten pembagian tugas Alat perekam

Fasilitator :

Pembukaan: mencairkan suasana,

menetapkan aturan main, rendah hati Tugas: memimpin dan menjaga alur diskusi Penutup: komentar, terimakasih

Asisten :

1. Proses diskusi, proses perekaman 2. Membuat catatan: tanggal, jam mulai

3. 4. 5. 6.

dan selesai, keterangan singkat dan deskripsi tentang peserta, tempat DKT dan komentar Dinamika kelompok, jalannya DKT Topik yang disukai, tidak disukai Istilah lokal, sikap responden Mengingatkan fasilitator: topik, dominasi responden, dll

ANALISIS DATA
Selama penelitian

1. Penulisan Memo (catatan pribadi 2. 3. 4. 5.

kontemplasi) Transkripsi hasil rekaman / catatan Evaluasi harian / mingguan / bulanan Kodifikasi awal Cara menyusun data

ANALISIS DATA
Langkah-langkah

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Kategorisasi Membuat matriks Matematik sederhana Ringkasan dari tiap subjek Kontekstualisasi Analisis naratif Susun teori

ANALISIS DATA
1. Proses validasi : Triangulasi
Subyek (informan) Metoda pencarian data Teori / kerangka konsep Deskripsi tebal Subjek dari semua kemungkinan karakteristik yang ada Sampel waktu Pendekatan lama dan erat

1. Untuk memastikan reliabilitas :

HASIL ANALISIS

berbentuk cerita bersifat personal deskripsi tebal naratif seluruh cerita seorang / lebih responden dapat dibantu tabel frekuensi distribusi