Anda di halaman 1dari 3

Plant Physiology Photosyntesis Light Reaction

Nama

:Qurrotul Ainiyah

Nim

: 105040201111120

Pembimbing

: Prof. Dr. S.M. Sitompul

Abstract

Foto sintesis merupakan Proses dimana organisme yang memiliki kloroplas mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia Melibatkan 2 lintasan metabolik Reaksi terang dan siklus calvin Reaksi terang memberi energi pada carrier Reaksi gelap (siklus Calvin) menghasilkan PGAL (phosphoglyceraldehyde), Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH 2 . Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya matahari. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama, yaitu fotosistem I dan II

1.PENDAHULUAN

Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara, karbondioksida, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini:

6H 2 O + 6CO 2 + cahaya → C 6 H 12 O 6 (glukosa) + 6O 2

Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida).Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH 2 sedangkan reaksi gelap pada tumbuhan dapat terjadi melalui dua jalur, yaitu siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Slack

2.PEMBAHASAN

2.1 Proses Reaksi Terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH 2. Mekanisme reaksi terang diawali dengan tahap dimana fotosistem II menyerap cahaya matahari sehingga elektron klorofil pada PS II tereksitasi dan menyebabkan muatan menjadi tidak stabil. Untuk menstabilkan kembali, PS II akan mengambil elektron dari molekul H 2 O yang ada disekitarnya. Molekul air akan dipecahkan oleh ion mangan (Mn) yang bertindak sebagai enzim. Hal ini akan mengakibatkan pelepasan H+ di lumen tilakoid. Dengan menggunakan elektron dari air, selanjutnya PS II akan mereduksi plastokuinon (PQ) membentuk PQH 2 . Plastokuinon merupakan molekul kuinon yang terdapat pada membran lipid bilayer tilakoid. Plastokuinon ini akan mengirimkan elektron dari PS II ke suatu pompa H + yang disebut sitokrom b 6 -f kompleks. Reaksi keseluruhan yang terjadi di PS II adalah:

Sitokrom b 6 -f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi PQH 2 dan mereduksi protein kecil yang sangat mudah bergerak dan mengandung tembaga, yang dinamakan plastosianin (PC). Kejadian ini juga menyebabkan terjadinya pompa H + dari stroma ke membran tilakoid. Reaksi yang terjadi pada sitokrom b 6 -f kompleks adalah:

2PQH 2 + 4PC(Cu 2+ ) → 2PQ + 4PC(Cu + ) + 4 H + (lumen) Elektron dari sitokrom b 6 -f kompleks akan diterima oleh fotosistem I. Fotosistem ini menyerap energi cahaya terpisah dari PS II, tapi mengandung kompleks inti terpisahkan, yang menerima elektron yang berasal dari H 2 O melalui kompleks inti PS II lebih dahulu.Sebagai sistem yang bergantung pada cahaya, PS I berfungsi mengoksidasi plastosianin tereduksi dan memindahkan elektron ke protein Fe- S larut yang disebut feredoksin. Reaksi keseluruhan pada PS I adalah:

Cahaya + 4PC(Cu + ) + 4Fd(Fe 3+ ) → 4PC(Cu 2+ ) + 4Fd(Fe 2+ )

Selanjutnya elektron dari feredoksin digunakan dalam tahap akhir pengangkutan elektron untuk mereduksi NADP + dan membentuk NADPH. Reaksi ini dikatalisis dalam stroma oleh enzim feredoksin-NADP + reduktase. Reaksinya adalah:

4Fd (Fe 2+ ) + 2NADP + + 2H + → 4Fd (Fe 3+ ) + 2NADPH

Ion H + yang telah dipompa ke dalam membran tilakoid akan masuk ke dalam ATP sintase. ATP sintase akan menggandengkan pembentukan ATP dengan pengangkutan elektron dan H + melintasi membran tilakoid. Masuknya H + pada ATP sintase akan membuat ATP sintase bekerja mengubah ADP dan fosfat anorganik (Pi) menjadi ATP. Reaksi keseluruhan yang terjadi pada reaksi terang adalah sebagai berikut:

Sinar + ADP + Pi + NADP + + 2H 2 O → ATP + NADPH + 3H + + O 2

2.2. Tempat Terjadianya Reaksi Terang

Proses fotosintesis tidak terjadi pada semua bagian daun, tetapi terbatas hanya pada khloroplast, suatu organella yang sangat kompleks.Khloroplast berbentuk lensa dengan diameter melintang 1-10 m dan tebalnya 1-2 m, dan terdapat1-100 atau lebih dalam setiap sel daun yang berwarna hijau (Nicholls & Ferguson, 1992). Kirk & Tilney-Basset (1967) menghitung 500.000 khloroplast/mm2 luas daun. Organella ini jauh lebih kecil dari inti sel tetapi mengandung DNA dan ribosom dan dapat mengganda sendiri.

Sitokrom b -f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi
Sitokrom b -f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi
Sitokrom b -f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi

Dengan keberadaan kholorofil, kholoroplast umumnyaberwarna hijau dan tergolong pada organella yang disebut plastida serta berkembang pada dasarnyadengan bantuan cahaya dari proplastida yang terdapat pada sel meristem Proplastid pada keadaan kurang cahaya akan berubah menjadi etioplast yang kemudian dapat berkembang menjadi khloroplast apabila memperoleh cukup cahaya.Struktur kloroplast dapat dibagi tiga bagian yaitu (i) membran khloroplast, (ii) thylakoid dan (iii) stroma Membran kholoroplast terdiri dari membran luar dan dalam yang membungkus isi kloroplast dan ruang antar membran yang memisahkan kedua membran. Thylakoid atau lamella (lamellae) terdiri dari membran dan ruang antar membran (lumen) thylakoid. Thylakoid dalam keadaan bertumpuk disebut granum (2-100 thylakoid) atau grana (tumpukan granum) dan merupakan tempat aparatus fotokimia

3.KESIMPULAN Reaksi terang diawali dengan fotolisis air(pemecahan molekul air ), yang menghasilkan ion H atau elektron

3.KESIMPULAN

Reaksi terang diawali dengan fotolisis air(pemecahan molekul air ), yang menghasilkan ion H + atau elektron yang akan dieksitasi pada fotosistem dan molekul O 2 yang dilepas ke atmosfer foto sistem l dan foto sistem ll berperan sebagai tempat berlangsung nya reaksi terang yang di tandai

dengan adanya:

eksitasi elektron, fotolisis air (pemecahan molekul air), fotofosforilasi (pembentukan ATP dan NADPH) pada saat eksitasi elektron juga dibentuk ATP dan NADPH (fotofosforilasi)

Hasil akhir reaksi terang: Pada fotolisis air oksigen (O 2 ) dilepas ke atmosfer, sedangkan elektron dalam bentuk ion H + dieksitasi ke foto sistem Pada saat eksitasi elektron dihasilkan energi ATP dan NADPH (Fotofosforilasi)

4. DAFTAR PUSTAKA

Anonymous,2010.fotosintesis.www.wikipedia.org diakses 17 september 2011 Anonymous,2010.foto sintesis/reaksi terang.blog spot.html diakses 17 september 2011 Salisbury FB, Ross CW. 1992. Fisiologi Tumbuhan Jilid 2. Bandung: Institut Teknologi Bandung