Anda di halaman 1dari 4

Pembahasan khusus Analisa kekerasan specimen dengan kapasitas karbon 0,83 % sampai 2 % dengan temperature di bawah 7230C dan

di atas 7230C

Diagram Fe3C

Gambar 1. Fe3c Pada pembahasan ini, yakni membahas tentang perbandingan kekerasan pada dua spesimen. Dimana, masing masing spesimen mendapatkan perlakuan panas berupa Quenching Oil (menggunakan media pendingin berupa Oli). Dan pada persentasi karbon yang sama yaitu antara 0,83 % - 2%. Tetapi kedua spesimen tersebut di panaskan pada temperature berbeda. Pada spesimen 1, dipanaskan pada temperatur di bawah suhu kritis (7230C) dan pada spesimen 2, dipanaskan pada temperatur diatas suhu kritis (7230C).

Gambar 2. Quenching Oil Setelah di ujidengan proses heat treatment yakni dengan menggunakan media pendingin oli (quenching oil), maka kedua specimen tersebut memiliki sifat kekerasan yang berbeda.Berikut adalah perbandingan sifat dari kedua spesimen : Bahan Spesimen 1 Sifat Alasan Lunak Karena temperatur yang di terima yakni di Tidakmudahp bawahdari 7230C dan di dinginkan langsung atah (tdkgetas) dengan oli sehingga jarak antara atomnya masih dekat. Keras Karena di panaskan di atas temperature kritis Lebihgetas sehingga laju atomnya cepat dan ketika didinginkan jarak atom yang dihasilkan itu jauh.

Spesimen 2

Adapun fasa-fasa yang terbentuk pada masing-masing spesimen yaitu : Bahan Spesimen 1 Spesimen 2 Fasa yang terbentuk Austenite dan Cementite Pearlite dan Cementite

Diagram fasa Fe3C pada persentase karbon 0,83%-2%

Austenite

Gambar 3. Austenit Austenit merupakan modifikasi dari besi murni dengan struktur FCC yang memiliki jarak atom yang lebih besar dibandingkan dengan ferit. Meski demikian, rongga-rongga pada struktur FCC hampir tidak dapat menampung atom karbon dan penyisipan atom karbon akan mengakibatkan tegangan dalam struktur sehingga tidak semua rongga dapat terisi,dengan kata lain daya larutnya jadi terbatas. Cementite

Gambar 4. Cementite

Sementit kekerasan

merupakan atau

s e n ya w a berkeras

logam diantara

ya n g

mem pun yai yang

tinggi

f a s a - fasanya

mungkin terjadi pada baja mengandung 6,67% kadar karbon, walaupun sangat keras tapi bersifat getas. Pearlite

Gambar 5. Pearlit Perlit merupakan elektroid yang terdiridari 2 fasa yaitu ferit dan sementit. Kedua fasa ini tersusun dari bentuk yang halus.Perlit hanya dapat terjadi di bawah 723 C. Sifatnya kuat dan tahan terhadap korosi serta kandungan karbonnya 0,83%. Kesimpulan : Sifat Kekerasan baja dengan persentasi karbon 0,83% - 2% yang dipanaskan di atas temperatur kritis(723%) itu lebihkeras dari pada dibawah temperatur kritis. Fasa yang terbentuk pada daerah di atas temperatur 7230C dan dengan persentasi karbon 0,83%-2% yaitu fasa Austenit dan sementit. Fasa yang terbentuk pada daerah di bawah temperatur 723%C dan dengan persentasi karbon 0,83%-2% yaitu fasa cementit dan perlit.