Anda di halaman 1dari 2

Ambroxol Ambroxol merupakan obat yang berkhasiat sebagai mukolitik dan ekspektoran.

Obat ini merupakan metabolit aktif dari Bromhexin sehingga memiliki cara kerja yang sama. Mekanisme kerjanya dengan menghancurkan atau memecah asam

mucopolysaccharide sehingga mengencerkan dan menipiskan lapisan mukus sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk. 1. Dosis Obat Dosis Obat untuk anak berusia dibawah 2 tahhun adalah 2 x 7,5mg. Sediaan yang terdapat di pasaran adalah syrup 15mg/5mL. Jadi pemberiannya adalah sendok teh, 2x sehari Interaksi Obat Penggunaan Ambroxol dapat meningkatkan kerja atau efektivitas dari antibiotik karena dapat dikatakan jika mukus semakin cepat dan mudah untuk dikeluarkan, maka bakteri atau virus penyebab penyakit yang terjerat pada mukus juga akan dikeluarkan ( Anonim, 2011) 2. Aturan Pakai 2 x sehari sdt 3. Efek Terapeutik / Indikasi Ambroxol digunakan sebagai mukolitik dan ekspektoran pada pasien penderita gangguan pernapasan seperti tracheobronchitis, emphysema, atau bronchitis pneumoconiosis 4. Efek Samping Efek samping yang umum terjadi adalah gangguan ringan pada pencernaan seperti nausea, diarrhea, indigestion, atau rasa penuh pada perut 5. Peringatan dan perhatian : Pada studi preklinis tidak menunjukkan adanya efek yang mengkhawatirkan, akan tetapi keamanan pemakaian pada wanita hamil/menyusui belum diketahui dengan pasti. Meskipun demikian, seperti halnya dengan penggunaan obat-obat lain, pemakaian pada kehamilan trimester I harus hati-hati.

Dari data ambroxol di gunakan pada hari pertama hingga hari terakhir. Karena ambroxol sebagai mukolitik dan ekspektoran yang berfungsi memecah lendir yang lengket dan kental