P. 1
Laporan Kerja Praktek Pelaksanaan Pekerjaan Atap

Laporan Kerja Praktek Pelaksanaan Pekerjaan Atap

|Views: 9,746|Likes:
Dipublikasikan oleh Gatan Mudamakin

More info:

Published by: Gatan Mudamakin on Apr 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2015

pdf

text

original

Pekerjaan rangka atap meliputi pekerjaan pemasangan: kuda-kuda, nok,

Gording, ikatan angin vertikal, ikatan angin horisontal, sargod, konsol, plat

jengger.

1. Pekerjaan Kuda-Kuda

Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi

untuk mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat

memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama

pada struktur atap. Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework

(truss). Pada proyek pelaksanaan gedung Grha Wiyata FK UGM ini bahan kuda-

kuda yang digunakan dari baja WF. Terdiri dari 7 bentuk kuda-kuda yaitu KK1,

KK2, KK3, KK4, KK5, KK6, KK7.

48

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Gambar 37. KK1
Sumber. Gambar Penulis

Gambar 39. KK2
Sumber. Gambar Penulis

POT 1

Gambar 38. DETAIL POT.1 KK1
Sumber. Gambar Penulis

POT 1

49

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Gambar 41. KK3
Sumber. Gambar Penulis

Gambar 40. DETAIL POT.1 KK2
Sumber. Gambar Penulis

POT 1

Gambar 42. DETAIL POT.1 KK3
Sumber. Gambar Penulis

50

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Gambar 43. KK4
Sumber. Gambar Penulis

Gambar 44. KK5
Sumber. Gambar Penulis

Gambar 45. KK6
Sumber. Gambar Penulis

51

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

A. Alat dan Bahan

a) Alat

Alat-alat yang digunakan pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda pada

proyek ini, antara lain :

Alat las

Kunci pas 28-25

Kunci shock 23-24

Meteran.

Penggaris siku.

Tali

Palu

Pensil.

Water pas

Gergaji

Katrol

Tabung gas

Alat pemotong baja

b) Bahan

Bahan-bahan yang digunakan pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda

pada proyek ini, antara lain :

Kuda-kuda K1, K2, K3, K4, K5, K6, baja IWF profil 2L 60.60.6

52

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Kuda-kuda K7, baja IWF profil 2C 200.75.20.3

Plat kopel baja 8 mm

Plat buhul baja 8 mm

Plat baja untuk sambungan

Baut 28 dan 23

Timah las,(nikko steel welding elektroder, RD 260, 32x350mm)

Tabung gas; isi 30 kg dan 12 kg

B. Tahapan pekerjaan

a) Pengangkutan kuda-kuda, bahan dan alat ke lokasi proyek

Pengangkutan dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain :

Dengan menggunakan lift barang, pada pekerjaan ini barang-barang

yang diangkut hanya berupa bahan dan alat yang bobotnya ringan.

Dengan tenaga manusia, bahan-bahan yang diangkut sendiri oleh pekerja

yaitu bahan baja yang bobotnya besar dengan dimensi yang besar.

b) Pekerjaan pengecatan rangka kuda.

Setelah bahan dan alat sudah berada di lokasi rangka kuda-kuda

kemudian dilakukan pengecatan anti karat dengan Cat baja; Zinc Chormate

Oktan 2 dan dicampur dengan Thinner.

53

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

c) Pekerjaan perangkaian kuda-kuda

Sebelum kuda-kuda dipasang terlebih dahulu kuda-kuda dirangkai

dilantai bawah atap, rangka kuda-kuda sebelumnya sudah dirakit di bengkel

kemudian dibawah ke lokasi proyek untuk dirangkai. Proses perangkaian kuda-

kuda dimulai dari:

Rangka disusun sesuai dengan bentuk kuda-kuda yang akan dipasang.

Pada setiap sambungan kuda-kuda dilakukan penyambungan dengan

system baut.

KK 1, KK2 dan KK3

Untuk KK1, KK2 dan KK3 profile baja yang digunakan,

kaki kuda-kuda baja profile 2L 80.80.8

skoor baja profile 2L 60.60.6

balok tarik baja profile 2L 70.70.7

Plat kopel tebal 8 mm tiap jarak 50 cm.

Plat buhul tebal 10 mm.

Gambar 46. Pengecatan
Sumber. Dokumentasi Penulis

54

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Diameter baut untuk profil L 80.80.8 dipakai Q 16 mm.

Diameter baut untuk profil L 70.70.7 dipakai Q 16 mm.

Diameter baut untuk profil L 60.60.6 dipakai Q 12 mm.

KK4, KK5 dan KK6

Untuk KK4, KK5 dan KK6 profile baja yang digunakan,

kaki kuda-kuda baja profile 2L 60.60.6

skoor baja profile 2L 60.60.6

balok tarik baja profile 2L 60.60.6

Plat kopel tebal 8 mm tiap jarak 50 cm

Plat buhul tebal 8 mm

Diameter baut untuk profil L 60.60.6 dipakai ø 12 mm

d) Pekerjaan menaikan kuda-kuda keatas atap

Setelah kuda-kuda dirangkai dibawah kuda-kuda kemudian dinaikan

keatas atap pada alat yang digunakan untuk menaikan kuda-kuda keatap

Gambar 47. Perangkaian Kuda-Kuda
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 48. Pengancingan Baut
Sumber. Dokumentasi Penulis

55

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

digunakan alat box trackel manual. Rangka kuda-kuda terlebih dahulu diikat

pada rantai kemudian ditarik secarah manual dengan bantuan box trackel.

e) Pekerjaan pemasangan kuda-kuda

Pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda, rangka kuda-kuda ditempatkan

pada angkur yang terdedia, besi angkur merupakan tulangan dari kolom yang

dilebihkan sebagai pengikat antara kuda-kuda dan dinding. Angkur kemudian

ditempatkan pada plat dudukan kuda-kuda yang suda dilobangi, kemudian

angkur dan plat dudukan kuda-kuda tersebut disambung dengan baut angkur

12mm. Jarak antara kuda-kuda 3,6 m.

Gambar 49. Box Trackel Sebagai Alat
Bantu Pengangkut
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 50. Katrol Yang Dipasang Pada
Boxtrackel
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 51. Pemasangan Kuda-Kuda
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 52. Detail Sambungan Antara Kuda-
Kuda Dan Angkur
Sumber. Dokumentasi Penulis

56

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

2. Pekerjaan pemasangan Ikatan Angin Vertikal (IAV)

Ikata Angin Vertikal berfungsi sebagai pengikat antar kuda-kuda. IAV

dipasang setelah kuda-kuda telah terpasang.

A. Alat dan bahan

a) Alat

Alat-alat yang digunakan untuk pemasangan IAV adalah sebagai berikut:

Alat las

Kunci pas 28-25

Kunci shock 23-24

Meteran.

Penggaris siku.

Tali

Palu

Pensil.

Water pas

Gergaji

Katrol

Tabung gas

Alat pemotong baja

Linggis

b) Bahan

57

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Bahan-bahan yang digunakan pada pekerjaan pemasangan IAV antara lain :

IAV 1 baja WF profil 2L 60.60.6

IAV 2 baja WF profil 1L 60.60.6

Baut 12mm

Plat kopel T 8mm tiap jarak 50 cm

Plat buhul T 8mm

Timah las,(nikko steel welding elektroder, RD 260, 32x350mm)

Tabung gas; isi 30 kg dan 12 kg

B. Tahapan pekerjaan

a) Perangkaian IAV

Setelah semua bahan dan alat suda disiapkan dilantai atas maka

dilakukan proses perangkaian IAV. IAV sudah dirakit terlebih dahulu di bengkel

pada lokasi proyek tinggal dilakuakan perangkaian sesuai dengan gambar

rencana.

b) Pekerjaan menaikan IAV ke atap.

Dilakukan secarah manual tanpa memakai box trackel. Kedua ujung IAV

diikat dengan tali , pada ujung atas tali dililitkan pada rangka kuda-kuda

kemudian tali tersebut ditarik untuk menaikan IAV.

58

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

c) Setelah IAV dinaikan pekerjaan selanjutnya yaitu pemasangan IAV .

Pada masing-masing ujung IAV telah diberi plat penyambung yang

berfungsi sebagai pengikat IAV dan kuda-kuda, setelah itu dilakukan pengelasan

antara plat IAV dan rangka kuda-kuda.

3. Pekerjaan Pemasangan Balok Nok (Jurai Dan Balok Bubungan).

Pekerjaan pemasangan balok nok dipasang setelah pekerjaan pemasangan kuda-

kuda dan Ikatan Angin Vertikal telah selesai.

Gambar 53. IAV Dinaikan Untuk Dipasang
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 54. Pemasangan IAV
Sumber. Dokumentasi Penulis

59

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

A. Alat dan Bahan

1. Alat.

Alat-alat yang digunakan pada pekerjaan pemasangan nok antara lain:

Alat las

Meteran.

Penggaris siku.

Kunci pas 28-25

Kunci shock 23-24

Tali

Palu

Pensil.

Water pas

Katrol

Tabung gas

Alat pemotong baja

Linggis

2. Bahan

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pekerjaan pemasangan balok nok antara

lain:

Nok baja WF profil 2C 200.75.20.3

Timah las,(nikko steel welding elektroder, RD 260, 32x350mm)

Tabung gas; isi 30 kg dan 12 kg

Baut 12mm

B. Tahapan pekerjaan.

60

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

a) Persiapan pemasangan.

Dua batang Baja profil C 200.75.20.3 dengan panjang 6m disatukan

dengan pengelasan setiap 30 cm. setiap jarak 50 cm dikasi baja tul sebagai

penyambung antar kedua baja agar lebih kuat.

b) Pekerjaan menaikan balok nok ke atap.

Kedua ujung nok diikat dengan tali kemudian ujung atas tali dililitkan pada

rangka kuda-kuda kemudian ditarik.

Gambar 52. Pengelasan Penyatuan 2 Balok Baja
Untuk Balok Nok
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 53. Detail Las Penyambungan
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 54. Tali Diikat Pada Kedua Ujung
Konsol Untuk Ditarik Keatas
Sumber. Dokumentasi Penulis

61

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

3. Pekerjaan pemasangan

Untuk pemasangan nok, pada ke empat sudut dinding sudah terpasang

angkur kemudian angkur tersebut di pasang plat baja sebagai

sambungan/dudukan pada nok.

Kuda-kuda sebagai dudukan balok nok, pada pertemuan antara nok dan

kuda-kuda dilakukan pengelasan sebagai pengikat antara nok dan kuda-kuda.

Pada sambungan antar nok dilakukan dengan pengelasan.

Dudukan konsol pada angkur diberi plat baja yang berbentuk seperti

trapezium sebagai penyambung antar nok dan angkur.

Gambar 55. Angkur Yang Dicor Dari Kolom
Sebagai Pengikat Nok Dan Dinding
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 56. Pertemuan Antara Titik Buhul
Kuda-Kuda Dan Nok
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 57. Plat Baja Sebagai Sambungan Antar
Kuda-Kuda Dan Konsol
Sumber. Dokumentasi Penulis

62

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Pada angkur diberi plat baja segi empat sebagai dudukan plat penyambung,

diatas plat dipasang 2 plat penyambung baja L yang berlawanan, baut pada

angkur dimasukan pada plat penymbung tersebut, untuk pengikatnya diberi

plat baja trapezium pada sambungan plat dengan konsol dilakukan system

pengelasan dan plat L dengan plat terapesium sambungan dilakukan dengan

pengelasn dan baut.

4. Pekerjaan Pemasangan Gording

Gording membagi bentangan atap dalam jarak-jarak yang lebih kecil pada

proyeksi horisontal. Gording meneruskan beban dari penutup atap, reng, usuk, orang,

beban angin, beban air hujan pada titik-titik buhul kuda-kuda. Gording berada di atas

kuda-kuda, biasanya tegak lurus dengan arah kuda-kuda. Gording menjadi tempat ikatan

bagi usuk, dan posisi gording harus disesuaikan dengan panjang usuk yang tersedia.

Gording harus berada di atas titik buhul kuda-kuda, sehingga bentuk kuda-kuda

sebaiknya disesuaikan dengan panjang usuk yang tersedia.

A. Alat dan bahan

a) Alat

Gambar 58. Peletakan Plat Penyambung
Sebagai Pengikat Antara Angkur Dan Konsol
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 59. Pengelasan Antara Plat Trapezium
Dan Konsol
Sumber. Dokumentasi Penulis

63

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Alat-alat yang digunakan untuk pekerjaan gording antara lain:

Alat las

Meteran.

Penggaris siku.

Kunci pas 28-25

Kunci shock 23-24

Tali

Palu

Pensil.

Water pas

Katrol

Tabung gas

Alat pemotong baja

Linggis

b) Bahan

Bahan-bahan yang dibutuhkan pada pekerjaan gording adalah

Gording baja C 200.75.20.3

Timah las,(nikko steel welding elektroder, RD 260, 32x350mm)

Tabung gas; isi 30 kg dan 12 kg

Plat baja penyambung

B. Tahapan pemasangan

a) Persiapan pemasangan

64

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

Untuk memindahkan gording dari lantai bawah ke lantai atas dilakukan

dengan cara manual yaitu dengan tenaga manusia. Material gording sebelumnya

disiapkan dilantai atas untuk dilakukan pengecatan dan persiapan pemasangan.

b) Pengecatan

Sebelum gording dipasang terlebih dahulu dilakukan pengecatan anti karat. Cat

yang digunakan: cat baja zinkromat dicampur dengan thinner sebagai pengencer.

c) Pemasangan gording

Setelah gording sudah berada diatas atap dilakukan pemasangan gording.

Gording ditempatkan diatas kuda-kuda pada titik buhul kuda-kuda. Penyambungan

Gambar 60. Material Gording Didatangkan Ke
Lokasi Proyek
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 61. Gording Dibawa Ke Lantai Atas
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 62. Cat Yang Sudah Dicampur
Sumber. Dokumentasi Penulis

Gambar 63. Tahap Pengeringan Gording
Sumber. Dokumentasi Penulis

65

Laporan Kerja Praktek
Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Dan Penutup Atap

dilakukan dengan pengelasan. Pada titik buhul kuda-kuda diberi plat baja yang berfungsi

sebagai pengikat dan dudukan gording, pertemuan antara gording dan jurai/nok pada

ujung gording dilakukan pemotongan agar dapat dilakukan penyambungan. Sambungan

antar gording dilakukan pengelasan dan diberi plat baja siku pada bagian dalam gording

sebagai pengikat antar kedua gording. Penampang gording 20/8 dengan Panjang 6 M

dan tebal 4mm.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->