Anda di halaman 1dari 2

Jimly Miftah Wikhe Mariana Pebriandra Yos Edwin Lelek Juli Ismet Danang Ledi

Pesta olahraga multievent tingkat mahasiswa Se-Indonesia yang rangkai dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XII Kepri 2011, resmi dibuka Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Fasli Jalal, di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (18/9). Meski Kota Batam sempat diguyur hujan sejak siang hingga sore, tapi pelaksanaan opening ceremony Pomnas XII Kepri 2011 kemarin tetap berlangsung meriah. Bahkan kondisi lapangan yang basah tidak mengganggu jalannya devile peserta dari 32 provinsi yang ikut di jang dua tahunan tersebut. Pembukaan diawali dengan tari Persembahan, lalu dilanjutkan aksi perkusi dari Melodivo Percussion yang menghentak arena pembukaan Pomnas. Di belakang marching band yang dibawakan siswa-siswi Sekolah Kartini, selanjutnya secara berurutan peserta memasuki arena yang diawali kontingen Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lalu dibarisan berikutnya kontingen Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, NTB, NTT,

Papu, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan diakhiri kontingen tuan rumah Kepri. Opening ceremony kemarin sore ditutup dengan parade tari dari sejumlah provinsi di Tanah Air. Tidak hanya itu, kesenian Reog Ponorogo yang sempat diklaim negera tetangga Malaysia miliknya, juga ditampilkan. Selain itu, kesenian khas China, Barongsa juga turut menghibur peserta dan masyarakat yang hadir. Penonton juga terhibur dengan atraksi debus yang menyertai kontingen asal Banten. Pelaksanaan Pomnas di Batam ini, diharapkan bukan sekedar pertandingan cabang-cabang olahraga yang diikuti mahasiswa, tapi lebih sebagai awal kembangkitan olahraga mahasiswa Indonesia menuju prestasi dunia, sesuai moto yang diangkat. Wakil Mendiknas Fasli Jalal dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa olahraga salah satu pilar penting bagi kemajuan bangsa. Untuk itu, event Pomnas ini benar-benar bisa dijadikan sebagai ajang penuh semangat untuk mencari bibit-bibit muda. Bahkan, lanjut Fasli Jalal, dia sangat berterima kasih kepada Bapomi, karena berkat prestasi para mahasiswa Indonesia di bidang olahraga pada event internasional, telah mengangkat ranking Indonesia dievent yang diikuti lebih seratusan negara. Untuk itu, dia sangat berharap agar Pomnas ini bisa benar-benar dilaksanakan secara maksimal untuk mengangkat prestasi atlet-atlet masa depan Indonesia dari kalangan mahasiswa. Dengan begitu, ke depan posisi Indonesia semakin baik di level dunia. Sementara Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Suhajar Diantoro mewakili Gubernur Kepri HM Sani yang tidak bisa hadir, berharap Pomnas ini bisa dijadikan sebagai ajang untuk prestasi dan kemajuan olahraga nasional. Tetap semangat dan jaga sportifitas agar bisa mewujudkan prestasi yang tinggi, ujarnya. Pomnas XII Kepri 2011 ini sendiri diikuti 2.437 atlet dari 32 provinsi di Indonesia. Mereka akan bertarung untuk memperebutkan 293 medali emas, 293 medali perak, dan 293 plus 101 medali perunggu. Untuk medali perunggu lebih banyak karena ada juara tiga bersama untuk cabang tertentu, jelas Ketua Umum Panitia Besar (PB) Pomnas Mustaqim. Ada sepuluh cabang olahraga yang dipertandingkan di Pomnas Kepri ini, yaitu atletik, bola basket, bola voli, bulutangkis, catur, karate, pencak silat, renang, futsal, dan sepak takraw. Medali paling banyak akan diperebutkan di cabor renang, yaitu 48 emas, 48 perak, dan 48 perunggu. Sedangkan cabor paling sedikit adala futsal, 15 emas, 15 perak, dan 15 perunggu.