Anda di halaman 1dari 10

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Sebagai makhluk hidup, kita pasti menghasilkan sisa yang kita kenal sebagai sampah. Sebetulnya sampah itu apa sich ? Menurut Kamus Istilah Lingkungan , Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan. Sedangkan kata Bapak Dr. Tandjung, M.Sc. , Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, dibuang oleh pemiliknya atau pemakai semula. Jenis Sampah Berdasarkan asalnya, sampah padat dapat digolongkan sebagai: 1. Sampah Organic Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun. 2. Sampah Anorganik Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng. 1.2 Maksud dan Tujuan o Tujuan Khusus Untuk mendapat Nilai Tugas Mata Kuliah Komunitas, dan sebagai persaratan untuk bisa mengikuti Ujian Akhir Semester.

o Tujuan Umum Penulis dapat melakukan penelitian dan dapat Memahami pengertian dari sampah, membedakan jenis-jenis sampah,pengaruh sampah terhadap rumah tangga,serta cara-cara untuk mengatasi sampah rumah tangga. 1.3 Batasan Masalah Judul Penelitian Tentang Masalah Sampah Rumah Tangga. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Maret 2012 Di Kelurahan Wailiti,RT 01 Adapun Halhal yang perlu dibahas. 1.4 Sistematika Penulisan Sistem Penulisan makalah ini mencakup BAB I sebagai Bab : Pendahuluan Yang berisi Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Batasan Masalah, Sistematika Penulisan. BAB II Samapa Rumah Tangga: yang berisi tentang Jenis Sampah, Pengaruh Sampah RT Terhadap Kehidupan,Bagaimana mengatasi sampah rumah tangga.dan BAB III sebagai Bab Penutup meliputi Kesimpulan, Saran.Daftar Pustaka

BAB II SAMPAH RUMAH TANGGA 2.1 Jenis Sampah Berdasarkan asalnya, sampah padat dapat digolongkan sebagai: 1. Sampah Organik Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun. 2. Sampah Anorganik Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol-botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

2.2 Pengaruh Sampah Terhadap Kesehatan Lingkungan Sampah merupakan salah satu penyebab tidak seimbangnya lingkungan hidup, yang umumnya terdiri dari komposisi sisa makanan, daun daun, plastik, kain bekas, karet dan lain lain. Bila dibuang dengan cara ditumpuk saja maka akan menimbulkan bau dan gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Bila dibakar akan menimbulkan pengotoran udara. Selain itu tradisi membuang sampah disungai dapat mengakibatkan pendangkalan yang demikian cepat, banjir juga mencemari sumber air permukaan karena pembusukan sampah tersebut. Jadi pada kenyataannya, sampah telah mencemari tanah, badan air dan udara dalam kota. Berdasarkan asalnya sampah digolongkan dalam dua bagian yakni sampah organik (

sampah basah ) dan sampah an-organik (sampah kering). Selain itu juga sampah dihasilkan dari beberapa sumber utama antara lain : 1. Rumah tangga; Sampah domestik yang dihasilkan berupa sisa makanan, bahan dan peralatan yang sudah tidak dipakai lagi, bahan pembungkus, kertas, plastic. 2. Tempat.perdagangan Seperti pasar, supermarket, toko, warung. Sampah yang dihasilkan berupa bahan dagangan yang rusak, buah, sayur, kertas, plastik, karton. 3. Industri Sampah industri yang dihasilkan tergantung dari macam dan jumlah bahan. Industri sering kali membuang sampah disekitar pabrik, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Tentu saja yang demikian dapat meresahkan penduduk yang bertempat tinggal disekitarnya. Berdasarkan uraian diatas maka dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan : 1. Dampak Terhadap Kesehatan Pembuangan sampah yang tidak terkontrol dengan baik merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Potensi bahaya yang ditimbulkan adalah sebagai berikut : Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit)Sampah beracun; Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa ( Hg ). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. 2. Dampak Terhadap Lingkungan Cairan terhadap rembesan sampah yang masuk kedalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap dan hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.

3. Dampak Terhadap Sosial Ekonomi - Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana mana. `2.3 Bagaimana Mengatasi Sampah Rumah Tangga Memberikan dampak negatif bagi kepariwisataan usaha pengendalian sampah untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternativ pengolahan yang benar. Teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah adalah teknologi pemusnahan sampah yang hemat dalam penggunaan lahan dengan cara pembakaran yang terkontrol atau Insinerasi dengan cara memakai Incenerator. Selain itu juga memakai prinsip reduksi bersih yang diterapkan dalam keseharian misalnya dengan menerapkan prinsip 4 R yaitu: ( Reduce, Reuse, Recycle dan Replace ). Dalam keseharian, dan dapat dilakukan oleh siapa saja untuk

mengurangi volume sampah dan mencegah penularan penyakit dapat dilakukan antara lain : - Belanja jangan boros, perhitungkan keperluan dengan cermat. - Bawalah keranjang belanja yang dapat dipakai berulang kali sehingga mengurangi sampah plastik. - Upayakan daun sebagai pembungkus karena sampah daun hancur ditanah. - Jangan masukan sampah kedalam got sungai atau laut. - Sampah dapur dan dedaunan untuk kompos, kertas untuk daur ulang, kaleng untuk pot.

BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN Dengan diberlakukannya UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah maka diperlukan model pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di perkotaan dan perdesaan sehingga kualitas kesehatan, kualitas lingkungan dapat ditingkatkan serta sampah dapat menjadi sumberdaya yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Model hendaknya melibatkan berbagai komponen pemangku kepentingan dan memperhatikan karakteristik sampah, karakteristik perkotaan atau perdesaan serta keberadaan sosial-budaya masyarakat setempat. 3.2 SARAN Kita sebagai warga masyarakat harusnya lebih paham dan mengerti tentang pengolahan sampah dan harus lebih sadar akan kebersihan lingkungan yang kita diami. Karena dampak dari lingkungan kotor dapat mendatangkan penyakit bagi kita sendiri dan masyarakat sekitarnya. Untuk itu mulai sekarang marilah kita menggalakan hidup sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita.

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG 1.2 MAKSUD DAN TUJUAN, 1.3 BATASAN MASALAH 1.4 METODE PENELITIAN 1.5 SISTEMATIKA PENULISAN BAB II SAMPAH RUMAH TANGGA 1 1 1 1 1 1 2

2.1 JENIS SAMPAH 2 2.2 PENGARUH SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP KEHIDUPAN 2

2.3 BAGIMANA CARA MENGATASI SAMPAH RUMAH TANGGA 2 BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN 3.2 SARAN 3 3

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Penelitian di Kelurahan Wailiti RT 01 KOMPLEKS PERKAPASAN. http/.www.google.pengaruh sampah terhadap lingkungan.

MAKALAH KOMUNITAS PENELITIAN TENTANG SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN WAILITI

OLEH

NAMA NIM SEMESTER

: URBANUS LUKAS AMA KOTEN : 011 080 146 :VIC

PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS NUSA NIPA MAUMERE 2012

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatNya, penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul SAMPAH RUMAH TANGGA dengan baik dan tepat waktu. Penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Ibu Paulina Nona,SKM.M.Kes, selaku dosen mata kuliah keperawatan komunitas yang telah

membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan makalah ini.Terima Kasih juga kepada Bapak RT selaku pembimbing dalam membantu penulis membuat penelitian. Semoga pihak-pihak yang telah membantu penulis selalu dilindungi dan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa. Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca.

Maumere, April 2012

Penulis