ANALISIS PENGARUH PENINGKATAN PRODUKSI lKAN BANDENG TERHADAP PENDAPATAN PETANI TAMBAK DlKABUPATENPANGKEP

H. Liong Misi *)
Abstract

The research aim to know the influence of product increase offish bandeng to farmer earnings and cut in regency of Pangkep and prospect of product increase of fish bandeng in rgency pangkep. Research methed used by analisys of data of primary and data sekunder. The data obtained from result interview with all farmer dam out in rgency. Data analise by using simple lineor correlation analisys. From research result indicate that during 5 year (2000-2004), amountu produce the fish bandeng can influence the farmer earnings dam out in regency Pangkep. Relation of opening in awall produce the fish bandeng with the farmer earnings is sliverring and positif with the value of correlation coefficient r-O,99 or 99%. Storey level produce the fish bandeng have the contibution to farmer earnings dam out equel to 98% and rest 2% influenced by count 12,214 while t (table) = 2,353 equally t-hltung of bigger than at tables a/mailer this means that calculation expressing acceptable positive and strong correlation. Keywords: increase, Produce, Earnings, Farmer. Sub sektor perikanan adalah salah satu bagian integral dari usaha pembangunan nasional yaitu suatu proses Daerah tingkat I Sulawesi Selatan mernpunyai prospek yang baik, bila elil hat dart meningkatnya kecenderungan PCI mintaau (konsuincn) hasi I pcrikanan, Sal ah satunya adalah Kabupaten Paugkep. Daerah ini terkenal sebagai penghasil ikan bandeng terbesar di Su. awesi Selatan, Oleh karena itu salah sati usaha yang dilakukan untuk rneningkatkan prcduksi ikan adalah mernanfaatkan sistern produksi ibn yang baik. Salah satunya adalah pemasarannya. Peningkatan produksi ikan tanpa dibarengi pernasaran yang baik akan mengakibatkan kelesuan dalam berprcduksi yang pada gilirannya akan berakibat pada rendahnya pendapatan nelayan atau petani tambak ikan. Bagi usaha perikanan keuntungan merupakan sasaran yang hendak dicapai oleh nelayan maupun petani tambak. Karena itu tugas utamanya adalah memperhitungkan perrnintaan pasar secara cerrnat. Nelayan atau petani tambak pcrlu mempelajari informasi pasar
I

pcmbaharuan

bcrcncanu

mcnuju kcpada

tatanan kehidupan masyarakat khususnya masyarakat perikanan yang baik. Kenyataan menunjukkan bahwa aktivitas pcrikanan tclah lama digeluti oleh sebagian rakyat dalam skala usaha yang relative kecil utamanya nelayan dan petanik tarnbak, Sckitar 8S % produksi perikanan di Indonesia adalah perikanan rakyat yang merupakan hasil jerih payah para nelayan dan petani tambak. Sejalan dengan pembangunan perikanan terse but maka program pemerintah dalam usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak adalah antara lain untuk rnencukupkan kebutuhan pangan termasuk protein hewani untuk menciptakan bangsa yang sehat dan kuat scrta dinarnis dan kreatif. Ikan adalah sumber protein. hewani yang sudah diterima oleh seluruh kalangan masyarakat,

692

U ntuk mengetahui prospek peningkatan produksi ibn bandeng di Kabupatcn Pangkep. variasi harga musiman dan kecenderungan harga dari hasil usaha perikanan. marjinal Efisiensi penggunaan input Hubungan an tal' a input dengan kombinasi biaya minimum 5. Oleh karena perkembangan ilmu pengetahuan. dapat turun atau naik karena perubahan permintaan. maka produksi ikan bandeng adalah salah satu bagian ekonomi perikanan yang mempunyai prinsip-prinsip dalam proses produksinya yaitu: 1. Variasi harga musiman dari setiap hasil perikanan cenderung mengikuti pola yang sama dari tahun ke tahun. Guna merangsang petani tambak dalam mernproduksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep diperlukan kebijaksanaan antara lain mekanisrne pasar yang terkendali. maka mereka akan mempunyai kesempatan menjual hasil produksinya pada waktu harga tinggi. Produk marjinal 2.an tara lain tipe pasar. Disamping itu juga mereka harus bisa merencanakan penjualan efektif dan menyesuaikan us aha dengan arah perubahan harga. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan. maka dapat dikemukakan hipotesis sebagai berikut : "Diduga bahwa dengan peningkatan produksi ikan bandeng. Hubungan produk rata-rata. Seandainya mereka memiliki fasilitas penyimpanan dan sanggup menunggu. maka yang menjadi masalah pokok dalarn penelitian ini adalah: "Apakah dengan perungkatan produksi ikan bandeng. Dipandang dari sudut mekanisme produk perikanan. Keeuam prinsip terse but merupakan penjabaran lebih lanjut dari sumber daya alam (tanah). total. Variasi harga musiman dan trend harga sangat berpengaruh pada keuntungan atau pendapatan yang akan diterima. Adapun waxtu penelitian adalah dari bulan Juni sid Agustus 2005. artinya pemasok ikan mengupayakan mere but pasar sebanyak mungkin untuk mencapai t1uktuasi pendapatan. Hubungan antara outout dengan kombinasi keuntungan maksimum 6. Pemilihan lokasi ini dipilih secara purposif dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut adalah penghasil produksi ikan bandeng terbesar di Sulawesi Selatan. akan berpengaruh terhadap pendapatan petani tambak di Kabupaten Pangkep" METODE Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian dilaksanakan pada daerah tambak ikan bandeng di Kabupaten Pangkep. Berdasarkan masalah pokok yang telah dikernukakan diatas. (Hanafiah dan Saefuddin. dan 3. maka dituntut adanya aspek lain yang mendukung sumber daya alam dan semcsta yakni aspek manajemen untuk pengelolaan sumber daya produksi. Kecenderungan harga untuk setiap hasil perikanan perbeda-beda. berpengaruh terhadap pendapatan petani tambak di Kabupaten Pangkep ?" Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. dan i tenaga kerja. oleh karena itu petani tambak perlu merencanakan produksinya agar diperoleh keuntungan yang tinggi. Analisa keuntungan. Metode Pengumpulan Data • 693 . 2003). Sebagai masukan bagi penulis untuk dapat lebih mengenal proses produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep. 2.ini adalah : 1. modal. Untuk mengetahui pengaruh peningkatan produksi ikan oandcng terhadap pendapatan petani tambak di Kabupaten Pangkep. Sedangkan kegunaan dari penelitian . 4.

dalam hal ini Kabupaten Pangkep. yaitu cara pengumpulan data yang diambil dari dokumendokumen yang berkaitan dengan penelitian ini tegresi sederhana dalam bentuk : (Supranto. Ma'rang.J n . Tetapi hal ini tidak menyebutkan tentang bagaimana I 694 . Data sekunder. 2003 : 234) sebagai berikut : Selanjutnya n . Segeri.. Labakkang. Data primer.(LY) 2 Dimana: r = n x y = Jenis dan Sumber Data Jcnis dan sumber data yang digunakan dalain penelitian ini adalah : a. Mctode Analisis Untuk menguji hipotesis maka digunakan teknik uji regresi sederhana dengan rumus : Y = a + bx Dimana: y = Pendapatan petani tambak x = Hasil produksi ikan bandeng a. c.r2 ) PEMBAHASAN Analisis Perkernbangan Jumlah Produksi Ikan Bandeng Untuk mengetahui berapa kekuatan pasar suatu usaha maka diperlukan penganalisaan secara lebih mendalam mengenai total perkembangan produksi terhadap pendapatan yang akan dicapai.2 t-hitung = ----------------- . yang bersumber dari dokumen-dokumen serta informasi tertulis lainnya yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Observasi Mengadakan pengamatan langsung terhadap obyek penelitian. b.b = parameter yang ditaksir Uji regresi ini menggambarkan tentang apakah faktor produksi yang lain dapat menj adi alasan untuk meningkatkan pendapatan petani tambak.bX IX2 untuk mengetahui hubungan tingkat produksi ikan band eng dengan tingkat pendapatan petani tambak ikan bandcng digunakan anal isis korclasi sederhana (Riduwan. Lk.J(1 . Membandingkan hasil penjualan usaha dengan sasarannya merupakan suatu cara yang bermanfaat dalam mengevaluasi hasil penjualan .a. yaitu rnasingmasmg petani tambak dari Kecamatan Lk. Balocci. Interview Metode penelitian dengan mengadakan wa wancara langsung terhadap 20 orang responden (petani tambak) dengan proporsional 10 % dart total populasi. b. Tangaya. Kalmas. Tupabbiring. Tondong Tallasa. Dokurnentasi.(LX) 2 nIy2 . Minasa te'ne..(Ix) (Iy) r "" ----------------------------------------n LX~ .selama periode tertentu. 2000 : 65) IXY b a = Y . Dalam hal ini a dan b sebagai parameter yang ditaksir dan dapat dibuktikan melalui penyelesaian Koefisien korelasi Jumlah periode (tahun) .t (Riduwan.2) sedangkan untuk menguji koefisien regresi yang diperoleh digunakan uji . 2003 : 233) dengan rumus: nIxy . dan Kecamatan Mandalle. yang bersumber dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan para petani tambak (responden).lumlah produksi ikan bandeng Pendapatan petani tambak untuk melihat pengaruh produksi ikan bandeng terhadap pendapatan 'petani tambak ikan banding digunakan anal isis koefisien determinan (1. Lk. Bungoro. Pangkajene.

20 -2. atau terjadai penurunan sebesar 168. Berikut 1111 akan di lihat perkembangan tingkat penerimaan pendapatan usaha produksi ikan bandeng oleh para petani tambak di Kabupaten Pangkep dari tahun 2000 hingga tahun 2004 seperti yang disajikan da1am tabel 2 berikut • 695 . namun pada akhirnya menurun lagi pada tahun 2004 sebesar 2. menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi yang akhirnya akan memberikan pengaruh terhadap peningkatan pendapatan.6 ton. Ma'rang.438.2004 Total Produksi (Ton) Bungoro. Tangaya.0 6. Balocci.402.7 Pangkep.6 7.1 ton atau 2. Pangkajene. juga untuk mernberikan kesejahteraan bagi pernilik. yang meliputi beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Lk.483.290. 2004 10. produksi ikan bandeng melonjak drastis sebesar 1.44 Dari tabel yang disajikan terse but.1 1. Tupabbiring. Minasa te'ne.5 ton.16 16.595.886 ton. dan Kecamatan Maudalle.3 : Badan Pus at Statistik Kabupaten 719 -168.5 ton atau 16. untuk periode tahun 2000 sampai dengan 2004.20 % pada tahun 2001 menjadi 7.5 -2.290.44 % dari tahun sebelumnya.3. dan mengalami peningkatan sebesar 719 ton atau 10. Pada tahun 2003.402.044.886. Jadi terjadi penurunan sebesar 27. Begitupun halnya dengan perusahaan usaha tambak ikan yang dilakukan oleh para petani tambak di Kabupaten Pangkep. Labakkang.595. Tingkat Pendapatan Petani Tarnbnk Kabupaten Pangkep di Salah satu tujuan utama dari berdirinya suatu usaha adalah bagaimana agar usaha yang dijalankan mampu memperoleh pendapatan dalam jumlah tingkatan tertentu. karyawan serta orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. nampak berfluktuasi. berusaha seoptirnal mungkin untuk dapat.5 8. Kalmas. terlihat bahwa selama lima tahun terakhir. Namun pada tahun 2002 produksi ikan bandeng turun hingga 7.7 ton dalam hal ini produksi ikan hanya mencapai 6. Dalam bagian 1111 akan dikemukakan hasil analisis perkembangan jumlah produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep. Perkembangan Produksi Tahun 2000 . Tondong Tallasa.16 %. diketahui bahwa total produksi ikan bandeng selama lima tahun terakhir. dimana penghasilanJpenda pa tan terse but selanjutnya akan dipergunakan untuk menjaga kelangsungan hidup dari perusahaan itu sendiri.044.99 27.seharusnya untuk menghadapi persaingan yang terj ad i. Berdasarkan data yang diperoleh selama pene1itian. total produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep tercatat bahwa dalam tahun 2000 total produksi ikan bandeng sebesar 7. Lk.6 7.99 % hingga terjadi peningkatan menjadi 8. Segeri. Hal ini disebabkan karena pada tahun tersebut terjadi banjir besar di Kabupaten Pangkep yang menyebabkan hasil produksi menjadi turun (gagal panen).6 ton. Lk.763. Hal uu nampak jelas pada tabel 1 berikut: Ikan Bandeng di Kabupaten Pangkep Tahllll 2001) 2001 2002 2003 200·1 ~ Pen ingkatanlTahllll Selisih Jumlah Produksi (Ton) % - Sumber 7. Tabel I.763.

Pendapatan Petani Tarnbak di-Kabupaten Tahun 2000 .0 6.358 -37.454 113. Jumlah Produksi Ikan Bandeng dan Pendapatan Kabupaten Pangkep Tahun 2004 Produksi Ikan Bandeng (Ton) (X) Tahun 2000 2001 2002 2003 20C4 Sumber : Pendapatan Petani Tambak (Jutaan rupiah) (Y) 105.290 2004 96.044.932 (juta) atau turun sebesar 2.256 Pangkep. Berdasarkan hal tersebut. Dengan demikian. clan jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut: Petani Tambak di perdapatan. Tahun 2004 Pengaruh Tingkat Produksi Ikan Bandeng Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Tambak di Kabupaten Pangkep Meningkatnya permintaan masyarakat akan ikan bandeng dari tahun ke tahun membawa manfaat yang sangat besar bagi kehidupan petani karena secara teoritis kehidupan growth productivity akan membawa dampak positif terhadap Tabel3. Hal terse but dapat pula dibuktikan dengan data yang diperoleh di lapangan. tingkat c lelisih Biaya (Rp) . Akan tetapi kualitas masih ser: ng disangsikan karea beberapa faktor eksternal.669 (juta). maka jeJas bahwa tingkat produksi ikan band eng berpengaruh terhadap pendapatan petani tambak.6 7.16 16.454 2002 113.Tabel Tahun 1.669 (juta) rnengalami kenaikan 10.785 -2.402.6 7.763.2004.99 % dan kernbali menurun pada tahun 200t~ sebesar 27. Pangkep Peningkatan/Tahun % 10.034 Surnber : Para Petani Tambak di kabupaten Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa pendapatan petani tambak pada tahun 200 I mencapai 105.16 % dari tahun 200 I begitu pula terhadap tahun 2003 mengalarni kenaikan sebesar 16.932 2003 133.99 27.20 -2.669 2001 116.20 % terhadap pendapatan pada tahun 2000 yang hanya 105.034 7.5 8.669 116.886.595.95 Pendapatan Petani Tambak (Jutaan rupiah) 2000 105.95 % disebabkan karena produksi ikan band eng pada tahun ini menurun pula.932 133.3 Tabel I dan Tabel 2 • 696 . 10. produktivitas berpengaruh terhadap nilai tambah pendapatan petani tambak secara keseluruhan terutama dari segi pertambahan permintaan.290 96.522 19. artinya suatu peningkatan produktivitas menunjukkan permintaan yar g bertambah. baik kuantitas maupun kua. Namun tetap diakui bahwa bertambahnya produksi berkat kualitas yar g dipandang orang sehingga kualitas dapat dijadikan acuan bertambahnya perrnintaan.litas. Pertambahan permintaan ikan bandeng secara makro turut menambah pendapatan keuangan petani tambak. Sedangkan untuk tahun 2002 diperoleh pendapatan sebesar 113.

036 287.(Ix) (Iy) -------------------------------------- = a n Ix2 . (b) = 14.034 L:y = 565.Adapun analisa yang digunakan Tabel 4. maka besarnya pendapatan petani tambak bertambah sebesar Rp.4 865.3 70.224.725.100 9.529.445.99 (37.940.886.692 105.b Analisa Korelasi Untuk menghitung hubungan antara produksi ikan band eng dengan pendapatan petani tambak selama lima tahun terakhir yaitu tahun 20002. 1.454 113. Perhitungan Pendapatan Tahun adalah .5 06.669 116.691.960.14.16 60.156 Ly2 =64.500.25 78.989.2004 Pendaptan (y) 2000 2001 2002 2003 2004 N =5 Total Produksi (x) 7.389.980.bX r~ l1Ixy.620.274.3 LX =37.004 maka penulis menggunakan rumus korelasi sebagai berikut: Ixy b 4.6 7.838.122.0 1.66 X2 J 1. Dalam hal ini a dan b sebagai parameter yang ditaksir dan dapat dibuktikan melalui penyelcsaian regresi sederhana (Supranto.624 17.99 Y .395.79 X2 49.:~90 96.0 614.222.534.313.96 57.184.(Iy) 2 Koefisien korelasi = 565.763.696.935.044.99X 376 menunjuk bcsarnya tingkat pendapatan petani tambak pada saat produksi ikan bandeng tidak ada.4 904.003 = 376 Jumlah periode (tahun) x = Total Biaya Prcduksi Ikan Baudeng y = Tingkat Pendapatan Petani Tarnbak • 697 .313.837.565.935.692) "'" 565.626.402.5 8.541.557 (XY) .000.595.2 LXY= 4.990.273.561.29 LXl =287.6 7.0 6.541.414.(Ix) 2 Dimana : r 11 = "'" n2:)2 .484. 14.165.66 14.:.93:~ 133.766.379 .4 78. 2000 : 65) sebagai berikut : = Y =a+bX = 376 + 14. Korelasi antara Jumlah Produksi Ikan Bandeng Terhadap Petani Tambak di Kabupaten Pangkep Tahun 2000 .116 12.996 40.036 Sumber : Tabel 3 diolah Uji Regresi Scdcrhana Untuk menguji hipotesis rnaka digunakan teknik uji regresi sede rhana dengan rumus : Y = a + bx Dimana : y = Pendapatan petani tambak x = Basil produksi ikan bandeng parameter yang ditaksir Uji regresi ini menggamt arkan tentang apakah faktor produksi yang lain dapat menjadi alasan untuk meningkatkan pendapatan petani tambak.122.99 rnenunjukkan jika hasil produksi ikan bandeng minimal sebesar Rp.H -== lla] ini bcrurti bahwa (I) a.937.102.379 .561 13.744.

122.3 255.214.98 ini menunjukkan besarnya pengaruh semua variabel independent (x) adalah sebesar 98 % sedangkan selebihnya yaitu sebesar 2 % dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel (x).864) (323.72.935. rnaka digunakan uj i-t menurut Freddy Rangkutti (2003: 196).888.21.66) .692)2.565.(565.(37.678.Perhitungan r : 5 (4.627.036) .610.5.125.022.3)-(1.87) (61.379) ------------------------------------------------------------------------------------- 5 (287.344.692) (565.344.830. Peugujian dengan Uji-t Untuk mernbuktikan hipotesis dan meakukan pengujian korelasi antara jumlah produksi ikan band eng terhadap pendapatan petani apakah berpengaruh atau tidak. Dengan memasukkan r (koefisien korelasi) kedalam rum us uji-t.912 = 0.344.829 255. Dengan demikian terdapat hubungan dan berpengaruh yang kuat (signifikan) antara jumlah prcduksi ikan bardeng.2.313.265.829 17.641) 255. 5(64.99) 2 = 0.686.437. begitu pula sebaliknya jika jumlah ikan yang diproduksi menurun.709.98) • 698 . maka akan diperoleh perhitungan sebagai berikut : 1'--15-2 t-hitung --I(l ~ 0.483.268 -----------------------------------------. maim pendapatan pet ani semakin meningkat. --------------------------------(1.379)2 21. yaitu semakin besar jumlah ika 1 yang diproduksi. Adapun rumus uji-t hitung adalah sebagai berikut : r--ln-2 t hitung = D imana t mengikuti fungsi t dengan derajat kebebasan (df) = n .829 (4..557) .785)-(319. Nilai koefisien determinasi (1'2) yaitu 0.180 r = .653.541.98 = 98 % Dari hasil perhitungan koefisien korelasi antara jumlah produksi ikan bancleng terhadap pendapatan petani tambak maka dipcroleh koefisien korelasi scbesar 0.72) 3.420.310.98 atau 98 % maka hal ini clapat dijelaskan bahwa pengaruh antara jumlah produksi dengan pendapatan petani cukup kuat.814.696. maka pendapatan pet ini akan menurun pula.99 atau 99 % Scdangkan untuk mengukur pcngaruh jumlah produksi ikan band eng terhadap pendapatan' petani tambak digunakan koefisien determinasi : 1'2 = (0.344.413.144 255. Dari hasil uji secara parsial diperoleh kesimpulan bahwa setiap variable independent (x) berpengaruh terhadap perubahan nilai variabel dependen (y).(37.

0.05 maka tc (n-2) = 10. Fakultas Indonesia. b.214 sedangkan t (tabel) = 2. Peningkatan produksi ikan bandeng dapat mempengaruhi pendapatan petani tambak di Kabupaten Pangkep.353 dengan kata lain t-hitung lebih besar daripada t (tabel). Manajemen Produksi Edisi Penerbit Universitas Keenam.02 0. Berarti hipotesis diterima.353 (tabel t) Dari perhitungan yang terdapat di atas kita mendapatkan hasil t hitung sebesar 12. Apabila t-hitung lebih besar dari ttabel berarti hasil koefisien korelasi significant (saling berpengaruh). maim rnenggunakan pedoman sebagai berikut .99 atau 99%. Angkatan Kerja di Indonesia . Lembaga Ekonomi Jakarta.99 --J 3 = --J 2.99 (1. maka berarti hasil koefisien korelasi tidak significant (tidak berpengaruh) . Hubungan tingkat produksi ikan bandeng dengan pendapatan petani adalah erat dan positif dengan nilai koefisien korelasi r = 0. hal ini berarti bahwa perhitungan yang rnenyatakan hubungan korelasi kuat dan positif dapat diterima.214 sedangkan t tabel sebesar 2. Selama 5 (lima) tahun (2000-2004) hasil penelitian menunjukkan. 1998. Saran Adapun saran yang dapat penulis ajukan sebagai bahan masukan bagi petani adalah sebaiknya upaya perangangan produktivitas petani yang dilakukan selarna ini kiranya terus dipacu dengan upaya memberikan pelatihan kepada para petani tentang bagaimana menghasilkan produk yang bennutu agar dapat memenuhi standar mutu yang ditentukan sehingga hasil produksi yang diinginkan lebih memuaskan dan meningkatkan pendapatan petani. yaitu : 1. Daftar Pustaka Assauri. dari tahun ke tahun. Hal ini berarti bahwa perhitungan yang menyatakan hubungan korelasi kuat dan positif dapat diterima. . Kesimpulan Berdasarkan pada uraian dan hasi I pembahasan yang telah dijelaskan. Untuk mengetahui atau menguji pengaruh an tara jumlah produksi ikan bandeng terhadap pendapatan petani digunakan uj i t dirnana hasi I perhitungannya kita meudapatkan t hitung 12.214 4. = 0. • 699 . 1999.14 12.353 atau dengan kata lain t hitung > dari t tabel.73) = 0. dan Operasi. jumlah produksi ikan bandeng di Kabupaten Pangkep berfluktuasi. Tingkat produksi ikan bandeng mempunyai konstribusi atau sumbangan terhadap pendapatan petani tambak sebesar 98 % dan selebihnya 2 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan. Apabila t-hitung lebih kecil dari ttabel.Z. Bakir.05(3) = 2.14 1. 0.S.C. Untuk dapat mengetahui pengujian korelasi antara j umlah produksi tambak dengan tingkat pendapatan petani apakah saling berpengaruh atau tidak. Dengan mengguiiakan derajat keyakinan sebesar 95 % atau a= 0. dan Manning. a.71 = 3.

adalah Dosen Kopertis Wil IX Sulawesi DPK STIE AMKOP Makassar 2003. Edisi Pertama. Jakarta.A. Hanafiah dan Su orayogo.H. raja Gravindo Produksi Pertarna. 1995.1999. Soekartawi. Analysis and Control. Riduwan. Supranto. Dasar-Dasar Statlstika. Jakarta. Press Jakarta.J. Penerbit Bumi Aksara. Pendapatan . Produksi Pertama. Citra Penerbit Erlangga. Kamus Ekonoml InggrisIndonesia. Mubyarto.J.D. Toronto. Ekonomi Pembangunan.Cetakan Rajawali. Winardi. Penerbit LP3ES. • 700 . 1998. Djojohadikusumo. Raharja. Manajemeu dau Operasi. Edisi Penerbit Yogyakarta. Manajemen dan Operasi. Production System Planning. bandung. 2000. Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Persada. Tataniaga.L.1996. Jakarta. CV. Ketiga. Peugantar Ekonomi Pertanian. Jakarta. Pcnerbit PT. pebernit 1997. 2000. Pembangunan. Muchlis.Inc. Yayasan Pencrbit Mada. Metode Penerbit Rantalan Rineka Kuantitatif.T. Cipta. Handoko. Cetakan 1997. Ekonomi. Ekonoml Prinsip Dasar Perta II ian . Bina Aksara. 2003. UI. Edisi Penerbit Surabaya Prawirosentono. Lembaga Fakultas Saefuddin. Manajemen Modern. *) Penulis Riggs. London. Media PT. Penerbit Alumni Bandung. Cetakan Kel irna. Produksi/Operasi Kesembilan. 1996. Penerbit CV. S. new York. P. 2002. Penerbit PT. 2000. Edisi Keernpat. edisi revisi. Dasar-Dasar Pembelaujaan Perusaluutu. 2000. Penerbit Alfabeta. John Willey and Sonns. Riyanto.Prosedur Penilaian Suatu Pendekatan Praktis. Universitas Gajah Yogyakarta.B. Sydney.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful