Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR Seagala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua.

Sehingga kita bisa merasakan nikmat yang tiada bandingannya. Semoga kita selalu dalam lindungannya, baik di dunia maupun di akhirat yang sebagai tempat kita kembali dan bersifat abadi. Beribu-ribu makna sholawat dan salam semoga tetap terhaturkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Karena beliulah kita bisa merasakan betapa nikmatnya kehidupan islami dengan sempurna. Beliaulah satu-satunya Rosulullah yang bisa meberikan syafaatul udhmah di hari akhir kelak. Makalah ini, membahas tentang Mencari Kebenaran Adalah

Kewajiban Setiap Muslim. Adapun maksud dan tujuan kami dalam penulisan makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas dari Dosen Agama Bapak Shohib Bujana Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kami khususnya, dan segenap pembaca umumnya. Kami menyadari bahwa makalah ini masih amat sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran dari berbagai pihak sangat kami harapkan untuk menuju kesempurnaan dari makalah yang kami susun ini.

Gersik, 01 Januari 2011

Penulis

ii
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1 1 2 2 i ii

1. 1 Latar Belakang Masalah 1. 2 Rumusan Masalah 1. 3 Tujuan Pembahasan 1. 4 Manfaat Pembahasan BAB II PEMBAHASAN

2. 1 Pengertinan Kebenaran 2. 2 Rukun Islam dan Rukun Iman 2. 3 Referensi Aqidah Islam BAB III PENUTUP 3. 1 Kesimpulan 3. 2 Saran

3 4 5

8 8

iii
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masih banyak kalangan masyarakat yang belum memahami benar akan letak dari hakekat kebenaran Islam dan akan hikmah-hikmah ajarannya yang cocok dan serasi dengan fitrah manusia, seolah-olah terdapat tabir tebal dimukanya dalam memandangi ajaran Islam. Bahkan tidak sedikit orang-orang Islam sendiri terdapat di antara mereka yang tertutup tabir kegelapan itu. Apabila orang Islam yang menemukan dan mengemukakan hakekat kebenaran ajaran Islam dan keserasiannya dalam mengatur kehidupan manusia pribadi dan masyarakat, maka hal itu sudah sewajarnya akan tetapi mungkin juga dinilainya terlalu subjektip dan memihak karena mereka dianggap intern Islam yang selalu memuji agamanya sendiri. Sebaliknya apabila penilaian terhadap Islam itu dilakukan dan dinyatakan oleh orang-orang di luar Islam atau oleh orang-orang yang karena keinginannya mencari kebenaran dan melakukan penyelidikan akan ajaran Islam lalu menemui keindahan dan kebenaran ajaran Isalm, maka sungguh pengakuan dan hasil penemuannya itu sulit dnngkari kebenaran dan kejujurannya serta patut dihargai pendapat-pendapatnya yang jujur dan ikhlas itu untuk dijadikan bahan berharga terutama bagi cerdik pandai dalam mencari kebenaran bagi pedoman tata kehidupannya. 1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas, kami dapat memberikan beberapa rumusan masalah diantara lain: 1. Pengertian kebenaran? 2. Ajaran aqidah apakah yang harus kita imani

iv
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

1.3 Tujuan Pembahasan 1. Mengerti arti kebenaran. 2. Mengerti aqidah manakah yang harus kita imani. 1.4 Manfaat Pembahasan 1. Kita mampu mengetahui apa pengertian kebenaran menurut islam. 2. Kita dapat mengerti aqidah mana yang wajib di yakini.

v
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

BAB II PEMBAHAASAN

2.1 Pengertian Kebenaran Islam adalah agama dari Tuhan, berisi tuntunan hidup yang diwahyukan kepada hambaNya untuk seluruh ummat manusia. Islam dalam bahasa Arab, berarti tunduk dan menyerah atau taat. Sebagai satu agama, Islam berdiri di atas dasar menyerahan diri sepenuhnya dan taat kepada AIlah s.w.t. Itulah pula sebabnya, makanya agama ini dinamakan Islam. Salah satu daripada 99 Nama-nama Allah dalam Islam ialah "al-Haqq" yang bererti "kebenaran, realiti dan hakikat yang teragung". Konsep kebenaran adalah penting dalam Islam, dan perkataan itu berlaku ratusan kali di dalam alQur'an dan hadits (tradisi serta 'sunnah' tentang apa yang telah diajari dan diamalkan oleh Muhammad). Al-Qur'an berbahasa Arab dikira sebagai firman dan kalam Allah sendiri, mirip sepenuhnya dengan apa yang tercatat di atas 'papan terjaga' atau lauh mahfuz di Syurga. Muhammad dianggap sebagai 'nabi terakhir yang maksum' dan kepada dialah telah diwahyukan al-Quran lewat malaikat Jibril dan kehidupan Muhammad harus dijadikan contoh tauladan bagi semua orang Islam dalam segala-gala hal. Tentu tolak ukur kebenaran itu adl Al Qur`an dan As Sunnah dengan pemahaman para salafus sholih terdahulu. Allah telah berfirman:

Kebenaran itu adalah dari Rabbmu. Oleh sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.

vi
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

2.2 Rukun Islam dan Rukun Iman Dalam ajaran Islam, kepercayaan pokok yang harus diyakini lebih dahulu ialah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah (La ilaha illa Allah). Pernyataan ini menunjukkan bahwa Allah Maha Esa, tidak bersyarikat dan tidak boleh disyarikatkan dengan yang lain. Hanya Allah SWT satusatunya yang patut dan berhak disembah. Akidah terhadap keesaan Allah SWT ini akan melahirkan keyakinan yang mengakui adanya wujud Allah, sifatsifatNya,

hukumhukumNya, dan kekuasaanNya. Pokok akidah ini dengan sendirinya akan mencakup kepercayaankepercayaan yang lain, seperti malaikatmalaikat Nya, para rasulNya, kitabkitabNya, hari kebangkitan, dan ketentuan takdirNya. Pernyataan yang sangat mendasar untuk akidah yang benar ialah dua kalimat syahadat atau syahadatain yang juga disebut kalimat tauhid. Seseorang akan dapat diakui sebagai seorang muslim dan mempunyai akidah yang benar apabila ia telah menyatakan dua kalimat syahadat, yaitu Asyhadu an la ilaha ilia Allah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasul Allah (Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah). Keislaman seseorang ditandai dengan adanya pengakuan terhadap dua hal di atas dengan menyatakannya secara sungguhsungguh. Dalam syahadat terdapat syarat diterimanya dan yang membatalkannya, yakni sebagai berikut: 1. Syarat diterimanya syahadat Syahadat dianggap sah apabila seseorang yang mengucapkannya itu : Mengetahui makna syahadat. Yakin dengan arti dan kebenaran dua kalimat syahadat tersebut. Ikhlas, tidak ada tujuan selain untuk taat kepada Allah dan RasulNya. 2. Pembatal Syahadat. Kalimat syahadat akan gugur dalam diri seseorang yang telah mengucapkannya apabila : Dia tidak tahu makna kalimat syahadat. Ragu akan sebagian atau seluruh makna kalimat syahadat.

vii
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

Mempersekutukan Allah (Syirik). Dia berdusta dalam aqidah (Nifaq) atau menjadi orang munafik, dalam arti ia menampakkan iman namun menyembunyikan kekufuran dalam hatinya. Membenci makna kalimat syahadat. Meninggalkan makna dan lafaz serta meninggalkan kewajibankewajiban yang jadi konsekuensi kalimat syahadat. Dua kalimat syahadat itu adalah kunci pembuka bagi seseorang untuk menyatakan diri masuk Islam dan kunci penutup bagi seseorang dalam mengakhiri hidup di dunia. Bahkan Rasulullah SAW menyatakan bahwa kalimat tauhid itu menjadi kunci untuk memasuki surga: "Siapa yang menyatakan pada akhir hayatnya 'tidak ada Tuhan selain Allah', akan masuk surga" (HR. atTirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal). 2.3 Sumber referensi Aqidah Islam Ada tiga referensi aqidah Islam yang mana seluruh muatan ilmu Aqidah dan semua metode berasal dan bersumber dari sana, yaitu ; Alquran, Alhadits, dan akal sehat. Berikut akan diperjelas : 1. Alquran Al-Quran adalah kalam allah yang diturunkan ke[ada nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril yang dijadikan ibadah membacanya yang dapat mengalahkan kepada para pengingkar (al-mukjizat). Alquran yang mulia adalah sumber pertama seluruh kandungan syariat Islam, baik yang bersifat pokok maupun cabang. Semua sumber syariat Islam yang lain adalah sumber yang sepenuhnya merujuk kepada alquran. Selain bahwa ia adalah Kalam Allah, juga keabsahan dan kemurnian seluruh lafaz dan makna Alquran terjaga sepanjang masa yang tak pernah diragukan oleh ummat ini. Perlu diketahui bahwa al-Quran adalah satu-satunya dalil qothI, tidak dapat diragukan lagi. Dalil dalam al-Quran itu ada yang manthuq dan ada yang mafhum. Adapun yang manthuq ada yang jelas, dalam artian tidak bisa diartikan lain. Seperti wajibnya sholat dengan firman Allah: .

namun untuk mengartikan apa yang dikehendaki shalat, masih perlu diperjelas yaitu dengan sabda Rasul:

viii
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

. Adakalanya lafadz al-quran bermakna musytarak. Seperti firman Allah:

Lafadz

ada dua makna, haidl dan thuhr (makna suci).

Maka perlu tahu tentang ushul yang bicara tentang dilalah lafadz musytarak. Dan msih banyak yang lainnya tentang makna lafadz-lafadz yang terkandung dalam alQuran.

2. Hadits Sumber referensi aqidah dalam islam adalah hadits. Hadits (al-Sunnah) adalah perkataan, perbuatan dan pengakuan Nabi. Al-Sunnah dilihat dari subtasinya aada tiga macam. 1. Pekataan Nabi, seperti: 2. Perbuatan Nabi, seperti shalatnya Rasulullah. Ternyata, ketika haji dan berada di padang Arafah beliau meringkas shalat. 3. Pengakuan Nabi pada perbuatan sahabat. Sebagaimana beliau mengetahui sahabat melakukan tayamum untuk shalat ketika tidak menemukan air, kemudian menemukan air setelah shalat. Seperti beliau mengetahui Usamah pada hidangan Nabi walau beliau tidak ikut makan.

3. Akal Akal disebut sebagai sumber referensi Islam dalam pengertian yang sedikit berbeda. Akal lebih mirip sebagai antena bagi radio, dia dibutuhkan sebagai penangkap sinyal dan penyebar sinyal. Stasiun radio tidak mampu kita dengar siarannya tanpa bantuan antena. Demikian juga dengan maknamakna hebat Alquran dan Alhadits tidak mungkin dapat dimunculkan tanpa menggunakan Akal sehat. Syariat Islam begitu memuliakan akal ; Allah SWT hanya menyampaikan KalamNya kepada orangorang yang berakal, Akal merupakan syarat seorang manusia menerima taklif (beban hukum) oleh karenanya orang gila

ix
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

bebas dari aturan hukum, Allah mencela orang yang tidak menggunakan akalnya dengan benar, begitu banyak perintah Allah agar manusia menggunakan Akalnya dengan redaksi ; Mudahmudahan kamu berpikir, apakah kamu tidak berakal?, Apakah mereka tidak mentadaburi isi kandungan Alquran? Dan banyak yang lain serupa itu. Semuanya merupakan bukti kemuliaan akal dalam pandangan Allah. Ada dua kelompok manusia yang begitu ekstrim dalam menyikapi akal ini, ada yang memandangnya sebagai satusatunya dasar dan sumber kebenaran sehingga mereka mengabaikan aspek wahyu. Kelompok satunya terlalu mengabaikan akal sehingga menganggap akal sama sekali bukan alat, dan dasar dari mencari kebenaran. Syariat Islam mendudukan akal dalam posisi yang tepat dan seimbang, yakni menjadikannya alat untuk mencari isi dan makna Alquran dan Alhadits, dan meletakkan akal sebagai potensi positif yang dipandu oleh Alquran dan Alhadits, produk pikiran yang mengandung kebenaran dikonfirmasi sedangkan yang mengandung kekeliruan diluruskan. Dengan demikian kita telah memahami darimana ilmu Aqidah mendapati kandungan isinya ; yakni dari Wahyu yang terpatri dalam Quran dan Sunnah yang terjabarkan dengan penggunaan akal sehat para Ulama.

x
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan 1. Kebenaran adalah segalanya dalam islam, karena dengan kebenaran kita dapat menuai kenikmatan yang luar biasa kelak di hari akhir. 2. Aqidah dalam islam itu bersumber dari tiga referensi, yaitu: Al-Quran, Al-Sunnah dan Akal.

3.2 Saran 1. Sebagai muslim kita seharusnya berpedoman dengan Wanio karo temen, wedhiho karo gumampang. Jadi kita selalu berprilaku dengan banar dan hati-hati. 2. Al-Quran dan Al-Sunnah seharusnya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, setidaknya dalam perbuatan dalam hal-hal yang kelihatan remeh.

xi
Makalah Agama Mencari Kebenaran Adalah Kewajiban Setiap Muslim