Anda di halaman 1dari 3

Information Reception

Selection and Interpretation.

Oleh Agnesia Vera Wijaya Maharani Chyntia Dewi Meinanda Zulfyra Mellody Olivia

PERKENALAN Penerimaan informasi melibatkan,menghadiri dan mengubah pesan di lingkungan kita menjadi bentuk yang dapat digunakan untuk memandu perilaku kita. Yang Terdiri dari tiga unsurinformasi seleksi, interpretasi, dan penyimpanan daya ingat. tetapi hari ini kita akan membahas dan berdiskusi tentang informasi seleksi dan interpretasi, tetapi di awal pembahasan ini, kita akan memulainya dengan sebuah ilustrasi. Suatu hari dikala Ed sedang menikmati akhir pekan bersama keluarganya, hari itu adalah hari sabtu yang ternyata hujan dan tidak mendukung Ed bersama keluarganya untuk beraktivitas. Saat itu Ed merasa sangat kecewa dan Ia berfikir bahwa hari sabtu yang menjadi akhir pekannya istimewanya hancur dan rencana yang telah ia susun di hari sabtu tersebut sia-sia. Namun begitu, kenyataannya Ed berubah pikirian untuk tidak menjadikan hari itu menjadi hari yang buruk. Ia hanya melakukan aktivitas di rumah bersama keluarganya. Dan disaat Ed melakukan aktivitas bersama keluarganya, tiba-tiba langit menjadi cerah dan hari sabtu di akhir pekan itu menjadi sangat menyenangkan. Disini, kita bisa melihat sisi Ed yang mengungkapkan banyak kebiasaan dan nilai-nilai komunikasi yang baik, dan menggambarkan bagaimana komunikasi itu berkerja. ia memutuskan untuk mengeksekusi kontrol yang lebih pada dirinya sendiri dan lingkungannya,mengejar apa yang telah ia tekadkan untuk melogiskan alternatif dari penggunaan waktu. TENTANG SELEKSI Kita hidup di tengah-tengah lingkungan yang dikelilingi oleh bermacam-macam manusia, benda, dan keadaan yang merupakan sumber dari pesan-pesan informasi yang menarik untuk perhatian dan minat kita. Pada satu titik tersebut kita dikelilingi oleh banyak orang, peristiwa, objek dan keadaan yang telah bersaing melalui sumber komunikasi untuk perhatian kita. *Proses Seleksi Beroperasi Dalam Semua Situasi Misalnya, sebuah situasi dimana kita sedang berada di koridor untuk mengobrol dengan seseorang atau teman kita. Tindakan tersebut, memperhatikan orang lain untuk melibatkan pemilihan sumber komunikasi tertentu. Dipicu oleh konstelasi

faktor yang terkait dengan penampilan orang lain itu dan hal-hal yang akan diperlukan untuk pertukaran pendapat maupun pikiran. Ilustrasi klasik melalui perhatian selektif misalnya oleh partai-partai besar dan pertemuan sosial yang sama, contohnya Seperti acara-acara, sama sekali tidak sulit untuk melakukan serangkaian diskusi yang sempurna untuk dipahami, tanpa terlalu terganggu oleh percakapan lainnya. mungkin ini memiliki tujuan untuk menyempurnakan pertukaran pikiran antara orang lain, dan kemudian percakapan antara seseorang dengan orang lain menjadi sangat menyenangkan. Saat kita berkonsentrasi pada perasaan kita sendiri, dan kita akan memutuskan apa yang seharusnya kita lakukan nanti. Sebagai contoh, kita tahu bahwa kapan kita dapat mengubah suatu rencana kita dan mengubahnya secara meyeluruh dari sumber komunikasi.

TENTANG INTERPRETASI Terjadi ketika kita memberikan makna atau signifikansi untuk isyarat suatu pesan di lingkungan, apakah akan di anggap bahwa makna pesan tersebut penting atau sepele, serius atau lucu, baru atau lama, bertentangan atau konsisten. Bahkan reaksi sederhana,misalnya megucapkan "Hai, Bagaimana kabarmu?" apakah kita di anggap individu tersebut menarik atau tidak menarik, apakah orang tersebut adalah anggota keluarga atau orang asing, bagaimana seseorang berpakaian. Intinya interpretasi tersebut adalah sebuah penasfiran.

KESIMPULAN Bahwa sebenarnya antara Seleksi dan interpretasi sangat bergantungan satu sama lain. Dimana kita sebagai pihak yang menjalankan tugas harus peka terhadap lingkungan dimana pun kita berada, kita telah di kelilingi oleh orang-orang di sekita kita yang berbeda, kita pun juga melaluka berbagai aktivitas dan rutinitas yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, namun jikalau, bagaimana kita pintar menyeleksi dan tidak mengabaika informasi yang ada juga dapat menasfirkan suatu fakta yang jelas dan terperinci.