Anda di halaman 1dari 14

Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.

com
Buku Bisnis Warnet
Daftar Isi
N Bab 1: Konsep Dasar Warnet
N Bab 2: Manajemen Bisnis
N Bab 3: Layanan Warnet
N Bab 4: Perangkat Keras
N Bab 5: Perangkat Lunak
N Bab 6: Koneksi Internet
N Bab 7: Perabot/Meubeler
N Bab 8: Pengembangan Bisnis Warnet
N Bab 9: Sistem Keamanan Warnet
N Bab 10: ProIil Pengusaha Warnet
Bab 1 - Konsep Dasar Warnet
Konsep Dasar sebuah warung internet (warnet) adalah sebuah tempat yang menyediakan
akses inIrastruktur internet dengan mode berbagi koneksi (shared) dan perangkat akses
(PC) sehingga pengguna bisa mengakses internet dengan biaya yang lebih murah. Konsep
dasar inilah yang bisa dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing tempat.
Hampir tidak ada warnet yang identik, kecuali warnet tersebut adalah bagian dari sebuah
jaringan usaha. Snappy dan Multiplus adalah jaringan warnet yang cenderung identik dan
tidak berbeda antara satu outlet dan outlet lainnya. Kedua jaringan warnet tersebut
memposisikan dirinya sebagai business center. Karena itulah, pengembangan konsep
dasar warnet harus disesuaikan dengan karakter masing-masing tempat. Jika anda
berkeinginan mendirikan usaha warnet, lakukanlah studi kecil-kecilan terlebih dahulu
untuk mengetahui prospek usaha warnet anda.
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
Catatan penting yang harus diingat adalah: keberhasilan sebuah usaha tidak ditentukan
oleh satu Iaktor saja, namun merupakan gabungan beberapa Iaktor. Faktor Iaktor yang
menentukan tersebut terdiri dari Iaktor teknis, pelayanan, manajemen dan sosial budaya.
Jangan mengecilkan ataupun terlalu menonjolkan salah satu Iaktor dan tidak
memperhitungkan Iaktor lainnya. Kadang terjadi sebuah warnet didukung oleh Iaktor
teknis yang mumpuni namun Iaktor pelayanan yang kurang dan manajemen yang tidak
teratur akhirnya malah dijauhi oleh pelanggan.
Di bagian akhir buku akan diberikan proIil pengusaha-pengusaha warnet yang berhasil
dalam menjalankan bisnis-nya. Pembaca sekalian nanti bisa melihat bahwa walaupun
berangkat dari teknologi yang sama (komputer dan internet) namun dengan konsep bisnis
berbeda dan disesuaikan dengan kondisi setempat. Perlu di ingat bahwa keberhasilan
sebuah konsep di satu tempat tidak menjamin keberhasilannya di tempat lain, pelajari
keinginan pelanggan agar dapat mencapai keberhasilan bisnis warnet anda.
Bab 2 - Manajemen Bisnis
Perencanaan dan Studi Usaha
Perencanaan dan studi lapangan selalu diperlukan setiap kali kita ingin menjalankan
sebuah usaha. Tidak peduli seberapa besar atau kecil sebuah usaha, perencanaan dan
studi lapangan adalah sebuah hal yang mutlak. Hal yang sering terjadi adalah kegagalan
sebuah usaha karena lemah pada perencanaan dan studi lapangan. Warnet, adalah sebuah
usaha yang terlihat sederhana namun kenyataannya mulai dari perencanaan hingga
pengelolaan warnet ternyata menuntut konsentrasi yang tinggi dari pelaku usaha warnet.
Studi Lapangan
Yang mana duluan, Perencanaan atau studi lapangan? Saya menyarankan supaya yang
dilakukan adalah studi lapangan. Kita mulai dengan lokasi. Kita harus menentukan
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
kriteria sebuah lokasi yang memenuhi syarat sebagai tempat yang sesuai untuk
mendirikan sebuah warnet. mis:
1. Carilah lokasi yang mudah diakses oleh calon pelanggan anda. Lokasi yang
dilewati kendaraan umum atau tidak jauh dari akses kendaraan umum.
2. Perhatikan di sekitar lokasi tersebut apakah terdapat komplek pemukiman
penduduk, sekolah/universitas, Bank, Perkantoran, mini market. Kemampuan
ekonomi adalah Iaktor yang menentukan. Sebuah lokasi yang terdapat Iaktor-
Iaktor yang disebutkan di atas menunjukkan potensi sebuah lokasi untuk
mendirikan warnet.
3. Tersedia tempat parkir minimal bagi mereka yang menggunakan kendaraan
sepeda motor. Jika tersedia tempat untuk parkir mobil akan lebih bagus.
4. Bagaimana kondisi lokasi ketika malam hari? Apakah cukup terang? Ingatlah
bahwa warnet umumnya beroperasi hingga malam hari, lokasi yang gelap akan
membuat warnet anda tidak menarik dikunjungi.
5. Cobalah mencari inIormasi tentang kondisi keamanan lokasi tersebut, jika tingkat
keamanan lokasi tersebut rendah kemungkinan anda perlu biaya tambahan untuk
Iaktor keamanan dan biaya asuransi.
Bagaimana jika di lokasi tersebut sudah ada atau banyak warnet? Jika sudah banyak
warnet di lokasi tersebut, maka sebaiknya carilah lokasi lain. Kecuali warnet yang anda
dirikan memiliki sebuah keunggulan dibanding warnet lain, maka mendirikan sebuah
warnet di lokasi dimana sudah banyak terdapat warnet (bahkan hingga berderet-deret
warnet semua) cenderung akan memancing persaingan yang tidak sehat.
Jika lokasi ideal (atau mendekati ideal) sudah didapatkan, maka kita lanjutkan dengan
melakukan perencanaan usaha.
Perencanaan Usaha / Business Plan
Apa saja yang perlu direncanakan? Jawaban sederhana: semua Jangan melakukan
apapun tanpa perencanaan yang baik. Supaya bisa merencanakan dengan baik, maka
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
harus ada studi lapangan yang cukup. Setelah studi lapangan selesai dan sudah terbayang
model usaha yang sesuai, maka rencanakanlah besar investasi yang diperlukan, jangka
waktu investasi akan kembali, perkiraan besar keuntungan, biaya operasional, tenaga
kerja, hingga model promosi. Semuanya harus dengan perencanaan terlebih dahulu.
Rumusan umum dalam melakukan perencanaan usaha adalah sesederhana menghitung
biaya investasi (capex), biaya operasional (opex), prediksi penghasilan kotor(bruto) dan
bersih (netto), Waktu Titik Impas Investasi (Break Even Point) . Misalkan titik impas
direncanakan adalah 2 tahun (24 bulan) , maka rumusannya adalah sbb:
Bruto - (Opex + (capex/24)) Netto
N Bruto penghasilan kotor selama 24 bulan
N Opex biaya operasional bulanan (rata-rata)
N capex biaya investasi
N netto penghasilan bersih.
Ini adalah rumusan yang paling sederhana. Jika ingin rumusan yang lebih rumit kita bisa
melakukan apa yang dikenal sebagai menghitung IRR (investment return ratio) untuk
mengetahui apakah investasi yang kita lakukan termasuk yang menguntungkan atau
tidak. Sebuah perhitungan yang rumit sudah memasukkan Iaktor-Iaktor seperti bunga
bank, depresiasi dan inIlasi. Perhitungan yang rumit ini dianjurkan jika investasi yang
dilakukan sudah bernilai besar dan melibatkan pihak bank.
Ada dua pendekatan yang bisa kita gunakan dalam melakukan perencanaan usaha, yaitu
berdasarkan nilai investasi atau berdasarkan kapasitas usaha yang diinginkan.
Berdasarkan nilai investasi biasanya dilakukan jika modal yang tersedia sudah dipatok
pada nilai tertentu. Mis: si A memiliki uang senilai Rp 70 juta dan dia ingin membuat
warnet berdasarkan uang yang dimilikinya. Sedang berdasarkan kapasitas, si A
merencanakan untuk membuat warnet dengan kapasitas 20 PC di sebuah lokasi yang
sesuai dengan keinginannya. Kedua cara ini sah-sah saja digunakan tergantung modal
ataupun keinginan anda. Tentu saja, sesuaikan rencana dengan konsep dan pasar yang
dituju.
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
Tabel Perhitungan investasi dan biaya operasional
Ini adalah bagian yang menarik dalam panduan ini. Banyak sekali yang bertanya soal
bagaimana menghitung investasi dan biaya operasional sebuah warnet. Dalam banyak
hal, setiap lokasi memiliki keunikan tersendiri dalam perhitungan investasi dan
operasional. Anda masih harus menyesuaikan lagi nilai-nilai yang dituliskan disini
dengan kondisi di daerah anda.Dibawah ini adalah contoh tabel investasi:
No Item Qty unit Harga Total
1 Sewa Tempat 3 tahun Rp10,000,000.00 Rp30,000,000.00
2 Meja Client 10 Buah Rp350,000.00 Rp3,500,000.00
3 Kursi Client 10 Buah Rp200,000.00 Rp2,000,000.00
4 Kursi extra 10 Buah Rp80,000.00 Rp800,000.00
5 Meja Kasir 1 Buah Rp700,000.00 Rp700,000.00
6 Kursi Kasir 1 Buah Rp200,000.00 Rp200,000.00
7 PC Client 10 unit Rp4,999,000.00 Rp49,990,000.00
8 PC Billing 1 unit Rp4,999,000.00 Rp4,999,000.00
9 Printer Billing 1 Buah Rp1,500,000.00 Rp1,500,000.00
10 Printer Client 1 Buah Rp2,000,000.00 Rp2,000,000.00
11 Scanner 1 Buah Rp600,000.00 Rp600,000.00
12
LAN (perangkat
Instalasi)
1 unit Rp4,000,000.00 Rp4,000,000.00
13 Modem ADSL 1 unit Rp1,500,000.00 Rp1,500,000.00
14 Interior 1 unit Rp5,000,000.00 Rp5,000,000.00
15 Kelistrikan 1 unit Rp3,000,000.00 Rp3,000,000.00
16
Legal Formal
(Ijin,bdn hukum)
1 unit Rp2,000,000.00 Rp2,000,000.00
Total Investasi Rp 111.789.000,00
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
Tabel Biaya Investasi
Tabel investasi ini adalah contoh investasi untuk sebuah warnet dengan 10 client 1
Billing. Kondisinya bisa berbeda untuk setiap daerah, karena itu sesuaikan kuantitas dan
kualitas tabel sesuai dengan kondisi yang anda hadapi.
Untuk biaya operasional, contohnya adalah sbb:
No Item Qty unit Harga Total
1 ISP 1 unit Rp1,750,000.00 Rp1,750,000.00
2 SDM 3 orang Rp800,000.00 Rp2,400,000.00
3 PLN 1 unit Rp1,250,000.00 Rp1,250,000.00
4 Perawatan 1 unit Rp150,000.00 Rp150,000.00
5 Telepon 1 unit Rp100,000.00 Rp100,000.00
6 ATK 1 unit Rp200,000.00 Rp200,000.00
7 Amortisasi 1 unit Rp3,105,250.00 Rp3,105,250.00
8 Promosi 1 unit Rp200,000.00 Rp200,000.00
Biaya Operasional Rp9.155.250,00
Tabel Biaya Operasional
Perhatikan tabel di atas, pada baris no. 7 ada biaya Amortisasi. Biaya amortisasi adalah
angka yang dihasilkan dari membagi total investasi dengan lama (bulan) pengembalian
modal. dalam contoh di atas, amortisasi dihitung dengan membagi Rp 111.789.000,-
dengan 36 bulan (masa kontrak 3 tahun) sehingga memunculkan angka Rp
3,105,250/bulan. Biaya Operasional riilnya adalah: Rp 9.155.250 - Rp 3.105.250 Rp
6.050.000
Artinya, batas paling bawah/minimumpenghasilan bulanan warnet tersebut adalah Rp
6.050.000, namun minimum disini berarti masih merugi. Agar tidak merugi, maka
batas bawah penghasil perbulannya haruslah minimal di Rp 9.155.250. Jika penghasilan
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
bulanannya di atas angka Rp 9.150.250, barulah warnet tersebut dikatakan meraih
keuntungan.
Perhitungan ini sangat penting, sebab akan menentukan nasib warnet anda di akhir masa
kontrak. Anda dituntut agar investasi yang telah ditanamkan (minimal) dapat kembali (
BEP/Impas). Jika anda ingin masa kontrak anda diperpanjang atau pun memperbaharui
investasi (mis: pengadaan PC baru) maka uang yang digunakan adalah uang simpanan
dari amortisasi tersebut di invest ulang.
Investasi telah kita susun, biaya operasional juga telah di perkirakan. Terakhir adalah
menentukan harga modal. Harga modal disini, berarti batas dimana harga tersebut belum
memiliki keuntungan. Dengan perhitungan yang tepat kita dapat mengetahui harga
modal kita, contoh nya sebagai berikut:
Variabel yang kita miliki adalah:
1 Total Investasi / Capex Rp111,789,000.00
2 Biaya Operasional / Opex Rp9,155,250.00
3 Masa Sewa 36
4 Hari Operasional / bln 29
5 EIisiensi 8
6 Jumlah PC 10
catatan: Hari operasional adalah perkiraan rata-rata hari beroperasi dalam 1 bulan, sedang
eIisiensi adalah angka dalam jam yang menunjukkan jumlah jam dimana penggunaan PC
mencapai 100. EIisiensi sebuah warnet biasanya berkisar antara 7 hingga 10 jam.
rumus mendapatkan nilai harga modal adalah:
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
(( Investasi/Masa Sewa )+ Biaya Operasi Riil )/(Masa Operasi x Efisiensi x jumlah
PC) harga modal
Untuk contoh kasus di atas, maka perhitungannya adalah:
((Rp 111.789.000/36) Rp 6.050.000)/(29x 8 x 10 ) Rp 5.285,-
Jika margin yang ingin diperoleh adalah 20 maka harga jualnya adalah: Rp 6.350/jam
Bab 3 - Layanan Warnet
Layanan Utama warnet tentunya adalah: akses internet. Tanpa akses internet maka
namanya bukan warnet lagi Karena itu agar layanan warnet terjaga maka
usahakanlah akses internet ter-optimal yang bisa anda dapatkan.
Namun, jangan menyampingkan layanan lain untuk menunjang layanan internet, sebab
bisa jadi justru layanan penunjang ini akan sangat membantu keberhasilan warnet anda.
Dalam beberapa kasus, beberapa warnet malah mendapatkan hasil yang lebih dari
layanan penunjang tersebut dibanding layanan utamanya (akses internet). Beberapa
layanan penunjang tersebut adalah:
Pelayanan Penunjang Dasar.
1. Pengetikan
2. Pencetakan
3. Pemindaian
4. Edit Foto Sederhana
5. Peng-unduhan berkas
6. Pembakaran berkas ke CD/DVD
Pelayanan di atas termasuk layanan penunjang yang cukup mendasar dan bukan sesuatu
yang rumit hingga membutuhkan keahlian khusus, seorang operator lulusan SMA/STM
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
tentunya akan mampu melakukannya dengan baik. Meskipun demikian, Operator
warnet tetap membutuhkan pelatihan untuk dapat melakukan layanan penunjang tersebut
dengan baik.
Pengetikan
Perlu dicatat adalah: layanan pengetikan biasanya membutuhkan perhatian khusus dari
Operator sehingga dapat mengganggu tugas operator lainnya. Pertimbangkan memiliki
operator khusus pengetikan jika warnet anda sering mendapatkan pemesanan pengetikan
dalam jumlah halaman yang banyak.
Pencetakan
Layanan pencetakan juga adalah layanan penunjang yang bisa memberikan penghasilan
yang cukup. Pengalaman penulis dalam memberikan layanan pencetakan sampai pada
kesimpulan bahwa kombinasi perangkat cetak yang digunakan sebaiknya terdiri dari
perangkat cetak Laser untuk layanan cetak hitam putih cepat berkualitas tinggi serta
perangkat cetak inkjet untuk layanan cetak berwarna.
Pemindaian
Harga pemindai yang layak pakai saat ini cukup murah, berkisar Rp 500.000-an sudah
mendapatkan perangkat pemindai yang cukup untuk digunakan sehari-hari di warnet.
Mengerti teknik memindai yang baik dan menyesuaikan tipe dokumen yang dipindai (
teks, Ioto hitam putih, Ioto warna, majalah ) akan membantu menghasilkan berkas pindai
yang eIisien dan sesuai kebutuhan. Tidak semua hasil pindai harus dengan kerapatan DPI
tinggi. beberapa berkas cukup dengan 100dpi. DPI tinggi akan meningkatkan ukuran
berkas sehingga menggunakan kerapatan DPI tinggi akan menyulitkan peng-unggahan
berkas tersebut ke internet.
Edit Foto Sederhana
Layanan ini adalah keturunan dari layanan pemindaian atau kadang sudah termasuk
didalam layanan pemindaian itu sendiri. Tetapi perlu dipertimbangkan untuk layanan ini
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
jika pelanggan warnet anda membawa berkas Ioto-nya sendiri untuk diminta di edit
bukanlah berkas hasil pemindaian di warnet. Bagi mereka yang memindai di warnet
sebaiknya layanan edit Ioto ini sudah termasuk didalamnya.
Pengunduhan Berkas
Ingat dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE)? Situs BSE adalah salah satu situs yang
memberikan warnet peluang memberikan layanan pengunduhan berkas. Berkas yang di
unduh dari situs BSE dapat dikemas dalam satu keping CD dan bisa dijual kepada
pelanggan warnet yang berminat menghemat waktu dan uang yang dibutuhkan untuk
mengunduh. Warnet dapat menggunakan jam tutup warnet dimana bandwidth tersedia
tanpa mengganggu pelanggan warnet.
Pembakaran berkas ke CD/DVD
Layanan ini juga merupakan turunan dari layanan pengunduhan berkas. harga CD/DVD
yang murah dan kapasitas besar adalah hal yang menarik untuk dimanIaatkan. Pisahkan
antara layanan Pembakaran berkas ke CD/DVD dengan layanan Pengunduhan berkas
agar pelanggan warnet dapat memilih apakah menggunakan CD/DVD sebagai media
simpan atau menggunakan FlashDisk yang saat ini sudah menggantikan Iloppy disk
sebagai media simpan.
Bab 4 - Perangkat Keras Warnet
Perangkat keras apa saja yang dibutuhkan di warnet? Saya membaginya atas beberapa
kategori, yaitu:
1. Perangkat Komputer
2. Perangkat Jaringan
3. Perangkat Kelistrikan
4. Perangkat Tambahan
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
Perangkat Komputer.
Secara sederhana, perangkat komputer yang diperlukan sebuah warnet adalah komputer
yang dipergunakan oleh pengguna dan komputer yang digunakan untuk pencatatan
(billing). Dalam prakteknya, sering komputer yang digunakan untuk pencatatan
digunakan juga sebagai komputer untuk melayani proses pencetakan (print server) dan
penyimpanan berkas (Iile server), bahkan kadang berIungsi juga sebagai komputer untuk
melakukan pelayanan lainnya ( pengetikan, pemindaian, edit Ioto dst-nya)
Untuk komputer pengguna sebaiknya digunakan spesiIikasi yang 'cukup. Cukup disini
dalam pengertian spesiIikasi tersebut cukup nyaman untuk menjalankan aplikasi-aplikasi
internet yang umum dilakukan seperti browsing dan messaging (dan sekali-kali
menggunakan aplikasi perkantoran/office application). sebuah PC dengan Memory
512MB (saat tulisan ini dibuat sudah merupakan spesiIikasi umum) dan harddisk 80GB
mustinya cukup. Jenis VGA yang dibutuhkan tidaklah terlalu tinggi. Sebuah VGA
dengan memory 32-64MB sudah mencukupi. Untuk tipe layar, penulis menyarankan
penggunaan jenis LCD dengan lebar minimum 15 inci. Tipe layar LCD selain
menghemat penggunaan listrik dan menghasilkan tidak menghasilkan panas seperti layar
CRT, juga harganya sudah cukup terjangkau. Pada saat tulisan ini dibuat sebuah layar
LCD bermerek terkenal dengan lebar 17 inci bisa didapatkan dengan harga Rp 1,5j juta,
sementara yang berukuran 15 inci seharga Rp 1,3 juta.
Penulis sengaja tidak memberikan saran mengenai CPU, sebab tipe CPU terendah yang
bisa didapatkan dipasaran saat ini pun sudah sangat cukup untuk menjalankan aplikasi-
aplikasi internet. Sehingga pemilihan CPU adalah bergantung kesediaan tipe CPU di
pasaran. Mengenai ukuran casing, sebaiknya Casing dari Komputer pelanggan jangan
terlalu besar. Jika tersedia casing berukuran kecil dan hemat tempat akan sangat
membantu tingkat kenyamanan dari pengguna.
Bagaimana dengan perangkat input output seperti CD-ROM, WebCam, USB Port? Ini
bergantung dengan kondisi pasar setempat. Beberapa warnet tidak memasang CD-ROM
di komputer pelanggan dengan alasan tidak banyak digunakan dan lebih praktis
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
menggunakan USB Flashdisk sebagai media simpan. WebCam tidak selalu dibutuhkan,
karena cenderung memboroskan bandwidth. Namun jika permintaan dari pelanggan
cukup banyak, tidak ada salahnya menyediakan webcam dengan biaya tambahan.
Perangkat 1aringan
Perangkat jaringan apa saja yang diperlukan di warnet? Minimum perangkat yang kita
perlukan adalah Switch dengan jumlah port yang cukup untuk semua komputer, kabel
jaringan dan router/modem. Umumnya switch tersedia dengan jumlah port 4, 8, 12, 16,
24, hingga 32. Apa bedanya hub dengan switch? dari sisi Iungsi keduanya sama, dari
unjuk kerja tentu switch diatas hub. Saat ini hub sudah hampir tidak ada dipasaran.
Harga Switch saat ini pun sudah cukup terjangkau bahkan sama dengan hub. Beberapa
switch memiliki Iitur 'manageable`, namun tipe ini biasanya harganya cukup mahal dan
nyaris tidak diperlukan di sebuah jaringan warnet berukuran kecil (4 s/d 24 pc)
Bagi pengguna ADSL, pilihlah Modem/Router ADSL yang berkualitas bagus. Modem
standar dari Provider kadang tidak mampu dipergunakan terus menerus, atau cepat rusak.
Ini bisa dimengerti, sebab modem standar dirancang untuk penggunaan dirumah
sementara Warnet menggunakannnya seharian penuh setiap harinya. Cobalah bertanya
dahulu ke toko-toko tempat anda membeli modem ataupun ke Iorum-Iorum yang
membahas mengenai warnet/internet untuk mencari tahu modem apa yang cukup tahan
digunakan terus menerus.
Perangkat Kelistrikan
Saya memisahkan perangkat seperti UPS, Stabilizer dan AC ke kategori perangkat
kelistrikan untuk memudahkan pengelompokan saja. Termasuk didalam perangkat
kelistrikan adalah Grounding yang kadang dilupakan saat instalasi listrik. Grounding
diperlukan agar perangkat-perangkat yang kita gunakan tidak nvetrum pada saat
tersentuh. UPS juga akan lebih awet jika grounding dari sistem kelistrikan kita bagus.
Ada baiknya jalur kelistrikan dirancang menjadi beberapa bagian yang terpisah dan
memiliki rangkaian pemutus/sekering tersendiri. Misalnya: jalur listrik untuk komputer
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
client, jaringan listrik untuk komputer billing dan perangkat lainnya, jaringan listrik
untuk perangkat Pendingin Ruangan, Lemari Pendingin (jika ada). Hal ini dimaksudkan
jika terjadi kelebihan beban maupun hubungan singkat dapat lebih mudah ditelusuri dan
lebih aman dalam pengoperasioan sehari-hari.
Perangkat Tambahan
1. Pencetak/Printer
2. Pemindai/Scanner
3. CD/DVD Burner
Pencetak/Printer adalah perangkat tambahan yang wajib ada di Warnet. Hal ini
sebenarnya telah di bahas di Bab 3 - Layanan Warnet. Namun kali ini penulis
menegaskan sekali lagi bahwa jika dana investasi tersedia, sebaiknya warnet memiliki
minimal 2 macam alat pencetak. Dimana 1 pencetak jenis laser dan 1 lagi berjenis
inkjet. Pencetak Laser di khususkan untuk pencetakan hitam putih berkualitas dan
berkecepatan tinggi. Sedang Pencetak inkjet dimaksud untuk melayani pencetakan
berwarna/Ioto dan berkecepatan sedang. Mengingat penghasilan dari pencetakan adalah
salah satu penghasilan yang dengan persentasi tinggi, rawatlah perangkat cetak anda
sebaik mungkin.
Carilah perangkat pencetak yang didukung atau dapat bekerja di OS Linux. Printer jenis
ini akan sangat membantu jika dikemudian hari warnet berniat untuk bermigrasi ke OS
Linux. Memiliki pencetak yang hanya berjalan di satu jenis OS sebenarnya merugikan.
Pemindai/Scanner sendiri adalah perangkat yang disarankan ada. Pemindai di warnet
tidak perlu yang berkemampuan tinggi. Bahkan sebuah perangkat pemindai yang masuk
dalam entrv level pun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pemindaian di warnet.
Banyak jenis pemindai di pasar, namun seperti halnya perangkat pencetak, carilah
pemindai yang bisa dipasangkan dengan OS Linux untuk mengantisipasi migrasi ke OS
Linux.
Buku Bisnis Warnet http:\kirunkempoeng.wordpress.com
Walaupun USB Flash DIsk berkapasitas tinggi (kapasitas ~ 4GB) mulai menjadi Umum,
namun media CD/DVD tetap menjadi pilihan media simpan. Karenanya, memiliki
sebuah CD/DVD Burner adalah kewajiban. Gunakanlah perangkat yang mampu
membakar CD-R, CD-RW, DVD-R dan DVD Double Density (kapasitas 8GB). Dengan
harga yang tidak terlalu berbeda, sayang rasanya jika burner anda cuma mampu menulis
di CD-R dan DVD-R.
Tempatkanlah CD/DVD Burner ini di area kerja Operator/Kasir agar penggunaannya
dapat dipantau. Jangan memasangnya di komputer client sebab akan menyulitkan
pengawasan dan bisa mengganggu client jika komputer tersebut sedang digunakan.
Perlu diperhatikan adalah: jagalah agar Iile-Iile yang dibakar ke dalam CD/DVD tersebut
bukan Iile-Iile yang melanggar UU/Hukum yang berlaku. Walaupun sebenarnya
tanggung jawab bukanlah dari sisi warnet, tapi mencegah lebih baik daripada bermasalah
dikemudian hari.
Perangkat lainnya.
Selain ke-empat perangkat yang penulis sampaikan di atas, masih ada beberapa perangkat
lainnya seperti speaker, headset, webcam yang dapat di optimalkan untuk menambah
penghasilan warnet. Namun semuanya tergantung kepada pasar yang dituju dan tingkat
layanan yang ingin diberikan.