Anda di halaman 1dari 3

Pengolahan Limbah Serbuk Kayu dengan menerapkan sistem Waste To product

December 7, 2008 by Boy Macklin Filed under: EkologiIndustri, Tek. PengelolaanLimbah

SerbukKayu (wood scrapt)

Karenasifatdankarakteristiknya yang unik, kayumerupakanbahan yang paling banyakdigunakanuntukkeperluankonstruksi.Kebutuhankayu yang terusmeningkatdanpotensihutan yang terusberkurangmenuntutpenggunaankayusecaraefisiendanbijaksana, antara lain denganmemanfaatkanlimbahberupaserbukkayumenjadiproduk yang bermanfaat. Kebutuhanmanusiaakankayusebagaibahanbangunanbaikuntukkeperluankonstruksi, dekorasi, maupun furniture terusmeningkatseiringdenganmeningkatnyajumlahpenduduk. Kebutuhankayuuntukindustriperkayuan di Indonesia diperkirakansebesar 70 juta m3 per tahundengankenaikan rata-rata sebesar 14,2 % per tahunsedangkanproduksikayubulatdiperkirakanhanyasebesar 25 juta m3 per tahun, dengandemikianterjadidefisitsebesar 45 juta m3 (Priyono,2001). Hal inimenunjukkanbahwasebenarnyadayadukunghutansudahtidakdapatmemenuhikebutuhankayu.Keadaaninidiperp araholehadanyakonversihutanalammenjadilahanpertanian, perladanganberpindah, kebakaranhutan, praktekpemanenan yang tidakefisendanpengembanganinfrastruktur yang diikutiolehperambahanhutan.Kondisiinimenuntutpenggunaankayusecaraefisiendanbijaksana, antara lain melaluikonsep the whole tree utilization, disampingmeningkatkanpenggunaanbahanberlignoselulosa non kayu, danpengembanganproduk-produkinovatifsebagaibahanbangunanpenggantikayu. Selamainilimbahserbukkayubanyakmenimbulkanmasalahdalampenanganannya yang selamainidibiarkanmembusuk, ditumpukdandibakar yang kesemuanyaberdampaknegatifterhadaplingkungansehinggapenanggulangannyaperludipikirkan.Salah satujalan yang dapatditempuhadalahmemanfaatkannyamenjadiproduk yang bernilaitambahdenganteknologiaplikatifdankerakyatansehinggahasilnyamudahdisosialisasikankepadamasyarakat . Pengolahan waste to product merupakanpengolahanlimbahmenjadibahanbakuatauprodukbaru yang bernilaiekonomis. Dalampengelolaannya, waste to product harusmenerapkanprinsip-prinsip: 1. Reduce; Reduce artinyamengurangi. Dalamhalini, diharapkankitadapatmengurangipenggunaan material kayu yang dapatmenambahjumlahlimbahserbukkayu, sertadapatmengurangidanmencegahkerusakanhutanakibatpenebanganhutansecara liar tanpamemperhatikankondisilingkungan. 2. Reuse; Reuse artinyapemakaiankembali. Dalampengolahanlimbahserbukgergajiini, maksudnyaadalahmenggunakankembaliserbukgergajimenjadibahanbakuuntukmembuatbriketarang yang bernilaiekonomis.

3. Recycle; Recycle artinyamendaurulang. Dalampengolahanlimbahserbukgergajiini, maksudnyaadalahmendaurulangserbukgergajimenjadiprodukbaru, yaitubriketarang. 4. Dapatmengurangibiaya; Sepertitelahdiketahui, saatinisedangterjadikrisisenergibahanbakar.Saatiniminyaktanahtelahlangka, danharga gas LPG melonjak.Banyakrakyatkecil yang merasaterbebanidenganadanyakenaikanharga gas LPG tersebut.Denganadanyabriketarang, diharapkanhaltersebutdapatteratasidanmampumenolongrakyatkecil.Pengolahanlimbahserbukkayumenjadibriketa rangsangatmudahdanbiayaproduksinya pun sedikit, karenabahanbakunyaberasaldarilimbah yang denganmudahdapatkitaperolehdimanamana.Selainitupengolahanlimbahinijuga dapatmeningkatkanpendapatanmasyarakatbilapembuatanbriketarangini dikeloladenganbaikuntukselanjutnyabriketarangdijual.Bahanpembuatanbriketarangmudahdidapatkandisekitarkita berupaserbukkayugergajian. 5. Mampumenghematenergi; Pengolahanlimbahserbukgergajimenjadibriketarangterbuktimampumenghematpenggunaanenergi. Padatahun 1990 berdiripabrikbriketarangtanpaperekat di Jawa Barat danJawaTimur yang menggunakanserbukgergajiankayusebagaibahanbakuutamanya. Kualitasbriketarang yang dihasilkanmempunyainilaikalorkurangdari 7000 kal/g yaitusebesar 6341 kal/g dankadarkarbonterikatnyasebesar 74,35 %. Namundemikianstudi yang dilaksanakan di Jawa Barat menunjukkanbahwapabrikbriketarangdengankapasitassebanyak 260 kg briketarang/haridapatmenguntungkan. Di pasarswalayansekarangdapatdibelibriketarangdarikayudengandenganhargajualRp 12.000/2,5 kg. Apabilabriketarangdariserbukgergajianinidapatdigunakansebagaisumberenergialternatifbaiksebagaipenggantimin yaktanahmaupunkayubakarmakaakandapatterselamatkan CO2 sebanyak 3,5juta ton untuk Indonesia, sedangkanuntukduniakarenakebutuhankayubakardanaranguntuktahun 2000 diperkirakansebanyak 1,70 x 109 m3 (Moreira (1997) makajumlah CO2 yang dapatdicegahpelepasannyasebanyak 6,07 x 109 ton CO2/th. 6. Eco-efisiensi; Ecoefisiensidisinimaksudnyapengolahanlimbahserbukgergajidiharapkandapatberimbaspositifterhadaplingkungan.De nganpenggunaanbriketarangsebagaibahanbakarmakakitadapatmenghematpenggunaankayusebagaihasilutamad arihutan.Selainitumemanfaatkanserbukgergajisebagaibahanpembuatanbriketarangmakaakanmeningkatkanpema nfaatanlimbahhasilhutansekaligusmengurangipencemaranudara, karenaselamainiserbukgergajikayu yang adahanyadibakarbegitusaja. Sebagaiinformasitambahan, berikutmerupakancarapembuatanbriketarangdarilimbahserbukgergaji. 1. Peralatan Ayakanukuranlolos 50 mesh dan 70 mesh Cetakanbriket Oven. 2. Bahan Serbukgergaji Tempurangkelapa Lem kanji 3. Tahapanpembuatan

a. Pengarangan Serbukgergajidantempurungkelapadibuatarangdenganpengarangan manual (dibakar). b. Pengayakan Pengayakanmaksuduntukmenghasilkanarangserbukgergajiandantempurungkelapa yang lembutdanhalus.Arangserbukgergajidiayakdengansaringanukurankelolosan 50 mesh danarangtempurungkelapadenganukuran 70 mesh. c. Pencampuran media Arangserbukgergajidantempurungkelapa yang telahdisaringselanjutnyadicampurdenganperbandinganarangserbukgergaji 90 % danarangtempurungkelapa 10 %.Padasaatpencampuranditambahdenganlem kanji sebanyak 2,5 % dariseluruhcampuranarangserbukgergajidantempurungkelapa. d. PencetakanBriketArang Setelahbahan-bahantersebutdicampursecaramerata, selanjutnyadimasukkankedalamcetakanbriketdandikempa DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2007. TeknologiAlternatifPemanfaatanLimbahIndustriPengolahanKayu, dalamhttp://tumoutou.net/702_04212/gustan_pari.htm. diaksesdenganIlmuPengetahuan, pukul 10.30 WIB. Anonim.2007. http://www.suarapembaruan.com/News/2007/01/21/Iptek/iptek02.htm.Diaksestanggal 21 November 2007.Pukul 10.10 WIB Hamiudin. 2007. PembuatanBriket Arang.mht, dalam http://www.skma.org/ index.php? option=com_content&task=view&id=70&Itemid=31. Diaksestanggal 31 November 2008, pukul 14.35 WIB. Pari, Gustan 2007. TeknologiAlternatifPemanfaatanLimbahIndustriPengolahanKayu,dalam ttp://tumoutou.net/702_04212/gustan_pari.htm. diaksestanggal 13 November 2007, pukul 11.35 WIB.