Anda di halaman 1dari 18

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah Rendahnya mutu pendidikan indonesia

Sekolah, pemerintah, mutu pendidikan

Belajar yang monoton dan membosankan

Hasil belajar siswa menurun dan minat belajar siswa sangat rendah

Model Pembelajaran Accelarated Learning

Hasil belajar meningkat dan tujuan tercapai

Ruang Lingkup

Yang menjadi ruang lingkup makalah ini adalah : Pengaruh penggunaan model pembelajaran Accelarated Learning terhadap hasil belajar kimia siswa SMA.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka perumusan masalahnya adalah: Bagaimana prinsip pokok Accelerated Learning dan langkah dasar penerapanya dapat berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa SMA.

Batasan Masalah

Berdasarkan judul makalah yang bertitik tolak dari ruang lingkup diatas, maka pembatasan masalahnya terletak pada penggunaan strategi accelerated learning tipe empat tahap pembelajaran untuk meningkatakan hasil belajar kimia.

Tujuan Makalah

Untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan menggunakan strategi Accelarated Learning tipe empat tahap pembelajaran bila dibandingkan dengan kelas control.

Manfaat Makalah

Sebagai masukan bagi guru agar memahami accelarated learning dan dapat menerapkannya dalam pembelajaran. Sebagai masukan bagi peneliti lain bila sedang meneliti strategi accelarated learning di sekolah.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Konsep Accelarated Learning

Lingkunan belajar yang positif Kerjasama diantara pembelajar Keterlibatan pembelajaran sepenuhnya

Variasi gaya belajar

Belajar kontekstual

Dasar Pemikiran Strategi Accelarated Learning

Para siswa pertama-tama harus belajar bagaimana belajar dan belajar bagaimana berfikir Belajar harus menyenangkan dan menumbuhkan percaya diri. Pengetahuan harus disampaikan dengan pendekatan multisensori dan multi-model dengan menggunakan berbagai bentuk kecerdasan. Orang tua khusunya masyarakat harus terlibat sepenuhnya dalam pendidikan anak-anak sepenuhnya. Sekolah harus menjadi persiapan sebenarnya bagi dunia yang sebenarnya. Prinsip-prinsip Manajemen Kualitas Total (MKT) dalam bisnis harus mengilhami dunia sekolah.

Prinsip-Prinsip Pokok Accelerated Learning

1. Belajar melibatkan seluruh pikiran dan tubuh. Belajar tidak hanya menggunakan otak (sadar, rasional, memakai otak kiri dan verbal). 2. Belajar adalah berkreasi, bukan mengkonsumsi. Pengetahuan bukanlah sesuatu yang diserap oleh siswa, melainkan sesuatu yang diciptakan siswa, 3. Bekerja sama dengan kawan-kawan akan mempercepat pembelajaran pembelajaran dan hasil belajar, dibandingkan dengan persaingan di antara siswa

4. Pembelajaran yang melibatkan orang pada banyak tingkatan secara simultan (saar dan bawah sadar, mental dan fisik) dan memanfaatkan seluruh saraf reseptor, indra, dan jalan dalam sistem total/tubuh seseorang 5. Belajar berasal dari mengerjakan pekerjaan itu sendiri (dengan umpan balik). 6. Perasaan menentukan kualitas dan juga kuntitatas belajar seseorang. 7. Otak-citra menyerap informasi secara langsung dan otomatis. Sistem saraf manusia lebih merupakan prosesor citra daripada prosesor kata.

. Pendekatan Konsep Accelarated Learning

Somatic (Learning Moving)

by

Pembelajaran somatik adalah pembelajaran yang memanfaatkan dan melibatkan tubuh ( indera peraba, kinestetik, melibatkan fisik, dan menggerakan tubuh sewaktu kegiatan pembelajaran berlangsung.

Auditory (Learning Talking)

by

mengajak siswa membicarakan apa yang sedang dipelajari, menerjemahkan pengalaman siswa dengan suara. Mengajak mereka untuk berbicara saat memecahkan masalah, membuat model, mengumpulkan informasi, membuat rencana kerja, menguasai keterampilan, menciptakan makna-makna pribadi bagi diri sendiri

Visual (Learning by Observing)

pembelajaran visual yang baik jika mereka dapat melihat contoh dari dunia nyata, diagram, peta gagasan, ikon, dan sebagainya ketika belajar.

Intelektual (Learning by Problem Solving and Reflecting)

Belajar dengan memecahkan masalah dan merancang.Tindakan pembelajar yang melakukan sesuatu dengan pikiran mereka secara internal ketika menggunakan kecerdasan untuk merenungkan suatu pengalaman dan menciptakan hubungan, makna, rencana, dan nilai dari pengalaman tersebut.

Collin Rose (2002)

Dasar Penerapan Accelerated Learning


Dave Meier (2002)

Motivasi pikiran

Memperoleh informasi

Persiapan

Menyelidiki makna

Penyampaian

Memicu memori Pelatihan Memamerkan apa yang diketahui Penampilan Merefleksikan bagaimana belajar

Sarana Prasana dan Media dalam Accelerated Learning

Pembelajaran accelerated learning di butuhkan elemen-elemen khusus, sebagai sarana prasarana dan media dalam pembelajarannya. Menurut Deporter dibutuhkan elemen-elemen khusus pada accelerate learning yaitu: lingkungan fisik, musik, gambar-gambar(hiasan) bermakna, guru, keadaan positip, seni dan drama.

Hasil yang diperoleh

Dari hasi perhitungan selisih antara posttest dan pretest kelas ekperimen dan control diperoleh besar pengaruh strategi accelerated learning terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit adalah 27,60% Pada pokok bahasan Kalor, nilai rata-rata hasil belajar kimia siswa yang diberikan pembelajaran strategi Accelarated Learning tipe empat tahap sebesar 6,31 dengan peningkatan sebesar 55.60%. Sedangkan nilai rata-rata pada kelas control sebesar 45,40%.

Kesimpulan

Penggunaan strategi accelerated learning tipe empat tahap dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang dilakukan secara konvensiaonal. Pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit hasil belajar siswa naik 27,60% setelah menggunakan strategi accelerated learning tipe empat tahap

Saran

Bagi guru dan calon guru diharapkan dapat menerapkan strategi accelerated learning dalam upaya meningkatkan hasil belajar kimia siswa Diperlukan persiapan dan perencanaan yang baik untuk menerapkan pengajaran dengan strategi accelerated learning. Bagi sekolah-sekolah yang telah menetapkan system pembelajarannya dengan kelas percepatan, kelas unggulan maupun full days School, disarankan untuk tetap berpegang pada prinsip prinsip accelereted learning.